Adikku Kekasihku ( Gagal Move On )

Adikku Kekasihku ( Gagal Move On )
Keputusan Ayah Haki


__ADS_3

" RAKA" ayah haki sudah tidak bisa menahan emosi nya mendengar Raka berbicara dengan lantang.


Raka berlutut di depan ayah sambungnya berusaha meyakinkan semampu yang dia bisa agar mendapatkan restu dari ayah nya untuk bisa bersama dengan Aya.


" yah.. Raka sayang sama Aya.. Raka sadar jika Raka saat ini masih bukan siapa siapa bahkan untuk keperluan Raka sendiri Raka masih meminta sama ayah ibu dan juga ayah regi "


Raka mengucapkan itu sambil menunduk kan wajahnya tak berani menatap ayah sambungnya yang masih terlihat marah.


" Raka akan berjuang dan memantaskan diri Raka agar bisa bersama sama Aya " Raka mengangkat wajahnya agar ayah haki bisa melihat kejujuran dan kesungguhan hatinya untuk Aya.


Ayah haki bisa melihat jika Raka memang mencintai Aya bahkan mau berjuang untuk mendapatkan restu darinya.


Tanpa menjawab atau memberikan izin atau menolak ayah haki pergi meninggalkan Raka dengan segala memikirkan nya.


' ya Allah berikan jalan yang terbaik untuk ku Aya dan juga masa depan kami ' ucap Raka dalam hati sambil melihat ayah haki yang pergi menjauh.


Raka pun memasuki villa menuju kamar yang akan di tempati nya.


" kak gimana tanggapan ayah haki ?" ucap Randi yang tak sengaja mendengar pembicaraan ayh haki dan juga kakak nya.


Raka tidak menjawab hanya mengangkat kedua bahunya sambil berlalu meninggalkan Randi menuju kamar mandi, tapi sebelum dirinya masuk Raka berbalik menatap Randi sambil berucap


" doakan kakak dan Aya, apapun keputusan ayah haki kakak akan menerima nya " ucap Raka sambil memasuki kamar mandi tapi ucapan Randi menghentikan langkahnya.


" terus apa Aya pasti bisa menerima keputusan yang akan kakak ambil dengan menerima semua yang di tentukan ayah haki untuk kalian "


Raka tidak menjawab apa yang di ucapkan Randi, dia memilih melanjutkan langkahnya memasuki kamar mandi karena sebentar lagi waktu magrib tiba.


Aya yang berniat memanggil Randi atas perintah ibunya mendengar semua pembicaraan Raka dan Randi yang membahas hubungannya dengan raka kedepan.


Tanpa diminta air mata di pipi Aya mengalir dan itu dapat di lihat oleh Bu Kiran yang mengerti bagaimana rasanya jika cinta yang tumbuh harus patah dengan paksa.

__ADS_1


Bu Kiran melangkah mendekati Aya dan memeluk anak gadisnya yang mungkin sedang rapuh di usia yang masih sangat belia.


Aya memeluk Bu Kiran dengan erat menyatukan rasa yang kini iya rasakan tapi tidak bisa iya utarakan. setelah cukup tenang Aya mengurai pelukannya dan berlalu meninggalkan ibu sambungnya menuju kamar nya sendiri.


' Ibu hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk kalian semua ' gumam Bu Kiran sambil menghapus air mata yang ikut mengalir saat berusaha menenangkan Aya.


Seperti biasa saat semuanya sedang berkumpul ayah haki akan menjadi imam untuk keluarga nya dalam hal beribadah, seperti saat ini dimana di ruang tengah villa di sulap Kiran menjadi mushola dadakan.


Mereka menjalankan ibadahnya dengan khusyuk bahkan Raka dan Aya dalam sholat nya sampai berlinang air mata memikirkan masih hubungannya dengan Aya seperti apa kedepannya.


Ayah haki berusaha bersikap biasa pada Raka, tapi tidak dengan Raka yang merasakan perbedaan sikap dari ayah haki terhadapnya.


Liburan kali ini terasa berbeda tidak seperti liburan liburan sebelum nya, bahkan rencana Raka yang ingin bisa pergi berdua menikmati malam di puncak tidak jadi iya lakukan demi menghargai ayah haki yang mungkin belum bisa menerima nya.


Aya yang mendapat notif dari Raka saat hendak bersiap untuk pergi dengan Raka sesuai pesan Raka tapi siang, membuka pesan yang dikirim Raka


πŸ“±" yang.. maaf seperti nya malam ini kita tidak bisa pergi berdua, tapi kamu tenang aja ya.. kakak akan terus berusaha meyakinkan ayah haki agar bisa menerima dan mengijinkan kita untuk bersama "


Aya menggenggam handphone nya karena merasa sangat sedih, bagaimana tidak mungkin ini kesempatan terakhir mereka bisa bersama sebelum Raka pergi untuk sekolah di luar kota.


Tapi Aya lupa jika mata terkadang tidak bisa berbohong dimana dari mata kadang kita bisa melihat kesedihan kebahagiaan bahkan jejak air mata yang sengaja di sembunyikan.


Ayah haki yang sedang duduk sendiri di teras villa hanya bisa melihat bulan yang bersinar terang meski iya hanya sendiri, tak lama Bu Kiran datang dengan membawa secangkir kopi susu kesukaan suaminya.


" kopi mas " Kiran meletakan kopi tersebut di meja, haki yang memang tidak akan bisa marah pada Kiran pun menarik tangan Kiran agar berdiri hadapannya.


Tanpa rasa malu haki memeluk perut Kiran demi merasakan ketenangan yang selalu iya dapat saat memeluk perut Kiran.


kiran membelai rambut haki yang sedikit panjang seolah meyakinkan bahwa semuanya akan baik baik saja.


" kamu tau mas..mungkin apa yang di rasakan Raka dan Aya hanya cinta monyet yang akan hilang seiring berjalannya waktu. kita jangan terlalu keras mengekang mereka "

__ADS_1


Kiran menghentikan ucapannya saat haki menjauh kan kepalanya dari perut kiran agar bisa menatap wajah wanita yang begitu iya cintai hingga saat ini.


" lagian setelah ini Raka dan Aya akan terpisah dimana Raka akan pergi ke kota B untuk menuntut ilmu sedang kan Aya akan di sini bersama kita "


Haki hanya diam karena memang yang di ucapkan Kiran benar adanya, haki pun berdiri meninggalkan Kiran menuju kamar Raka dan Aya.


" Raka .. Aya.. " panggil ayah haki di depan pintu kamar anak anaknya.


Raka dan aya keluar dari kamar masing masing, meski ragu Raka mendekati ayah sambungnya terlebih Aya juga di panggil ayah haki.


Raka dan Aya mengikuti ayah mereka menuju ruang tamu yang ada di villa itu dimana Bu Kiran sudah ada di sana sedangkan anak anak yang lain sedang bermain bersama Randi ara dan Caca.


" duduk .. " ucap ayh haki tegas dan serius.


Aya memilih duduk di dekat Bu Kiran sedangkan Raka duduk sendiri di kursi single berhadapan dengan ayah haki ayh sambung nya


" kalian tau untuk apa ayah memanggil kalian semua ke sini " ucap ayah haki sambil menatap Aya dan juga Raka


Aya dan raka hanya bisa diam sambil menundukkan wajahnya.


" jujur ayah kecewa dengan apa yang kalian berdua lakukan di belakang ayah dan ibu "


" ayah dan ibu juga pernah muda dan pernah merasakan jatuh cinta tapi tidak dengan saudara sendiri "


Raka menatap ayah haki seolah menebak apa yang ingin di ucapkan ayah haki yang mungkin akan menjadi keputusan nya untuk kedepannya nanti bersama Aya.


✍️✍️✍️ apakah Raka dan Aya bisa menerima keputusan yang akan di ambil ayah haki untuk hubungan mereka kedepannya πŸ€”πŸ€”


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya.


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi.

__ADS_1


Love you moreeeee 😍😍🌹


Aya


__ADS_2