Adikku Kekasihku ( Gagal Move On )

Adikku Kekasihku ( Gagal Move On )
Cinta dan Cemburu


__ADS_3

Sudah tiga hari Raka berada di rumah sakit tapi hanya malam pertama saja Aya datang menjenguk Raka dan Raka hanya bisa memaklumi apa yang terjadi atau mungkin ayah haki yang melarang Aya untuk melihatnya.


" bu .. Raka mau pulang ' ucap Raka saat melihat pintu ruangan yang terbuka karena memang saat nya dokter visit, Bu Kiran hanya bisa menatap Raka yang sepertinya memikirkan sesuatu hingga yg di pikirkan nya hanya pulang saja.


" bagaimana hari ini Raka apa ada yang di rasa ?" tanya dokter sambil mengecek luka Raka.


" sudah lebih baik dok jadi saya sudah bisa pulang kan dok ?" tanya Raka berharap dokter mengizinkan nya pulang.


Dokter pun menatap Bu Kiran dan juga Raka lalu tersenyum ke arah ibu dan anak yang memiliki kemiripan pada keduanya.


" baik lah nanti akan di siapkan suster dulu " ucap dokter sambil berlalu meninggalkan ruangan Raka.


Setelah meninggalkan ruangan itu Bu Kiran pun mulai m mengemasi barang barang Raka yang di bawa dari rumah sampai suara Raka menghentikan pergerakan ibunya.


" Bu Aya baik baik saja kan?" tanya Raka yang sudah tidak tahan menahan rasa penasarannya.


" Aya baik dia ada di rumah " ucap Bu Kiran sambil mendudukkan dirinya di kursi tunggu samping Raka.


" ayah hanya mengizinkan Aya untuk bisa dekat hanya pas malam itu dan itu pun di sepakati Aya " ucap Bu Kiran yang paham apa yang di rasakan Raka.


" apa rasa itu masih ada ?" tanya Bu Kiran untuk kedua kalinya tapi Raka tidak menjawab malah mengalihkan pandangannya ke arah lain untuk menghindari tatapan ibunya.


" ka.. bukan ibu tidak mengizinkan kamu untuk memiliki perasaan itu untuk Aya, tapi akan banyak rintangan kedepannya nanti "


Raka langsung menatap ibunya setelah mendengar jika sebenarnya ibunya itu tidak masalah soal hubungannya dengan Aya.


" jadi ibu izinin Raka buat jadiin Aya istri raka nantikan kan ?" ucap Raka menatap penuh harap pada sang ibu.


" apa sampai sejauh itu keinginan kamu ka ?" ucap Bu Kiran tak percaya jika Raka sudah memikirkan Aya sampai ke jenjang pernikahan.


" sudah lah Bu ngga usah di bahas biar kan takdir cinta Raka dan Aya aja yang menentukan kemana kami akan berlabuh " ucap Raka saat melihat tanggapan ibunya yang seperti itu.


Bu Kiran memilih melanjutkan berkemasnya nya sambil menunggu proses administrasi Raka yang memang sudah di bayar ayah haki lewat asuransi.


Hanya butuh waktu satu jam kini Raka dan ibunya sudah sampai di rumah yang langsung di sambut oleh semua adik adik Raka tapi tidak dengan Aya yang hanya menatap dari jauh kedatangan Raka.


' Kaka pulang ay ' ucap Raka sambil melihat Aya yang tersenyum dari jauh.

__ADS_1


" Kaka udah sehat ?" tanya Ara dan juga Caca.


" Alhamdulillah Kaka udah sehat, ayo masuk dulu biar Kaka kalian bisa duduk dulu di dalam " ucap Bu Kiran sambil menunggu Raka menuju ruang keluarga. tak lama terdengar terdengar ada beberapa orang yang mengucapkan salam.


" assalamualaikum " ucap mereka serempak yang ternyata adalah teman teman raka siapa lagi kalo bukan Wahyu Lukman Nadia dan salsa.


" waalaikum sallam " Aya pun membukakan pintu untuk teman teman kakaknya yang mungkin akan menjenguk Raka.


" masuk kak " ucap Aya sambil mempersilahkan semuanya untuk masuk menuju tempat Raka berada.


" siang Tante " sapa semua teman Raka saat melihat Bu Kiran yang memasuki ruang keluarga dari arah dapur.


" eh ada teman teman Raka, ayo duduk " Bu Kiran pun kembali ke dapur untuk menyiapkan minuman untuk teman-teman Raka tapi di hentikan oleh Aya.


" ibu duduk aja, biar Aya yang buatkan minum untuk teman teman Kaka " ucap Aya sambil menuju dapur.


" Aya makin cantik aja apa lagi pipinya itu loh " ucap Lukman tapi tak lama iya menutup mulutnya saat melihat tatapan menusuk dari Raka.


" kenapa Lo ?" tanya Nadia dan juga salsa yang memang tidak tau hubungan Raka dan aya.


" engga " ucap Lukman berusaha biasa saja agar Nadia dan salsa tidak curiga


" baik " ucap Raka singkat.


semua adik adik Raka yang masih ada di sana pun di ajak oleh Randi untuk menuju taman samping rumah agar tidak menggangu Kaka dan teman temannya.dan tak lama Aya pun sudah kembali dengan membawa minuman dan camilan untuk teman teman kakaknya.


" kak dia adik kamu kan ?" tanya Nadia.


" iya ini Aya Adek gue " jawab Raka singkat.


!


" hai Aya.. udah gede ya sekarang, oh iya sekarang kelas berapa ?" tanya Nadia kepo.


" kelas sebelas kak " ucap Aya


" udah boleh pacaran dong sama Raka ?" tanya Nadia lagi saat mengingat waktu dulu saat Raka mengucapkan jika Aya belum boleh pacaran.

__ADS_1


" kayaknya sih udah kak " ucap Aya sengaja memancing kakaknya dan benar saja rak langsung menatap tajam padanya.


" sal Lo punya adik laki kan ? kalo ngga salah kelas sebelas juga kan ? tanya Nadia lagi.


" iya, eh tunggu kamu SMA mana ay ?" tanya salsa menimpali ucapan Nadia.


" SMA harapan kak " ucap Aya lagi.


" Wow jodoh tuh kelas sebelas tujuh bukan ?" tanya Nadia berusaha menebak ?" Aya hanya mengangguk tapi Nadia malah bertepuk tangan heboh setelah mendengar jika tebakannya benar.


" kamu kenal Adnan Kamil ?" tanya salsa, Aya kembali mengangguk.


" tunggu nama lengkap kamu siapa ? soalnya Adnan suka cerita kalo dia naksir temen sekelasnya " ucap salsa yang langsung saja membuat Raka menahan emosinya jika sampai Adnan menyukai aya nya.


" Kana ..." belum selesai Aya mengucapkan nama lengkap nya tapi Raka sudah menghentikannya.


" kalian kesini tuh mau nengok gue atau mau interogasi Aya ?" tanya Raka setenang mungkin agar teman temannya tidak curiga dengan perubahan sikapnya.


Tapi tidak dengan Nadia yang memang sudah curiga dengan kedekatan Aya dan Raka yang tidak seperti kakak beradik pada umumnya.


" Lo kenapa sih ka ? kayaknya Lo posesif bener sama adek Lo ?" ucap Nadia yang tidak tahan dengan rasa curiganya.


Sedangkan Aya yang masih ada di sana memilih pergi dari sana karena sudah sangat yakin saat melihat kakaknya yang tidak akan terima jika dirinya di miliki laki laki lain.


Raka tidak menjawab Sampai suara ayah haki mengalihkan perhatian dan ucapan nadia dan teman temannya yang lain.


" eh ada temen temen Raka ?" ucap ayah haki saat pulang dari kantor karena memang hari ini hari Sabtu jadi cuma setengah hati.


" om.. kenalkan Nadia calon mantu .. " ucap Nadia sengaja memancing Aya agar iya yakin jika memang Aya dan Raka mempunyai hubungan seperti yang di pikirkan nya.


Aya pun menghentikan langkahnya dan kembali berbalik ke arah teman kakaknya Nadia yang sedang tersenyum penuh misteri pada Aya.


" NADIA ...


✍️✍️✍️ Cinta itu tidak bisa kita atur kemana dia akan berlabuh dan terkadang dari pancaran mata dan binar mata cinta itu bisa terlihat jelas bahkan kecemburuan pun bisa terlihat dari mata.


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya.

__ADS_1


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi.


Love you moreeeee 😍🌹🌹


__ADS_2