Adikku Kekasihku ( Gagal Move On )

Adikku Kekasihku ( Gagal Move On )
Mau Tau Aja Apa Mau Tau Banget....


__ADS_3

Setelah hari itu dimana Raka dan Aya kembali menjalin hubungan mereka secara diam diam bahkan hanya Randi yang tau jika tiap sebelum Aya tertidur kakaknya selalu datang ke kamar Aya hanya untuk bisa memeluk atau berbagi cerita tentang hari ini.


Tapi saat di hadapan semua orang, Raka dan Aya seolah dua orang yang saling menjaga jarak. Dan malam ini adalah malam terakhir sebelum Raka kembali ke kota B dimana jadwal kuliah sudah menunggunya.


Ayah haki dan Bu Kiran seperti bisa sedang menyiapkan acara barbeque di taman samping rumah yang memang menjadi tempat favorit bagi keluarga haki dan Kiran berkumpul.


" yah.. biar Raka yang bakar sosisnya " ucap Raka yang sebenarnya mempunyai misi untuk bisa meraih restu dan mencari sebab tidak di restuinya hubungannya dengan Aya, ayah haki pun menepuk pundak


" yah.. boleh Raka bertanya ?" tanya Raka setelah beberapa saat, haki menatap sejenak pada putra sambung yang iya besarkan dengan penuh kasih sayang dan setelah yakin Raka mulai menanyakan apa yang sebenarnya masih mengganjal di hatinya.


" yah.. sebenarnya apa yang membuat ayah tidak mengizinkan Raka untuk mencintai Aya ?" ucap Raka hari hati berharap iya bisa menemukan alasan yang sebenarnya dari penolakan ayah sambungnya itu.


" apa karena usia kami atau ada hal lain yang memang membuat ayah tidak menghendaki Raka untuk bisa bersama dengan Aya ?" ayah haki membiarkan Raka untuk bisa melupakan semua yang di rasakan Raka dan di simpan Raka selama enam bulan ini.


" karena sampai saat ini rasa itu ada bahkan kini bertambah kuat " ucap Raka sambil menundukkan pandangan nya.


" jika memang ada yang membuat ayah berat untuk mengizinkan atau merestui Raka untuk bisa bersama Aya tolong kasih tau Raka yah.. biar Raka bisa memperbaiki diri dan bisa memenuhi keinginan ayah " ucap Raka sambil menatap ayah sambungnya.


Sedangkan ayah haki hanya tersenyum melihat Raka yang begitu gigih bahkan tak segan untuk menanyakan padanya.


" Raka tau jika usia Raka saat ini di sebut usia muda bahkan pada usia Raka, mereka akan berpikir dengan emosi bukan dengan nalar dan akal sehat " ayah haki pun mulai menjelaskan apa yang membuatnya melarang Raka dan Aya berpacaran.


" di usia Raka saat ini cinta dan sayang itu lebih di dominasi dengan nafsu bahkan tak jarang mereka sampai melakukan perbuatan terlarang yang di larang agama " ucap ayah haki lagi sambil menatap putra sambungnya yang mulai memahami apa yang ingin iya jelaskan.


" masih panjang jalan yang akan Raka dan Aya hadapi ke depannya, akan banyak kesempatan untuk bertemu orang baru yang mungkin akan mengisi hati kalian berdua seiring berjalannya waktu "


" masih ada tugas yang harus kalian jalankan yaitu menggapai cita cita dan pendidikan yang tinggi yang akan menambah ilmu untuk kalian berdua "

__ADS_1


" dan satu yang harus kamu dan Aya pahami " ayah haki pun mendekat ke arah telinga Raka agar bisa membisikan sesuatu pada Raka.


" biar takdir, jodoh dan doa yang menentukan kemana arah hubungan kalian berdua karena tidak akan ada yang bisa menentang takdir yang maha kuasa "


setelah mengucapkan itu semua ayah haki pun memanggil semua keluarganya untuk menikmati apa yang sudah tersaji di meja yang tentunya hasil Bakaran dirinya dan juga Raka.


Sedangkan Raka hanya tersenyum mendengar ucapan terakhir dari sang ayah dimana secara tidak langsung dia akan merestui jika memang takdir yang mempertemukan dirinya dan juga Aya.


Dengan langkah yang ringan Raka berbaur dengan adik adiknya dan menikmati hidangan yang dirinya dan ayahnya siapkan untuk orang orang tercinta mereka.


Kini semua orang pun mulai memasuki kamar nya masing masing tidak terkecuali Raka dan juga Aya. sedangkan haki dan juga Kiran memilih untuk bersantai sejenak di ruang keluarga.


" yang.. kamu tau.. tadi Raka menanyakan alasan ayah tidak mengizinkan nya bersama dengan Aya " ucap ayah haki sambil merangkul pundak Kiran agar bersandar padanya.


" lalu mas jawab gimana ?" tanya Kiran sambil menengadahkan wajahnya menghadap haki.


cup..


" ayah menjelaskan seperti apa yang pernah ayah jelaskan sama kamu, karena kita tidak akan bisa melawan takdir yang sudah di gariskan untuk kita "


Kiran berbalik dan memeluk erat laki laki yang sudah lebih dari enam tahun menemaninya, menyayangi dan melindungi bukan hanya pada dirinya tapi jika pada anak anak dari pernikahan nya terdahulu.


" love you mas.." bisik Kiran di akhiri kecupan di pipi haki lalu setelah nya Kiran pun beranjak pergi menuju kamarnya.


Sedangkan haki hanya tersenyum sambil mengikuti langkah Kiran yang masih saja seperti dulu, sangat menggemaskan di matanya meski usia mereka tidak lagi muda.


Pukul sepuluh lebih Raka keluar dari kamarnya karena sudah tidak mendengar suara dari ayah dan ibunya, setelah memastikan semuanya aman Raka mengunci pintu kamarnya agar tidak ada yang mencurigai jika dirinya tidak ada di kamarnya.

__ADS_1


Raka berjalan ke arah kamar Aya setelah mengirim pesan pada Aya jika ada yang harus di bicarakan Raka malam ini sebelum dirinya kembali ke kota B.


kriettt.. Raka membuka pintu kamar Aya yang memang sengaja tidak di kunci oleh Aya setelah mendapat pesan dari kakak sekaligus pacarnya.


Grepp...


Raka Langsung memeluk erat tubuh Aya setelah mengunci pintu Aya meski hanya kunci slot, Raka seolah menyalurkan rasa yang kini iya rasakan entah karena apa Raka hanya ingin memeluk adik sekaligus kekasihnya.


Aya hanya bisa membalas pelukan kakaknya dan tak lama pelukan itu pun terurai. Raka menuntun Aya agar duduk di pinggir tempat tidur sedangkan dirinya memilih duduk di bawah bersandar pada paha Aya.


Aya pun membelai lembut rambut Raka karena memang kebiasaan Raka pada ibunya ataupun padanya jika sedang diliputi rasa tidak nyaman.


" Kakak kenapa ?" tanya Aya sambil terus membelai rambut Raka sedangkan Raka menyandarkan dagunya di kedua paha Aya yang sengaja iya rapatkan.


" Kaka begitu berat ninggalin kamu di sini " Raka mengucapkan itu sembari melihat wajah Aya dari bawah.


" kakak ngga percaya sama Aya ?" tanya Aya sengaja, karena sebenarnya iya tau bukan itu yang di khawatir kan kakaknya.


" kalo sampe kamu dekat dengan laki laki lain kakak akan langsung datang kesini dan menikahi kamu hari itu juga " ucap Raka penuh keseriusan.


" emang ayah bakal restuin kita kalo Kaka nikahin Aya ?" tanya Aya yang memang belum tau obrolan Raka dengan ayahnya tadi sore.


" mau tau aja apa mau tau banget ?" ucap Raka sambil beranjak dari duduknya menjadi berdiri tepat di hadapan Aya.


✍️✍️✍️ hai hai hai... maaf telat update nya ya.. maklum ujan jadinya a di tarik misua terus ke kamar 🤭🤭🤭 candaaaa.


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.

__ADS_1


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi.


Love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2