
Melihat ada Salwa, ayah Salwa dan juga beberapa orang bertubuh besar membuat Raka sedikit khawatir dengan tujuan Salwa datang ke kosannya.
Raka pun menghubungi Wahyu dan juga Lukman untuk bisa datang ke kosannya, setidaknya akan ada saksi jika terjadi sesuatu pada dirinya.
" ... " Raka mencoba menghubungi Lukman tapi Sampai dering ke tiga masih belum di angkat oleh Lukman.
Tak patah arang Raka kini mencoba menghubungi Wahyu dan tak butuh waktu lama Wahyu mengangkat sambungan telepon nya.
" halo yu.. bisa ngga Lo datang ke kamar gue sekarang?" tanya Raka.
" Lo kenapa ?" tanya Wahyu yang sebenarnya baru bangun tidur langsung di kagetkan dengan suara handphone yang berdering di tambah suara Raka yang terdengar sangat panik.
" di depan kosan gue ada Salwa sama bokap nya juga, gue ngga tau mereka mau apa " ucap Raka sambil mengintip kembali dari jendela kosannya.
" ok gue ajak Lukman juga " setelah mengucapkan itu semua Wahyu langsung menghubungi Lukman.
" halo man Lo dah bangun kan ? Salwa datang ke kosan Raka cepet bangun kita bantuin Raka " ucap Wahyu yang langsung memerintahkan Lukman untuk segera datang ke kamar Raka.
Lukman yang mendengar jika Salwa datang ke kosan Raka langsung berjalan keluar menuju kamar kosan Raka berharap Salwa tidak membuat ulah kali ini.
" sal.. kamu di sini ?" tanya Lukman yang kamarnya hanya terhalang satu pintu dengan Raka.
" hai Lukman.. kamu di hubungi Raka kalo aku ada di sini ?" tebak Salwa sambil tersenyum manis, ya sangat manis menurut Lukman
" om... " Lukman menyapa ayah Salwa dan juga anak buah ayah Salwa.
" Raka.. keluar ngga ? kalo kamu ngga mau keluar biar aku yang masuk " ucap Salwa sambil menggedor pintu kamar Raka, Mau tak mau Raka pun keluar dari kamar setelah yakin jika Lukman sudah ada di luar.
" hai salwa.. "
__ADS_1
" om.. " ucap Raka sopan..
" maaf Raka tidak bisa mengajak kalian semua masuk jadi kita ngobrol di sini saja " ucap Raka sambil menunjukan kursi yang memang tersedia di luar
" ada apa ?" tanya Raka langsung setelah melihat mereka semua duduk sedangkan dirinya lebih memilih berdiri di samping Lukman.
" santai anak muda, niat kami baik " ucap ayahnya Salwa yang menyadari jika Raka takut dengan kedatangan mereka.
" ka.. aku ingin minta maaf atas segala sesuatu ang pernah ayah lakukan sama kamu" ucap Salwa sambil menundukkan pandangan nya.
" ayah hanya terlalu sayang sama aku jadi ayah melakukan semuanya sama kamu " ucap Salwa dengan tangan saling bertaut.
" aku sudah memaafkan kamu, dan aku harap kamu bisa bahagia dimana pun dan dengan siapa pun" ucap Raka sambil memandang teman sekolah nya dulu.
Raka dan Lukman bernafas lega mendengar jika memang Salwa dan ayahnya menyesali perbuatannya pada Raka dulu. dan tak lama Wahyu pun ikut bergabunglah bersama dua temannya.
" hai.. " Wahyu hanya mengangkat tangan nya sebagai balasan sapa dari Salwa.
" ya sudah kak.. aku pamit " ucap Salwa sambil beranjak dari duduknya diikuti ayah dan teman ayahnya.
" sekali lagi maaf kan kekhilafan om dulu ya " ucap ayah Salwa sambil pamit pada Raka Lukman dan juga Wahyu.
" iya om.. hati hati di jalan " ucap mereka semua.
Kini Raka Wahyu dan lukman memasuki kamar kos Raka, mereka semua merasa lega setelah kepergian Salwa dan ayahnya.
" tapi gue heran dari mana Salwa tau gue ngekos di sini ?" tanya Raka sambil menatap Wahyu dan lukman, Lukman yang di tatap oleh Raka hanya bisa menggaruk kepalanya yang sebenarnya tidak gatal.
bughh
__ADS_1
Raka melempar Lukman dengan bantal saat melihat gelagat Lukman yang malah salah tingkah.
" sorry ka mungkin Salwa liat status gue yang sering bareng Sama Lo" ucap Lukman.
" iya ngga papa lagian niat Salwa juga baik kan ?" ucap Raka.
" oh iya rencana Lo buat nikahin Aya saat sudah lulus itu jadi ??" tanya Wahyu.
" jadi.. doain ya biar semuanya lancar ya " ucap Raka menjadi penuh semangat.
" terus kalo Lo dah nikah si Aya Lo ajak ke sini?" tanya Lukman, karena memang biasanya pengantin baru itu ngga mau jauh jauhan.
" ngga tau, gue bingung kalo gue ajak Aya di sini gue takut " ucap Raka sambil melihat ke arah Wahyu dan Lukman.
" kenapa emangnya?" tanya lukman mulai kepo.
" takutnya Lo berdua numpang makan terus di sini kalo tau masakan aya yang sangat enak "
Lukman dan Wahyu langsung mengeroyok Raka yang sangat usil dengan keingintahuan mereka.
✍️✍️✍️hai hai hai... happy reading 😘😘😘
semoga kalian masih setia ngikutin alur cerita Raka dan Aya..
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya.
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi.
Love you moreeeee 😍😍🌹
__ADS_1