Adikku Kekasihku ( Gagal Move On )

Adikku Kekasihku ( Gagal Move On )
Hal Yang Di Tunggu Tunggu


__ADS_3

Tiga hari sudah berlalu dan hubungan Aya dan Raka juga semakin harmonis dan romantis terlebih mereka seperti sedang berpacaran tapi pacaran yang halal dalam melakukan apapun sebagai bumbu keharmonisan mereka.


Seperti saat ini dimana Aya sengaja memberitahu kakaknya jika hari ini iya sudah selesai halangan nya yang artinya kakaknya sudah bisa datang berkunjung.


" kak.. Aya sudah halal kakak sentuh " bisik Aya saat Raka hendak pergi kuliah, Raka melihat wajah Aya yang. kini memerah setelah mengucapkan itu.


" ok tunggu kakak ya " ucap Raka karena memang dirinya ada kelas pagi ini, Aya hanya memandangi kakak sekaligus suaminya yang telah meninggal kan dirinya menuju kampus yang tak jauh dari kosan mereka.


Aya pun memilih masuk dan juga mempersiapkan semua nya untuk malam ini.


Aya ingin sesuatu yang berkesan untuk malam pertama mereka yang tertunda selama lebih dari enam hari.


Ting.. notif handphone Aya pun berbunyi tanda pesan masuk, Aya pun melihat handphone nya dan ternyata kakaknya yang mengirim pesan.


" Kaka sudah pesan kamar hotel mungkin tidak sebesar dan semewah kamar hotel yang ada di tivi tivi atau pun di novel novel setidaknya malam ini akan selalu kita ingat. jadi bersiaplah kakak akan menjemputmu jam lima sore " Pesan Raka yang baru saja Aya baca.


Aya yang baru saja selesai membaca pesan dari suaminya pun merasa sangat senang, melihat semua usaha Raka untuk membuatnya bahagia dan merasa di istimewa kan.


Meski mungkin terasa melelahkan untuk Raka dimana Raka harus pintar membagi waktu antara kuliah kerja dan juga untuk dirinya tapi Aya merasa sangat di cintai mendapat perlakuan seperti itu.


" Aya juga harus menyiapkan sesuatu yang bisa membuat kakak senang " ucap Aya sambil mengambil lagi handphone nya yang baru saja di letakan di atas tempat tidur mereka.


Aya mulai berselancar di place market mencari pakaian untuk malam pertama tapi apa yang iya lihat membuat Aya malu sendiri jika sampai iya memakainya, tapi demi membalas usaha suami nya Aya pun memesan pakaian itu dengan warna merah terang.


" semoga Kakak suka dengan apa yang aya siapkan " ucap Aya sambil merebahkan tubuh nya setelah berhasil membayar pesanannya.


Waktu pun terasa begitu cepat baik untuk Aya maupun untuk Raka dimana Raka baru saja sampai di kosan nya pas pukul lima sore.


Meski lelah mendera tubuhnya karena mendapat tugas dadakan dari pak Arya atasannya tapi tetap Raka jalan kan dengan penuh tanggung jawab.


" hubby mau Aya buatkan kopi atau teh " tanya Aya yang melihat wajah lelah Raka.


" teh aja ya.. hubby mandi dulu biar seger " ucap Raka sambil meninggalkan Aya yang kini menuju dapur untuk membuatkannya minuman.

__ADS_1


" by.. kalo memang lelah kita di rumah saja " ucap Aya sambil meletakkan teh manis hangat di depan Raka yang sedang duduk sambil meluruskan kakinya.


puk puk.. Raka menepuk nepuk pahanya agar Aya duduk di pahanya.


" Aya berat by.. apa lagi hubby pasti capek hari ini " ucap Aya yang masih malu saat di perintahkan untuk duduk di pangkuan Raka.


Raka menarik Aya yang tentu saja membuat Aya terduduk tepat di pangkuan Raka.


" Aya tau.. rasa lelah kakak hilang saat melihat kamu tersenyum " ucap Raka meski terkesan menggombal tapi itulah yang di rasakan Raka saat melihat Aya..


" dan hubby sudah menyiapkan semuanya di sana jadi tidak mungkin kita batalkan " ucap Raka sambil mencium bi bir Aya yang seharian ini menghiasi pikirannya.


Aya pun menyambut apa yang suaminya lakukan padanya, bahkan kini Aya pun semakin pintar menyenangkan hati suaminya meskipun masih sebatas hal hal yang wajar.


" siap siap gih.. hubby udah seger Sekarang.. udah dapet imun barusan " ucap Raka sambil melepaskan pelukannya di tubuh Aya.


" ya sudah Aya siap siap ya " ucap Aya yang mulai terbiasa dengan kemesuman Raka dan juga ucapan absurt Raka.


" ya tuhan semoga semuanya berjalan lancar dan engkau memberikan keberkahan dalam penyatuan kami ini " doa Aya sebelum keluar dari kamar tidur nya.


" udah siap yang... ?" tanya Raka memastikan, Aya hanya mengangguk sambil menggandeng tangan Raka.


Mereka pun berjalan beriringan menuju luar dimana motor Raka berada.


" doain ya semoga hubby bisa segera membeli mobil " ucap Raka sambil memasangkan helm pada Aya.


" aamiin" ucap Aya sambil memasangkan helm jug untuk Raka Wahyu dan lukman yang melihat pasangan pengantin baru yang begitu mesra pun sangat gatal untuk tidak menggoda Aya dan Raka.


" man Lo udah bayar uang sewa belom ?" tanya Wahyu dengan mata menatap pada Aya dan Raka yang juga menatap pada nya.


" belom kenapa emang " tanya Lukman yang tau maksud Wahyu.


" jangan lupa bayar di sini ngontrak, dunia cuma milik pengantin baru " ucap Wahyu yang tentu saja membuat wajah Aya memerah.

__ADS_1


" iri.. bilang boss... " ucap Raka sambil menaiki motor nya.


" lagian si salsa cuma di pacarin aja nikahin dong ?" setelah mengucapkan itu Raka pun pergi bersama Aya meninggalkan dua sahabatnya nya.


" bener tuh apa yang di bilang Raka, cepet nikahin salsa " ucap Lukman sambil meninggalkan Wahyu.


Sedangkan di kota A dimana kini Randi semakin rajin mengantarkan Ara dan Caca sebagai alasan karena tujuan sebenarnya hanya ingin melihat ana yang semakin hari semakin terlihat tertekan.


Seperti siang ini dimana Randi yang seharusnya menjemput Ara dan Caca tapi Randi malah menyuruh Ara dan Caca untuk pulang naik ojeg online yang sudah di pesan Randi.


Randi diam diam mengikuti kemana ana pergi, tapi bukannya pulang ke rumah ana malah pergi ke sebuah taman yang sepi karena hari ini matahari lumayan terik.


Ana memilih duduk di sebuah bangku taman yang lumayan tertutup bayangan pohon yang lumayan rindang.


" hai.. " sapa Randi yang ikut duduk di samping ana, ana menatap Randi kakak dari teman sekelas nya Ara dan Caca.


" hai kak " setelah menjawab sapaan Randi ana kembali menatap hamparan rumput yang hijau meski terkena sinar matahari yang begitu terik.


" kenapa ? kok kelihatannya sedih banget ?" tanya Randi pada ana yang masih asik menatap rumput yang hijau.


" Ana kangen sama bunda " ucap ana dan kini air mata yang sedari tadi dia tahan akhirnya menetes juga.


" memang bunda kamu di mana ?" tanya Randi karena yang Randi tau ana tinggal di daerah dekat sekolah an.


" di kota B, ana kangen sama bunda.. " ucap ana yang tiba tiba saja memeluk Randi.


✍️✍️✍️ hai hai hai happy weekend.. maaf ya telat up date nya..


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya.


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi.


Love you moreeeee 😍😍🌹

__ADS_1


__ADS_2