Adikku Kekasihku ( Gagal Move On )

Adikku Kekasihku ( Gagal Move On )
Meminta Restu


__ADS_3

Setelah bisa menyakinkan Anna jika semua nya an baik baik saja, Randi pun kini sedang berada di rumah ayah regi karena rumah masih satu kota dengan Rara bunda Anna.


" yah .. ada yang ingin Randi bicarakan sama ayah " ucap Randi setelah berbincang bincang dengan regi dan juga Anna.


" yah.. Randi mau nikah " ucap Randi lagi.


" lalu ?" Randi menatap tak percaya dengan respon yang ayahnya berikan.


" ngga papa, Randi hanya ingin memberitahu saja " Randi sudah kehilangan semangat untuk bercerita dengan ayahnya.


" Randi pulang yah " ucap Randi yang langsung bangkit dari duduknya dan keluar rumah regi tanpa menoleh lagi.


" randi janji ini pertama dan terakhir nya Randi datang ke sini " ucap Randi sambil meninggalkan rumah ayah kandungnya yang sudah benar benar asing bagi nya.


Dengan hati yang masih sangat marah atas respon yang di berikan ayahnya Randi memacu motornya dengan sangat kencang tanpa menghiraukan keselamatan nya.


Andai Randi tau jika ayahnya akan memberikan respon yang seperti itu, lebih baik Randi langsung pulang ke rumah ayah dan ibunya.


" ARRRRGHH " Randi berteriak setelah menghentikan motornya di pinggir tebing, meluapkan rasa kecewa atas respon ayahnya.


kringggg kringggg


Tanpa melihat siapa yang menelepon Randi langsung mengangkat panggilan handphone nya.


" halo " ucap Randi


" kak.. kakak dimana " ucap Anna yang entah kenapa mengkhawatirkan Randi.


" kakak masih di jalan mau baru mau pulang " ucap Randi berusaha terdengar baik baik saja.


" kakak hati hati ya.. ingat ada Anna yang akan selalu ada buat Kaka, dan ada Anna yang menunggu kakak menjemput Anna ke pelaminan " ucap Anna lagi.


" ya.. ya sudah ya Kaka berangkat dulu " ucap Randi karena entah kenapa Randi merasakan jika hubungannya tidak akan semudah yang iya bayangkan.


Randi pun kembali melajukan motornya ke kota A dimana rumah ayah dan ibunya berada.


Hampir dua jam Randi mengemudikan motornya dan dirinya sampai di rumah ayah y menjelang pagi.


" Bu.. ibu.. ini Randi " ucap Randi tak lama pintu pun di buka ayah haki yang terjaga saat mendengar motor Randi di depan rumah.

__ADS_1


" yah.. " haki yang peka pun merasa jika Randi sedang tidak baik baik saja pun menuntun Randi untuk masuk lebih dulu karena hari masih malam.


" sekarang Randi solat lalu istirahat, besok pagi baru cerita sama ayah " Randi hanya bisa mengangguk karena memang bukan waktu yang pas untuk menceritakan semuanya.


Haki pun kembali naik ke kamarnya dan melanjutkan tidur nya.


" siapa mas " tanya Kiran yang baru saja terbangun.


" Randi " ucap haki yang langsung merengkuh tubuh Kiran yang masih sangat berisi dan sintal.


Keduanya pun tertidur setelah melepaskan has tar yang masih saja membara di usia mereka yang tidak lagi muda.


Pagi pun mulai menyapa setiap insan yang ada di dunia ini dan tentunya masih bernafas.


" yah.. " Randi merasa tidak sabar untuk bercerita pada ayahnya yang selalu bisa membuatnya tenang tidak seperti ayah kandungnya yang selalu memberikan luk dan kecewa.


" tunggu kakak mu dulu " ucap ayah haki sambil menepuk pundak Randi dan memintanya bersabar.


Setelah menunggu lebih dari satu jam Raka dan Aya pun tiba dengan anaknya shalli ya g langsung di sambut gembira oleh semua yang ada di rumah ayah haki.


" Ara dan Caca bisa tolong ajak Adi adik kalian main di taman dulu ya, karena ada yang akan ayah dan kakak kalian bicarakan " ucap ayah haki yang tentunya membuat ibu Kiran dan Raka langsung menatap Randi.


" ayo randi sampaikan apa yang ingin kamu sampai kan " ucap ayah haki.


" Randi ingin menikah " ucap randi sambil menunduk.


" wow.. apa dengan .. siapa itu yang " tanya Raka pada Aya istrinya.


" siapa ? Anna temannya Ara sama Caca ?" jawab Aya asal.


" iya " jawab Randi singkat.


" lalu masalahnya dimana ? toh Anna juga sudah lulus kan tahun ini " ucap ayah haki yang mempercayakan masa depan anak anaknya pada mereka sendiri karena mereka yang akan menjalani semuanya.


" ibunya Anna ingin bertemu lebih dulu dengan ayah dan ibu " ucap Randi sambil mengangkat wajahnya melihat satu persatu orang yang ada di sana.


" memang dimana rumah ibunya Anna ?" tanya Kiran yang semenjak tadi hanya menjadi pendengar yang baik untuk anaknya.


" di kota B satu kota dengan ayah regi dan semalam Randi juga sudah bilang sama ayah regi " ucap Randi dengan wajah yang berubah merah menahan amarahnya.

__ADS_1


" ayah regi tidak merespon apa yang Randi sampaikan " ucap Randi lagi


" ok.. jadi kapan kita akan ke rumah ibunya Anna ?" tanya ayah haki yang melihat jika Randi benar benar tulus ingin menikahi Anna anak yang usianya masih di bawah Ara dan Caca.


" sebentar Randi tanya ibu Rara dulu " ucap Randi.


Tapi siapa sangka ucapan Randi membuat Raka dan Kiran saling menatap berharap Rara yang di maksud bukan Rara yang dulu pernah hadir di kehidupan pernikahan nya dengan regi.


"sayang.. kamu harus tenang, yang harus kamu pikirkan adalah kebahagiaan Randi dan jangan pernah ingat tentang masal lalu, apalagi masa lalu yang menyakiti hatimu " ucap ayah haki yang paham arti tatapan Raka dan istrinya


" memang ayah dan ibu kenal sama Bu rara " ucap Randi yang mendengar dengan jelas apa yang di ucapkan ayahnya pada ibunya.


" ngga .. ngga usah memikirkan yang lain " ucap ayah haki berusaha membuat Randi tenang.


" tapi yah " Raka yang masih belum bisa memaafkan wanita itu hingga kini, dan Raka tidak setuju dengan keputusan Randi yang akan menikahi anak dari wanita itu.


" ka.. Raka percaya sama ayah ?" Tanya ayah haki pada Raka putra sulungnya sekaligus menantunya.


" sebenarnya ada apa ?" tanya Randi karena merasa ada yang di rahasiakan ayah ibu dan kakak nya.


" ayah mau tanya " haki menatap putra sambungnya yang sudah seperti putra kandungnya sendiri.


" apa Randi benar benar mencintai Anna ?" Randi langsung mengangguk penuh percaya diri.


" apa Anna tidak keberatan jika masa mudanya di habiskan bersama dengan kamu ?" Randi terdiam dan tak lama mengangguk yakin


" apa Randi bisa menuntun dan membimbing Anna " Randi semakin semangat mengangguk.


" apapun masa lalu ibunya Anna dengan ayah ibu dan Raka, kamu cukup fokus membimbing dan menuntun Anna menjadi istri yang baik dan menghormati kamu " ucap ayah haki sambil menggenggam tangan Kiran.


" yang terpenting di sini kebahagiaan Randi dan masa lalu biarlah menjadi pelajaran untuk kita agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik baik " ucap haki pada semua yang ada di sana.


" Randi tinggal bilang pada ibu nya Anna bahwa kita semua akan datang ke sana besok" ucap ayah haki.


✍️✍️✍️ kira kira apa Kiran dan Raka akan benar benar memberikan restu setelah bertemu dengan Rara🤔🤔


pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi.

__ADS_1


love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2