
" gue mau menghindar dulu " ucap Raka tapi pandangan nya melihat jauh ke arah jalan tol yang mulai ramai oleh kendaraan.
" menghindar ???" ucap Wahyu dan Lukman serempak, Raka hanya menatap sekilas pada dua sahabatnya itu dan kembali melihat jalanan.
" gue sama Aya bukan adik kakak kandung " Wahyu dan Lukman masih bingung dengan cerita Raka.
" gue sama Aya saudara tiri dan Lo tau ..??" Raka menatap dua sahabatnya itu.
" gue sama Aya sama sama saling mencintai"
buurrr...
Lukman menyemburkan minuman nya yang baru saja dia teguk.
" Lo gila ka " ucap Wahyu yang tidak percaya dengan pengakuan raka yang menurutnya sangat gila.
" gue sama Aya pernah menahan rasa yang kita rasain sampai saat gue liat Aya di anter temen cowoknya, dari situ gue ngga terima dan gue nyatain perasaan gue sama dia "
Raka menjeda ucapnya melihat Wahyu dan Lukman yang seolah tidak percaya dengan apa yang Raka lakuin.
" tapi Lo tau .. karena itu juga gue tau Aya juga cinta sama gue, jadi kita sepakat buat pacaran dan Lo tau malam tadi itu hari jadian gue yang ke enam bulan " Raka kembali mengalihkan pandangannya ke arah luar mobil saat kembali merasakan sesak di dadanya.
" tapi di malem itu juga ayah haki tau jika gue sama Aya bukan hanya dekat sebagai kakak adik tapi ada hal lain yang membuat kami semakin dekat "
" ayah haki minta gue memutuskan Aya malam itu juga, jadi gue putusin langsung berangkat ke kota B berharap dengan kepergian gue Aya ngga semakin sedih "
" gue ngga nyangka ternyata Lo dewasa banget ka, tanpa membantah Lo langsung nurutin apa yang di putuskan ayah Lo " ucap Lukman.
__ADS_1
" bahkan ucapan ayah sambungnya bukan ayah kandung nya.
" karena Lo ngga tau segimana sayangnya ayah haki sama ibu, gue dan adik adik gue "
" udah ah yu cabut " ucap Raka mengakhiri sesi curhatnya.
flashback off
" ka mau sampai kapan lu sedih kayak gini ?" ucap Wahyu yang begitu sangat prihatin karena raka yang sekarang tidak seperti Raka yang dulu.
Raka yang sekarang lebih dingin terhadap wanita bahkan Nadia dan Salma juga sempat komplain dengan perubahan Raka.
" ka Lo kenapa sebenarnya, dulu waktu masih putih abu meski Lo ngga mau Nerima gue tapi Lo masih welcome sama gue dan salsa " keluh Nadia yang tidak tahan dengan perubahan raka.
Tapi bukannya menjawab Raka malah pergi meninggalkan Nadia dan juga salsa.sampai suara Wahyu menyadarkan Nadia yang masih menatap raka penuh tanda tanya.
" udah biarin aja, mending Lo bareng sama gue trus salsa sama Lukman aja " ucap Wahyu sambil menaik turunkan alis matanya.
Wahyu hanya bisa mengikuti dari belakang kemana teman temannya melangkah.
Sedangkan di kota A dimana Aya juga tidak kalah di gin sikapnya, kini tidak ada lagi Aya yang ceria hanya ada Aya yang selalu diam dan menyendiri.
" ay.. mau sampai kapan Lo kayak gini " ucap Randi menegur Aya yang berubah sikapnya terlebih terhadap ayah haki.
Aya hanya mengangkat bahu nya sambil berlalu menuju kelas.
" ay.. gue belum selesai ngomong " Randi menarik Aya agar tidak melanjutkan langkahnya yang akan memasuki kelasnya.
__ADS_1
" ay.. kak Raka ngga akan suka liat Lo kayak gini, kalo pun Lo ngga mau lupain kak Raka:ok ngga papa " Randi menatap Aya yang selalu terlihat murung akhir akhir ini.
" tapi seenggaknya Lo harus tetep kayak aya yang dulu yang selalu hangat sama keluarga bukan jadi Aya yang selalu mengurung diri seperti ini " Aya hanya memalingkan wajahnya tak mau menatap Randi.
" gue harap Lo pikirin apa yang gue omongin kalo perlu gue hubungin kak Raka biar ngomong sama Lo kalo Lo sekarang berubah jadi kayak es "
Setelah mengucapkan semua itu Randi pergi meninggalkan Aya agar Aya berpikir jika yang iya lakukan menyakiti orang orang di sekitarnya terlebih ibu mereka.
Aya hanya menatap Randi yang mulai menjauh memasuki kelasnya yang berada tepat di samping kelas Aya.
' Lo ngga akan ngerti ran rasanya jadi gue sama kak Raka karena yang kalian lihat cinta kami hanya cinta yang tak wajar tapi bagi kami cinta kami murni '
' kak Aya rindu dan Aya janji akan selalu setia menunggu cinta kita menemukan jalannya dan Aya harap Kaka juga melakukan hal yang sama dengan yang Aya lakukan '
Sambil melihat foto Raka yang sengaja Aya ambil secara sembunyi sembunyi, Aya memasuki kelasnya karena pelajaran akan segera di mulai.
Di rumah Kiran sedang memikirkan anak laki lakinya yang kini berada jauh di kota B demi menuntut ilmu.
' ya Allah lindungi anak hamba berikan iya kekuatan untuk bisa melewati semua ini, hamba pasrahkan semua yang di TAKDIRKAN anakku kepada mu "
Bu Kiran hanya bisa menghibur hatinya berharap semua doa yang iya panjatan menjadi penguat dan pendorong untuk anaknya yang kini jauh di kota B.
Raka yang baru saja memasuki ruang kelas memilih untuk duduk di pojok ruangan meski begitu Raka tetap fokus untu belajar agar bisa menjadi orang yang bisa di banggakan dan berharap ayah haki akan merestuinya untuk bisa bersama Aya.
✍️✍️✍️hai hai hai...happy reading.
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya
__ADS_1
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi.
Love you moreeeee 😍😍🌹