Adikku Kekasihku ( Gagal Move On )

Adikku Kekasihku ( Gagal Move On )
Restu....


__ADS_3

Haki yang haus setelah pertempurannya dengan Kiran pun turun ke lantai bawah menuju ruang makan tapi tanpa sengaja dirinya melihat Raka yang menyusul memasuki kamar aya.


Haki berusaha setenang mungkin menghadapi tingkah anak anaknya, dengan perlahan haki mengikuti Raka yang sudah memasuki kamar anak gadisnya.


Dan beruntung bagi haki karena Raka tidak menutup pintunya hingga ada celah baginya untuk melihat apa yang di lakukan kedua anaknya.


Haki mendengarkan dan melihat semua yang di ucapkan Raka dan dan juga Aya. sampai saat Raka hendak keluar dari kamar Aya pun dirinya tetap berada di depan pintu anak gadisnya.


" ayah.." Raka yang sejujurnya sangat kaget dan takut jika ayahnya akan marah padanya dan juga Aya kini harus siap dengan segala konsekwensi nya.


" Raka bisa jelaskan yah " ucap Raka saat ayah haki menariknya menuju kamar Raka, tapi haki terus bergeming meski tangannya menarik tangan Raka.


" yah... " baru saja Raka membuka suara.


bughh...


Haki sudah meninju wajah Raka sampai sudut bibir Raka pecah dan berdarah.


" itu karena kamu sudah berani mencium Aya tanpa ada niatan yang sah di antara kalian " tapi setelah itu di luar dugaan ayah haki memeluk putra sambungnya sambil menepuk nepuk punggung Raka.


" tapi ayah bangga sama kamu yang bisa mengendalikan diri di saat Aya dengan suka rela menyerahkan dirinya "


Raka menatap tak percaya jika ayah nya mendengar dan melihat semua yang iya lakukan dan ucapkan pada Aya.


" ayah akui jika kamu benar benar tulus menyayangi dan mencintai Aya jadi anggap ayah sudah merestui kalian "


" yah.. " Raka yang tidak percaya dengan apa yang ayahnya ucapkan pun hanya bisa berkaca kaca.


" tapi rahasiakan ini dari semua, biarkan Aya fokus akan sekolah dan pendidikannya dulu dan kamu jangan khianati kepercayaan yang sudah Aya berikan padamu "


Setelah mengucapkan itu semua ayah haki pun keluar dari kamar putra sulungnya yang mungkin kedepannya akan jadi menantunya.


Raka sangat bersyukur akhirnya ayah haki merestui dirinya dengan Aya meski ayah haki memukulnya itu setimpal karena iya memang sudah menodai bi bir ranum Aya.


' andai kamu tau yang.. kini restu ini sudah kita dapat jadi kamu dan Kaka hanya perlu fokus menuntut ilmu dan setelah itu Kaka akan melamar kamu saat Kaka sudah mendapat pekerjaan yang bisa menjamin hidup kita ' gumam Raka dan tak lama dirinya pun tertidur.

__ADS_1


Pagi ini Aya bangun dengan penuh semangat ada tau kebahagiaan yang terpancar di wajahnya dan semua yang melihat nya pun di buat heran.


" kak.. kak Aya kenapa kok kayaknya seneng banget " tanya Azzam pada kakak sulungnya.


" mimpi di peluk pangeran kayaknya " ucap Raka yang tentu saja membuat semua mata terpokus pada rak yang saat ini terlihat lebam biru di sudut bibirnya.


" ya Allah Raka .. kamu kenapa ?" tanya Bu Kiran yang baru menyadari ada warna berbeda di wajah anaknya.


" ngga papa Bu.. ini restu " Raka tidak meneruskan ucapannya saat melihat ayah haki yang kini berjalan ke arah mereka.


Aya yang tadi mendengar ucapan Raka dan terhenti saat ada ayahnya semakin curiga jika memang ada yang di sembunyikan kakak sekaligus kekasihnya karena semalam saat terakhir melihat Raka wajahnya tidak seperti sekarang.


" yah ... Bu... mungkin Raka akan bawa motor Raka ke kota B agar memudahkan Raka beraktivitas apalagi akhir akhir ini Raka sering pergi ke rumah ayah regi " ucapnya meminta izin.


" ke rumah mas regi ?" tanya Bu Kiran karena memang Raka tidak pernah bercerita soal itu semua.


" iya Bu.. tapi ibu nggak usah khawatir ngga ada masalah kok.. cuma kala sekarang ini sering minta Raka datang ke rumahnya " ucap Raka agar ibunya tidak perlu khawatir.


" gimana yah.. boleh kan ?" tanya Raka meski motor itu Raka beli dari bagi hasil endorse dengan ibunya selama beberapa tahun tapi iya menghargai ayah haki sebagai kepala rumah tangga di rumah ini.


Saat sedang asik menikmati waktu bersama keluarga tiba tiba saja datang wanita yang di ketahui ibu dari Aya dan juga Ara.


" assalamualaikum " ucap mama salsa saat dirinya langsung masuk ke rumah ayah haki.


" waalaikum salam" jawab serentak dari semua nya.


" mamah..? " Aya dan juga Caca tidak percaya mamahnya bisa seberani ini sampai datang ke rumah ayah Haki.


" aku kesini hanya ingin mengambil Aya dan juga Caca agar kembali tinggal dengan ku " ucap nya congkak saat mengucapkan itu di depan ibu Kiran.


Haki yang baru saja dari dapur pun terkejut dengan kedatangan mantan istrinya yang berpakaian yang menyakiti matanya ( sek si maksud nya hihihi )


" aku ngga akan izinin kamu membawa Aya dan juga Caca dari sini !" ucap Haki yakin.


" jika Aya dan Caca tidak boleh aku bawa maka aku yang akan tinggal di sini " ucapnya tak tau malu.

__ADS_1


" MAH !!" Aya yang malu dengan semua yang di lakukan mamahnya pun membentak mamahnya.


" kamu berani membentak mama " ucap Salsa yang malah menatap tajam pada Kiran yang sedari tadi hanya diam melihat apa yang di lakukan Salsa di rumahnya.


" apa dia yang mengajarkan kamu untuk tidak hormat sama mamah yang sudah melahirkan kamu ke dunia ini " ucap salsa sambil menunjuk tepat di wajah Kiran.


" turunkan tangan mama dari Bu Kiran " Caca melangkah menghalangi salsa yang masih menunjukkan jarinya pada Bu Kiran.


" apa ini yang di ajarkan istri baru mu mas ?" tanya salsa tanpa instrospeksi diri dengan apa yang baru saja dia lakukan.


" Aya dan Caca akan menghormati mama sebagai tamu di rumah ini jika mama sendiri bisa menghormati orang lain " ucap Aya ya g tidak rela ibu Kiran di perlakukan seperti itu.


Salsa menatap pada Haki yang membiarkan Aya berbicara seperti itu padanya pun memilih berbalik dan meninggalkan rumah mantan suaminya.


" sayang... tidak baik berbicara seperti itu terhadap mama Salsa " ucap Kiran menasehati setelah Salsa pergi dari rumahnya.


" tapi mama salsa yang mulai bersikap tidak sopan sama ibu " ucap Aya sambil menitikkan air mata nya.


" kenapa harus mama salsa yang jadi ibu kandung Aya sama Caca..."


" kenapa bukan lahir dari rahim ibu saja " ucap Aya seolah menyesali takdir nya dilahirkan dari seorang ibu bernama salsa.


" ay... " Raka menggeleng kan wajahnya agar Aya tidak semakin mengucapkan sesuatu yang mungkin akan menyesalinya nya nanti.


Setelah melihat wajah kekasih sekaligus kakak nya, Aya pun berlari memasuki kamarnya.


" biar Raka yang menasehati Aya .." ucap Raka saat melihat ayah haki hendak menyusul anak gadisnya.


✍️✍️✍️ ujian itu bisa datang dari mana saja, tinggal bagaimana kita menyikapi ujian yang sedang kita hadapi..🤭🤭 semangat 💪💪💪


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya.


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi.


Love you moreeeee 😍😍🌹

__ADS_1


__ADS_2