
" Bu.." panggil Raka, tapi sungguh tak menyangka jika Raka melihat aya yang sedang berusaha menenangkan ibu mereka.
" ibu kenapa ya " tanya Raka pada aya sedangkan aya hanya menggeleng karena memang dia tidak tau penyebab ibunya menangis seperti ini.
kiran menghapus air matanya mencoba menahan segala sesak yang masih di rasakannya.
" ibu ngga papa, kakak ada apa nyariin ibu ?" tanya Bu Kiran setelah bisa menguasai hatinya.
" temen temen Raka mau pamit pulang Bu " Raka menyampaikan tujuannya datang ke kamar ibunya.Raka memilih keluar lebih dulu di ikuti ayu dan juga Bu Kiran.
" kok buru buru pulang.." ucap ibu Kiran saat teman teman raka berpamitan padanya.
" iya Tante lain kali kamu main lagi ke sini, boleh kan Tante ? " tanya Nadia yang langsung mendapat sorakan dari teman temannya.
" iya boleh " tak lama semua teman teman Raka pun pulang ke rumah mereka masing masing. Raka masih memperhatikan wajah ibunya yang terlihat masih sedih tapi ibunya sama sekali tidak mau menceritakan keluh kesahnya.
" ya ibu sebenarnya kenapa ? " tanya Raka pada aya karena Bu Kiran kembali masuk ke rumahnya bahkan kini mengunci diri di kamarnya.
" aya ngga tau kak, tadi ibu cuma pamit mau ke swalayan depan dan juga saat ibu pergi semuanya baik baik saja Randi juga liat " aya menjelaskan apa yang dia ketahui tentang ibu sambungnya.
Raka hanya diam tapi pikirannya memikirkan apa yang terjadi sebenarnya pada ibunya itu.
' aku harus pandai dalam bidang IT jadi aku bisa meretas cctv dimana pun agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi, seperti saat ibu tidak mau menceritakan semuanya setidaknya cctv dimana ibu berada bisa menjelaskannya ' tekad Raka dalam hati.
mulai saat itu Raka bertekad untuk bisa melindungi keluarga nya tidak terkecuali bahkan Raka mengajarkan bela diri untuk semua adik adiknya, iya tidak ingin melihat ibunya atau saudara perempuan nya menangis untuk hal apapun itu hanya boleh ada air mata kebahagiaan saja.
Raka sengaja menunggu ayah haki setelah makan malam, setelah memikirkan semuanya setelah berbicara dengan aya sampai makan malam usai.
" yah Raka mau minta izin" ucap Raka pada ayah sambungnya yang sudah seperti ayah kandungnya sendiri.
" ka sebenarnya ada apa ?" tanya ayah haki saat Raka meminta izin padanya untuk mengajarkan adik adiknya bela diri.
__ADS_1
" yah Raka ngga bisa cerita secara jelas karena sampai saat ini Raka juga belum tau penyebabnya tapi tadi siang ibu menangis sepulang dari swalayan " ucap Raka menjelaskan.
" terus apa hubungannya ibu menangis dengan kamu ngajarin adik adik kamu ilmu bela diri ?" tanya ayah haki meski sebenarnya iya penasaran kenapa istri nya menangis tapi sekarang urusan Raka jauh lebih penting.
" Raka hanya ingin tidak ada yang bisa menyakiti adik adik Raka dan setidaknya mereka bisa menjaga dan melindungi diri " jelas Raka pada ayah sambungnya.
" tapi yah.. apa ini semua ada hubungannya dengan ayah regi ?" tebak Raka.
" memang ayah regi datang ke rumah?" tanya ayah haki tapi Raka menggeleng.
" Raka tadi pagi ngga sengaja denger ayah regi menyalahkan ibu saat tau Raka kecelakaan " jelas Raka pada ayahnya.
" dan juga tidak hanya sekali Raka mendengar jika ibu selalu di salahkan dalam berbagai hal yang menyangkut Raka Randi dan Ara " Raka akhirnya memberitahu apa yang iya dengar yang menyangkutkan masalah ayah regi.
ayah haki hanya bisa diam karena bagaimana pun regi memang memiliki hal atas anak anaknya tapi tidak dengan menyalahkan semua nya pada Kiran istrinya kini.
" ya sudah ayah izinin kamu melatih adik adik kamu bela diri tapi kamu harus hati hati mengajari mereka " setelah berpikir panjang hakiki pun mengijinkan putra sulungnya mengajari adik adiknya beladiri.
kiran yang selalu mengecek keadaan anak anaknya sebelum dia tidur melihat jika kamar Raka masih menyala.
" ka kenapa belum tidur ? " tanya ibu Kiran saat memasuki kamar putra sulungnya.
" belum ngantuk Bu, lagian masih ada yang harus Raka kerjakan " alasan Raka padahal dia sedang belajar menjadi hacker dari google.
" ya sudah jangan malam malam tidurnya ya, ibu tidur dulu " Kiran pun beranjak dari duduknya dan meninggalkan kamar Raka tapi ucapan Raka menghentikan langkah ibu Kiran.
"Bu tadi sore kenapa ibu nangis apa ini ada hubungannya dengan ayah regi ?" tanya Raka langsung, ibu Kiran hanya bisa menatap Raka.
" ibu ngga papa mungkin ibu sedang melow aja jadi lebih sensitif saja " jelas Kiran menutupi semua nya. Raka yang tau jika ibunya berbohong hanya bisa diam dan membiarkan ibunya pergi.
' Raka pasti akan tau apa yang ibu sembunyikan dari Raka Bu '
__ADS_1
kini tekad Raka sudah bulat untuk menjadi seorang hacker handal demi bisa melindungi ibunya dari ayah regi jika itu memang benar terjadi.
Kini Raka semakin rajin baik dalam belajar sekolah dan belajar menjadi seorang hacker yang handal, dan usaha Raka selama enam bulan ini membuahkan hasil yang memuaskan baik pendidikan atau dalam meretas data
Selain Raka lulus SMA dengan nilai terbaik Raka juga sudah bisa meretas data cctv swalayan enam bulan lalu saat ibunya tiba tiba saja pulang ke rumah dalam keadaan sedih di tambah ada ibunya juga menangis tanpa di ketahui sebabnya.
flashback on enam bulan lalu.
Kiran yang berpamitan pada aya dan Randi untuk pergi ke swalayan tanpa sengaja saat sedang memilih milih barang belanja an yang akan di beli, Kiran berpapasan dengan regi yang juga sedang berada di sana untuk membeli pesanan istrinya.
" Ki kita harus bicara " ucap regi tanpa basa basi, sedangkan Kiran yang sudah menebak apa yang akan di bicarakan regi hanya bisa mengikuti kemana regi melangkah untuk mengajaknya bicara.
Tanpa regi sadari jika dia memilih untuk duduk di tempat yang sangat terpantau cctv.
" duduk Ki " ucap Kiran setelah dirinya mendapatkan kursi kosong untuk dirinya dan Kiran berbicara.
" ada apa mas ?" tanya Kiran yang tak ingin juga basa basi.
" Ki dari awal kita berpisah aku sudah sering bilang jika kamu tidak sanggup mengurus Raka Randi dan Ara biar mereka aku yang urus, tapi kamu dengan sombongnya menolak tawaranku " ucap regi tanpa rasa bersalah.
" tapi mas salah ku dimana dalam mendidik anak anak ? bahkan mas haki begitu sangat menyayangi Raka Randi dan Ara, dia tidak pernah membedakan anak kandung dan anak sambung " jelas Kiran yang tidak senang dengan semua tuduhan regi padanya.
" tapi buktinya Raka sampai celaka apa itu bukan kelalaian kamu sebagai seorang ibu ?
✍️✍️✍️😡😡regi ngga pernah berubah...😒😒
pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya
jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi
love you moreeeee 😍😍🌹
__ADS_1