
πππ kringggg
πππ kringggg
Hanya cukup dua kali dering telepon Aya sudah mengangkat telepon nya yang tentu saja dari kakak sekaligus kekasihnya.
π" halo .. assalamualaikum " ucap Aya membuka suara.
π" waalaikum sallam.. yang dari mana sih dari tadi kakak telepon tapi kamu ngga angkat telpon kakak " ucap Raka dari sebrang sana.
π" Aya habis pergi sama ibu, jadi ngga mungkin Aya angkat di depan ibu " ucap Aya memberi pengertian pada kekasihnya.
π" yang video call yu.. " ujar Raka yang entah kenapa hari ini ingin sekali melihat wajah kekasihnya.
π" nanti aja malam karena Aya punya kejutan untuk kakak " Aya mengucapkan itu sambil tersenyum meski sebenarnya senyumnya itu tidak akan terlihat oleh Raka.
π" lama yang.. kakak maunya sekarang " ucap Raka yang sudah sangat rindu pada kekasihnya apalagi iya dan Aya sudah lebih dari tiga bulan tidak bertemu secara fisik hanya lewat video call.
π" nanti malam dan Aya janji kejutan itu akan membuat Kaka sangat bahagia " ucap Aya meyakinkan kekasihnya itu.
π" udah dulu ya kak, Aya mau bantuin ibu dulu "
Setelah mengucapkan itu Aya menutup sambungan telepon nya setelah mendengar jawaban dari kakak nya meski terdengar berat.
Sedangkan di kota B tepatnya di kamar kos Raka, entah kenapa hari ini perasaan Raka sungguh hanya terfokus pada Aya. Tapi setelah mendengar suara Aya yang memang terdengar baik baik saja membuat Raka sedikit tenang.
" ka Lo kenapa ?" tanya Wahyu yang memang merasakan kalo Raka hari ini sepertinya sangat gelisah.
" entah lah.. gue kepikiran sama Aya hari ini " ucap Raka yang memang sudah memberi tahu Wahyu dan Lukman jika dirinya dan Aya sudah balik lagi meskipun harus backstreet.
" telpon atau video call dong apa susahnya " ucap Lukman yang tiba tiba saja nimbrung.
"udah tapi Aya ngga mau video call katanya ntar malem aja sekalian ngasih kejutan buat gue " ucap Raka yang tentunya membuat Wahyu dan Lukman tertawa melihat Raka yang sepertinya sedang menahan rindu.
__ADS_1
" LDR itu berat bro.." ledek Lukman, Raka yang mendengar temannya yang meledek dirinya pun langsung di lempar bantal oleh Raka.
" gue doain Lo juga punya pacar juga jadi ngerasain apa yang gue rasain " ucap Raka meski iya tau jika Lukman hanya menggoda nya.
" assalamualaikum " terdengar suara wanita yang sangat di kenal oleh Raka dan kedua temannya, siapa lagi kalo bukan salsa dan Nadia.
" waalaikum sallam "jawab Raka dan teman temannya.
" ka keluar yu " ajak Nadia yang masih belum menyerah mendekati Raka.
" sal jalan yu " ajak Wahyu yang Sebenarnya naksir salsa tapi tidak pernah nembak salsa secara benar hanya lewat guyonan.
" jangan mau sal kalo cuma di kasih PHP doang " ucap Lukman sambil bertos ria dengan Raka.
" ka Lo denger gue ngga sih ?" ucap Nadia yang merasa di acuhkan oleh Raka.
Raka hanya menatap sekilas ke arah Nadia lalu kembali menatap Lukman dan Wahyu yang masih saling meledek.
" ka.. apa sih lebihnya bocah kecil itu dari gue, body menang gue, cantik apa lagi, coba kasih tau gue ka " ucap Nadia yang mulai terbawa emosi karena semenjak kejadian di rumah Raka saat menjenguk Raka yang tertusuk Raka terus mengacuhkan dirinya.
" siapa lagi kalo bukan adek Lo itu " ucap Nadia yang tidak mau menyebutkan nama Aya
" dia yang kamu maksud itu punya nama nad, kalo kamu lupa namanya Aya " ucap Raka yang mulai terbawa emosi apalagi Nadia sudah membawa bawa Aya dalam masalah nya dengan Nadia.
" kamu sama dia itu adek kakak jadi ngg boleh ada rasa lebih di antara kalian " ucap Nadia yang tidak tau jika Raka dan Aya hanya saudara tiri.
Raka hanya tersenyum penuh arti tanpa ada niatan membalas ucapan Nadia, sedangkan Wahyu Lukman dan salsa terdiam mendengar apa yang di ucapkan Nadia tadi.
" sal mending kamu bawa Nadia ke kamarnya gih " ucap Wahyu yang melihat kondisi yang semakin tidak baik.
salsa pun menarik tangan Nadia dan membawanya keluar dari kamar Raka, karena memang mereka ngekos di satu komplek yang hanya terhalang pagar pembatas.
" kenapa sih Lo ngga kasih tau Sam Nadia kalo Lo sama Aya itu cuma adik tiri jadi dia ngga terus berharap sama Lo " ucap Lukman yang sebenarnya kasihan melihat Nadia yang seperti itu.
__ADS_1
" gue aja sama Aya backstreet gimana mau ngasih tau Nadia hubungan gue sama Aya " ucap Raka yang kurang setuju dengan usul Lukman.
Malam kini sudah menyelimuti sebagian bumi dan sesuai janjinya pada Raka, Aya kini sedang menggunakan hijab dan sedikit berhias diri demi untuk menyenangkan hati kekasihnya yang mungkin merajuk karena Aya tidak mau video call.
' Aya harap langkah kita di mudahkan olehnya dan kita memang berjodoh 'ucap Aya saat melihat pantulan wajahnya di cermin.
Meski kini jam sudah menunjukkan pukul sembilan malam tapi mata Raka sudah sangat mengantuk tapi Raka berusaha tetap terjaga agar saat Aya menelpon nya iya bisa mendengar telepon nya.
Dan tak lama telepon nya pun berdering dan sesuai janji Aya padanya, Aya melakukan panggilan video call yang tentu langsung disambut bahagia oleh Raka meski matanya masih sangat berat.
π±" halo ay.. sayang... " ucap Raka yang saat melihat layar handphone tapi tidak terlihat wajah Aya.
π±" yang ... kamu dimana ? katanya mau ngasih kejutan buat Kakak ?" ucap Raka yang sungguh tidak sabar ingin melihat Aya.
hampir lima menit Raka menunggu Aya yg masih belum mau memperlihatkan wajahnya, sampai saat Raka sedikit mengancam Aya.
π±" yang .. kakak kangen sam kamu.. kakak mau liat wajah kamu yang.. apa kamu ngga sayang lagi sama kakak? ya sudah lah kalo kamu ngga mau liatin wajah kamu kakak Tut " Belum selesai Raka mengucapkan kalimatnya wajah Aya kini mulai mendongak layar handphone Raka.
π±" yang... " Raka seperti kehabisan kata kata melihat wajah Aya yang sangat cantik di tambah hijab yang Aya gunakan menambah keanggunan di wajah Aya.
π±" yang.. kamu sudah yakin dengan keputusan kamu, karena Kaka beranggapan saat kamu sudah berhijab maka kamu juga sudah yakin dengan hubungan kita kedepannya " ucap Raka.
Raka yang masih ingat dengan apa yang pernah iya ucapkan sebelum meninggalkan Aya malam itu.
" ay.. jika kamu siap dengan keseriusan Kaka padamu, belajarlah untuk menutup tubuhmu dengan hijab dan biar Kaka yang melihatnya kelak setelah kita menikah nanti " Raka mengingat kembali apa yang pernah iya ucapkan dulu pada Aya.
π±" Aya sudah mantap dan Aya akan menunggu kakak untuk datang dan meminta Aya pada ayah setelah Aya lulus sekolah nanti"
βοΈβοΈβοΈ cieee yang sudah yakin....πππ
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha ππ lebih semangat lagi UP nya.
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha ππ lebih semangat lagi.
__ADS_1
Love you moreeeee πππΉ