
Setelah kehadiran Nadia yang tiba tiba dan berakhir dengan Nadia dan Aya yang sudah mulai dekat di tambah Nadia yang juga mau menerima calon pasangan yang di jodohkan oleh ibunya Nadia, membuat kehidupan Raka dan Aya semakin berwarna.
Waktu pun berlalu begitu cepat dimana kini Aya sudah melahirkan seorang anak perempuan yang sangat cantik yang Raka beri nama Rayya putri shalihah, yang kini sudah berusia tiga tahun dimana kehadiran shali semakin mempererat hubungan Raka dan Aya.
Tapi berbanding terbalik dengan kehidupan percintaan Randi, dimana Randi yang memilih kuliah di kota nya sendiri semakin terbelenggu dengan perasaannya sendiri terhadap gadis kecil yang selalu berhasil mengusik hatinya setiap kali mereka bertemu.
Ya.. wanita itu adalah Anna, dimana kini Anna Ara dan Caca sudah kelas tiga sekolah menengah pertama yang kebetulan sejalan dengan kampus dimana Randi mengenyam pendidikan nya.
" bukan kah itu anna ? kenapa dia jalan ke arah sini ! sedangkan jalanan ini sangat sepi " ucap Randi saat tak sengaja matanya menatap sosok yang iya yakini Anna gadis yang kini sudah bertahta di hatinya.
Tapi tak lama Randi melihat segerombolan pemuda yang berjalan mengikuti Anna menggunakan motor sambil tertawa seolah menakuti Anna yang memang terlihat ketakutan.
Randi pun mulai melajukan motornya mendekati Anna yang belum menyadari kehadiran Randi di sana.
" an naik " ucap Randi yang hanya membuka sedikit helm full face nya.
Tapi bukannya naik Anna terlihat semakin ketakutan melihat seorang pria berhenti di hadapannya.
" an ini Kaka Randi " ucap Randi membuka helm full face nya dan tentu saja melihat orang yang Anna kenali membuat Anna langsung naik keatas motor Randi dan Randi pun langsung melajukan motornya setelah kembali mengenakan helm full face nya.
Anna memeluk erat tubuh Randi dari belakang karena kini mereka terlibat kejar kejaran dengan segerombolan pria yang tadi mengikuti Anna.
" hei.. lepaskan gadis kecil itu !!" ucap salah satu pria yang masih berusaha menghentikan Randi dan juga Anna.
Randi pun semakin melajukan motornya dengan kecepatan tinggi hingga akhir nya dirinya dan Anna pun berhasil lolos dari kejaran orang orang yang mengejar Anna.
Randi pun menghentikan motornya di sebuah gubuk yang terletak di pinggir jalan yang di rasa aman dari orang orang yang mungkin berniat jahat.
" an kenapa kamu bisa sampai di kejar oleh mereka " tanya Randi setelah melihat Anna meminum air mineral ya g di sodorkan Randi.
__ADS_1
" Anna mau pulang tapi di cegah oleh orang orang tadi dan kebetulan di sana tadi sepi jadi Anna berlari mengikuti Langkah kaki Anna ' ucap Anna dengan suara yang masih terbata bata.
Tapi tanpa di duga Randi memeluk erat Anna yang hampir saja di lecehkan mungkin, tak bisa Randi bayangkan bagaimana dirinya nanti jika sampai Anna mengalami hal buruk itu.
" kenapa tidak pulang bareng temen temen atau Ara dan Caca mungkin ?" Anna hanya menggeleng tapi tidak memberi tahu alasannya.
huhhh
Randi hanya bisa menghela nafasnya melihat Anna yang masih marah padanya setelah waktu itu dimana Anna meluapkan apa yang iya rasakan di hatinya pada Randi meski hanya lewat sambungan telepon.
" Anna masih marah sama Kaka ?" tanya Randi yang melihat Anna yang masih dingin padanya, bahkan tidak ada ucapan terima kasih dari Anna setelah Randi berhasil lepas dari gerombolan orang yang mengejarnya.
Anna hanya menggeleng tanpa mengucapkan apapun pada Randi yang sukses membuat Randi frustasi karenanya.
" an Anna kenapa ?" tanya Randi sambil memegang pundak Anna yang hanya memalingkan wajahnya tak ingin menatap Randi.
" ok Kaka minta maaf atas semua yang kakak lakukan sama kamu, tapi kamu juga harus paham jika Kaka itu laki laki dewasa sangat jauh usia nya dengan kamu " ucap Randi mengalah agar Anna tidak mendiamkannya.
" kakak ngga usah khawatir, Anna baik baik saja dan Anna bisa mengatasi semuanya termasuk soal perasaan Anna buat kakak " ucap Anna yang langsung beranjak dari duduknya berniat meninggalkan Randi.
greppp
Randi yang memang sudah cukup dewasa pun langsung memeluk Anna dari belakang yang berniat meninggalkan nya lagi, tapi Anna hanya diam tanpa ada niatan membalas pelukan Randi atau setidaknya memegang tangan Randi yang melingkar di perutnya.
Randi sadar usianya yang sudah memasuki dua puluh satu tahun sedangkan Anna masih berusia tiga belas tahun membuatnya harus bisa menahan segala rasa yang iya punya untuk anna.
Banyak teman kuliah Randi yang mencoba mendekati Randi bahkan ada yang dengan berani mengatakan cinta secara langsung pada Randi tapi tetap Randi menutup pintu hatinya untuk wanita lain karena nama Anna masih terpatri di sana bahkan kini sudah terukir indah di hatinya.
" kakak cinta sama kamu an " ucap Randi sangat pelan bahkan mungkin Anna tidak mendengarnya jika tadi ada suara motor yang melintas.
__ADS_1
" kakak tau kakak salah mencintai kamu yang bahkan umurnya sangat jauh dengan kakak, tapi hati Kaka sudah tidak bisa di bohongi lagi"
Mendengar itu Anna hanya bisa menitikankan air matanya karena mungkin jika mereka bersama pun jalannya tidak akan mudah.
" kakak harus bagaimana Ann " ucap Randi yang masih memeluk Anna bahkan kini wajah Randi iya tenggelam kan di ceruk leher Anna.
Anna hanya bisa memejamkan matanya saat deru nafas Randi begitu terasa di tengkuknya, bahkan kini Randi tidak hanya menenggelamkan wajahnya di sana tapi Randi malah meninggalkan jejak tanda cintanya buat Anna.
" ishh " desis Anna saat merasakan hal itu untuk pertama kalinya.
" maaf kakak terbawa suasana " ucap Randi sambil menghapus sisa saliva yang ada di sana.
" yah merah an " ucap Randi yang merasa bersalah telah memberikan tanda cinta di leher Anna.
" ish kakak terus Anna gimana pulangnya, gimana kalo ayah dan ibu liat itu " ucap Anna yang sebenarnya sangat malu bahkan kini wajah nya memerah karena malu.
" kakak punya ide " ucap Randi sambil menarik Anna untuk menaiki motor nya menuju sebuah toko yang menjual berbagai macam hijab.
" kamu kan sudah pake seragam baju panjang dan rok panjang tinggal di tutup pake hijab jadi tanda yang kakak berikan tidak akan ada yang melihat " ucap Randi yang masih melajukan motornya menuju toko yang akan di tuju Randi dan Anna.
" tapi kak !!" Anna yang masih ragu status diantara keduanya pun ingin sekali bertanya tapi apalah daya semuanya hanya bisa tertahan di bibirnya saja.
" mulai saat ini kamu jadi pacar Randi yang usianya jauh lebih tua dari kamu, jadi jangan salahkan kakak kalo mulai saat ini kakak akan nakal sama kamu " ucap Randi sambil menarik tangan Anna agar memeluk perutnya .
✍️✍️✍️ waduh.. Randi sudah mulai nakal nih.. gimana Kalo Randi tau jika Anna anak dari wanita yang pernah merusak kebahagiaan keluarga nya dulu..??
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi.
__ADS_1
love you moreeeee 😍😍🌹