Adikku Kekasihku ( Gagal Move On )

Adikku Kekasihku ( Gagal Move On )
Malam Yang Absurt...


__ADS_3

Raka benar benar menuntun Aya mulai dari berwudhu sampai salat sunah sebelum melakukan penyatuan dua antara mereka berdua.


Setelah melaksanan salat dua rakaat Raka pun berbalik menghadap Aya dan mulai membacakan doa di atas kepala Aya dan diakhiri kecupan di puncak kepala Aya dan Aya membalas dengan mencium takzim punggung tangan Raka.


" kak.. Aya masih boleh manggil kakak kan ?" tanya Aya yang mengingat jika panggilannya masih sama seperti sebelumnya.


" kalo kakak boleh minta sih Kaka mau kamu manggil Kaka hubby " bluss pipi Aya langsung merona mendengar apa yang di inginkan Raka darinya.


" by " ucap Aya dengan suara lirih bahkan Raka hampir tidak mendengar nya.


" yang jelas sayang.. " ucap Raka sambil mengangkat dagu Aya yang malah menundukkan setelah mengucapkan itu.


" hubby " ucap ay meski masih malu malu.


cup


Raka mengecup sekilas bibir Aya dan memeluknya begitu erat.


Tanpa basa basi Raka menggendong Aya ala bridal style menuju tempat tidur nya dan meletakan Aya di tempat tidur penuh ke hati hatian,


" kakak buka ya " ucap Raka karena Aya masih mengenakan mukena nya, Aya hanya mengangguk karena iya sadar mulai saat kara mengucapkan ijab Kabul mulai saat itu dirinya sudah sepenuhnya milik Raka.


Raka membuka secara perlahan mukena yang di pakai Aya dan kini terlihat wajah cantik istrinya yang tidak mengunakan hijab untuk menutupi mahkota rambutnya.


" kamu semakin cantik sayang.. " ucap Raka sambil Melu mat bi bir Aya tanpa ampun, sedang Aya langsung mengalungkan tangannya di leher Raka dan mulai menikmati dan membalas perlakuan yang Raka berikan.


Tapi tiba tiba Aya mengingatkan sesuatu langsung melepaskan tautan di bi bir Raka, merubah posisinya menjadi duduk mau tak mau Raka pun ikut duduk di hadapan Aya.


" kenapa yang.. " ucap Raka yang sudah mulai terbawa suasana.


" maaf by... Aya lagi datang bulan.. kemarin sore baru saja mulai " ucap Aya penuh rasa bersalah apa lagi melihat wajah kecewa kakaknya atau lebih tepatnya suaminya kini.


cup.. Raka mengecup sekilas bi bir Aya.


" ngga papa yang, Kaka akan sabar nungguin kamu selesai " ucap Raka.

__ADS_1


" tapi ini boleh kan "


Raka kembali Melu mat bi bir Aya bahkan Raka memangku Aya agar duduk di pangkuan. dengan lihai Raka menelusup kan kedua tangannya di punggung dan perut Aya.


" kak " Aya menatap kakaknya saat tautan bi bir mereka terlepas.


" Kaka hanya ingin perkenalan dengan sesuatu yang selama ini hanya bisa Kaka lihat tanpa bisa kakak sentuh " ucap Raka, jangan tanya bagaimana memerahnya wajah Aya yang malu dengan apa yang di ucapkan Raka.


" kakak mesum ih.. " ucap Aya setelah berhasil menguasai diri.


" mesumnya cuma sama kamu yang " ucap Raka sambil melepaskan pengait kaca mata berkuda Aya, tapi Aya mengehentikan pergerakan tangan Raka sebelum lebih jauh lagi.


" kak.. tapi punya Aya masih kecil " ucap Aya menunduk karena malu membicarakan hal itu.


" biar Kakak yang menilai ok "


" kalo memang kecil kakak akan bantu membuatnya menjadi besar dan subur dan jika memang sudah besar maka kakak akan menambahnya menjadi semakin besar " ucap Raka enteng.


Raka tentu saja mendapat Hadian cubitan sayang dari istrinya yang sudah sangat malu mendengar apa yang di ucapkan Raka.


" Kaka menerima kamu apa adanya baik itu kekurangan dan kelebihan kamu sayang " ucap Raka sambil mengecup punggung tangan Aya.


Aya memeluk kakak sekaligus suaminya kini yang begitu sangat menyayangi nya yang tentu di balas Raka dengan penuh rasa sayang.


Dan malam pertama yang bagi sebagian pengantin baru sungguh sangat romantis dan berkesan lain halnya dengan malam pertama Aya dan juga Raka yang malah diisi dengan obrolan absurt yang lebih banyak di ucapkan oleh raka.


Jika di kamar Raka dan Aya sedang bersenda gurau dengan ucapan absurt Raka, lain halnya di rumah Salwa dimana pak Baron semakin kewalahan menenangkan Salwa, apa lagi obat penenang Salwa habis membuat nya semakin tak terkendali.


" sayang... kamu harus bisa ikhlas, mungkin Raka memang bukan jodoh kamu sayang " ucap pak Baron di bantu anak buahnya menenangkan Salwa.


" pak boleh saya membantu Salwa ?" ucap salah satu anak buah pak Baron yang bernama Firman.


" memang apa yang akan kamu lakukan untuk bisa menenangkan Salwa " tanya pak baron pada anak buahnya.


Firman pun membisikan sesuatu pada bosnya yang Langsung mendapat tatapan tajam dari bosnya itu.

__ADS_1


" saya yakin bos itu bisa mengalihkan obsesi Salwa pada Raka " ucap Firman meyakinkan bosnya.


" baik lah.. tapi jika Salwa semakin berontak kmu harus menghentikan " ucap pak Baron yang akan melakukan apapun untuk kesembuhan Salwa.


Dan apa yang di usulkan firman pun di laksanakan setelah mendapat izin dari Al Baron dimana firman akan membuat Salwa terbang melayang dan bisa melupakan semua hal yang menyakitinya hari ini.


Firman pun mengunci kamar Salwa setelah pak Baron dan temannya keluar di kamar Salwa, meninggalkan dirinya berdua segan Salwa wanita yang diam diam iya cintai dan juga wanita yang selalu menjadi fantasi nya saat menonton film dewasa.


" kak firman mau apa ?" tanya Salwa yang tau jika firman memang menyukainya.


" kakak akan membantu kamu melupakan Raka " ucap firman mencoba mendekati Salwa.


" Salwa ngga mau melupakan Raka, tapi Salwa ingin membalas apa yang sudah Raka lakukan pada Salwa " ucap Salwa kembali emosi.


" baiklah tapi ada syarat nya " ucap firman yang mulai melancarkan aksinya karena hanya dengan ini iya pasti bisa mendapatkan Salwa.


" apa ?" tanya Salwa yang mulai masuk perangkap Firman.


" jadi kekasih kakak dan kakak akan melakukan apa yang kamu minta, dari pada kamu melakukannya sendiri " ucap Firman lagi.


Salwa pun menyetujui syarat dari Firman dan pak Baron yang mendengar dari luar pun menjadi sedikit lega tinggal memikirkan cara mengalihkan obsesi Salwa terhadap Raka agar menghilang.


Pagi mulai menyapa dimana Raka masih tertidur sambil memeluk Aya tanpa ada hal istimewa yang terjadi semalam, mereka hanya berpelukan sampai pagi tiba.


" yang.. ay.. bangun.. sudah pagi.. " ucap Raka sambil meniup niup mata dan telinga Aya.


" kak.. ih.. geli.. " ucap Aya yang mulai menggeliat karena terusik dengan apa yang kakaknya lakukan.


" bangun... sayang... apa mau kakak gendong ke kamar mandi ???...


✍️✍️✍️ ya... Raka nya harus masih puasa 🤭🤦🤦 sabar ya ka..


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya.


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi.

__ADS_1


Love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2