Adikku Kekasihku ( Gagal Move On )

Adikku Kekasihku ( Gagal Move On )
Raka vs Randi


__ADS_3

Semenjak pembicaraan nya dengan ayah Haki Randi berusaha membatasi diri ber interaksi dengan Anna bahkan saat Randi mengantarkan Ara dan Caca iya seolah mengacuhkan Anna yang tentu saja membuat Anna menjadi semakin murung.


Meski Randi diam diam masih sering mengikuti Anna saat pulang tapi karena iya pun harus mulai bersiap karena akan masuk kuliah membuatnya tidak terlalu fokus pada Anna.


" semoga tuhan selalu melindungi mu an..." ucap Randi saat melihat Anna dari jauh karena Anna sudah sampai di depan rumahnya.


Randi pun pergi meninggalkan Anna dan mungkin ini terakhir kalinya iya mengikuti Anna, Randi pun melajukan motornya menuju rumah nya.


" kak.. Anna nanyain kakak terus " ucap Caca saat melihat kakaknya yang baru saja sana di halaman rumahnya.


" iya .." Randi hanya menjawab seperlunya karena iya tidak mungkin berhubungan dengan anak di bawah umur yang ada nanti dirinya di anggap fedo fil yang menyukai anak di bawah umur.


" kamu harus temani Anna jangan biarkan dia sendiri saat sedang di sekolah " ucap Randi.


" mungkin dia terlihat ceria tapi dia menyimpan banyak luka dan rahasia yang mungkin ingin iya bagi " setelah mengucapkan itu Randi pun meninggalkan Caca dan Ara dan memilih memasuk kamarnya.


Randi merebahkan tubuhnya sambil melihat langit langit kamar sungguh sebenarnya iya tak tega menjauhi Anna karena terlihat anna yang semakin tertekan dan tak lama handphone nya berdering.


Randi pun melihat handphone nya untuk melihat panggilan dari siapa dan ternyata orang yang baru saja iya pikirkan kini menghubunginya.


" Anna ??" Randi sedikit heran dan penasaran karena semenjak mengenal Anna dan membagi nomor handphone nya pada Anna baru kali ini Anna menghubunginya.


" kak.. " ucap Anna di sebrang telpon sana.


" kak Randi... " Randi mendengar isakan yang iya yakini suara Anna.


" Anna tau kakak mendengar kan suara Anna, tapi jangan di tutup telepon nya .. Anna hanya ingin bercerita " ucap Anna sambil menghentikan tangisnya.


" Anna rindu sama bunda.. tapi ibu melarang Anna bertemu bunda, bahkan ayah juga dilarang menemani Anna bertemu bunda " ucap Anna berbicara seorang diri.

__ADS_1


" apa Anna pergi sendiri aja ya kak.. " terdengar nada putus asa dari ucapan Anna.


" padahal Anna sudah menuruti semua yang ibu minta bahkan mengikuti kelas akselerasi pun atas perintah ibu tapi sekarang ibu udah ngga sayang lagi sama Anna " kini Anna benar benar menangis.


" Anna .. ini kak Randi " akhirnya Randi membuka suaranya karena tak tega mendengar suara tangis Anna yang terdengar menyakitkan hatinya.


" kak juga bohong sama Anna.. " ucap Anna yang juga mengungkapkan rasa kecewanya pad Randi.


" kakak bohong sama Anna .. katanya kakak mau dengerin cerita Anna dan Kaka akan selalu ada buat Anna " setelah mengucapkan itu anna pun menutup sambungannya.


Setelah mendengar ucapan Anna Randi jadi merasa bersalah, mungkin jalannya salah yang langsung menjauhi Anna sehingga Anna kehilangan tempatnya mengadu dan berbagi cerita.


" maafkan kakak.. Anna.. tapi kakak rasa ini yang terbaik buat kita " ucap Randi sambil memejamkan matanya berharap setelah ini hatinya menjadi lebih tenang dan tidak terlalu memikirkan Anna.


Lain halnya dengan Aya dan Raka yang sedang hangat hangatnya seolah mereka tak terpisahkan atau mungkin hanya terpisah saat Raka sedang kuliah atau saat ada pekerjaan dari pak Arya


" yang.. kakak sudah mulai nyusun skripsi jadi jika akhir akhir ini kakak pulang telat dari kampus kamu jangan marah ya " ucap Raka saat mereka baru saja sampai di kosan Raka lagi setelah semalam menghabiskan malam di kamar hotel.


" maafkan hubby semalam ya.. hubby terlalu bersemangat apalagi ini pengalaman pertama kita jadi hubby ingin terus mendekap mu sayang " ucap Raka sambil membelai pipi Aya yang terlihat semakin berisi.


" iya.. ngga papa hubby tapi boleh ngga ay tidur dulu .. nanti hubby bebas melakukan apapun sama Aya.. " ucap Aya tanpa sadar karena matanya yang memang sudah tidak kuat untuk terbuka.


Raka mencium sayang kening Aya, apa lagi saat mendengar ucapan Aya yang mengijinkannya melakukan itu lagi setelah Aya hilang lelahnya.


Raka pun mulai menyicil mengerjakan skripsi nya sambil sesekali melihat ke arah Aya yang tertidur pulas.


" bahkan saat tidur pun kamu terlihat sangat cantik sayang.. " ucap Raka sambil membelai lembut pipi Aya.


" maafkan kakak yang sudah merenggut kehidupan masa muda mu " ucap Raka lagi yang masih asik melihat wajah manis Aya.

__ADS_1


" karena keegoisan kakak kamu tidak bisa mengenal laki laki lain selain Kaka dan Randi, tapi sungguh kakak ngga bisa bayangkan saat melihat kamu sama laki laki lain mungkin kakak akan langsung membu nuhnya saat itu juga "


Aya yang sebenarnya terbangun saat Raka mulai membelai pipinya pun memilih pura pura tertidur mau melihat apa yang ingin kakaknya ucapkan selanjutnya.


" Aya pun tak bisa membayangkan jika melihat kakak bersama perempuan lain, mungkin Aya akan melakukan hal yang sama seperti kakak yang akan membu nuh perempuan yang mendekati kakak " ucap Aya sambil membuka matanya.


" sejak kapan kamu bangun sayang ?" tanya Raka yang malu saat semua ucapannya di dengar Aya bahkan di balikan oleh Aya.


" sejak suami Aya membelai pipi Aya " ucap Aya sambil mencuri ciuman di bibir Raka.


" kakak lapar ..? " tanya Aya yang karena semenjak pulang dari hotel mereka belum makan siang tapi haru sudah sore saat ini.


" ayo keluar kita cari makan biar ada tenaga buat nanti malam " ucap Raka sambil mengedipkan matanya menggoda Aya.


" ok.. siapa takut.. " ucap Aya sambil beranjak dari tidurnya menuju kamar mandi agar tubuhnya menjadi lebih segar.


Di kamar mandi Aya yang sedang melucuti pakaian nya pun melihat banyak ya bercak jejak cinta kakaknya di tubuh nya pun hanya bisa tersenyum sambil mengusap satu persatu tanda cinta Raka.


" Jangan di lihat.. nanti malam kakak tambahin biar makin banyak " ucap Raka yang membiarkan kepalanya menyembul di antara itu pintu kamar mandi.


" ih kakak mesum.." ucap Aya sambil berbalik tapi sayang apa yang aya lakukan malah memancing Raka yang sedari tadi menahan has ratnya.


Raka pun menerobos masuk karena tidak tahan melihat body goals Aya yang baru semalam iya jamah.


" yang .. jangan nunggu malam.. sekarang aja ya " ucap Raka sambil memeluk tubuh polosnya


✍️✍️✍️ pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya Biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi.

__ADS_1


love you moreeeee 😍😍😍


__ADS_2