Adikku Kekasihku ( Gagal Move On )

Adikku Kekasihku ( Gagal Move On )
Kejutan Berbalas Kejutan...


__ADS_3

Waktu semakin sore membuat Randi semakin khawatir karena ana tetap ingin di sini, seolah ada yang membuatnya tidak nyaman saat berada di rumahnya.


" an... ini sudah sore sebaiknya kamu pulang.. nanti ayah sama ibu kamu nyariin " ucap Randi yang kini tau jika ana disini tinggal bersama ayah kandungnya dan ibu tirinya.


" kak Randi kalo mau pulang pulang aja ana masih ingin di sini " ucap ana yang bersikukuh masih ingin di sini.


" an.. tidak baik anak seusia kamu diam di sini sendiri " ucap Randi terus membujuk, jujur saat ana memeluknya tadi ada gelayar aneh di tubuh Randi.


" kakak antar ya.. " dan akhirnya semua usaha Randi tak sia sia, ana pun mengangguk karena tak ingin membuat Randi semakin khawatir.


Randi pun mengikuti Ana dari belakang dan menuntunnya untuk menaiki motornya yang sejak tadi siang terparkir di sana.


" an.. kalo kamu butuh teman buat cerita kamu bisa cerita sama Ara atau Caca " ucap Randi yang entah kenapa merasa nyaman dan ingin melindung ana.


" kalo ana ingin cerita sama kakak boleh ngga" ucap ana penuh harap karena Randi masih berdiri di hadapan nya.


" kalo ada Kaka sih ngga masalah tapi kalo kakaknya ngga ada gimana ?" tanya Randi yang harus bisa mengendalikan hatinya agar perasaan itu tidak tumbuh saat ini.


" Ana akan menelpon Kaka " ucap ana yang mengingat jika saat ini jaman semakin canggih ada banyak cara untuk kita berkomunikasi.


" memang ana punya ponsel ?" tanya Randi hanya ingin memastikan, tapi siapa sangka ana mengangguk lalu memperlihatkan handphone nya yang iya simpan di dalam tas.


" baik lah.. ana bisa menghubungi kakak kapanpun ana membutuhkan teman untuk berbagi cerita " ucap Randi yang kini sudah menaiki motor nya di ikuti ana di belakangnya.


" ana boleh kan anggep kakak pacar ana " ucap ana pelan tapi masih di dengar oleh Randi


" masih kecil udah mau pacaran, kalo sama kakak di apa apain gimana ? tanya Randi yang mulai melajukan motornya sesuai arahan ana.


" ngga papa jadi ana ngga usah sekolah dan ana juga ngga usah tinggal di rumah ayah dan ibu " ucap ana yang entah kenapa di tanggapi lain oleh Randi.


' sebenarnya ana ini kenapa ? kenapa anak seusia ini seolah memiliki beban yang sangat berat ?' ucap Randi dalam hati sambil mengemudikan kan motor nya.


" kakak disini saja " ucap ana yang meminta turun di rumah yang masih berjarak dua rumah dari rumah ayahnya.

__ADS_1


" ngga .. kakak harus nganterin kamu sampai di rumah kalo kakak ngga di bolehin kakak ngga akan mau kenal ana lagi " ucap Randi tegas.


Ana memegang erat pakaian Randi bahkan Randi bisa merasakan bagaimana kerasnya genggaman tangan ana di pakaian nya.


" jangan takut selama ana benar dan kakak ingin bertemu sebentar dengan ayah ana, boleh kan?" tanya Randi sekedar menenangkan hatinya saat meninggalkan ana di sana.


Ana tak mengatakan apapun karena mereka kini sudah sampai di depan rumah ana, bahkan ada seorang wanita yang Randi yakini adalah orang yang di sebut ana sebagi ibunya.


Randi pun turun di ikuti Ana dari belakang, tapi yang Randi lihat ana seperti nya tidak nyaman dengan ibunya itu.


" sore Tante " ucap Randi sopan sambil menjabat tangan wanita yang masih diam menatap ana.


" ana masuk .. " ucap wanita itu pada ana tapi tak ada kelembutan di dalam nya.


" kakak pulang aja .. ana baik baik saja " ucap ana meyakinkan Randi.


" kamu yakin an ?" tanya Randi yang seperti nya kurang yakin.


" ya sudah kakak pulang, kalo ada apa apa kabarin kakak " ucap Randi yang memang tidak memiliki kewenangan atas ana di sana.


" ana masuk " ucap wanita itu lagi tepat di hadapan Randi bahkan tak segan wanita itu menarik paksa tangan ana tapi ana hanya bisa tersenyum ke arah Randi seolah semua yang di lakukan wanita itu tidak menyakiti nya.


Randi pun memilih pulang ke rumah dan meminta pandangan pada orang tuanya tentang apa yang harus di lakukan Randi kedepannya.


Lain halnya dengan Raka dan Aya yang kini baru sampai di depan pintu kamar hotel yang sudah Raka pesan sebelumnya bahkan Raka meminta pelayanan untuk mempersiapkan kejutan untuk Aya istrinya sesuai dengan yang pernah Aya ceritakan padanya.


" yang... kamu tutup dulu matanya pake ini ya" ucap Raka sambil mengeluarkan sapu tangan untuk menutupi mata Aya agar kejutannya terasa semakin lengkap.


Aya hanya mengikuti apa yang kakaknya inginkan toh semua ini juga untuk kebahagiaan nya juga, Raka mulai menuntun Aya memasuki kamar hotel dengan mata yang tertutup.


" hubby.. " Aya memegang erat tangan Raka dengan jantung yang mulai berdebar.


Raka pun berdiri di belakang Aya setelah mereka sampai di tengah tengah kamar, Raka mulai membuka penutup mata Aya sambil berbisik tepat di telinga Aya.

__ADS_1


" semoga kamu suka dengan kejutan yang kakak siapkan " ucap Raka di lanjutkan dengan memeluk erat Aya dari belakang.


Aya perlahan membuka mata dan apa yang iya lihat seperti apa yang pernah iya bayangkan dan juga pernah iya ceritakan pada Raka dulu.


" hubby.. " Aya berkaca kaca melihat surprise yang di berikan suaminya ini dan kini Aya berbalik menghadap ke arah Raka dan memeluk suaminya dengan erat.


" Terima kasih... Aya suka ... Aya sangat suka dengan kejutan yang kakak berikan buat Aya " ucap Aya sambil membenamkan wajahnya di dada Raka.


" sama sama.. hubby hanya ingin saat kita melakukan semuanya itu tak akan pernah kita lupakan dan jika mungkin kita akan membuat moments yang lebih dari ini " ucap Raka sambil mencium puncak kepala Aya penuh sayang.


Aya pun melerai pelukannya pada Raka dan menatap wajah suaminya yang terlihat jauh lebih tampan malam ini.


" hubby tunggu di sini ya.. " ucap Aya sambil meninggalkan Raka menuju kamar mandi hotel karena iya juga ingin memberikan kejutan untuk Raka juga.


" sayang.. " Raka menghentikan langkah Aya karena tidak tau tujuan Aya.


" sebentar... " Aya mengambil sapu tangan yang masih di pegang Raka dan mulai menutupi mata Raka seperti apa yang Raka lakukan padanya.


" yang.. " ucap Raka memegang tangan Aya yang masih mengikat sapu tangan.


" hubby tunggu disini karena Aya juga punya kejutan buat hubby " ucap Aya sambil mengecup sekilas bi bir Raka.


Aya pun melangkah menuju kamar mandi dan memakai apa yang sudah iya bawa dari kosan tadi.


" semoga hubby senang .." ucap Aya sambil melihat tampilan dirinya di cermin kamar mandi hotel.


✍️✍️✍️ kita kira bagaimana reaksi Raka saat nanti melihat Aya.. 🤔🤔


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya.


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi.


Love you moreeeee 😍😍😍

__ADS_1


__ADS_2