Adikku Kekasihku ( Gagal Move On )

Adikku Kekasihku ( Gagal Move On )
Cantik... Pas...


__ADS_3

Firman tidak menyangka rasa cinta Salwa bisa berubah menjadi rasa benci dengan begitu cepat, bahkan Salwa mau mengorbankan dirinya untuk bisa memenuhi ambisinya menghancurkan Raka.


" baik lah kakak yakin kakak bisa membuat kamu melayang jauh sampai sampai kamu tidak akan memikirkan laki laki lain selain kakak " ucap firman sambil merangkul pinggang Salwa.


Firman langsung melu mat bi bir Salwa tanpa ampun bahkan tangannya tak iya biarkan menganggur, tangan firman bergerilya kesana kemari terutama bukit kembar Salwa dimana choco chips nya sudah mulai mengeras.


Salwa yang seperti kehausan akan hal itu langsung mengambil alih permainan dan kini firman benar benar di kuasai Salwa.


Saat seseorang mencintai secara berlebihan tapi dirinya di kecewakan maka tidak akan sulit rasa cinta itu berbalik menjadi benci, dan itu juga yang di rasakan Salwa dan iya akan melakukan segalanya agar rasa sakit hatinya terbalaskan.


Jika di rumah Salwa sedang terjadi pertempuran sengit lain halnya suasana di rumah ayah haki dimana mereka semua baru saja selesai acara barbeque di halaman samping rumah tempat favorit Kiran.


" yah.. Raka mau siap siap ke kota B, dan mungkin sebelum ke sana Raka juga akan ke rumah mama salsa untuk memberitahunya jika Aya sudah menikah dengan Raka " ucap Raka meminta izin.


" ya sudah kalo itu sudah jadi keputusan kamu, ayah cuma mau titip Aya jaga dia dan jangan sakiti dia " ucap ayah haki yang sebenarnya kurang mengizinkan Raka membawa Aya.


" yang... kita ke kamar yu " ucap Raka sambil menggandeng tangan Aya menuju kamarnya.


Aya hanya mengikuti kemana kakak sekaligus suaminya kini akan membawanya.


" kak nanti kalo kakak kuliah Aya ngapain di sana ?" tanya Aya saat mereka sudah sampai kamar Raka.


Raka memegang pundak Aya agar menghadap padanya, tapi bukannya melanjutkan pembicaraannya Raka malah menci um bi bir Aya bahkan bukan hanya menci um Raka juga Melu mat bi bir Aya bahkan lidah tak bertulang nya mulai menari nari di dalam sana.


" yang buka ya hijabnya " ucap Raka sambil melepaskan hijab Aya dan melepaskan ikat rambut Aya agar rambut Aya yang hitam dan panjang bisa tergerai bebas.


Raka mulai menenggelamkan wajahnya di ceruk leher Aya dan meninggalkan tanda cinta nya di sana, sedangkan Aya yang baru pertama merasakan hal itu hanya bisa memejamkan matanya Meski bulu Roma nya mulai berdiri.


" kak... Aya harus bersiap katanya mau ke rumah mama salsa " ucap Aya sukses menghentikan apa yang sedang Raka lalukan pada leher Aya.


" cantik.. pas.." ucap Raka sambil mengusap tanda cinta nya di leher Aya, jangan tanya wajah aya seperti apa yang pasti kepiting rebus aja kalah merah nya sama wajah Aya.


" udah ah Aya malu " ucap Aya sambil pergi ke arah lemari pakaiannya tapi iya lupa jika semua pakaian nya masih ada di kamar lamanya.

__ADS_1


" by.. Aya ke kamar dulu ya.. kan baju Aya masih di sana " ucap Aya berbalik kembali ke depan Raka.


" iya .. bawa nya jangan terlalu banyak nanti kita bisa beli di sana " ucap Raka kembali memeluk Aya.


" sabar ya hubby empat hari lagi Aya baru selesai " ucap Aya yang mengerti jika kakaknya sedang menginginkan dirinya.


" iya sayang " Raka mengecup kening Aya penuh sayang dan iya hanya tidak ingin Aya semakin merasa bersalah.


Raka pun memilih menunggu di depan menghabiskan waktu bersama dengan adik adiknya, dan tak lama Aya pun sudah selesai berkemasnya.


" udah beres yang.." ucap Raka sambil menghampiri Aya dan langsung mengambil alih tas yang sedang Aya pegang.


" yah.. Bu.. kakak sama Aya berangkat dulu ya.. " pamit Aya pada kedua orang tuanya dan juga adik adiknya.


" iya .. Aya hati hati di sana ya.. "


" kabari ayah dan ibu jika ada apa apa " ucap Bu Kiran yang masih khawatir Aya akan pergi ikut dengan Aya.


" salam sama mama salsa " ucap Kiran sambil mengantar Aya dan Raka ke teras depan rumah.


Semua keluarga Raka hanya bisa menatap Raka dan Aya yang mulai menjauh mengendari motor kesayangan Raka, meski tak bisa di pungkiri Bu Kiran merasa sedih saat Aya harus ikut dengan Raka.


" sudah.. toh Aya di bawa sama Raka anak kita juga, dan ayah yakin Raka akan menjaga Aya seperti sebelumnya bahkan mungkin lebih " ucap ayah haki sambil merangkul pinggang Kiran memasuki rumahnya.


Raka dan Aya pun menuju ke arah rumah mama salsa yang kini sudah menikah lagi dengan pilihan neneknya aya, meski hanya sebagai istri simpanan tapi setidaknya Aya bersyukur karena semenjak itu mama salsa tidak lagi mengusik rumah tangga ayahnya dan Bu Kiran.


" yang.. nanti di rumah mama salsa biar Kaka yang ngomong sama mama dan kakak harap Aya bisa tenang apapun yang terjadi ok " ucap Raka saat sudah sampai di depan gerbang rumah mama salsa.


" iya kak, tapi kalo mama sampe keterlaluan Aya ngga janji " ucap Aya yang tidak akan rela kakaknya sekaligus suaminya di hina oleh siapapun.


Raka hanya tersenyum mendengar apa yang baru saja Aya ucapkan jadi Raka sangat yakin jika cinta Aya sama besarnya dengan cintanya atau mungkin lebih.


" ya udah ayo kita turun " ucap Raka sambil menuntun Aya menuruni motor nya.

__ADS_1


Raka pun memencet bel yang memang di sediakan di depan pagar rumah besar itu dimana kini mamanya tinggal, dan tak lama pagar itu pun terbuka lebar dan muncul seorang laki laki yang menghampiri Raka dan juga Aya.


" maaf adek adek ini mau cari siapa ya ?" tanya orang itu yang memang belum pernah bertemu dengan rak maupun Aya.


" saya mau ketemu mama salsa " ucap Aya.


" Bu salsa ?" tanya orang itu lagi.


" baik tunggu sebentar" ucap orang itu sambil menutup kembali pagar rumah itu dan tak membiarkan Raka dan Aya masuk.


Dan tak lama pagar itu kembali terbuka dan bapak yang tadi membuka pagar pun mempersilahkan Raka dan Aya untuk masuk, Raka pun menuntun motor nya dan iya simpan tepat di samping pos satpam.


" Bu salsa ada di taman samping " ucap laki laki tadi sambil mengarahkan Aya dan Raka menuju tempat salsa berada.


" mah.. " ucap Aya saat melihat mamanya yang terlihat semakin kurus.


" hai Aya.." ucap salsa sekedar nya.


" Tante " Raka mengulurkan tangan nya untuk bersalaman dengan mama salsa dan mama salsa pun menyambutnya pun sama seperti pada Aya hanya sekedar nya.


" mau apa kamu ke sini " tanya mama salsa karena masih kecewa pada Aya yang tidak mendukung nya kembali dengan haki.


" saya hanya ingin menyampaikan sesuatu dan mau minta restu " ucap Raka.


" restu ??


✍️✍️✍️ apakah salsa mau memberikan restu ??🤔🤔


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya.


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi.


Love you moreeeee 😍😍🌹

__ADS_1


__ADS_2