Adikku Kekasihku ( Gagal Move On )

Adikku Kekasihku ( Gagal Move On )
Emosi yang tak terkendali...


__ADS_3

Setelah terdengar kata sah dari mulut para saksi pernikahan menandakan rubahnya status dari keduanya dimana sekarang Aya bukan lagi hanya anak dari haki dan salsa tapi juga istri dari Raka putra regi dan Kiran.


Begitu pun sebaliknya dimana mulai saat ini Raka sudah menjadi seorang suami dari Aya kekasih sekaligus adik tirinya, keduanya begitu terlihat bahagia bahkan kebahagian itu terpancar dari senyum keduanya.


Pak penghulu dan juga pak RT begitupun tamu undangan yang tidak seberapa banyak pun mulai menikmati hidangan yang tersedia yang memang sengaja Kiran siap kan sendiri untuk hari spesial anak anaknya.


" yang.. mau makan apa kakak ambilin " ucap Raka yang sudah tidak segan lagi memanggil Aya di hadapan semuanya, bahkan adik adik dari Raka dan Aya juga sudah mengerti hubungan keduanya ini setelah di jelaskan oleh Randi


Kini semua tamu pun sudah mulai berpamitan bahkan hanya tinggal Wahyu dan Lukman yang masih ada di rumah ayh haki, semua nya sedang menggoda Raka dan juga Aya sang pengantin baru.


Terlebih Aya yang masih malu malu di hadapan semuanya, tapi semua itu terhenti saat terdengar seseorang yang mengetuk pintu rumah ayah haki.


Raka beranjak dari duduknya untuk membukakan pintu namun di hentikan ayah haki karena memang jarak ayah hai dengan pintu lebih dekat dari Raka.


Ayah haki yang baru saja membuka pintu di kagetkan dengan kehadiran orang yang tidak iya kenal.


" maaf anda mencari siapa ?" tanya ayah haki saat melihat seorang gadis yang mungkin usianya tidak jauh dengan Raka.


" kami datang kemari mau bertemu Raka " ucap seorang laki laki paruh baya yang bertubuh kekar.


" Raka ?? ada perlu apa ya ?" tanya ayah haki yang langsung waspada apalagi melihat di belakang laki laki itu ada dua orang lagi yang bertubuh sama kekar nya.


" bisa kita bicara di dalam ?" tanya pria tersebut, mau tak mau ayah haki mempersilahkan mereka semua masuk dan ayah haki juga memanggil Kiran agar menyajikan makanan dan minuman.


" Bu.. tolong buatkan minum ya dan juga panggil Raka ke sini " ucap ayah haki yang tidak melihat Raka dan yang lainnya di ruang tamu.


Kiran sebenarnya sangat penasaran dengan tujuan orang orang tersebut tapi iya tetap melaksanakan apa yang di perintahkan suaminya tadi


" Salwa ?" ucap Raka yang melihat kedatangan Salwa dan juga orang orang yang pernah datang ke kosannya.


Wahyu dan Lukman yang mendengar Raka menyebut nama Salwa bergegas menuju ruang tamu dimana Raka dan yang lainnya kini berada.

__ADS_1


" hai ka.." ucap salwa sambil tersenyum, sedangkan Wahyu dan Lukman sungguh tidak mengerti dengan tujuan kedatangan Salwa ke rumah raka.


" maaf sebelumnya.. ada tujuan apa ya bapak dan Salwa datang ke rumah saya " ucap Raka yang sedikit khawatir ada tujuan tidak baik dengan kedatangan mereka.


" kenalkan saya Baron bapak dari Salwa teman SMA Raka " ucap pak Baron memperkenalkan diri.


" saya datang kesini mewakili anak saya Salwa ingin meminang Raka untuk menjadi istri untuk Raka " ucap pak baron.


Prankkkk


Baki yang di bawa Aya atas perintah ibu nya tanpa sengaja terjatuh tepat di kaki Aya.


" auhhccc " ucap Aya saat kakinya terkena cipratan air panas dari minuman yang iya bawa.


" yang...." Raka langsung berjalan menuju Aya bahkan Raka tak segan berlutut untuk memeriksa keadaan kaki Aya yang terlihat memerah.


" hati hati yang.." ucap Raka sambil meniup niup kaki Aya tanpa memperdulikan tatapan Salwa yang terlihat sangat marah melihat Raka yang begitu perhatian pada wanita lain.


" KA..." Salwa berjalan menghampiri Raka bahkan Salwa menarik Raka agar menjauh dari Aya.


" sal.. kamu ini kenapa sih..??" ucap Raka sambil menghempaskan tangan Salwa yang masih memegang lengannya.


" kenapa kamu segitu pedulinya sama wanita itu " ucap Salwa yang mulai tidak bisa mengontrol emosi nya dan tentu saja pak Baron langsung mendekat ke arah Salwa mencoba menenangkan Salwa.


Raka menatap tajam ke arah Salwa seolah olah mereka memang ada hubungan selain teman apa lagi saat Aya mulai menitikkan air matanya melihat reaksi Salwa yang seperti memergoki kekasihnya berselingkuh.


" yang.. Kaka antar ke kamar ya, biar urusan Salwa kakak yang beresin " ucap Raka sambil merangkul Raka menuju kamarnya.


" kak.. Aya mau ke kamar Aya aja.." ucap Aya yang tak berani menatap kakak sekaligus suaminya ini.


" yang.. mulai saat ini kita akan tinggal di kamar yang sama yaitu kamar Kaka ok " ucap Raka yang masih terdengar jelas oleh semua yang ada di sana termasuk Salwa.

__ADS_1


Salwa berontak dari pegangan ayahnya dan berjalan menghampiri Raka dan Aya yang sudah hampir sampai di depan kamar Raka.


" ka.. kenapa dia harus satu kamar sama kamu ? memang dia siapa kamu ?" ucap Salwa sambil menunjuk nunjuk Aya.


" tubuh saja di tutup hijab tapi kelakuan tinggal satu kamar sama laki laki " ucap Salwa dengan tatapan merendahkan pada Aya.


Raka menarik Aya agar berada di belakangnya menghindari hal hal yang mungkin saja di lakukan oleh Salwa.


" jaga ucapan mu Salwa, asal kamu tau dia Aya istriku " ucap Raka yang sudah tidak bisa mentolerir semua yang Salwa lakukan dan ucapkan.


Salwa menggeleng menolak penjelasan Raka, bahkan wajah Salwa malah memancarkan amarah yang entah di tujukan untuk siapa.


Semua yang ada di sana tidak menyangka jika Salwa bisa bereaksi seperti itu, termasuk ayah haki dan Bu Kiran yang memang tidak mengenal siapa Salwa dan keluarga nya.


" kamu tidak bisa melakukan itu padaku Raka" ucap Salwa mencoba meraih Aya yang sengaja dilindungi raka darinya, pak Baron pun segera mendekat dan memeluk putrinya yang semakin kehilangan kendali.


" sebaiknya bapak bawa putri bapak dari rumah saya sebelum saya melaporkan kalian dengan pasal perbuatan tidak menyenangkan" ucap ayah haki tegas.


Pak Baron pun langsung menuruti apa yang di ucapkan haki karena Salwa memang semakin sulit di kendalikan, ayah haki dan juga Bu Kiran menatap Raka seolah meminta penjelasan tentang siapa Salwa.


" yah.. nanti Raka jelaskan tapi izinkan Raka menjelaskan terlebih dahulu pada Aya di dalam " ucap Raka yang melihat wajah Aya yang semakin memucat dengan air mata yang terus mengalir di pipinya.


" baik lah, ayah tunggu " ucap ayah haki sambil meninggalkan Raka dan semuanya.


" kita juga balik ya ka " ucap Wahyu yang tak enak karena mungkin Raka perlu berbicara secara keluarga dengan ayah dan ibunya.


" jangan pulang dulu bantu gue yakinin ayah sama ibu " ucap Raka yang memang memerlukan kehadiran dua sahabat nya.


✍️✍️✍️sabar neng Aya.. drama pernikahan baru saja di mulai 🤭🤭


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya.

__ADS_1


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi.


Love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2