AKU, KAU, Dan Buku Novel Ringan

AKU, KAU, Dan Buku Novel Ringan
Episode 11 : Slow Respons dan Panggilan Hakim Sekolah


__ADS_3

Sembari menunggu Nia selesai mandi, aku membuka Hp dan mencoba untuk membalas beberapa chat WA dari Manda tadi malam. Aku harap dengan dibalasnya sedikit chatnya ini bisa mengurangi kemarahannya padaku nanti. Ketika aku sudah membalas beberapa chatnya, ternyata dia mengirimkan file word dari novel yang sedang ditulisnya dan memintaku untuk mengeceknya. Aku sepertinya harus memberitahu kepadanya untuk tidak sembarangan mengirim softcopy karyamu pada orang lain. Nia keluar dari kamar mandi tepat pukul 06:45 WIB, aku tidak terlalu panik dengan jam karena sekolahku baru masuk jam 07:50 dan jarak rumahku ke sekolah hanya sekitar 15 menit jalan kaki.


Aku lalu mandi dengan santai dan setelahnya memakai kaos dan celana pendek. Aku lantas menuju kekamarku untuk memakai seragam sekolahku hari ini. Setelah selesai aku keluar dari kamar dari kamar dengan membawa tas sekolahku dan berpamitan dengan ibu sebelum keluar dari rumah pada jam 07:30 WIB. Dijalan depan rumahku tanpak banyak orang yang berlalu lalang memulai aktivitas mereka pada hari ini. Nia sudah berangkat lebih dahulu dariku karena jarak sekolahnya yang memang lebih jauh dari jarak sekolahku. Sesampainya di sekolah aku langsung disambut oleh Manda yang kembali duduk dikursiku seperti waktu itu, ketika aku datang ia lalu menyapaku :


"Hai Ray selamat pagi, kamu keliatan pucet banget ini ada apa ya ?"


Dalam hati aku berkata :"Iya aku pucet soalnya liat kelakuanmu ini."


Belum sempat aku menanggapi pertanyaannya, Manda langsung bertanya lagi kepadaku :


"Oh Ray, kemarin kamu kok engga bales chat WA dari aku kenapa ya ?"ucap Manda dengan menunjukan wajah penasarannya.


"Udah aku bales kok, coba deh lihat Hp mu."ucapku menanggapi pertanyaannya dengan perasaan kesal karena ketidak pekaannya dengan bagaiman teman-teman kelas yang lain melihat interaksi kami saat ini.


"Ah masa sih semalam aku periksa masih belum dibales kok."ucap Manda seraya mengeluarkan Hp dari saku seragamnya.

__ADS_1


"Gimana udah aku baleskan chat-chat WA darimu semalam ?"ucapku dengan nada santai pada Manda.


Manda lalu menggaruk sesaat kepalanya karena bingung setelah melihat chat balasan dari ku lalu berkata :


"Iya sih, udah kamu bales tapi kok baru tadi pagi ?, slow respons banget sih. "ucap Manda dengan nada kesal.


"Yang penting udah aku bales kan chatmu tadi malem, udah cepet sekarang kamu balik ke tempat dudukmu sana."ucapku pada Manda seraya menggerakkan tanganku menunjuk kearah tempat duduknya.


"Ih kenapa sih, aku kan pengin ngobrol lebih lama sama kamu."ucap Manda dengan nada memohon.


"Ih kamu ini apa-apaan sih, malu-maluin tau."ucap Manda seraya mengyingkirkan tanganku dari kepalanya dengan menunjukan wajah malu-malunya.


"Iya makanya cepetlah kamu duduk dikursimu sendiri, aku udah mulai pegel berdiri dari tadi nih."ucapku pada Manda dengan nada kesal.


"Ok ok Ray, nanti kita ngobrol pas istirahat pertama ya."ucap Manda seraya berdiri dari kursiku dan minggir ke sebelahnya.

__ADS_1


"Ya nanti aku usahakan."ucapku sembari menaruh tasku di meja dan hendak duduk dikursiku.


Manda lalu tersenyum kecil mendengar perkataanku dan segera berjalan menuju kursinya. Bel masuk kelas lalu berbunyi beberapa saat setelah Manda duduk dikursinya, semua siswa lantas duduk rapi ditempatnya masing-masing dan sesaat setelahnya Bu Indri masuk ke kelas kami dan memulai pelajaran pertama di hari ini. Tanpa terasa bel istirahat pertama hari ini sudah berbunyi, sebagian besar siswa langsung menaruh buku kedalam tasnya dan berjalan keluar kelas untuk beristirahat.


Begitu juga yang dilakukan oleh Manda, tapi bukannya keluar kelas dia malah menghampiri mejaku. Dia lalu duduk dikursi kosong didepan mejaku yang sudah ditinggal pemiliknya beberapa saat yang lalu. Aku yang sedang sibuk memasukan bukuku ke dalam tas tidak menggapi kedatangannya. Merasa diabaikan olehku lantas membuat Manda menyapaku terlebih dahulu :


"Hai Ray, jadi kita ini mau ngobrol dimana ?, Kantin, perpus , atau disini aja ?"


"Kita ngobrolnya di perpus aja ya, biar engga ada yang salah sangka lagi sama hubungan kita."ucapku menanggapi pertanyaan Manda dengan nada santai.


"Ok, aku tunggu kamu di perpustakaan ya."ucap Manda seraya berdiri dari kursi yang dia duduki dan mulai berjalan keluar kelas.


Melihat Manda sudah berjalan keluar dari kelas, aku baru berdiri dari kursiku dan berjalan menyusulnya. Tindakan ini kami lakukan untuk menjaga jarak supaya teman-teman yang lain tidak menyebarkan kabar burung lagi tentang hubungan kami yang sebenarnya hanya teman menulis novel menjadi sepasang kekasih yang suka berduaan. Tapi ketika aku berjalan setengah jalan ke perpustakaan tiba-tiba speker sekolah mengumumkan hal berikut :


"Perhatian kepada seluruh siswa, untuk siswa yang namanya disebutkan di bawah ini harap menemui Ibu Rika Hutapea dikantor BK pertama Ray Anggara Putra dari kelas X IPS 2 dan kedua Debyan Yudha Sasongko dari kelas X IPS 2 diharapkan kepada siswa-siswa yang telah disebutkan namanya untuk menemui Ibu Rika Hutapea di kantor BK, sekian pengumuman yang perlu saya sampaikan terima kasih."

__ADS_1


__ADS_2