AKU, KAU, Dan Buku Novel Ringan

AKU, KAU, Dan Buku Novel Ringan
Bertemu Teman Baru


__ADS_3

Setelah melihat ada tempat parkir yang masih kosong segera Pak Yono pun memakirkan mobil kami lalu berkata :


"Udah sampai nih non, silahkan non bisa keluar buat beli buah, bapak tunggu di sini aja ya biar engga ngerepotin." ucap Pak Yono sembari menghadap ke arahku yang ada di kursi belakang.


"Yah, bapak engga ikut Manda milih buahnya ya." ucapku dengan nada kecewa seraya meninju ekspresi wajah sedih.


Melihat ekspresiku yang seperti itu lantas membuat cemas Pak Yono, dia pun berusaha menenangkan hatiku dengan berkata:


"Maaf ya non, sebenarnya bapak juga mau aja nemenin Non Manda buat milih buah disana, tapi yang bapak takutkan malah nanti bikin waktu kita ke rumah sakit jadi tambah lama, jadi lebih baik non aja yang kesana biar waktunya lebih cepat." ucap Pak Yono sembari masih memandang ke arahku.


"Hmm jadi begitu ya pak, bener juga apa kata bapak ya, lebih baik Manda aja yang turun buat milih dan beli buahnya supaya waktunya bisa lebih cepat ya? " ucapku dengan nada tenang karena mulai mengerti maksud penolakan dari Pak Yono.


"Bener non itu yang bapak maksud."


"Oh gitu ya pak, oke deh kalau begitu Manda turun dulu buat beli buah ya pak, nanti aku bakal cepat-cepat kesini lagi deh kalo udah beli buahnya, jangan tinggalin aku ya pak." ucap pada Pak Yono seraya mulai membuka pintu mobil.


"Iya non hati-hati ya, jangan mau diajak ngomong sama orang yang engga non kenal ya, terus tenang aja non bapak bakal tunggu disini terus sampai non selesai beli buahnya kok." ucap Pak Yono memberikanku nasihat sebelum aku keluar dari mobil.


"Iya pak, Manda bakal hati-hati kok terima kasih untuk nasihatnya pak." ucapku dengam nada ramah seraya keluar dari mobil dan menutup pintunya.


Pak Yono pun menanggapi perkataanku dengan tersenyum sembari mengacungkan jempol nya ke arahku dari balik kursi kemudi. Aku yang melihatnya melakukan hal itu dari kaca depan mobil lantas sesaat mengikuti perbuatannya itu lalu segera melanjutkan langkahku untuk memasuki toko dan membeli buah.


Sesampainya di dalam toko, mataku langsung di sambut oleh banyak macam-macam buah yang tersusun di raknya masing-masing. Perbedaan warna dari masing-masing buah tersebut membuat hatiku sesaat merasa senang melihatnya. Tapi aku harus ingat dengan tujuan awalku ke tempat ini, jadi aku pun segera mengambil keranjang belanja dan mulai mencari buah yang ingin aku beli.


Dalam hati aku sudah memutuskan buah apa saja yang ingin aku beli, ini supaya buah yang aku beli nantinya juga bisa berpengaruh untuk membuat ibu segera sehat kembali. Aku tau bahwa ibuku memiliki jantung yang lemah dan hal itulah yang membuatnya sering dirawat karena sering tiba-tiba merasakan nyeri di area jantungnya.


Jadi untuk membantu proses penyembuhan ibu, maka buah yang harus aku beli adalah strawberi, anggur, dan pisang. Ini karena menurut sumber yang udah aku baca buah-buahan ini adalah buah yang sangat direkomendasikan untuk pengobatan dan pencegahan penyakit jantung.

__ADS_1


Hal ini dikarenakan dalam buah-buahan tersebut mengandung beberapa senyawa dan mineral yang memang bisa membantu penyembuhan penyakit jantung.


Seperti contohnya senyawa resveratrol yang banyak ditemukan di kulit anggur dan memberikan warna merah keunguan pada anggur, adapun senyawa ini memiliki khasiat untuk mencegah penyumbatan pembuluh darah jantung.


Pertama-tama aku memutuskan untuk berhenti di rak buah-buahan kecil dan mengambil dua bungkus strawberi yang sudah tersusun dalam kotak-kotak mika ukuran sedang, lalu aku melanjutkan perjalanan belanjaku di toko itu untuk menemukan buah-buahan lain yang ingin aku beli. Jadi dengan langkah pasti aku mulai mencari-cari di mana rak yang menyediakan buah-buahan itu.


Tanpa menunggu lama aku segera menemukan buah-buahan yang aku cari dan langsung membayarnya di meja kasir. Aku pun segera kembali melangkahkan kakiku ke tempat parkir, tempat mobilku di parkirkan oleh Pak Yono.


Sesaat kemudian aku pun sampai di depan mobilku, tapi ketika aku hendak masuk ke dalam mobil ternyata pintu mobilnya kok masih terkunci ya. Apa Pak Yono engga liat kedatanganku ya?.


Karenanya aku pun mencoba melihat ke dalam mobil dengan mendekatkan wajahku ke kaca sampingnya. Betapa kagetnya aku setelah tau bahwa mobilku ternyata dalam keadaan kosong dan tidak ada tanda-tanda keberadaan Pak Yono di dalamnya.


Pikiranku jadi sedikit panik karena kepergian Pak Yono yang tanpa kabar ini, tapi aku segera mengusap dadaku dan mencoba untuk berpikiran positif dari keadaan saat ini. Baiklah mungkin ini adalah salah satu cara Tuhan untuk menguji kesabaranku ya.


Walaupun sudah menerima keadaan ini tapi hatiku sempat berkata :


Aku sadar daripada terus mengomel dalam hati lebih baik aku tunggu saja Pak Yono datang kembali kesini dengan duduk di kursi yang di sana itu. Kebetulan beberapa meter dari tempat mobilku terparkir ada kursi taman yang sepertinya memang berfungsi untuk orang yang menunggu di tempat parkir.


Jadi aku segera berjalan ke kursi itu dan duduk di atasnya, selama sekian menit menunggu, aku mulai cemas karena belum ada tanda-tanda kedatangan Pak Yono ke tempat terparkirnya mobil kami.


Tiba-tiba ada anak perempuan yang duduk di kursi yang sama denganku. Ia segera menyibukan diri dengan ponsel pintarnya dan tidak menghiraukan keberadaanku. Sampai tiba-tiba, aku mendengar suara opening Anime Promised Neverland dari ponselnya, setelah aku memandang ke arahnya ternyata dia sedang menonton video anime itu.


Perasaan antusias sontak muncul dalam hatiku ketika aku bisa bertemu dengan sesama penggemar Anime Promised Neverland, belum lagi sama denganku dia adalah cewek. Jadi akupun mencoba menyapanya dengan berkata:


"Anuu, dek apa kamu suka sama anime itu ya? " ucapku dengan nada ramah sembari menatap ke arahnya.


Mulanya dia cukup terkejut ketika tiba-tiba aku bertanya kepadanya, tapi kemudian dia menjawab:

__ADS_1


"Iya kak, ini aku baru nonton sampai episode ke 9 sih soalnya menurutku ceritanya menarik banget sih." ucapnya dengan nada senang seraya menjeda video yang sedang ditontonnya.


"Wah berarti kita sependapat ya, kaka juga seneng sih sama ceritanya, terutama sama alurnya yang susah ditebak sama kita." ucapku dengan nada antusias.


"Iya kak, alurnya memang susah ditebak sih apalagi kalau kita engga baca manganya sama sekali, oh iya ngomong-ngomong nama kaka siapa ya?, perkenalkan kak kalo namaku Nia Tri Hastari, biasanya sih aku dipanggil Nia sama ortu dan temen-temenku." ucapnya memperkenalkan diri seraya mengajakku berjabat tangan.


"Oh, kamu benar juga ya, kalau gitu maaf ya kaka tadi kelupaan nih, perkenalkan juga ya nama kakak Mandalina Dwi Pratiwi tapi bisa kamu bisa panggil aku Kak Manda kok, kalau begitu salam kenal ya Nia." ucapku dengan nada ramah sembari membalas jabatan tangannya.


"Salam kenal juga ya Kak Manda, oh iya kaka udah lama ya suka anime Promised Neverland ini?" ucapnya dengan nada penasaran.


"Ya kalau di bilang lama sih, kayaknya belum ya soalnya kaka juga baru selesai nonton session satunya awal tahun ini sih, setelah UN dan ada waktu senggang sebelum daftar ke SMA."


"Oh, begitu ya kak, jadi sekarang kaka kelas satu SMA ya?"


"Iya dek Nia, kalau kamu sih sekarang kelas berapa dek?"


"Oh, kalo aku mah sekarang baru kelas satu SMP kak."


"Wah berarti kita sama-sama kelas satu ya."


"Iya kak, oh iya kak aku bisa minta nomor WA kaka engga?, biar kita bisa ngobrol lagi kapan-kapan."


Sesaat sempat muncul perasaan ragu dalam hatiku untuk memberikan nomer whatsappku padanya yang baru aku kenal, tapi setelah menatap ke arahnya sepertinya engga masalah deh kalo aku terus temenan sama dia, toh menurutku dia ini juga imut sih, pasti kalau dia punya kakak atau adik cowok, perasaan saudaranya itu pasti bahagia banget deh punya adik cewek seimut dia.


(Catatan Author )


Maaf ya semuanya baru bisa update dan aktif Noveltoon lagi hari ini, soalnya dua minggu kemarin banyak urusan yang menghambat saya untuk membuka atau bahkan update kelanjutan novel saya ini. Oh iya, jangan pernah sungkan buat kasih kritik dan saran buat karyaku ini ya.

__ADS_1


Salam sesama Author :)


__ADS_2