Aku Bukanlah Seorang RAHIM PENGGANTI

Aku Bukanlah Seorang RAHIM PENGGANTI
EXP 13


__ADS_3

~❤️~


keesokan harinya.


Aurel kini sudah berada di kota Paris. wanita itu sengaja tidak menggunakan jet pribadi milik ayahnya, ia menggunakan pesawat umum saja, dan menyamar agar karyawan menyerbunya, dan alhasil ia akan masuk berita.


karna semua orang serta paparazi, mengincar anak kembar seorang tuan penguasa untuk di introgasi layaknya penjahat yang tertangkap.


Aurel di jemput oleh asisten Ali, tentu saja ali bisa membedakan mana Aurel dan Aurora.


Aurel dan Aurora memiliki aura yang sulit di bedakan, mereka sama sama menyukai pakaian glamor namun mek up tipis.


namun, hanya satu yang bisa membedakan mereka berdua. yaitu sikap seorang twins A.


Aurel memiliki sifat yang egois dan tak mau kalah, sementara Aurora memiliki sifat yang manja, namun berfikir lebih ke dewasa.


mobil mewah itu kini memasuki pekarangan mension.


Aurel tentu saja terkagum, akhirnya ia akan tinggal satu rumah dengan suaminya. Alvaro juga telah menutup rapat² rahasia besar tentang pernikahan nya dengan Aurora.


hingga Deddy Kenzo, maupun alberto tidak akan mudah mendapatkan informasi mengenai dirinya.

__ADS_1


untuk soal Aurel yang menyamar sebagai Aurora, juga di tutup rapat² oleh Alvaro dan anak buahnya.


dan Alvaro sengaja mengirim informasi palsu, mengenai Aurora yang tinggal di apartemen Lahamsident.


maka dari itu, ded Kenzo dan mom oliv tidak akan merasa khawatir.


...☘️☘️☘️☘️...


"sayang, aku merindukanmu"


"aku juga sayang" Alvaro memeluk mesra pinggang ramping milik Aurel dan membawa istrinya itu masuk ke dalam kamar pribadi Alvaro.


"tahan Aurora, jika kau sudah melahirkan anak yang sehat untuk kedua manusia jahat itu, kau akan segera bebas dan pergi kemanapun yang kau mau"


saat makan siang.


Alvaro dan Aurel bahkan sibuk dengan kemesraan mereka, bahkan tidak mempedulikan Aurora yang menyiapkan makanan.


Aurora juga akan belajar melupakan cintanya pada Alvaro, kala melihat perlakuan kasar sang suami terhadap dirinya.


"sayang kapan kamu akan bekerja??"

__ADS_1


"besok aku akan kembali bekerja, untuk saat ini aku menyerahkan semuanya pada asisten Ali"


"kalau begitu, bukankah berarti kau bisa menemaniku untuk mengelilingi koya Paris bukan??"


"boleh sayang, kau ingin kemana hmm"


"aku ingin membeli tas baru"


"habiskan makananmu dulu, baru kita akan pergi"


Aurel yang mendengarnya tentu saja merasa sangat senang, berbeda dengan Aurora wanita itu tampak diam dan bersikap seolah olah tidak peduli dan tidak terjadi apa apa.


Alvaro yang melihat ekspresi biasa di wajah istri kecilnya, entah mengapa merasa ada perasaan tidak terima di hatinya.


"kau, sebaiknya kau makan di dalam kamar saja aku tidak suka ada seseorang yang mengganggu diriku saat akan bermesraan dengan istriku" ketus Alvaro menatap tajam ke arah Aurora.


"sayang, dia adikku juga, sja dia juga istrimu" jelas Aurel bersikap seolah olah peduli dengan Aurora, nyatanya wanita itu justru senang alvaro memperlakukan Aurora seperti itu.kala mengingat kasih sayang yang di berikan oleh semua orang berbeda antara Aurora dengan dirinya.


'kau akan merasakan bagaimana rasanya iri terhadap kasih sayang terhadap orang yang kau cintai, dan aku akan membalasnya dengan cara yang sama, aku tau Aurora mencintai Alvaro' batin Aurel tersenyum sinis.


"tidak apa kak, yang di katakan oleh kak Alvaro benar, aku hanya pengganggu keromantisan kalian berdua saja, apalagi kalian saling merindukan bukan" ucap Aurora menunjukkan senyum manisnya dan segera beranjak pergi meninggalkan ruang makan.

__ADS_1


__ADS_2