
~❤️~
sesampainya di mension.
Aurora masuk kedalam kamarnya tanpa berucap sepatah katapun membuat mom oliv dan ded Kenzo merasa bingung.
"sayang putri momy, kamu kenapa? apa kau baik baik saja" tanya Olivia mengetuk pintu putrinya itu dengan cemas.
"no mom, im fine"
"baiklah, jika kau lapar maka hubungi saja pelayan dengan ponsel mu, biar pak Jang yang akan mengantarnya kesini"
"yes mom"
"baiklah mom dan ded akan ke acara bisnis dulu, Hati hati jaga diri baik baik didalam yah"
setelah mengucapkan itu, Olivia turun meninggalkan sang putri, ia sangat menyayangi anak anaknya, meskipun Alberto sudha memiliki keluarga, dimata Olivia alberto tetaplah putra kecilnya.
Olivia selalu bersikap adil pada anak anaknya, hanya saja selalu ada yang salah menilainya.
Olivia tau jika Aurel memiliki sikap dingin dan kejam seperti ayah dan juga kakak lelakinya, maka dari itu mereka mendidiknya dengan tegas agar Aurel menjadi wanita kuat dan tak muda tersakiti karna seorang pria.
__ADS_1
sementara Aurora.
Aurora memiliki sikap manja, susah di atur, namun hatinya sangat lemah dan mudah menangis, maka dari itu keluarganya memanjakannya, namun di sisi lain Aurora mau berkorban demi orang yang ia sayangi.
twins A memiliki karakter yang berbeda, Aurora baik hati,penyabar, dan lemah lembut. sementara Aurel, memiliki sikap arogant, tak mau mengalah, dan juga suka berkata kasar, ia terpaksa mengalah karna orang tua dan kakaknya yang memaksanya.
di mension Alvaro.
Aurel masuk kedalam kamarnya hendak membersihkan diri, namun tiba tiba tabgan kekar melingkar di perut nya.
"sayang kau sudah pulang"
"hmm apa yang kau lakukan disini"
Alvaro memutar tubuh istrinya agar menghadap kearahnya, ia mengecup singkat bibir yang di poles lipstik tebak itu.
"sayang bolehkah aku minta sesuatu"
"katakan apa yang kau inginkan,hmm"
"aku mau kau menikahi adikku Aurora" ujarnya dengan cepat membuat Alvaro terkejut.
__ADS_1
"APA!! Aurel jangan gila kamu"
"aku tau, tapi aku mau kamu menikahi adikku, dan jika ia sudah hamil anakmu kita akan membelinya"
"tidak! aku tidak ingin menduakan orang yang aku cintai Aurel"
"aku tau Alvaro, tapi aku mohon padamu aku tidak sanggup kau harus bersedih karna ingin memiliki seorang anak,aku mohon padamu"
"tidak aku tidak menyetujuinya"
"tapi aku setuju, jika tidak aku tidak akan mau bersama mu"
"Aurel aku mohon, aku tidak ingin berpisah denganmu"
"kita tidak akan berpisah Alvaro, kau menikahi adikku selama 5 bulan namun jika ia hamil, kau pertambah waktunya agar ia bisa melahirkan anak itu dan segera pergi dari sini"
"baik, aku akan melakukannya untuk, tapi sampai kapanpun aku tidak akan pernah berhenti mencintaimu, dan jangan silahkan aku jika adik mu itu tersiksa bersama ku"
"baik, asalkan kau harus menghamilinya dan aku mohon, tutup rapat rapat rahasia ini"
Aurel tersenyum bahagia, akhirnya ia bisa bahagia dan tidak berfikir jika Alvaro akan meninggalkan nya, justru aurel bahagia di atas penderitaan adiknya selama ini ia selalu mengalah pada Aurora.
__ADS_1
"kau tidak perlu khawatir aku akan berpura pura menjadi Aurora kami sangat sulit untuk di bedakan"
Alvaro tak menjawab, ia memilih untuk pergi keruang kerja dari pada harus memikirkan permintaan gila adiknya dan itu membuatnya seperti pria murahan