
Setelah melewati berbagai ujian terberat dalam hidupnya akhirnya Velia kembali menginjakkan kaki nya di negara asal nya.
Wanita itu nampak melangkah dengan berat, tak ada barang apa pun yang di bawanya kecuali tas selempang yang berisi ponsel dan dompet.
"Nona kami sudah menyiapkan mobil untuk anda!," ucap seorang pria yang melihat Velia baru saja turun dari pesawat.
"Nona?? aku bukan gadis lagi!!," celetuk Velia membuat pria itu menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal.
Velia melihat kebingungan di wajah pria yang merupakan anak buah Daddy Jordan.
"Panggil saja aku Bos Cantik!!," ucap Velia.
Para pria terperangah dengan ucapan Velia, mereka hanya bisa menganggukkan kepala.
Sebuah mobil menuju ke arah mereka, Velia pun masuk ke dalam mobil itu.
Sebelum melaju salah satu pria berjas hitam memberikan sebuah tas yang berisi beberapa senjata. "Ini dari Tuan Jordan untuk Bos Cantik!!," ucap nya.
Velia menerima tas itu lalu berkata. "Kalian tunggu aku sampai kembali!! kalian boleh bersenang-senang di sini! tapi ingat jika aku butuh bantuan kalian harus segera datang!!,"
"Baik Bos!," sahut Pria itu.
Mobil yang membawa Velia melaju meninggalkan bandara. Kendaraan roda empat itu menuju rumah kediaman Tuan Gio Selkova.
Dalam mobil itu terdapat dua pria yang akan menjadi sopir sekaligus pengawal pribadi Velia selama di Negara A, semua ini atas perintah Tuan Jordan dan Nyonya Elleana.
Gerbang yang menjulang tinggi langsung di buka oleh penjaga begitu melihat sang tuan rumah kembali.
Gio dan Shela sudah menunggu kedatangan putrinya di depan pintu. Meski rumah orang tuanya tak semegah mansion Daddy nya namun Velia juga merindukan suasana rumah tempat nya bertumbuh besar.
"I Miss You!!," Velia langsung memeluk kedua orang tuanya setelah turun dari mobil.
Mereka masuk ke dalam rumah lalu duduk santai di ruang keluarga sambil menikmati jus buah kesukaan mereka masing-masing.
"Ve!! mama suka dengan tampilan baru mu!! seperti anak ABG lagi!!," celoteh Mama Shela.
"Tentu dong! aku harus merubah penampilan ku lagi supaya dapat pasangan baru!," balas Velia.
"Apa kau baik-baik saja?!," tanya Papa Gio merasa khawatir mengingat Velia kehilangan calon anak nya.
"Mama dan Papa nggak usah khawatir! sekarang aku merasa sangat baik-baik saja! semua ini berkat keluarga Smith yang selalu mendukung ku!!," jelas Velia tanpa menghilangkan senyum di wajah nya.
"Syukurlah kau bertemu dengan keluarga yang baik!! mereka langsung datang kemari memberi tahu keadaan mu!!," ucap Shela.
"Papa! Mama! aku tidak akan lama di sini, setelah urusan ku selesai aku akan kembali ke Negara B dan mungkin menetap di sana untuk beberapa waktu," ucap Velia yang merasa ragu kedua orang tuanya yang sangat posesif akan menyetujui nya.
"Kami memang orang tua mu Ve! dan selamanya akan seperti itu! tapi kami juga tahu, kami tidak punya hak untuk menahan mu melakukan apa pun! kau bukan anak kecil lagi Ve," ucap Gio.
''Kami akan selalu mendukung semua keputusan mu!!,'' lanjut Mama Shela.
''Terima kasih Mah!, Pah!," Velia mengecup pipi kedua orang tua nya.
__ADS_1
''Apa pria itu masih mengganggu mu?!!," tanya Gio.
Velia menggelengkan kepala lalu berkata. ''Tidak lagi!! kami sudah tidak ada komunikasi lagi sama sekali!!,''
''Aku mau istirahat sebentar!!, aku juga mau bertemu Kinara!!,'' lanjut Velia sambil melangkah ke arah kamar nya.
Keadaan berbeda di kediaman Tuan Smith.
David yang baru sadar dari alam mimpinya bergegas bangun lalu mencari adik nya.
Rencana nya David juga ingin pergi bersama Velia.
''Kak Luna di mana Velia?!,'' tanya David begitu melihat kakaknya keluar kamar.
''Dia sudah pergi!,'' ketus Luna.
''Astaga, tega sekali dia meninggalkan ku!!,'' seru David.
''Berhentilah bersikap berlebihan!! dia juga punya urusan pribadi!! jangan menguntit nya terus!!,'' gerutu Luna yang merasa David sudah berlebihan.
''Baiklah!! aku akan menunggu nya!!,'' pasrah David meninggalkan Luna dengan langkah berat.
****
Kedua wanita cantik nampak sedang asyik berjalan-jalan di suatu tempat pusat belanja.
''Kita ngadem dulu yuk!! makan ice cream!!,'' ajak Kinara.
Mereka duduk di sebuah kedai ice cream sambil menikmati pesanan mereka.
''Aku tidak menyangka kau wanita terkuat di bumi ini!!,'' celetuk.
''Aku bukan Wonder Woman!!,'' balas Velia sambil terus menikmati ice cream.
''Apa rencana mu selanjut nya?!,'' tanya Kinara penasaran.
''Membalas dendam dengan wanita monster si*lan itu!!,'' balas Velia.
''Aku akan membantu mu!!,'' sahut Kinara.
''Kau mau ikut dengan ku ke Negara B??!!, kita nikmati liburan ke pantai yang indah di sana!!,'' ucap Velia.
''Boleh juga!! aku lagi punya banyak waktu sekarang!!,'' Kinara dengan semangat ingin ikut liburan dengan Velia.
Ddrrtz!
Ddrrttz!
Ddrrttz!
Ponsel Kinara bergetar, ada panggilan masuk dari ibu nya.
__ADS_1
''Oke Mah, bye!!.'' ucap Kinara yang hanya mendengarkan ucapan ibunya dari seberang telpon.
''Aku lupa Mama menyuruh ku belanja keperluan rumah!!, aku duluan yah?!,'' Kinara bergegas pergi.
''Bayar dengan punya ku juga yah babe!!,'' lanjut nya lalu meninggalkan Velia.
''Ck, dasar jomblo itu!!!,'' gumam Velia.
Setelah membayar makanan mereka, Velia pergi ke untuk bertemu si wanita monster.
Dia berencana ingin menculik nya.
Velia terus mengikuti kemana arah mobil Tania pergi. Saat jalan mulai memasuki kawasan yang sepi.
Tania mengetahui jika dirinya di ikuti seseorang lalu menambah kecepatan mobil nya.
Velia tidak menyerah begitu saja, ia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi hingga mampu melambung mobil Tania.
Mobil Velia berbelok lalu menghadang mobil Tania. Wanita itu terpaksa menghentikan mobil nya agar tak terjadi tabrakan.
Baru saja Velia hendak keluar dari mobil nya, tiba-tiba datang mobil mendekat ke arah mereka.
Beberapa pria mengeluarkan senjata dari jendela lalu menembak ke arah Velia.
Untung saja Velia selalu membawa tas yang di berikan Daddy nya. Dengan cepat ia membalas tembakan dari pria itu.
Tania tidak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk kabur.
''Sial*an!! aku akan tetap mengejar mu setelah membereskan hama-hama ini!!,'' Velia menggerutu sambil terus membalas serangan musuh nya.
Beberapa pria itu terus meluncurkan serangan tanpa ampun. Mereka tidak keluar dari dalam mobil karena itu tempat yang aman bagi mereka saat ini.
''Aku yakin Tania bukan orang sembarangan!!, peluru ku tidak bisa menembus mobil mereka!,'' gumam Velia lalu menghubungi anak buahnya untuk meminta bantuan.
''Kalian cepat datang ke lokasi ku!! aku harus mengejar mangsaku yang kabur!!,''
****
Author ada rekomendasi novel yang bagus untuk kalian baca!! mampir yah di karya teman author!!
Judul : Kembali Cantik Si Gadis Cacat
Napen : Emy
Alice pernah mengalami kecelakaan, hingga membuat sebagian wajahnya terluka.
Semenjak saat itu, dia harus menerima cacian dan hinaan dari semya orang. Bahkan sang kekasih pun akhirnya memutuskan hubungan secara sepihak karena wajah buruknya.
Namun diam-diam ada pria yang selalu membantu Alice. Bagaimanakah percintaan Alice selanjutnya? Apakah pria itu akan menampakkan diri dan membantu Alice mengubah takdirnya?
__ADS_1