
Dua buah mobil hitam datang dengan memberikan serangan tanpa ampun.
Beberapa anak buah Red Dragon mendekat ke arah Velia.
''Bos maafkan kami datang terlambat!!,'' ucap salah satu anak buah Velia.
''Alihkan perhatian mereka!! aku harus mengejar mangsa ku!! aku serahkan pada kalian!!,'' Velia bergegas lalu tancap gas mengejar mobil Tania.
Dengan kecepatan tinggi Velia mengejar mobil Tania menggunakan alat pelacak yang sudah di pasang.
''Kak Luna aku akan membalas bantuan kecilmu ini!!,'' gumam Velia.
Kali ini keberuntungan berpihak kepada Velia.
Mobil yang di kendarai Tania masuk ke jalan buntu.
''Sial!!,'' seru Tania sambil memukul setir mobil, ia menoleh ke belakang nampak sebuah mobil mendekat ke arah nya.
Velia dengan cepat turun dari mobil sambil membawa senjata lalu menuju ke mobil Tania.
''Buka!!,'' seru Velia sambil mengetuk kaca jendela mobil Tania menggunakan pistol kecil yang ia bawa.
Tania membuka pintu mobil dengan sedikit gemetar. ''Mau apa kau??!!,'' teriaknya.
''Kau mau membunuh ku??!!, ayo bunuh saja!! tembak aku!!,'' tantang Tania seolah dia takut.
Velia menyeringai lalu mengarahkan pistol itu ke Tania, ia bersiap menarik pelatuk nya.
''Tentu saja aku akan melakukannya!!,'' ucapnya.
Wajah Tania menjadi pucat seketika, dia pikir Velia hanya menggertak dirinya saja.
Beberapa detik kemudian.
Ddoorr!!
Velia mengarahkan pistol yang berisi obat bius itu di lengan Tania. Wanita itu akhirnya tidak sadarkan diri.
__ADS_1
''Cik!! ternyata kau penakut!!,'' ucap Velia lalu mengangkat tubuh Tania masuk ke dalam mobil nya.
Mobil Velia kemudian meninggalkan tempat itu.
Velia menghubungi anggota klan lainnya dengan headset yang terpasang sedari tadi di telinga nya.
''Apa kekacauan di sana sudah beres??!!,'' tanya Velia.
''Sudah Bos!! hanya ada beberapa anggota yang terluka terkena tembakan!!,'' jawab Pria di seberang telepon.
''Good job Boy!! urus anggota kita yang terluka dan sisa nya pergi ke lokasi yang aku berikan dan bawa mobil itu ke bandara, kita akan berangkat dalam beberapa jam lagi!!,'' perintah Velia.
''Baik Bos, segera kami laksanakan!!,''
"Satu lagi!! amankan semua bukti! kau mengerti maksudku kan!?," Velia langsung memutus sambungan telepon itu.
Velia juga sudah menghubungi sahabatnya untuk bersiap sekarang juga.
Bos Cantik itu lalu menghubungi anggota klan yang berada di bandara.
"Siapkan pesawat kita akan berangkat sekarang juga dan kalian jemput sahabat ku Kinara, aku sudah mengirim alamat nya. Tetap waspada!!," perintah Velia.
Para penjaga membuka kan pintu gerbang yang menjulang tinggi itu ketika melihat mobil Velia.
Mobil itu berhenti di depan pintu rumahnya.
Orang tua Velia kebetulan hendak pergi acara kolega bisnis nya. Mereka berpapasan di pintu ketika Velia hendak masuk.
''Mama! papa! aku harus berangkat sekarang ada yang harus aku kerjakan di sana!!,'' ucap Velia.
''Baik lah! kau hati-hati di jalan dan jangan lupa kabari kami!,'' ucap Gio ayah Velia.
Shela melihat ada seorang wanita di dalam mobil putrinya lalu bertanya. ''Siapa itu Ve?!!,''
Dengan santai Velia menjawab. ''Oh itu temanku Mah, dia tertidur katanya sangat lelah, dia akan ikut bersama ku! Kinara juga ikut Mah!!,'' ucap Velia beralasan.
Shela mengangguk lalu pamit. ''Kami harus pergi Ve!, nanti kami terlambat!!,''
__ADS_1
Velia masuk ke dalam untuk mengambil beberapa barang milik nya. Sedangkan kedua orang tua Velia menuju mobil mereka.
''Aku seperti mengenal wajah itu!!,'' batin Shela begitu melewati mobil anak nya. Dia tidak sempat mengingat-ingat begitu suaminya memanggil nya karena sudah terburu-buru.
Tak lama kemudian Velia juga keluar dari dalam rumah dan masuk ke dalam mobil. Tanpa membuang waktu Bos Cantik itu lalu tancap gas menuju bandara.
Semua anggota klan sudah menunggu ketua mereka di bandara. Akhirnya mobil Velia tiba dan berhenti di dekat jet pribadi milik Daddy nya.
Begitu Velia keluar dari mobil para anggota klan langsung membungkukkan badan memberi hormat.
"Urus wanita ini!! jangan sampai kabur dan membuat masalah!!," perintah Velia sambil mengarahkan wajahnya ke Tania yang masih berada dalam mobil.
"Kalian harus bersikap biasa saat ada Kinara, aku tidak mau dia tahu aku Ketua Klan Red Dragon. Ini sangat rahasia!! kalian paham kan?!," ucap Velia lalu hendak masuk ke dalam Jet namun tiba-tiba langkahnya terhenti saat sebuah mobil datang.
Nampak dua orang pria tampan keluar dari dalam mobil. Velia sedikit menurunkan kacamata yang ia kenakan agar melihat lebih jelas.
"Ke. Kenapa kalian di sini juga??!," seru Velia sambil berkacak pinggang.
Pria itu ternyata Deon Alexander dan asisten pribadinya Jovi Sandler.
Deon berjalan ke arah Velia, langkahnya terhenti tepat di hadapan wanita cantik itu.
"Aku juga penumpang di pesawat ini!," ucap Deon dengan suara magnetis nya.
"Aku sudah menghubungi David jadi jangan protes padaku tapi pada kakakmu saja!!," ucap Deon lalu masuk ke dalam pesawat melewati Velia yang mematung di tempatnya.
Kinara akhirnya tiba lalu masuk ke dalam pesawat bersama Velia karena akan segera lepas landas.
"Dasar pria menyebalkan!!," gerutu Velia sambil menatap Pria yang duduk tak jauh dari dirinya.
Namun pria itu hanya menarik sudut bibirnya.
*******
Author bawa rekomendasi novel yang bagus loh dari temen author. Ayoo pada mampir.
__ADS_1
Ana seorang ibu rumah tangga dengan 2 anak yang tidak pernah memperhatikan penampilannya, hingga suaminya berpaling pada wanita lain. Ana berusaha menggoda lagi suaminya agar kembali ke pelukannya. Apakah godaan Ana berhasil? Akankah Prasetya, suami Ana, akan tergoda?
Let's check this out!!