AKU MAFIA BUKAN BIDADARI

AKU MAFIA BUKAN BIDADARI
Bab 34 : Serpihan Hati


__ADS_3

Revan memandang wajah cantik yang ada di hadapan itu, dia merasa sudah tak mengenal lagi wanita yang dulu bersamanya.


Wanita yang baik dan penyayang bahkan membunuh seekor nyamuk pun tidak tega, tapi sekarang di depan matanya ia membunuh manusia layaknya seekor nyamuk.


"Velia?!," panggil Revan.


Yang di panggil pun menoleh ke sumber suara.


Velia mendekat ke arah Revan lalu melepaskan semua tali yang mengikat di tubuhnya.


"Saat ini kau bisa keluar dengan hidup-hidup, tapi berikutnya belum tentu!!,"


"Aku seperti tidak mengenalmu lagi Ve!!," Revan menatap dalam netra cokelat Velia.


"Tentu saja kau tidak mengenalku lagi!!, mungkin namaku masih sama tapi diriku berbeda dengan yang dulu, Velia yang dulu sudah tidak ada lagi!,"


"Pulanglah!! aku ingin kau juga memberi Tania balasan karena melenyapkan anak kita,"


Revan segera berdiri lalu memeluk Velia dengan erat, wanita itu hanya diam tanpa menolak atau membalas pelukan mantan suaminya.


"Aku sungguh minta maaf padamu Velia, semua penderitaan ini kau tanggung seorang diri dan aku malah teperdaya dengannya!, maafkan aku Ve!.. Maafkan aku!!,"


"Aku tidak sendiri!," Velia melepaskan pelukan Revan. "Kau lihat sendiri aku bersama siapa sekarang!! aku mendapatkan kasih sayang dari banyak orang!,"


"Aku ingin pulang bersamamu!!,'' mohon Revan.


"Tidak bisa!!," sela David sambil berdiri, ia lalu menarik lengan Velia dan menyembunyikan wanita itu di belakang tubuhnya.


"Jangan membuatku ikut bertindak!! aku sudah cukup memberimu toleransi. jika saja aku mengikuti kata hatiku sudah lama kau ku lenyap kan!!," David mengepal kedua tangannya dengan keras.


Velia terdiam di balik tubuh kekar David, ia tidak bisa berbuat apa lagi! wanita itu tahu saat ini pria di hadapannya sedang menahan amarah.


Revan melirik Tania sesaat, tapi wanita itu hanya terdiam sambil menatap David.


"Baiklah aku pergi!! aku akan bertemu Tania!!," Revan melangkah keluar dengan berat hati, tubuhnya serasa tak bernyawa lagi, hatinya hancur mengetahui kebenaran ini.


"Revan!!!," panggil Velia, pria itu pun menoleh lalu menghentikan langkahnya.


"Ada mobil yang menunggumu di luar, dia akan mengantarmu!," lanjut Velia, Revan mengangguk lalu melanjutkan langkahnya.


"Kenapa kau masih peduli padanya??," bentak David.


"Dia tidak seratus persen bersalah David!! dia juga korban sama seperti ku!," balas Velia sambil menundukkan kepala.

__ADS_1


"Aku tidak ingin kau bertemu dengannya lagi!!, kalau perlu aku akan menghabisinya saja dari muka bumi ini!!," geram David.


Velia mendongkakkan kepalanya lalu berkata. "Cieee cieee cemburu yah!!,"


Wajah David memerah mendengar ucapan Velia. Sedangkan para penjaga yang mendengar mereka hanya bisa menahan tawa dengan kelakuan Bos mereka.


"Wah wajah mu kebakaran!! aku perlu memanggil pemadam kebakaran!!," ucap Velia lalu berlari keluar.


"Awas kau berandal genit!!," David lalu mengejar Velia.


Jeremy dan Luna yang melihat David dan Velia hanya menggelengkan kepala.


"Aku mau menggambil video mereka dulu! terus aku kirim ke Mommy dan Daddy!!," ucap Luna.


"Kau kurang kerjaan sekali!!," sahut Jeremy.


"Makanya cari pacar juga kalau mau kayak gitu!," lanjutnya sambil menaik turunkan alisnya.


Bugh..


Pukulan mendarat di perut Jeremy, membuat pria kemayu itu merintih kesakitan.


"Kenapa wanita-wanita ini suka sekali main pukul!!," protes Jeremy dengan nada khas pria mix wanita.


Mobil yang mengantar Revan berhenti di depan gerbang mansion Tristan.


Dia langsung masuk dan mencari keberadaan istrinya.


Krieet.


Revan membuka pintu kamar, nampak gadis kecilnya sedang tertidur lelap sedangkan istrinya masih berada di dalam kamar mandi.


Sambil menunggu istrinya keluar, ia menemani Rose nya yang menggemaskan saat tidur.


Beberapa menit kemudian Tania keluar dari kamar mandi. Revan lalu menghampiri istrinya itu.


Plaakk


Sebuah tamparan mendarat di pipi Tania, wanita itu mengusap pipinya yang terasa memanas.


"Kenapa kau menamparku tiba-tiba??!," bentak Tania.


"Cukup sudah Tania kau membohongi ku!! kenapa kau lakukan ini padaku dan Velia??," ucap Revan dengan keras.

__ADS_1


"Apa maksudmu Revan??!,"


"Kau memberi ku seorang tapi kau juga membunuh anak ku yang lain juga!, apa sebutan yang pantas untuk mu??


Tania terisak, kini ia tahu maksud Revan.


"Maafkan aku Revan, aku tidak sengaja, aku hanya ingin memberi dia sedikit pelajaran agar tak menganggu kita lagi!!," ucap Tania beralasan.


"Kau sangat picik!!," hardik Revan lalu mendorong tubuh Tania hingga terduduk di lantai.


"Maafkan aku Revan!!," Tania kalau bersimpuh sambil memeluk kaki suaminya.


"Jangan tinggalkan kami!! aku mohon!! aku akan memperbaiki diri!! beri aku kesempatan Revano!!,"


Pandangan Revan lalu tertuju ke bayi cantiknya, hatinya begitu sakit mengingat anaknya yang lain tidak sempat melihat dunia ini.


Revan melepas kakinya dengan kasar, ia berjalan keluar kamar meninggalkan Tania yang masih menangis histeris.


Pria itu masuk ke dalam mobil. Revan memukul-mukul setir mobil bahkan sesekali menjatuhkan wajahnya ke setir.


"Kenapa semua jadi seperti ini Tuhan, apa yang harus aku lakukan sekarang!!," Air mata Revan mulai berjatuhan.


Setelah Revan merasa sedikit lega, ia kemudian melajukan mobilnya menuju ke suatu tempat.


Tidak ada yang menginginkan penderitaan hadir dalam hidup kita, semua ingin berjalan dengan baik dan bahagia.


Tapi tanpa penderitaan dan cobaan hidup, manusia tidak akan belajar memahami arti kehidupan yang sesungguhnya. Setelah melewatinya kita akan tahu bahwa Tuhan sangat menyayangi semua ciptaannya.


Bersambung....


...★★★★★★...


Author ada rekomendasi novel yang bagus untuk kalian baca sambil nunggu up episode berikutnya, ayo mampir di karya teman author.



Blurb :


Arti nama Annchi adalah seorang bidadari yang cantik menawan, Annchi adalah seorang seorang dokter jenius yang bisa mengobati segala penyakit dan ahli mengunakan senjata tajam serta menguasai ilmu bela diri. Di usia yang ke 45 tahun Annchi belum ada keinginan untuk menikah dikarenakan sibuk mengobati orang-orang yang membutuhkan dirinya. Banyaknya pasien tentu saja uang mengalir terus hingga Annchi menjadi gadis yang paling kaya raya di negara itu hingga suatu ketika pamannya ingin menguasai kekayaan Annchi hingga merencanakan memberikan racun yang sangat kuat dengan di bantu istrinya dan rencananya berhasil Annchi meninggal. Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya dia baru mengetahui kalau paman dan bibinya yang telah meracuni dirinya membuat dirinya bersumpah di depan mereka jika kelak berinkernasi kembali akan membalas perbuatan mereka.


Annchi terbangun dan dirinya sangat terkejut tubuhnya gendut dan jelek serta penuh dengan luka dan di dalam ingatan pemilik tubuh kalau pemilik tubuhnya sering di bully dan di siksa oleh ibu tiri dan adik tirinya membuat Annchi membantu membalaskan dendam dan juga mengubah pemiik tubuh untuk menjadi langsing, cantik dan menjadi wanita yang tidak bisa ditindas.


Akankah usaha Annchi untuk membalas dendam berhasil?

__ADS_1


Ikuti Novelku yang ke 19


__ADS_2