AKU MAFIA BUKAN BIDADARI

AKU MAFIA BUKAN BIDADARI
Bab 30 : Kejutan


__ADS_3

FlashBack On


Suasana di Mansion Tristan sangat menegangkan. Tristan sangat marah mengetahui adik nya menghilang.


Kedatangan Revan ke Negara B membuat Tristan bahkan Revan sangat terkejut ternyata Tania berbohong ke suaminya.


"CEPAT KALIAN CARI ADIK KU!! JIKA KALIAN TIDAK BISA MENEMUKANNYA, NYAWA KALIAN YANG AKAN JADI BAYARANNYA!!," teriak Tristan kepada anak buah nya.


Pria itu bahkan mengerahkan semua anak buah yang ia miliki untuk mencari Tania.


"Kemana lagi dia pergi?! apa dia habis membuat masalah?!," gerutu Tristan, ia lalu masuk ke dalam mansion menemui keponakannya yang sudah tertidur dalam gendongan Revan.


''Bawa dia di kamarnya dan jangan tinggalkan dia!," perintah Revan sambil memberikan Rose ke baby sitter nya. Bayi menggemaskan itu kemudian di bawa masuk ke dalam kamar agar tidurnya lebih nyenyak.


Tristan dan Revan berbincang-bincang di ruang keluarga. Mereka sangat khawatir dengan kepergian Tania yang tiba-tiba.


Setelah beberapa jam pencarian, beberapa anak buah Tristan akhirnya menemukan petunjuk.


"Tuan kami menemukan petunjuk tentang Nona Tania," ucap asisten pribadi Tristan.


"Tommy ikut aku!," Tristan berjalan menuju ruang kerjanya.


Mereka pun masuk ke dalam ruangan itu.


Tommy memberikan membuka leptop yang ia bawa.


''Tuan aku sudah melacak dimana keberadaan Nona Tania sekarang, ini tempat nya!!," jelas Tommy sambil menunjukkan lokasi Tania dari layar leptop.


''Apa yang dia lakukan di sana??," tanya Tristan.


''Kami tidak tahu Tuan, tidak ada bukti atau apa pun! semua cctv yang ada di sekita tempat itu sudah bersih!," ucap Tommy.


''Kerahkan anggota kita, jemput dia dengan cara apa pun!!,'' perintah Tristan.


Anak buah Tristan akhirnya menuju ke lokasi Tania. Begitu sampai mereka langsung menghabisi para penjaga dan memporak-porandakan tempat itu.


Tania sangat ketakutan mendengar keributan di luar. Dia menutup kedua telinganya sambil duduk di sudut ranjang.


Tak lama kemudian datang seorang pria membuka pintu ruangan dimana Tania berada.


"Nona ayo ikut kami!," ucap pria itu.


Tania mengangkat wajahnya lalu melihat ke arah pria itu. Wanita itu tidak menyia-nyiakan kesempatan ini dan dengan cepat mengikuti pria yang menolong nya untuk keluar dari rumah itu.


Setelah Tania masuk ke dalam mobil dan meninggalkan tempat itu, anak buah Tristan yang tersisa membereskan tempat itu.


FlashBack Off


Kini Tania sudah berada di Mansion Kakaknya.


Betapa terkejutnya Tristan dan Revan melihat Tania dengan kondisi lusuh dan berantakan.


"Apa yang terjadi?!," tanya Revan khawatir lalu menghampiri istrinya.


Tania langsung memeluk suaminya lalu terisak dalam dekapannya.


Revan membalas pelukan istrinya itu dan membiarkan ia menangis dalam pelukannya sambil sesekali mengelus-elus punggungnya.

__ADS_1


Tania melepaskan pelukannya. "Ini semua karena ulah mantan istrimu itu!!, dia marah padaku dan menculik ku!!," ucapnya yang masih sesenggukan.


"Apa??!! Velia yang melakukan ini padamu??!!," tanya Revan tidak percaya.


"Iya!!," jawab Tania sambil menganggukkan kepala.


"Masuklah!! bersihkan dirimu dulu lalu istirahat, setelah itu kita akan menemui Velia!!," ucap Revan sambil merangkul Tania masuk ke dalam rumah.


"Aku akan memberi wanita itu pelajaran!!," sungut Tristan yang mendengar ucapan adiknya.


"Biar aku saja Tris!!," sahut Revan.


"Tapi...," ucap Tristan terhenti.


"Serahkan padaku!!," sela Revan.


"Baiklah kalau begitu!, kabari aku kalau kalian butuh bantuan!," ucap Tristan lalu berjalan ke arah ruang kerjanya.


Revan mencoba menghubungi Velia. Setelah beberapa kali akhirnya panggilan telpon di jawab.


"Ada apa?!,"


"Aku ingin bertemu denganmu! tolong jangan menolak ku!!,"


"Aku tidak ingin menemui mu!!,"


''Kalau kau tidak ingin bertemu, kami yang akan mendatangimu sekarang juga!!,"


"Kau sangat keras kepala!! baiklah aku akan pergi tapi jangan membuang waktu ku terlalu lama! kirim aku lokasinya!,"


"Oke!, kita bertemu satu jam lagi!," ucap Revan lalu memutuskan sambungan telepon.


"Temani aku pergi menemui ratu devil dan pengikutnya!!," ucap Velia membuat David bingung.


"Apa??! siapa mereka!!," pikir David, ia lalu menuju kamarnya untuk bersiap-siap.


Velia dan David sudah bersiap untuk pergi.


Wanita cantik itu menggunakan celana jeans dan kaus longgar berwarna biru muda, begitu juga dengan David. Mereka juga kompak memakai sepatu berwarna putih.


"Kenapa kau ikut-ikutan?!," protes Velia ke David.


"Aku tidak tahu!! mungkin kau yang mengikuti ku?," balas David.


"Sudahlah, nggak usah diributkan! kalian sangat cocok seperti pasangan couple yang lagi bucin bucin nya!! hahaha!!," ledek Luna yang melihat David dan Velia keluar dari kamar dengan pakaian yang sama.


"Oke deh, nggak masalah! ayo kita pergi saja!," ajak David sambil menarik lengan Velia dengan wajah cemberut.


Wanita itu menghentak-hentakkan kakinya dengan keras karena kesal namun David tidak perduli.


Pria itu malah membukakan pintu mobil untuk Velia dan mempersilahkan dia masuk.


"Jangan membuat ku berubah jadi Hulk yah!!," geram Velia.


"Iihhh Atut!!," balas David sambil menyilangkan kedua tangannya di dada. Ia pun lalu masuk juga ke dalam mobil.


David membawa mobil dengan santai.

__ADS_1


"Kak apa tidak bisa lebih cepat sedikit bawa mobil nya? aku jadi mengantuk kalau begini!!," protes Velia.


"Kalau ngantuk tidur saja!! gitu aja kok repot!!," jawab David membuat Velia membuang wajahnya, ia memilih melihat pemandangan dari luar jendela saja.


Mobil David berhenti di sebuah restoran. Mereka berdua keluar dari dalam mobil lalu masuk ke dalam.


Terlihat Revan dan Tania yang nampak lebih cerah sedang menunggu kedatangan mereka.


"Tidak perlu basa basi! ada apa?!," ucap Velia.


Plakk.


Sebuah tamparan mendarat di pipi mulus Velia.


"Kau benar-benar keterlaluan Ve! aku tidak menyangka kau sekejam ini!," hardik Revan membuat mereka menjadi pusat perhatian para pengunjung lain.


Revan sangat marah setelah mendengar semua penjelasan Tania tentang apa yang sudah di lakukan Velia.


"Apa yang kau lakukan??!!," teriak David sambil menarik kerah baju Revan.


"Singkirkan tangan mu dariku!!," ucap Revan sambil melepaskan tangan David dengan kasar.


"Wanita itu pantas mendapatkannya!," ucap Revan membuat Tania tersenyum puas melihat suaminya membela dirinya.


Bugh!.


Sebuah pukulan melayang ke wajah Revan hingga sudut bibir pria itu mengeluarkan sedikit darah.


"Dan kau pantas menerima itu!!," ucap David.


Revan akhirnya tersulut emosi dan membalas pukulan dari David. Terjadi baku pukul antara mereka berdua


"Cukup!! hentikan!!," teriak Velia lalu menarik David.


Velia menunjuk ke arah Revan lalu berkata. "Kau akan menyesali ini!! aku jamin itu!,"


"Ayo kita pergi saja dari sini!," ajak Velia sambil merangkul lengan David.


Bersambung...


...**********...


Author ada rekomendasi novel yang bagus untuk kalian baca sambil nunggu up berikutnya. Ayo pada mampir yahh di novel temanku.



Blurb:


Berbekal ijasah SMA, Putri memberanikan diri mengadu nasib di Ibukota.


Seorang gadis yatim piatu mengadu nasib di kota besar yang secara tidak sengaja memiliki hubungan dengan pengusaha muda dan menguak misteri masa lalu.


Sky Putra Gandratama, pengusaha muda yang sukses membawa perusahaannya mencapai puncak kejayaan.


Hidupnya berubah setelag bertemh dengan seorang gadis belia yang secara tidak sengaja dia undang masuk kedalam kehidupannya.


Bagaimana kisah mereka?

__ADS_1


Misteri apa yang terjadi dimasa lalu?


__ADS_2