Aku Pulang Mas...

Aku Pulang Mas...
50. Senyuman Mama


__ADS_3

"Apa ini?"


Tanya Mbak Ukha lirih, wajahnya menyiratkan ketakutan.


Belum lagi Lukman menjawab, tiba-tiba sebuah ketukan pelan terdengar di pintu depan.


Suaranya pelan, tapi justeru itu jelas bukan kebiasaan Manusia.


Mbak Ukha berdiri, matanya menatap pintu dengan tubuh gemetaran, bayangan sosok Mirna ada di sana, atau juga sosok yang menyerupai Mirna, membuat Mbak Ukha sungguh ingin cepat lari dari sana.


Lukman juga perlahan ikut berdiri, suara ketukan di pintu masih terdengar,


"Siapa?"


Tanya Lukman, membuat Mbak Ukha menabok lengannya.


Ketukan itu berhenti, setelah mendengar suara Lukman.


Lalu...


Mbak Ukha dan Lukman pun kembali berpandangan, mereka baru akan bernafas lega, saat tiba-tiba...


Suara ketukan kembali terdengar, bukan lagi pelan seperti sebelumnya, namun sangat keras, bahkan sampai nyaris merobohkan pintu.


Tentu saja suara itu membuat Ibu di dalam pun terbangun, begitu juga Yanto dan Tita, bahkan, dede bayi Panji juga sama, terbangun lalu menangis.


Mbak Ukha yang ketakutan langsung berlari masuk ke dalam, Tita yang terbangun karena suara berisik terlihat baru akan keluar kamar, langsung ditarik Mbak Ukha.


Lukman dengan wajah takut tapi juga penasaran terlihat mencoba mendekati pintu.


"Siapa... Siapa kau?"


Tanya Lukman memberanikan diri,


Meski kedua kakinya lemas dan seluruh tubuhnya gemetaran, tapi Lukman benar-benar berusaha memberanikan diri karena saking penasarannya.


"Ada apa Kha?"


Tanya Ibu yang panik sambil menggendong Panji dan berusaha menenangkannya karena menangis terus.


Yanto yang keluar dari kamar juga terlihat bingung, ia tampak memandangi Mbak Ukha dan Ibunya silih berganti,

__ADS_1


"Ada apa Mbak? Ada apa Bu? Itu suara apa?"


Tanya Yanto,


"Entahlah, ada yang menggedor pintu, Lukman sendirian di ruang depan Yan."


Kata Mbak Ukha.


Yanto pun meski terlihat takut juga akhirnya terpaksa memberanikan diri berjalan ke ruang depan.


Mbak Ukha mengikuti hingga batas pintu yang memisahkan ruang depan dan ruang tengah.


Tentu dengan Tita yang juga ikut bersamanya.


Mereka mengintip dari balik pintu itu, melihat ke arah Lukman yang kini seperti tengah mengulurkan tangannya ke arah handle pintu dan berusaha membuka pintu tersebut.


"Man, tunggu."


Kata Yanto.


Dan begitu ada terdengar suara Yanto, gedoran di pintu itu tiba-tiba kembali berhenti.


Sepi.


Lukman menatap Yanto, yang di mana kini terlihat berdiri mematung menatapnya pula.


Mbak Ukha juga tampak terdiam mematung, menatap pintu yang kini sama sekali tak lagi ada suara.


Satu detik...


Dua detik...


Sampai lima detik berlalu, saat kemudian Yanto memutuskan melangkah untuk mendekati Lukman di depan pintu,


Saat tiba-tiba...


"Maaas... Aku pulang mas..."


Suara perempuan terdengar sayup-sayup dari luar pintu.


Yanto seketika merinding, Lukman apalagi yang kini tangannya sudah ada di handle pintu.

__ADS_1


Mbak Ukha yang juga ikut mendengar suara itupun segera menarik tangan Tita untuk bergabung dengan Ibu di kasur ruang tengah, di mana kini Panji sudah mulai kembali tenang.


"Hantu itu, pasti itu hantu yang tadi ganggu Junaedi."


Kata Mbak Ukha sambil naik ke atas tempat tidur,


"Hantu apa Wak?"


Tanya Tita pada Mbak Ukha,


Tampak Mbak Ukha menatap Tita,


"Kamu tidak dengar suara tadi?"


Tanya Mbak Ukha,


"Ada yang ketuk pintu, tadi Mama bangunin Tita, katanya ada orang jahat, Tita suruh bangun dan pindah."


Kata Tita.


"Ma... Mama?"


Mbak Ukha sampai tergagap mendengar kata-kata Tita,


Tampak Tita, gadis kecil itu mengangguk sambil menatap Mbak Ukha dengan kedua mata bulatnya yang bening.


Wajah polosnya jelas memperlihatkan bahwa Tita bukanlah anak yang senang berbohong.


Jadi, jika ia cerita dibangunkan Mamanya, itu berarti benar.


Ibu menatap Tita,


"Sekarang Mana di mana?"


Tanya Ibu, meskipun sebetulnya ia takut Tita akan menjawab aneh-aneh.


Tapi...


Tiba-tiba Tita menunjuk ke arah belakang Neneknya.


"Mama elus-elus kepala dede Panji, itu Mama senyum sama Nenek."

__ADS_1


Kata Tita.


**------------**


__ADS_2