Aku Pulang Mas...

Aku Pulang Mas...
68. Masa Lalu Yang Pahit


__ADS_3

"Dasar dukun laknat."


Geram Nyi Parijem di depan bangunan rumah Yanto, sambil memandangi bangunan tersebut,


Mbak Ukha menatap Nyi Parijem di sampingnya.


"Ada apa Nyi?"


Tanya mbak Ukha tak mengerti, namun Nyi Parijem terlihat sudah komat-kamit tak jelas,


Mbak Ukha melepaskan gandengan tangannya pada Nyi Parijem.


Mbak Ukha menoleh ke arah cucu Nyi Parijem yang terlihat membawakan tas anyaman daun pandan, ia berdiri di belakang Nyi Parijem dan Mbak Ukha.


"Rumah ini dipagari seorang dukun, Mbah sedang membersihkan."


Ujar Cucu Nyi Parijem menjelaskan pada Mbak Ukha.


Tampak Mbak Ukha mantuk-mantuk,


"Oh begitu, harusnya aman bukan?"


Lirih Mbak Ukha.


"Itu pagar hanya untuk mendiang isteri Pak Yanto, sementara pagar ini memakai kekuatan hitam, nantinya banyak energi jahat bisa masuk dengan mudah."


Kata Cucu Nyi Parijem,


Mbak Ukha lantas ingat cerita isteri pak RT yang katanya melihat dua perempuan di rumah Yanto.


Mungkinkah yang dilihatnya hari itu adalah Mirna dan Marni?

__ADS_1


Marni berada di luar rumah karena tak bisa masuk akibat ulah sang dukun.


Pertanyaannya, dukun siapa? Perintah siapa? Dan berarti dia tahu juga jika ada dua hantu yang mengikuti Yanto.


Batin Mbak Ukha.


Hingga...


Nyi Parijem menoleh ke arah sebelah kanan ia berdiri,


"Masuklah,"


Kata Nyi Parijem pada sosok perempuan bergaun putih yang tampak berdiri di sebelahnya itu.


Mbak Ukha yang meskipun tidak bisa melihatnya, tapi Mbak Ukha tahu pasti di sana ada sesuatu.


"Kasihan dia, sebetulnya dia hanya takut anak-anaknya punya Ibu tiri yang jahat. Energi jahat ini jugalah yang membuatnya sakit-sakitan sebelum meninggal."


"Maksudnya? Marni dijahati?"


Tanya Mbak Ukha,


Nyi Parijem menganggukkan kepalanya, lalu mengajak Mbak Ukha dan Cucunya masuk ke dalam rumah Yanto.


Marni sendiri telah melayang lebih dulu ke dalam rumah untuk memastikan apakah apa yang ia simpan selama ini telah didapatkan Yanto.


Di kamar Yanto kini menangis, ia memeluk toples plastik kecil yang berisi beberapa aksesoris dan pernak-pernik yang pernah Yanto belikan untuk Mirna.


Marni menyimpankan semua hadiah Yanto untuk Mirna di sana, termasuk gaun yang berlumuran darah, yang memang Mirna minta memakainya saat akan diaborsi karena sepertinya ia memiliki firasat tak baik ketika akan melakukannya.


Flashback,

__ADS_1


Ya hari itu, saat Mirna menangis ke tempat Marni yang bekerja di salah satu rumah makan kecil di pinggiran kota.


Mirna yang lebih muda memang dibuat Marni agar tetap bisa bersekolah dan menyelesaikan sekolahnya dengan biaya dari Marni.


Tujuannya tentu agar nasib mereka nantinya sama-sama bisa berubah.


Tapi...


Mirna justeru hamil di luar nikah dengan Yanto, Mirna tak berani bicara pada Yanto jika ia hamil karena Yanto juga masih dalam kondisi kuliah.


Tak mau nantinya masa depan mereka tak seindah yang dibayangkan, Mirna memaksakan diri untuk aborsi saja.


Marni sudah melarang tapi Mirna takut hidup tak enak maka memaksa terus, karena tak tega Mirna terus menangis, maka jadilah Marni mencarikan dukun bayi yang juga mau membantu mengaborsi janin Mirna.


Dan jadilah, tiga belas tahun lalu, di salah satu tempat yang jauh dari keramaian, Mirna diaborsi oleh seorang dukun bayi yang hanya menggunakan alat seadanya, meminum ramuan-ramuan tak jelas.


Marni yang menemani hingga proses selesai sampai tak tahan ikut menangis melihat saudaranya terlihat begitu kesakitan.


Cukup lama proses aborsi Mirna hari itu hingga tengah malam buta belum juga selesai, sampai kemudian dukun bayi justeru terlihat panik karena Mirna pendarahan hebat.


Marni dan dukun bayi kebingungan, Marni akan membawa Mirna ke Rumah Sakit, tapi sang dukun bayi ketakutan kalau nanti akan jadi kesandung kasus hukum.


Semua kacau hingga Mirna tak bisa bertahan dan akhirnya meninggal.


Dukun bayi yang ketakutan memohon agar menguburkan Mirna di tempatnya saja, ia tak mau masuk penjara.


Marni yang seolah tak ada pilihan lain, akhirnya memutuskan untuk menurut pada si dukun bayi, dan akhirnya jadilah ia kemudian menjadi Mirna.


Flashback berakhir,


Lalu...

__ADS_1


**------------**


__ADS_2