Antara Aku, Kamu, Karier Kita

Antara Aku, Kamu, Karier Kita
Keputusan yang tepat


__ADS_3

Kakakao jae


"hallo yaya, apa kamu ada waktu? Kalau kamu ada waktu apa aku bisa menelfonmu? Ada hal penting yang aku harus bicarakan sama kamu"


'tumben ini si jae kirimin SNS kira-kira kenapa ya dia pertama kali sih dia kirimin aku SNS kakakao gini' gumam yaya sembari melihat isi sns yang di kirim jae.


Kakakao yaya


"enggak kok ada apa?" tanya yaya.


Kakakao jae


"enggak kenapa sih, gimana kerjaan kamu?"


'tuh kan pertanyaannya jelek, kalau dia tau aku cuman pekerja paruh waktu gimana apa dia bakal menjauh?' gumam yaya sembari melihat isi pertanyaan dari jae.


Kakakao yaya


"kerjaan aku enggak kenapa kok kalau kamu gimana?"


Kakakao jae


"kerjaan aku baik kok kemarin aku habis perjalanan dari luar negeri buat kerja"


Kakakao yaya


"wih enak dong ke luar negeri pergi ke negara mana?"


Kakakao jae


"cuman ke negara jepang aja dan hanya ke kota osaka sama tokyo"


Kakakao yaya


"wih bagus itu pasti disana ada tetsu ya?"


Kakakao jae


"loh kok kamu tau tetsu dari siapa?"


Kakakao yaya

__ADS_1


"dari temen waktu itu temen aku yang kerja di jepang bilang kalau ada ramen yang enak namanya itu tetsu gitu"


Kakakao jae


"oh... Gitu aku kira kamu beneran pernah ke jepang"


Kakakao yaya


"enggak aku maunya ke jepangnya sama keluarga aku aja kalau enggak sama suami aku nantinya kalau ke sana sendiri seakan tidak punya peta aku"


Kakakao jae


"walah hehe, berarti kamu ini single ya?"


Kakakao yaya


"iya"


Kakakao jae


"iya sama berarti"


Kakakao yaya


Kakako jae


"okey"


Malam pun akhirnya tiba yaya dan keluarga sudah menjalankan ibadah sholat magrib dan mengaji sekarang mereka sudah berada di meja makan untuk makan malam, yaya yang sedari tadi duduk melamun melihat makanannya pun membuat papa yudi dan mama siti merasa ada sesuatu yang aneh dengan anaknya papa yudi langsung memanggil anaknya namun tidak ada respond seketika di waktu yang sama bagus mengambil paha ayam milik yaya sontak yaya langsung tersadar dari lamunannya dan langsung merebut kembali ayam miliknya yang di ambil bagus.


"kalau mau itu izin dulu sama yang punya main ambil aja paha ayam milik orang" ucap yaya.


"yeee siapa suruh melamun, ya itu resiko dong" ejek bagus sembari memakan bagian ayam miliknya.


"terserah kamu aja gus" ucap yaya yang sudah pasrah berdebat dengan bagus.


"yaya, kamu ada apa kok melamun?" tanya papa yudi.


"gini pa, yaya... Resigh otomatis" ucap yaya sedikit ragu-ragu saat mengucapkan kabar yang terjadi pada ayahnya.


"resigh otomatis? Kenapa? Bukannya kamu baru satu bulan ya emang guru yang mau izin itu udah bisa mengajar lagi?" tanya ayah yudi secara mendetail pada yaya.

__ADS_1


"iya pa, jadi guru yang mau aku gantiin itu udah bisa di sambi ternyata pa jadi ya buat apa yaya disana ya kan?" jawab yaya sembari bertanya kepada sang ayah.


"iya sih mending resigh aja enggak kenapa" ucap ayah yudi.


"iya nak betul apa kata papa kamu, kamu lebih baik resigh aja toh kamu masih bisa jualan kan kamu aja dulu waktu awal kuliah kan juga jualan meskipun jualan daster jualan mukena yang penting kan halal sayang" lanjut mama siti.


"iya ma nanti yaya pikir-pikir lagi kerjaan yang cocok untuk yaya ya sambil menunggu dosen pembimbing yaya menghubungi yaya lagi buat konsultasi proposal" jawab yaya.


"nah gitu dong baru yaya pantang menyerah" ucap papa yudi sembari menyemangati yaya.


Yaya pun hanya bisa tersenyum mendengar ucapan mama dan papanya yang terus mendukung kemana karier yaya dan juga pendidikan yaya, setelah selesai makan malam yaya segera sholat dan bersiap untuk pergi tidur.


"hari ini tidak ada jadwal apapun kan? Besok aku mau ke tk dulu mau resigh sekalian meskipun secara otomatis aku sudah di resigh ya alangkah baiknya lah datang ke sana resigh orang kesananya datang langsung masa resighnya tertulis ya enggak sopan, terus habis dari tk terus aku mau nge-print kali ya terus ke kampus untuk kerjaan itu nanti lah gampang toh nyari kerjaan gampang ini" ucap yaya bermonolog ria sembari melihat jadwalnya yang ada di handphonenya.


Pagi hari pun tiba yaya telah bersiap berangkat menuju tk tempatnya bekerja paruh waktu, sebelum ia berangkat ia teringat sesuatu bahwa ia lupa mengisi KRS (kartu riwayat semester). Yaya pun segera mengisi KRSnya lalu pergi menuju tk.


Sesampainya di tk seperti biasa ada anak murid yang langsung memeluknya dari belakang, ia langsung melepaskan pelukan itu pelan-pelan dan segera bilang kepada ibu kepala sekolah.


"pagi bu, maaf bu ini saya mau resigh sekalian soalnya ini sudah mulai ke kampus dan nanti malah jadi kebentrok sama tknya" ucap yaya.


"iya mbak enggak kenapa ini juga sampun bisa di sambi kok mbak" ucap ibu kepala sekolah.


"oh iya bu makasih ya buat ilmunya meskipun cuman sebulan" ucap yaya


"iya mbak tidak kenapa, ini honornya" ucap ibu kepala sekolah.


"loh bu enggak usah kan cuman sebulan bu saya kan juga sambil belajar juga" ucap yaya sembari menolak uang honorer yang diberikan ibu kepala sekolah.


"enggak mbak yaya ini uang honornya mbak yaya, di terima ya mbak" ucap ibu kepala sekolah sembari menyerahkan uang honorer pada yaya.


"terimakasih ya bu, kalau begitu saya izin pamit dulu langsung mau ke kampus, saya titip salam sama terimakasih ya bu buat teman-teman" ucap yaya.


"iya mbak nanti saya sampaikan ke teman-teman, hati-hati ya mbak" ucap ibu kepala sekolah.


setelah dari tk tempatnya mengajar pun yaya segera pergi ke kampus untuk menyerahkan KRSnya namun ia mampir terlebih dahulu ke fotocopy untuk print dokumen dan KRS miliknya, setelah semua dokumen yang diperlukan sudah selesai di print barulah yaya pergi ke kampus. Hampir satu jam kemudian akhirnya yaya sampai di kampusnya ia segera mencari ruang dosen tempat dosen pembimbingnya berada, sebelum ia memasuki ruang dosen ia melihat youtubes sebentar.


"eh ada notive youtubes"


"kok ada yang comment video aku bagus, terus minta rekomen lagi lipstik yang aku pakai"


"hmmmm kenapa dari dulu aku enggak upload daily saja ya di youtubes-"

__ADS_1


__ADS_2