
Hari ini adalah hari yang menyebalkan bagi yaya dan jae karena mereka berdua sama-sama menunjukkan sisi cemburunya, bagus yang sedang sibuk mempersiapkan perjalanannya ke semarang pada pertengahan bulan ini, sementara itu mama siti dan papa yudi sedang sibuk untuk menghadiri resepsi pernikahan anaknya bu rusminto. Dan beginilah ke ribetan kedua pasutri ini saat bingung memilih outfit untuk ke acara....
Malam sebelum acara
"pa, kita dapat bancaan dari bu rusminto" teriak mama Siti pelan.
"bancaan ma? Memangnya ada acara apa bu rusminto sampai bagi-bagi bancaan ma?" tanya papa Yudi sembari melihat bungkusan bancaan dari bu rusminto.
"itu pa anaknya bu rusminto mau nikah, besok pagi pengajiannya" ucap mama Siti sembari memberikan kertas undangan yang ada di dalam bancaan.
"oalah, oke ma" ucap papa Yudi.
"itu bancaannya buat bagus saja, besok mama yang ke pengajiannya ya papa ada meeting soalnya" ucap papa yudi.
"siap pa"
21.00
"ma pa, ini bancaan apaan?" tanya Bagus yang melihat bancaan di atas meja makan.
"itu bancaannya dari bu rusminto, anaknya bu rusminto mau nikah" ucap mama Siti.
"ini aku makan ya ma?" tanya Bagus.
"iya itu memang buat kamu gus, kakak kamu kan di rumahnya sendiri jadi ini buat kamu gus" ucap mama Siti.
"ya deng ma, la acaranya jam berapa ma?" tanya Bagus.
"besok malam, besok pagi pengajian dulu" ucap mama Siti sembari memberikan secarik kertas undangan pada bagus.
(Undangan bu rusminto)
"oalah, mama besok berangkat bareng siapa? Kalau enggak aku aja yang kenana" ucap Bagus.
"bareng ibu-ibu, ya nanti kalau enggak ya kamu yang wakilin mama ke sana" ucap mama Siti.
"oke ma"
Malam pun telah berlalu begitu cepat, bagus yang kini sedang mengalami ke jayaannya karena mendapat penghasilan dari event pocarisweet seketika sudah merubah sedikit sifat aslinya. Mama Siti dan papa Yudi yang sibuk mencari outfit.
07.00
"pa, kerudung yang ini cocok ya pa buat pengajian?" tanya mama Siti pada pap Yudi.
"itu ada dresscodenya enggak ma, kalau ada dresscodenya apa?" tanya papa Yudi.
"dersscodenya dress putih sama kerudung biru dongger pa" ucap mama Siti.
"yaudah pakai itu aja udah bagus kok ma" ucap papa Yudi.
"dah ya ma papa mau ke kantor dulu ada meeting soalnya, yaya mungkin hari ini kesusahan karena hari ini ada meeting dengan perusahaan ternama korea selatan ma jadi yaya yang kali ini menggantikan tim penerjemah kantor papa untuk meeting kali ini" jelas papa Yudi.
"wah itu perusahaan besar pa, yaya sanggup jadi tim penerjemah kantornya papa?" tanya mama Siti yang sedari tadi bingung memilih style hijab untuk ke acara pengajian.
"anak kita kan bisa bahasa korea ma pastilah dia bisa" ucap papa Yudi santai.
"syukurlah kalau begitu pa mama jadi lega kalau anak kita memang sepintar itu, mama jadi ikut senang" ucap mama Siti.
"ya begitu lah ma, yaudah papa berangkat dulu" ucap papa Yudi sembari mencium punggung tangan istrinya.
Setelah papa yudi berangkat ke kantor, tiba-tiba ponsel mama siti berdering yang menandakan bahwa ada pesan whattsap masuk.
Whatseup Komar
__ADS_1
"ti mbah matun wafat, mau dikubur habis jumatan"
Whatseup Siti
"innalillahi, ini aku kesana"
Whatseup komar
"oke"
Terpaksa mama Siti membatalkan untuk pergi ke acara pengajian, iapun izin ke pada bu rusminto untuk tidak pengajian dan pergi langsung ke kediaman mbah matun.
Setelah hampir setengah hari mama Siti berada di kediaman mbah Matun, akhirnya mama Siti pulang ke rumah.
12.00
"panasnya" gumam mama Siti setelah sampai di dalam rumah.
Mama siti segera menyalakan kipas angin untuk membuat udara di ruangannya menjadi sejuk.
"nah gini kan sejuk"
Tiba-tiba terdengar suara motor bagus di depan rumah menandakan bagus sudah pulang.
"loh udah pulang gus?" tanya mama Siti.
"udah ma"
"udah jumatan?" tanya mama Siti.
"udah ma tadi di kampus" ucap Bagus.
"ma nanti mama jadi ke acaranya bu rusminto?" tanya Bagus.
"jadi, ya nanti kalau tidak jadi bareng ibu-ibu kamu yang wakili" ucap mama Siti.
"kemana?" tanya mama Siti.
"rapat ma" ucap Bagus.
"nanti pulang jam berapa?" tanya mama Siti pada bagus.
"malam ma"
"ya nanti kalau enggak jadi bareng ibu-ibu kamu saja yang kesana" ucap mama Siti.
"oke ma, aku berangkat dulu" ucap bagus sembari mencium pinggung tangan mama Siti.
Saking panasnya cuaca hari itu semua pintu rumah di komplek yang di huni mama Siti semuanya di tutup dan rata-rata menghidupkan Aircondition untuk mensejukkan ruangan agar tidak panas, tapi berbeda dengan mama Siti ia lebih memilih untuk menghidupkan kipas angin sebagai ganti dari aircondition.
17.00
"mama papa pulang" ucap papa Yudi.
"papa tumben sudah pulang kerjaan sudah selesai semua pa?" tanya mama Siti.
"iya dong ma, kan nanti mau ke acaranya bu rusminto kan? Papa ikut ya ma bolehkan?" tanya papa Yudi.
"boleh sih pa, apa papa enggak pas di gedungnya aja?" tanya mama Siti.
"ya nanti tinggal lihat aja kan ma" ucap papa Yudi.
"yaudah deh"
__ADS_1
Malam pun tiba dan persiapan mama Siti masih 70% setelah solat magrib, ia sibuk memilih kerudung yang cocok dengan dress yang ia gunakan saat ini untuk pergi ke acara bu rusminto, tidak ada cara lain akhirnya mama siti menghubungi yaya untuk memilihkan kerudung yang cocok. Yap kini yaya adalah styelistnya mama siti, setiap mama siti kebingungan soal style dan kecocokan baju dan jilbabnya yayalah solusinya.
Video call berdering......
Video call whatseup tersambung Siti
"halo, nak"
Video call whatseup tersambung Yayaok
"apa ma?"
Video call whatseup tersambung Siti.
"tolong pilihin jilbab yang cocok dong buat mama"
"pilih jilbab yang warna hitam apa yang ini warna warni ini?"
Video call whatseup tersambung Yayaok
"jangan hitam lah ma, tadi kan udah pakai hitam"
"pakai yang warna warni itu aja bagus"
Video call whatseup tersambung Siti.
"yang ini?"
Video call whatseup tersambung Yayaok
"iya ma"
Video call whatseup tersambung Siti
"yaudah makasih ya nak"
Video calll whatseup tersambung Yayaok
"iya ma, sama-sama"
Video call whatseup terputus.....
"Pa mama pakai ini aja, papa sudah siap?" tanya mama Siti setelah semuanya siap.
"sudah ma " ucap papa Yudi.
"mama lihat ke depan dulu ya pa siapa tau ada bapak-bapak juga" ucap mama Siti.
"iya ma"
Mama siti akhirnya keluad rumah untuk melihat apakah ada bapak-bapak juga yang datang ke acaranya bu rusminto. Setelah mama siti cukup lama melihat ke depan rumah dan tidak ada bapak-bapak yang keluar rumah, mama siti akhirnya masuk kembali ke adalam rumah.
"pa, tidak ada bapak-bapak yang ke acaranya bu rusminto, mungkin sudah ke gedung kali pa" ucap mama Siti.
"oh ya udah ma, mama mau pergi sekarang?" tanya papa Yudi.
"iya pa, bareng sama bu sus" ucap mama Siti.
"oalah, oke deh ma" ucap papa Yudi.
"bagus pulang kapan ma?" tanya papa Yudi.
"malam pa, enggak tau tu pulang jam berapa, bilangnya sih pulang malam paling pulang jam 12 malam lagi tu anak" jelas mama Siti.
__ADS_1
"yaudah pa mama mau berangkat dulu" ucap mama Siti sembari melangkah menuju luar rumah.
'gimana sih ini bapak-bapak enggak ada satupun yang keluar rumah, sesibuk itu kah pekerjaan mereka, atau hanya mager? Aku aja yang sibuk bisa menyempatkan waktu untuk pergi kondangan lah ini enggak ada satupun yang keluar, ini komplek sudah seperti tempat tidur dan berteduh saja pergi kondangan bareng-bareng antar bapak-bapak malah tidak ada' gumam papa Yudi.