
Hari ini bagus akan pergi ke sekolahnya dan persiapannya seperti biasa hanya membawa satu buku, satu bolpoin, satu tipex cair atau tipex kertas, dompet dan botol air minum. Kegiatan bagus sehari-hari hanya sekolah dan belajar di karenakan ia ikut organisasi bagus akhirnya terpilih menjadi anggota pusat yang membuatnya sibuk setiap hari entah pergi rapat, pergi ke acara seminar mewakili organisasinya atau juga pergi menemui orang penting ya seperti saat ia pergi bertemu dengan wakil wali kota di kota tempat tinggalnya. entah kenapa perasaan yaya saat itu benar-benar tidak karuan karena disaat itu juga mamanya sedang jatuh sakit akan tetapi perasaan yaya kini semakin nyata hingga pukul 9 malam hal itupun terjadi.
Trrriiinngggg..... Trrriiiinngggg......
"ma, ada telfon. oh dari bagus ma, bagus nelfon" seru Yaya sembari membawakan handphone sang mama menuju ke yang punya.
"halo"
"halo, ma... Mama lihat KTP aku enggak?" tanya bagus pada sang mama.
"enggak, lah kamu naruhnya dimana?" tanya sang mama.
"aku taruh dompet i ma, tapi kok enggak ada" jawab bagus semakin panik.
"waduh di rumah enggak ada i, Yay... Kamu lihat KTP bagus enggak?" tanya sang mama pada Yaya sedikit agak panik.
"lah enggak aada ma kan KTP itu gede ma kalau jatoh ya kelihatan lah" sahut Yaya yang kini sedang membikinkan teh untuk sang mama.
"lah kamu tu kemana aja kok KTP bisa enggak ada?"
"enggak KTP aja ma, Sim A sama Sim C aku juga hilang" "kan dari tanggal 18 aku kan sekolah terus kan aku lihat masih ada, tanggal 19 kan aku mengurus berkas beasiswa ma itu juga masih ada"
"lah terus kok bisa enggak ada i dimana"
"aku tadi pas istirahat aku tidur ma terus ada orang yang duduk di sebelahku jumlahnya ada 6 itu teman sekelas aku ma, kan tas aku aku dekep nah terus pas aku bangun tidur kan teman aku kan bercanda ma sama teman aku pas mau buka dompet eh KTP sama Sim A Sim C aku hilang" "oh ya ma kemarin itu aku titipin dompet aku ke temen aku ma temen cewek ya lumayan lama lah, kan dompet aku di taruh di tas nya dia kan ma nah pas aku udah beberes dompet aku udah ada di tangannya dia lagi ma"
"lah lagian kamu nih dompet kok bisa kamu titipin orang"
"kan aku enggak muat ma , dan itu slot KTP sama Sim nya itu slot yang paling enggak bisa di ambil kecuali emang udah benar-benar tau dompet aku ma"
__ADS_1
"coba kamu tanya dulu ke teman kamu yang cewek itu"
"gus kamu cepat bikin surat kehilangan dulu ke kantor polisi sebelum 24 jam"
"kantor polisi mana ma?"
"kantor polisi sekitar situ"
"bentar ma ini aku mau otw ke kantor polisi deket sini"
"ma disini enggak ada kantor polisi berarti ke polresta ya ma?"
"iya, kamu bikin aja dulu surat kehilangan buat jaga-jaga karena kan yang hilang KTP sama Sim kan, kalau sim nya bisa di urus kapan saja kalau KTP kan bisa buat PINJOL le kalau kamu sudah bikin surat kehilangan kamu bisa mengantisipasi sewaktu-waktu ada tagihan. Kita enggak bakal tau yang ambil KTP sama Sim kamu itu di buat apa sama dia dan sekarang KTP itu bisa buat PINJOL juga"
"jadi sekarang ke polresta nih ma?"
"yaudah ma ini aku udah di polresta"
"yaudah"
TELFON DI TUTUP
"KTPnya bagus kenapa ma?" tanya Yaya pada sang mama.
"KTPnya bagus hilang" jawab mama Siti.
"duh kok bisa ma, nanti kalau papa denger gimana?" tanya Yaya sedikit cemas.
"papamu jangan sampai tau soal ini ya Yay" ucap mama Siti.
__ADS_1
"tau apa ma?" tanya papa Yudi.
'nah kan papa dateng'
"anu pa.... KTP bagus sama Sim A Sim C nya bagus hilang" ucap Yaya pelan-pelan.
"kok bisa, kan KTP Sim itu kan di dompet kok bisa hilang?" tanya papa Yudi.
Setelah papa Yudi, mama Siti dan Yaya menceritakan hal yang sebenarnya terjadi, barulah bagus pulang ke rumah. Seketika papa Yudi sudah berada di balik pintu utama untuk sedikit mengintrogasi bagus.
"papa tau dari mama dan Yaya kalau KTP dan Sim kamu hilang. Kok bisa hilang?" tanya papa Yudi secara tiba-tiba membuat bagus sedikit bingung dan takut harus mulai menjelaskan kronologinya dari mana.
"bagus enggak tau pa orang bagus pas tidur di jam istirahat aja tasnya bagus dekep kok, tapi waktu itu bagus nitipin dompet ke temennya bagus pa temen ceweknya bagus eh terus-terus KTP sama Simnya hilang" jelas bagus.
"udah bikin surat kehilangan?" tanya papa yudi.
"udah pa" jawab bagus.
"kamu besok bikin KTP baru aja yang penting itu surat kehilangan jangan sampai hilang kalau perlu di fotocopy 4" ucap papa Yudi.
"baik pa"
"lagian dompet kok di titipin" cibir Yaya pada bagus.
"lah kan enggak muat tanganku penuh aku enggak bawa tas" jelas bagus.
"yang namanya belajar di manapun minimal ya bawa tas lah, mau tas kecil mau tas besar pokoknya bawa tas gus" jelas Yaya pada adiknya.
"iya"
__ADS_1