Antara Aku, Kamu, Karier Kita

Antara Aku, Kamu, Karier Kita
Jaga stand


__ADS_3

Pukul 07.00


"ma pa bagus berangkat dulu" ucap bagus sembari mengambil tas miliknya.


"iya nak hati-hati di jalan, jangan lupa baca doa ya nak" ucap mama Siti.


Baguspun segera pergi menuju sekolah tempatnya menuntut ilmu saat ini, sebagai pelajar dan mengambil jurusan hukum keluarga bagus kini kian sibuk entah sibuk organisasi dan sibuk hal lain seketika ketika ia sudah bosan barulah ia mulai rebahan dan memainkan ponsel miliknya hingga tertidur dengan sendirinya di kasur kesayangannya.


Sesampainya di sekolahnya baguspun segera menuju kelasnya dan disanalah ia bertemu dengan salsa teman sekelasnya.


"gus kamu sudah ngerjain pr belum? Kalau belum aku boleh nirun enggak?" tanya salsa pada bagus. Ya bagus anaknya cukup pintar dalam hal akademik dan jangan lupa juga bagus sangat lihai dan pintar banget cari alasan pokoknya cocok banget kalau bagus ambil jurusan hukum.


"udah, emangnya yang lain belum apa?" tanya bagus balik pada salsa.


"sebagian pelit banget dah"


"lagian sapa suruh nggak ngerjain pr dah tau hari ini ada jadwalnya mana 2 jam kan tu matkul?" tanya bagus.


"iya sih gus sorry deh" ucap salsa.


"yaudah nih tapi jangan kamu nirun semua lo ya" ucap bagus memperingati salsa.


"iya iya gus" ucap salsa.


Salsa pun segera menulis setengah jawaban dari bagus ke buku tugasnya. Salsa putri tinggi, putih, cantik dan dari keluarga berada membuat dirinya terkenal di seluruh lingkungan tempatnya menuntut ilmu terlebih lagi salsa mengikuti organisasi tambah terkenallah salsa di mata teman-temannya, sekelas yang sama dengan bagus membuat salsa bahagia.


Pukul 16.00


"gus kamu mau kemana kok cepat banget, kamu ada urusan mendesak ya?" tanya salsa pada bagus.


"iya, aku ada urusan mendesak" jawab bagus singkat.


"yaudah, tapi makasih ya udah mau niruni tugasnya hehe" ucap salsa.


Bagus segera meninggalkan lingkungan sekolahnya dan segera pergi ke tempat stand untuk bekerja, dengan kecepatan sedang bagus mengendarai montor hitamnya menuju ke tempat ia bekerja.


Lokasi Stand


'ini mana ya yang DM aku semalam? Aku sudah disini tapi ni orang malah kemana?' gumamnya sembari melihat lokasi tempat ia akan bekerja. Ada banyak stand disini mulai stand makanan sampai stand pakaian semua ada disini, ya bisa di bilang ini hampir semuanya adalah stand UMKMnya para masyarakat.

__ADS_1


"masnya yang kemarin DM itu ya?"


"iya" ucap bagus.


"apa saya bisa langsung kerja kak?" tanya bagus sembari melihat stand yang akan ia jaga.


"bisa kak nanti kakak tidak jaga sendiri jadi ada temannya kak jadi dua orang ya kak"


'mampus kalau dua orang berarti nanti apa hasil jaganya di bagi dua juga? Rugi dong ya kalau gini caranya'


"nanti untuk hasilnya sebelum pulang ya kak"


"oh iya kak" ucap bagus.


Selama bagus bekerja menjaga stand ia tidak sengaja bertemu dengan seseorang yang ia kenal di lokasi tempat ia menjaga stand


"gus" ucap Zizi.


"eh zi, ngapain kesini?" tanya bagus pada zizi.


"biasa mau beli sesuatu ya paling beli makanan" ucap zizi sembari melihat produk yang ada di stand yang di jaga bagus.


"ini apa ya namanya itu produk olahan gandum lah ada ini nih roti, kamu mau? Kalau mau ini ada yang khusus buat testernya" jelas bagus pada zizi sembari menawarkan produk yang ada di stand miliknya.


"wah boleh nih, tak coba ya gus" ucap zizi.


Zizipun akhirnya mencoba salah satu produk yang ada di stand bagus, dengan rasa senangnya setelah mencoba salah satu produk milik bagus iapun akhirnya membeli produknya.


"gus aku beli tiga ya ni apatu roti gandumnya, soalnya mama sama pacar aku kan suka sama roti gandum" ucap zizi sembari menunjuk produk yang akan di belinya.


"weh kamu dah punya pacar? Bukannya kemarin kamu habis putus ya sama pacar kamu?" tanya bagus pada zizi sembari membungkus pesanan zizi.


"iya sih tapi apa gunanya galau terus mending move on dan cari yang baru dan yang bisa di ajak serius" jelas zizi.


"weh pintermen saiki ya" ucap bagus.


"jadinya semuanya 25.000 ya zi" ucap bagus sembari menyerahkan belanjaan yang di beli zizi.


"makasih ya gus, yaudah kalau gitu aku balik dulu ya" ucap zizi pada bagus sembari berjabat tangan.

__ADS_1


"oke zi" ucap bagus sembari menata kembali barang yang ada di standnya.


Sudah 8 jam bagus menjaga stand dari ia pulang sekolah hingga malam hari pukul 23.00, dan inilah yang paling di tunggu bagus yap yakni uang. Sebelum pulang baguspun mendapat amplop yang berisi uang namun ia belum membukanya sebelum ia sampai di rumah.


"bagus tunggu sebentar" ucap pemilik stand sembari mengambil uang dari dalam tasnya.


"ini buat kamu karena kamu sudah membantu aku, mohon terima ya" lanjutnya.


"wah makasih ya kak, ini mah lebih dari cukup kak" ucap bagus sembari menerima amplop yang berisikan uang dari sang pemilik stand.


"justru saya yang terimakasih sama kamu karena kamu stand saya jadi ramai dan produk saya 80% terjual habis" ucap sang pemilik stand.


"ini ada tips juga buat kamu karena produkku sudah terjual 80% ya sebagai tanda rasa terimakasih aku" lanjutnya.


"wah terimakasih ya kak, kalau begitu saya permisi dulu ya kak mau pulang" ucap bagus sembari berpamitan pada sang pemilik stand.


"iya"


Baguspun segera pergi menuju ke parkiran montornya dan bersiap untuk pulang ke rumahnya, tak perlu waktu satu jam iapun tiba dirumah namun entah kenapa ayah yudi menatap bagus seperti sedang mengintrogasi.


Krreeeekkkk....


'rumah udah sepi sepertinya udah pada tidur' gumam bagus sembari melangkah perlahan menuju ke kamarnya.


"jam segini baru pulang?" tanya ayah Yudi pada bagus.


"iya pa, standnya tadi ramai banget. Oh ya pa zizi tadi juga mampir loh pa ke stand aku dan dia beli produk yang ada di stand aku" jelas bagus.


"lihat ni pa, aku juga punya uang sendiri dari hasil aku jaga stand" ucap bagus sembari menunjukan sebuah amplop yang ada di tangannya pada sang ayah.


"oh ya pa, mama kemana?" tanyanya.


"mamamu sudah tidur, sudah uangnya di simpan biar banyak" ucap ayah Yudi.


"udah malam kamu langsung tidur saja besok kan kamu masih harus sekolah" lanjutnya sembari mengusap rambut hitam anak laki-laki kebanggaannya.


"iya pa"


Bagus segera menuju ke kamarnya dan bersiap untuk mandi dan memakai piamanya. Selesai mandi dan memakai piamanya iapun melihat amplop yang di berikan oleh pemilik stand.

__ADS_1


'alhamdulillah dapat 500.000 ribu lumayan buat beli kuota tanpa harus minta dulu ke Yaya' gumamnya sembari mengucap suyukur setelah melihat uang yang berada di amplop miliknya.


__ADS_2