Antara Aku, Kamu, Karier Kita

Antara Aku, Kamu, Karier Kita
Usaha Jae 2


__ADS_3

"yay ini di makan dulu" ucap jae sembari mengambilkan makanan untuk istri kesayangannya.


"sebentar"


Usaha jae untuk membikin yaya nyaman di saat ia harus menahan rasa cemburunya itu lantaran melihat istrinya yang pulang dengan laki-laki lain. Sementara itu yaya setelah keluar dari kamarnya ia langsung menuju ke meja makan untuk sarapan...


'ini dia enggak bicara apapun gitu kek ke aku'


'kok dia sudah rapi lagi, apa dia mau pergi lagi'


Di sela-sela sarapannya "jae, aku nanti mau ke kantor sebentar ya kan hari ini aku otomatis jadi pengganti papa di kantor" ucap yaya.


"iya, kamu berangkat sama siapa? Naik apa?" tanya jae detail.


"kamu ini sudah seperti detektif aja"


"aku berangkat sendiri, kenapa?" tanya yaya pada jae seakan memintanya untuk mengantarnya.


"oh, aku antar ya"


"tumben nih mau antar aku memangnya kamu enggak ke kantor?"


"nanti aku ke kantor setelah aku antar kamu ke kantor"


"iya deh"


Sebenarnya ia akan ke kantor pagi tadi karena ke asyikan olahraga di gym ia jadi terlambat pergi ke kantor, tapi hari ini ia sudah bilang bahwa ia akan terlambat pergi ke kantor sembari memperkenalkan dirinya sebagai pengganti bos dari kantor tempat ia bekerja selama ini.


Jam 13.00


"yay, kalau udah selesai bilang ya nanti aku jemput" ucap jae pada yaya sembari mengusap-usap perutnya.


"iya nanti kalau aku udah selesai aku bilang kok" jawab yaya sembari menyium punggung tangan suaminya.


"yaudah aku masuk ke kantor dulu ya" lanjutnya.


"siap bu bos"


Kantor


'eh dengar-dengar itu karyawan di sini ya'


'itu bukannya istrinya jae'


'jae siapa? jangan-jangan jae rapper itu'


'tapi cantik ya'


'cantik sekali'


'kabar-kabar dari teman aku ya katanya dia itu yang akan menggantikan bos kita'


Bagitulah suara dari karyawan lain saat yaya memasuki area kantor milik ayahnya, bukan karena ia terlambat masuk kerja akan tetapi hari ini ada pengumuman penting di kantornya...


"hari ini adalah hari yang sangat penting untuk kantor kita, karena tepat 4 tahun yang lalu kita baru saja kehilangan salah satu bos kesayangan kita dan kantor ini sempat tidak ada yang memimpin selama 4 tahun ini, jadi hari ini kita sudah putuskan yang akan menggantikan posisi pak bos adalah ........... Yaya" ucap nino.


Nino adalah tangan kanan papanya yaya selama ini, ialah yang selama ini membantu ayahnya selama bekerja sebelum akhirnya yaya keterima bekerja di sana dan berhasil menaikan pangkatnya hingga sekarang.


"yaya selamat kamu tidak hanya naik pangkat sebagai karyawan tetap saja akan tetapi kamu akan diangkat langsung menjadi bos di kantor ini" lanjutnya.


'horok enggak salah ini?'


'aku? Anak dari ayah yang jadi bos di sini malah jadi bos?'


'apakah kali ini aku bermimpi'


'yay, ini namanya amanah maemunah amanah itu harus di laksanakan dengan baik. Amanah kamu kali ini adalah mengurus kantor ini dan berusaha mempertahankan perusahaan ini'


"ah iya sama-sama"


"jadi sebagai pemimpin kantor kita yang baru apa yang mau kamu lakukan?" tanya nino.


"kalau jam biasanya kita pulang itu jam 8 malam, kali ini aku akan merubah sedikit jam pulangnya yakni jam 7 malam terkecuali kalau kita ada meeting atau lembur, untuk yang lainnya nanti menyusul" jelas yaya.


Kini ia berusaha menyesuaikan dirinya dengan jabatan barunya sebagai bos di kantornya, dewi sebagai sahabat yaya selama bekerja pun sangat bahagia dan bangga melihat perkembangan sahabatnya itu, dengan senangnya dewi berteriak kegirangan hingga...

__ADS_1


"baiklah sekali lagi selamat untuk yaya yang mulai saat ini menjadi bos baru kita" ucap nino.


"terimakasih pak nino, sekarang sebagai bos baru kalian mulai hari ini kita harus lebih semangat lagi kerjanya, dan kalau ada keluhan apa-apa cepat beritahu saya, mengerti semuanya"


"mengerti"


"apakah kita ada jatah liburnya bu bos?"


"ya tetap ada dong, yang lebih penting itu saya mau melihat usaha kalian dan kenaikan pengetahuan kalian ya saya mau kalian tidak hanya bekerja saja di kantor ini saya juga akan memantau terus perkembangan kalian juga. Jadi semakin kalian upgrade diri kalian tidak hanya gaji saja yang naik tapi saya sudah targetkan untuk liburan bersama biar kalian tambah semangat kerjanya. Siap"


"SIAP"


"baiklah, kalau begitu kalian bisa meneruskan pekerjaan kalian dan karena saya tidak bisa lama-lama di kantor jadi saya menitipkan sebagian jam saya pada pak nino ya"


"baik bu"


"pak nino tolong nanti gantiin saya sebentar saya ada urusan dan kalau untuk masalah kantor saya akan berusaha untuk membaca sedikit dari dokumen milik ayah saya selama ayah saya menjabat sebagai bos di sini, dan karena saya di pilih langsung dari pusat kantor ini jadi saya akan berusaha untuk bekerja sesuai prosedur yang ada" ucap yaya pada pak nino.


"baik bu, kalau begitu saya permisi dulu" ucap pak nino sementara yaya mengedipkan matanya yang mengartikan iya.


Setelah pengumuman kantor selesai tiba-tiba jae mengirimkan pesan untuknya


Kakakakao jaekim


"sayang, masih bekerja? Apakah sudah selesai selebrasinya?"


'apaan nih sayang-sayang'


Kakakakao yayaok


"sudah sayang, selebrasinya sudah kalau kamu mau jemput aku silahkan"


'ah lihat ruangannya papa lama juga enggak ke ruangan papa selama 4 tahun ini'


"yay, mau kemana?" tanya dewi.


"mau ke ruangan pak bos, kenapa wi?"


"hehe btw selamat ya atas jabatan barunya, sekarang keren banget dah besti aku nih sayang yah di winda tidak bisa melihat ini, kalau dia lihat ini pasti beuh dia yang paling heboh"


"siap bu bos ku"


Ruangan bos


'wih gede juga ya, luas lagi'


'jadi begini ya rasanya kalau jadi pimpinan kantor itu?'


'ruangannya nyaman, ada sofanya beuh ini mah serasa di rumah'


'di sini masih ada papan nama papa di meja, tapi kalau dari berkas-berkas dokumennya sepertinya aku harus belajar lagi'


Gumam yaya yang sedari tadi melihat dokumen milik ayahnya di ruangan khusus pimpinan, ia tidak sadar sedari tadi seseorang sedang mengamatinya dari jauh sepertinya orang itu tidak suka akan jabatan yaya sekarang atau orang itu merasa iri pada yaya.


'sebaiknya aku berjalan ke lobby deh biar jae enggak repot-repot naik ke ruangannya papa'


Yaya tidak menyadari bahwa selama ia berjalan menuju lobby ada yang mengawasinya tiba-tiba


Bruk....


'duh pake jatuh lagi'


"apa enggak bisa bangun ya?" tanya salah satu karyawan yang sengaja mendorongnya.


"bu bos enggak bisa bangun? Kenapa bu bos meleng ya?" lanjutnya.


Seketika suasana berubah menjadi hening karena ulah salah satu karyawan di kantornya, tapi bukan yaya namanya kalau tidak bisa bermain peran.


"udah jadi istri rapper terkenal jadi bos pula, mau double job bu?" ucap salah satu karyawan di kantornya.


Karyawan tersebut adalah wiwin, ia sangat tidak menyukai yaya dari awal ia melihat yaya bekerja di kantor milik ayah yaya hingga sekarang. Kabarnya wiwin salah satu karyawan yang sedikit banyak problem, tidak hanya itu setiap ada karyawan yang naik pangkat ia selalu iri bahkan ia rela menggunakan cara ghaib demi melemahkan targetnya. Ultimatum yang di berikan ayah yudi selama menjabat menjadi bos pun di abaikannya dan kini ia kembali lagi berulah dengan menyerang yaya.


Untung saja tepat waktu jae sudah ada di kantor yaya dan saat ini ia melihat istri kesayangannya jatuh tersungkur dengan dokumen berserakan dimana-mana....


"yaya" ucap jae.

__ADS_1


"ada apa ini?" ucap salah satu security yang ada disana.


"maaf pak tadi saya yang memanggil bapak karena istri saya di dorong dan jatuh" jelas jae. Jae melihat semuanya karena sebelum yaya terjatuh jae memang sudah ada di sana.


"halah jatuh dari mana, dia itu cuman caper doang" ucap wiwin mencari alasan.


"baik kalau cuman alasan, pak boleh saya lihat cctvnya?" tanya jae.


"boleh mas, silahkan ikut saya"


"ayo siapa tadi yang bilang bahwa dia jatuh karena caper doang, semua yang ada di sini bisa ikut saya karena kalian semua ada di tkp kan? Jadi benar salahnya akan di lihat di cctv" jelas jae.


Ruang kontrol kantor


"silahkan mas bisa di lihat, saya sudah mengatur waktunya tepat satu jam sebelum bu yaya terjatuh" ucap security.


Video CCTV


"lihatkan jadi siapa sekarang yang salah?" tanya jae.


"T-t-tapi aku kan enggak sengaja" ucap wiwin yang sedari tadi mencari pembenaran.


"bu wiwin anda dari dulu selalu buat ulah, dari mantan karyawan yang dulu masih bekerja di sini di angkat pangkatnya kamu berulah, orang lain naik pangkatnya kamu berulah, sekarang kamu berulah lagi wiwin. Bu yaya saya mohon maaf kalau lancang karna saya merasa tidak nyaman melihat karyawan disini di bikin tidak betah sama dia" ucap security dengan nada amarahnya.


"udah lah pak, namanya juga iri pak biasalah dalam hidup dan dunia kerjaan" ucap yaya.


"dan untuk kamu, saya ingin kamu untuk cuti sementara waktu" lanjutnya.


"tapi bu"


"ini sudah yang ke berapa wiwin kamu begini? Banyak kan dari bos yudi masih hidup sampai sekarang, iya kan?" tanya yaya.


"pokoknya saya tidak mau tau ya wiwin, kamu saya tugaskan untuk cuti sementara waktu agar sifat iri kamu itu tidak membahayakan orang lain" jelas yaya.


"B-b-baik bu"


'lihat aja kamu bu bos aku tidak akan tinggal diam'


Akhirnya semua orang pergi keluar dari ruang kontrol kantor, sebelumnya jae meminta copyan videonya untuk jaga-jaga video itu akan di salah gunakan.


Lobby kantor


"terimakasih ya pak sudah mau membantu istri saya" ucap jae.


"sama-sama mas , lagi pula bu bos itu orangnya baik dari dulu"


'hah bu bos, jadi yaya sekarang jabatannya bos?'


"iya yaya memang orangnya baik, ramah, suka tolong orang kan suaminya juga sama" jelas jae sembari menyombongkan dirinya.


'horok beda 11 12 kali'


"udah yuk mas kita pulang"


"yaudah, kami permisi dulu"


Mereka berdua akhirnya pulang dan selama di perjalanan jae selau menunjukan perhatiannya pada yaya...


Mobil


"ada yang sakit?"


"cuman biru aja nih sikutnya"


"di sekitar situ ada obat salep coba cari ada enggak?"


"ada mas"


"oh iya kamu naik jabatan ya hari ini?"


"iya hehe"


"selamat ya bu bos, semoga karier kamu selalu bagus dan bisa menjaga amanah dari kantor dan papa"


"makasih ya mas"

__ADS_1


__ADS_2