Antara Aku, Kamu, Karier Kita

Antara Aku, Kamu, Karier Kita
Perum Citra Raya Regency Story


__ADS_3

Besok adalah hari dimana bagus akan pergi ke semarang untuk menepati tugasnya sedangkan mama siti sedang flashback ke masa-masa ketika yaya belum menikah ....


Flashback on


Pagi hari telah menyinari keluarga kecil yang bahagia. Ayah yudi, mama siti, yaya nurhidayah, dan bagus aditya hilmansyah, mereka adalah keluarga kecil yang baru membeli sebuah rumah baru di pertengahan solo dan gondang rejo yakni di perum citra raya regency. Karena ayah yudi adalah seorang pemimpin kantor ia membeli rumah itu dengan kredit, yap kredit yang setiap tagihan muncul bunga yang sangat berkembang dan cukup memakan uang banyak ketika hendak melunasinya. Ayah yudi memilih rumah yang bernomor A3 yakni di tengah-tengah, cat biru nan indah dan stuktur rumah yang nyaman ayah yudi telah siapkan untuk keluarga kecil tercintanya.


Disini ada 18 rumah yakni blok A dan B, blok A berjumlah 8 rumah sementara blok B berjumlah 6 rumah. Entah kenapa mulai dari sinilah kehadiran keluarga yaya sedang tidak baik-baik saja, yap kehadiran keluarga yaya sangat mengganggu ketenaran bu presta dosen di unibersitas negri favorit sekaligus istri sang notaris dan pembisnis barbershop di perum yang ia huni.


"ma pa jadi ini rumah kita?" tanya yaya pada ayah yudi.


"iya, ini rumah kita suka enggak?'" tanya ayah yudi.


"suka banget pa, pa kok belum ada lampunya?" tanya yaya.


"belum di pasang nak, nanti juga di pasang yang penting sudah ada kasur ya buat tidur. Nanti yaya tidur bareng papa dan bagus tidur bareng mama" jelas ayah yudi.


"asik tidur bareng papa" ucap yaya dengan senangnya.


Rumah yaya aslinya akan di bikin percontohan untuk kantor pribadi dan setelah di beli oleh ayah yudi barulah rumah itu mulai di perbaiki sedikit demi sedikit karena sebelum menjadi rumah adalah masih lahan sawah kosong.


waktu telah berlalu dan yaya kini semakin tumbuh menjadi remaja wanita yang cantik nan tomboy, disini belum ada tanda-tanda dari bu presta menonjolkan dirinya.


1 tahun kemudian


"ma papa kok lama ya pulangnya? udah mau buka puasa ini" tanya yaya sembari menonton acara ngabuburit bareng smash di tvnya.


"mungkin masih di jalan kak kan macet, dan jam kantor pulangnya hampir semua sama. Paling habis ini nyampe" jelas mama siti.


Din.... Din..... Din....


"itu papa ma, papa dah pulang" ucap yaya sembari berlari membukakkan pintu pagar untuk ayahnya tercinta.


"masih kuat puasanya?" tanya ayah Yudi.


"masih dong pa, papa ada smash" ucap yaya sembari menunjuk ke arah acara tv yang ia tonton.


"iya, papa mau ganti baju dulu ya" ucap ayah yudi.


"mama, nanti buka puasa pakai apa? Ada es enggak ma?" tanya yaya pada mama siti sembari melihat jam.


"ada gorengan, ada ini mama masak sayur sop sama bikin teh anget" jelas mama siti.


"yeyyy ada sayur sop. Ma, kali ini yaya bisa puasa tapi cuman setengah hari" ucap yaya.


"enggak kenapa dong sayang" ucap mama siti.


Sampai saat ini keluarga yaya pun menjadi keluarga yang harmonis, penuh tawa dan adem ayem sebelum ada yang menonjolkan dirinya sebagai orang terkaya dan paling berpengaruh di komplek huniannya saat ini. Waktu terus berjalan yang namanya heaters pasti akan tetap ada dan mulailah dari sini kejanggalan itu terjadi.


4 tahun kemudian


"ma, mbak ratna udah pindah ya? Terus siapa yang gantiin mbak ratna?" tanya yaya.


"nanti ada kok yang gantiin mbak ratna" jelas mama siti.


Hari lebaran pun telah tiba perum citra raya akan mengadakan maaf-maafan dan makan bersama niatnya sih demi menjaga silahturahmi tapi.....


Rumah bekas hunian dokter


"baiklah bapak ibu, kita berkumpul disini selain kita saling bermaaf-maafan kita juga sekalian makan bersama, mungkin salah satu dari kita ada yang pernah berbuat kesalahan ya yang namanya manusia kan tidak luput dari salah nggih? Maka dari itu mumpung kita semua berkumpul di sini sekalian menjaga silahturahmi, kan ketemu bareng-bareng seperti ini hanya setahun sekali ya kan pada sibuk semua hehe. Monggo di unjuk riyen" ucap pak Sagus selaku pengurus arisan bapak-bapak dan guru di SMA islam negeri.


'kok ada yang beda ya, mesti ada yang tidak beres' batin yaya yang sedari tadi melihat ke arah pak Sagus dan mencerna semua perkataan pak Sagus.


Makan-makan pun telah berakhir tibalah untuk mencuci piring ramai ramai, kejadian yang tidak di inginkan pun datang lagi....


"ma aku bantuin ya" ucap yaya sembari membawakan tumpukan piring kepada salah satu ibu-ibu yang di dekat keran untuk mencuci.


"mbak yaya pulang saja disini biar ibu-ibu saja yang cuci" ucap bu presta.

__ADS_1


"nanti ndak ngerepoti" lanjutnya.


'ih apaan tu orang tu anaknya bu yuya aja masih di sini enggak papa malah ikut bantuin juga. Dosen apaan itu? Lihat aja ya kalau aku sudah menikah jangankan punya rumah di perum citra raya aku tidak akan lagi hadir di setiap acara yang di buat perum citra raya ini. Ini kan namanya tidak adil. Aku kan sudah gede juga dan aku juga pengen bantu-bantu juga. Kasihan mama nyuci segitu banyaknya sementara yang lain cuma ngasih-ngasih piringnya aja' gumamnya sembari melangkahkan kakinya menuju rumah.


Makin bertambahnya tahun mulailah terlihat kejanggalan dari keluarga bu presta yang selalu ingin terlihat menonjol dan paling berpengaruh, sifatnya seakan-akan memanipulatif agar semua orang suka dan senang padanya.


8 tahun kemudian


"ma itu ada yang mau ngontrak rumah ya?" tanya yaya.


"iya, paling besok nak" ucap mama siti.


"kok di benerin dulu sih ma?" tanya yaya.


"kan lama tidak di tempati nak jadi harus di benerin dulu" jelas mama siti.


"ma yay , papa berangkat dulu ya" ucap ayah yudi.


"iya pa, pa... Bawain mie bandung dong heheh" ucap yaya pada ayah yudi.


"mie terus" ucap mama siti.


"yaudah nanfi di beliin" ucap ayah yudi.


"hati-hati ya pa" ucap yaya sembari mencium punggung tangan ayahnya tercinta.


12.00


"loh itu ma yang ngontrak?" tanya yaya.


"iya"


"namanya siapa ma yang ngontak?"


"nanti juga tau"


"ma, itu namanya mbak siapa?" tanya yaya.


"itu namanya mbak mahalini nak" ucap mama siti.


"oalah" jawab yaya cuek.


"nak besok untuk 17 agustus kamu gantiin mama buat nari ya bareng ibu-ibu" ucap mama siti.


"siap ma"


Beberapa hari kemudian


"ndok, kamu enggak latihan?" tanya mama siti.


"enggak ma, emang nari apa?" tanya yaya.


"nari india, sono latihan" ucap mama siti.


"nggaaaak ah ma, nanti ujung-ujungnya gibah lagi. Yaya enggak mau" jelas yaya.


"yaudah, tapi kamu loh ya yang gantiin mama" ucap mama siti.


"iya iya ma"


Saat latihan.


"eh mbak yaya" ucap bu presta.


"mbak yaya nanti posisinya di depan ya" ucap mbak mahalini.


'dimana aja boleh penting jangan ada gibahan, perasaan aku tidak enak berasa ada yang di tutupi dari bu presta'

__ADS_1


Latihan selesai


"mbak yaya jangan di hafalin nanti lihat mbak mahalini aja" ucap miss kaka.


"iya mbak yaya, nanti lihat mbak mahalini saja" lanjut bu presta.


'orang performa aku seperti itu mau aku tutupin seperti apapun juga ya akan tetap terlihat bambang. Aku meskipun belum ibu-ibu aku bisa baca pikiran orang ya bedanya aku tidak membeberkannya saja demi kesejahteraan bersama'


Selama latihan yaya hanya diam melihat interaksi antara ibu-ibu yang ada di hadapannya sekarang, ternyata benar mulai dari sini kejanggalan yaya akan bu presta akhirnya bisa ia ketahui.


"loh kok udah pulang?" tanya mama siti.


"pada gibah ma" jelas yaya.


"gibahin bu kika" lanjutnya.


Bu kika adalah seorang istri dari anggota polisi yang dulunya satu perum dengan keluarganya hingga akhirnya keluarga bu kika ini pindah karena tidak nyaman dengan salah satu penghuni rumah di perum ini, terutama bu tini dan bu presta.


Kamar


"ternyata benar bu presta kali ini akan menunjukan dirinya agar dirinya menjadi lebih menonjol, duh dasar ibu-ibu tukang manipulatif. Kalau mau orang suka sama kita ya jangan gitu, untung aku bisa baca pikiran bu presta jadi aku tau semuanya. Kalau dia berulah sekali lagi akan aku beberkan semuanya demi tidak ada yang di tutupi lagi" gumam yaya sembari menggambar tokok anime yang disukainya.


Persiapan untuk 17 agustuspun telah siap meskipun yaya hanya mengikuti latihan sebanyak 3x saja tapi kalau soal dance ia memang jagonya. Yaya dapat mengingat koreografi dance yang di buat oleh siapapun selama 24 jam dan sama sekali tidak lupa sampai hari H.


Hari 17 agustus


Hari ini telah tiba, inilah saatnya yaya melihat apa yang akan dilakukan bu presta dan bu kika kali ini meskipun yang terlihat manipulatif hanya bu presta, tapi kali ini yaya sudah tidak tahan lagi menutupi apa yang ia bisa ia tidak bisa menutupi lagi bakat tersembunyinya,, mana inilah yang terjadi.........


"nanti dancenya jangan bentuk banget ya, gimana ya karena kan nanti di depan ada bapak-bapak" ucap mbak mahalini.


"ues enggak papa mbak orang perum yang atas tahun kemarin ya gitu kok" ucap bu presta.


'karepmu bu bu penting aku ki gantinya mamaku buat dance' batin yaya.


20.00


"baiklah kita bacakan susunan acaranya acara yang pertama adalah menyanyikan lagu hari merdeka, menyanyikan lagu syukur, berdoa bersama, di lanjutkan denga perform dari perum citra raya dan perum pandu dan sembari pembagian hadiah pemenang lomba" ucap mc.


'okay yay sekarang jangan ada yang di tutupin lagi, ini bakatmu yang sudah kamu tutupi sejak lama, kali ini buktikan kalau aku ini bukan yaya remaja wanita abal-abal yang bisanya hanya gibah saja' batin yaya.


"mbak yaya gimana deg degan?" tanya mbak mahalini.


"nggak mbak biasa aja" ucap yaya singkat sembari tersenyum tipis.


"ayo ibu-ibu sekarang giliran kita, semangat-semangat" ucap mbak mahalini.


'yaya santai aja dan tunjukan pada dunia bakat yang kamu tutupi selama ini'


(musik di mainkan)


(koreo grafer tari)


'tenang yaya, tetap senyum dan menarilah jangan peduli apa kata orang'


(koreo grafer tari)


"yey gimana udah plong?" tanya mbak mahalini.


"wuh ues plong mbak" ucap miss kaka.


"plong aku mbak" ucap bu presta.


"penting awak e dewe ues tampil kan" ucap bu yoya sementara yaya hanya tersenyum tipis.


Selepas perayaan 17 agustus bu presta pun mulai menunjukan dirinya bahwa ialah yang paling menonjol bukan hanya itu ialah yang sudah merasuki pikiran ibu-ibu perum agar sepikiran dengannya yap berbeda dengan yaya yang teguh dengan ucapan dna pendiriannya.


Semenjak itu bu prestalah yang paling menonjol di antara yang lain tidak hanya itu saja apa yang di capainya membuatnya angkuh dan tidak memikirkan orang yang penghasilannya di bawahnya.

__ADS_1


Flashback off


__ADS_2