Antara Aku, Kamu, Karier Kita

Antara Aku, Kamu, Karier Kita
Mantan kembali


__ADS_3

Setelah sekian lama yaya fokus dengan pekerjaannya akhirnya kini ia akan melepas masa lajangnya dengan laki-laki yang mencintainya, sebelum ia melaksanakan prosesi pernikahannya ada hal yang terkait dengan pernikahannya yaitu jangan pergi sendirian atau melakukan hal yang negatif sebelum melasungkan pernikahan. Selama ini keluarga ayah yaya menganut kepercayaan islam keprabon atau biasa di kenal dengan kejawen jadi ia merasa sedikit was-was setelah mendengarkan nasehat dari nenek dan budenya akan tetapi ia menghiraukan semua yang di nasehatkan oleh sang nenek dan budenya tersebut.


Pagi yang indah dengan silau sinar matahari yang menembus jendela kamar yaya yang kini sedang bersiap-siap untuk medipedi, hari ini adalah jadwal yaya untuk lebih mempercantik diri sebelum ia menikah meskipun ia sudah cantik dari kecil ya mungkin ini sudah menjadi kebiasaan dari keluarganya yakni sebelum melasungkan pernikahan calon pengantin wanita harus mempercantik diri dengan pergi ke salon atau dokter kecantikan. Akan tetapi hal mengejutkan datang secara tiba-tiba yang membuatnya terheran-heran.


yaya mulai mengecek handphonenya


"ah iya ini tanggal 11 maret hari ini aku ada jadwal pergi medipedi ya biasalah sebelum nikah mama selalu menyuruhku untuk pergi ke salon apalagi keluarga dari papa gak dapet calon pns salah ini salah itu salah, sebenarnya enggak pergi ke salon juga tidak masalah karena kan aku sudah punya lulur yang aku beli di marketplace online dan itu sudah cukup bagus untuk effortnya" gumam yaya sembari bersiap untuk pergi ke salon langganannnya.


Instageurem DM


"hai bisa kita ketemu sebentar"


"aku sekarang berada di dekat kantor kamu"


"ha siapa ini tiba-tiba DM, hmm kantor? Ngapain orang ini ke kantor aku, memangnya dia temannya papa atau dia anaknya temannya papa" gumam yaya sembar membaca pesan instageruemnya.


"ma pa yaya pergi ke luar sebentar ya" ucap yaya sembari menyalimi punggung tangan papa dan mamanya.

__ADS_1


"bukannya hari ini papa kamu kasih kamu izin untuk tidak masuk kerja ya karena kamu kan sebentar lagi mau menikah" ucap mama siti.


"iya sih ma, hanya saja aku ada sedikit urusan sebentar. Bolehkan ma pa?" tanya yaya sembari menatap mata kedua orang tuanya berharap ia mendapatkan izin untuk pergi ke luar rumah.


"emangnya kamu mau ada urusan apa? Terus bukannya kamu ada jadwal ke salon ya hari ini?" tanya papa yudi.


"iya pa habis dari kantor terus ke salon kok hari ini juga mau lihat cincin juga sama jae kan waktu itu cincin yang di coba terlalu besar di jari aku pa ma jadi aku minta tolong ke jae buat kecilin lingkar cincinnya biar cukup di jari aku" jelas yaya sembari mengeluarkan handphonenya dan memperlihatkan gambar cincin yang sudah di pesan jae melalui layar handphonenya.


"ini cincinnya ya? Cantik banget yang nyaranin cincin ini siapa, kamu ya yaya?" tanya mama siti sembari melihat foto cincinnya dengan cara menzoom full fotonya.


"hehe iya ma, semua sudah di prepare jae dari awal sebelum jae ke rumah yaya so ini semua jae yang nyiapin" jelas yaya.


"hadeh yaudah, hati-hati di jalan" ucap mama siti.


"jangan lupa kalau ketemu jae tanyain toko cincinnya di mana" ucap papa yudi.


"lah memangnya kenapa pa?" tanya yaya.

__ADS_1


"papa mau beliin cincin buat mama kamu yay" ucap papa yudi secara terang-terangan di hadapan mama siti dan yaya.


"lah ngapain pa beliin mama cincin segala, nggak perlu juga kali" ucap mama siti sembari menutup wajahnya menggunakan tangannya karena malu.


"cie cie ehem kayaknya ada yang kembali ke masa muda lagi nie, dah ya ma pa yaya mau berangkat sekarang takut tambah siang tambah panas nanti" ucap yaya sembari mengambil tas kecilnya di meja.


"iya"


Selama perjalanan ia bertanya-tanya siapa yang mengirimkan pesan DM di instageruemnya, dan orang itu ke kantor yaya tau dari mana. Apakah kini yaya sudah ada stalker?


Setelah 30 menit akhirnya yaya sampai di kantornya, yaya parkir tidak jauh dari kantornya untuk melihat siapa yang mengirimkan pesan di instageruemnya. Ia terkejut ternyata yang mengirimkan pesan


"kira-kira siapa ya yang ngirim DM, katanya tu orang ke kantor aku? Ada urusan apa coba?" gumam yaya sembari bertanya tentang orang misterius yang mengirim pesan DM ke instageruemnya.


"ingat kata jae kita harus hati-hati apalagi aku akan menikah sekarang jadi sedikit rawan untuk keluar rumah sendirian" ucap yaya sembari membuka jendela mobilnya.


"sepertinya aku tidak salah lihat kan kok itu seperti mantan aku?" tanya yaya sembari melihat orang yang berdiri tidak jauh dari kantornya.

__ADS_1


"eh iya ngapain dia ke kantor aku" lanjutnya.


"yah malah nelfon lagi dia lewat instageruem"


__ADS_2