
Tami tadi waktu subuh ia masih membaca novel , dan dia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya 😂😂 ya gk lah masa hidupnya orang baru aja dimulai , yg bener adalah mengakhiri membaca novelnya , ia mandi lalu siap siap dan Tami merebahkan lagi tubuhnya di kasur , dan tak butuh waktu lama lagi Tami tertidur untuk ke dua kalinya.
di meja makan
" pa kok Tami belum turun si kita aja udah mau selesai ini Lo makannya." tanya mama Tami yg heran , tidak seperti biasnya Tami belum bangun jam segini kecuali kesiangan
" gak tau ma , coba mama cek aja , mungkin ketiduran lagi , kaya mama nya hahah." kata papa Tami bercanda kepada istrinya itu
mama Tami cemberut dan memanyunkan mulutnya itu ke depan, yg justru itu membuat papa Tami gemes dgn istrinya itu , papa Tami pun mencubit pipi istrinya itu.
" pa jangan gitu , udah tua juga , inget udah punya anak 2." kata mama memperingati
"yah gk papa ma , kalau mama mau tambah gak papa, papa siap hahaha." kata papa yg membelai rambut istrinya itu
" iiihh papa apa apa an sih , 2 itu udah cukup tau , udah ah mama mau bangunin Tami dulu ." kata mama yg berdiri dan beranjak pergi
papa Tami pun melanjutkan makannya , sedangkan mama Tami sudah naik tangga menuju kamar Tami
mama Tami membuka pintu dan di sana memperlihatkan Tami sedang tidur tapi Tami sudah siap menggunakan baju rapi nya dan juga sepatu.
" dek , dek Bangun nanti kesiangan loo."kata mama Tami menguncang nguncangkan tubuh Anak nya itu.
" emmm, 5 menit lagi ma, sebentarrr lagi ." Tami berkata dgn suara serak nya
" 5 menit apanya , cepet bangun , udah mau jam 7 ini , kamu mau berangkat gak?!"
Tami pun kaget dan membuka matanya , ia langsung ke kamar mandi untuk mencuci muka.
sedangkan mamanya Tami sudah turun untuk menghampiri suami nya, Tami langsung duduk di kursi rias nya dan Tami cuman mengoleskan krim paginya dan lipstik secara tipis.
Tami mengambil tasnya yg berisi buku , pelajaran dan hari ini kebetulan ada jam olahraga , yg sangat Tami sukai. ia sengaja menggunakan celana panjang olahraga warna hitam yg disampingnya ada garis merahnya, dan menggunakan kaos , dan juga tak lupa dilapisi jaket, Tami juga membawa kemeja untuk berjaga jaga.
Tami langsung turun dan menyapa kedua orang tuanya seperti biasa.
" pagi ma , pa ."
" bukan pagi sayang tapi udah siang ini, bentar lagi kami mau telat ." kata papa Tami
" hehehe, maaf pa , tadi Tami udah bangun tapi ketiduran lagi." jawab Tami sambil mengoleskan selai roti ke rotinya
" kebiasaan , persis kaya papanya." kata mama Tami menyindir suaminya
" ya iyalah mirip orang anak nya juga." kata papa menjawab godaan istrinya itu
" ya udah yah ma pa , aku berangkat dulu , udah mau telat ini." Tami berdiri dgn tangan yg satu nya masih memegang roti dan yg satunya mencium punggung tangan papa dan mama nya
" tapi kamu belum serapan!" kata mama nya takut kalau maag nya Tami kambuh lagi
" gak papa ma ini Tami bawa roti nanti Tami makan dijalan aja." Tami buru buru pergi ke garasinya
" bay ma, pa , dahh." Tami melambaikan tangan nya sambil berlari
" dasar anak kamu itu pa."
__ADS_1
" kan anak kamu juga ma." papa Tami membenarkan kata istrinya itu
" kalau anak nya bener itu anak aku kalau salah yah anak kamu pa ." mama Tami gak mau kalah
" anak kita berdua aja biar adil." papa Tami memeluk pinggang istri nya dan mencium kening istrinya itu lalu pamit untuk pergi
" ya udah papa hati hati yh , ouh yh mama juga ijin mau pergi ke butik mama." mama meminta ijin kepada suaminya itu
" iyh , ma , tapi pulangnya jangan sore sore atau kemaleman yh, kasihan nanti Tami kalau makan malamnya sendiri." suaminya itu memperingatkan istrinya itu
" iyh papa juga."
" iyh ma, ya udah yah , assalamualaikum."
diposisi Tami
Tami yg langsung melahap rotinya dan berlari ke garasi dan , mengambil kunci montor nya ,Tami sengaja hari ini mengendarai montor karna biar cepet , dan enggak telat.
brumm' suara montor Tami yg melaju dgn cepat.
di sekolah
pak satpam melihat jam dan berdiri , dan akan menutup gerbangnya , kurang dari seperempat gerbang hampir tertutup Tami dgn montor nya melaju kencang dan menerobos masuk dan berhenti setelah memasuki gerbang sekolah itu.
" maaf pak, kalau saya ngagetin bapak." kata Tami dgn senyum nya
" gak papa non , santai aja atuh sama bapak, udah biasa bapak mah. " kata bang Somat penjaga gerbang sekaligus satpam di sekolah nya
Tami langsung meletakkan helem nya ,dan berlari di koridor sekolah dan bugh ' suara Tami menabrak orang yg ada di depannya.
" maaf gk sengaja." Tami meminta maaf
ternyata Tami menabrak geng cewe centil yg di ketuai oleh angel ( enjel ) namanya adalah Angelina kita sebut saja namanya dgn tulisan enjel.
" woi, Lo punya mata gak , jalan itu pakai mata jadi gak nabrak nabrak ! " kata enjel dgn nada yg keras
" iyh betul itu ." jawab bebarengan Najwa dan Bella.
" eh , gue udah minta maaf yh, jadi gak usah memperpanjang masalah deh." kata Tami yg dingin dan dgn ekspresi datar
" dan.... jalan itu pakai kaki bukan pakai mata , gue kasihan sama ortu Lo , udah susah payah nyekolahin Lo di sini tapi cuman urusan jalan aja Lo gak tau , biar gue jelasin jalan itu pakai kaki dan melihat itu pakai mata , anak TK aja tau mazak Lo yg udah gede gini gak tau , cih." Tami menyilang kan kedua tangannya di depan bawah dadanya
" awas aja Lo, tunggu pembalasan gue, gays yok kita cabut." kata enjel yg geram
" tunggu aja Lo ." kata Bella setelah berpapasan dgn Tami dan disambung oleh Bella
" ih dasar orang gila, ( Tami menyenderkan badannya di dinding ) , aduh ( Tami menepuk jidatnya ) gue telat." Tami pun melanjutkan untuk berlari lagi menuju ke kelas
di kelas untung saja guru nya belum datang , jadi Tami selamat , setelah Tami duduk di belakang paling pojok , guru nya datang.
"huuh ( menghembuskan napas dgn lega )
hampir aja." Tami duduk lalu mengeluarkan bukunya
__ADS_1
" ok anak anak , tolong perhatiannya, hari ini kita kedatangan murid baru." kata guru menyampaikan berita
" murid nya laki laki atau perempuan pak?" semua siswa bertanya seperti itu
sedangkan Tami , Tami hanya memandang ke luar jendela dgn menahan kepalanya dgn tangan kanannya.
" tenang dulu tenang , kalian semua beruntung karna peraturan disini sudah dihapus, yg menurut peraturan kita harus 1 kelas dgn 1 jurusan itu sudah dihapus sekarang kita , memilih murid dan menggabungkannya sesuai dgn nilai." jelas Bu indah
" huuhh (semua murid menghela napas )untung nilai ku lumayan.
" murid murid baru silakan kalian masuk ." Bu indah mempersilakan mereka untuk masuk
kenapa bubindah mengucapkan kata mereka emang murid barunya ada berapa ? ternyata murid nya ada 6. 3 murit laki laki dan 3 murit perempuan
mereka semua masuk dan memperkenalkan diri mereka masing masing
" hai saya Angelina putri panggil saya angel ( enjel) , salken." kata enjel
" hai , saya Bella Nabila , panggil aja Bella ,salken ." kata Bella
" hai , saya Sandra Najwa , panggil saya Najwa."
"aaaaa angel cantik ya. " kata para pria
" hai, saya Aldo Saputra ,salken."
" hai , saya Adrian , salken ."
" hai , saya Aska ,salken ."
" ok , silakan kalian duduk , dikursi yg masih kosong ."
angel dan geng nya melewati tempat duduk Tami dan berkata
" kita bertemu lagi , Lo tunggu aja nanti." kata Angel seperti mengancam
" cih , gue tunggu." kata Tami yg masih menghadap jendela
Aldo yg melihat itu merasa tertarik apa yg mereka permasalahkan
angel & geng nya duduk di tengah dan aldo dan Aska duduk bersama di belakang dan Adrian masih mencari tempat duduk dan hanya tersisa sebelah Tami.
" hai gue boleh , duduk sini gak ?"
" tererah ." jawab Tami dingin yg masih menatap jendela
' cih , perempuan kok dingin banget kaya es ' batin Adrian
Tami dingin kepada orang yg baru ia kenal terutama laki laki karna ini bisa dijadikan pelajaran dan harus berhati hati nanti kalau semuanya bersikap seperti Bryan.
**MAAF YH TEMEN TEMEN KAKAK KAKAK , KALAU CERITANYA KURANG MENARIK YH WAJAR AJA KALAU KURANG MENARIK KAN MASIH AWALAN , NANTI AKU AKAN COBA BIAR BISA JADI NOVEL YG KALIAN INGINKAN
JANGAN LUPA LIKE , KOMENTAR DAN VOTE NYA 😁😁✌️**
__ADS_1