APAKAH AKU PANTAS UNTUK BAHAGIA

APAKAH AKU PANTAS UNTUK BAHAGIA
eps 53


__ADS_3

Tami berjalan menuju ke kelas dan meninggalkan mereka semua yg sedang makan, dan asik mengobrol.


Temen teman Tami yang melihat dirinya merasa bingung Karna Tami bersifat seperti itu dan menurut mereka itu aneh.


Tami sudah sampai dikelasnya ia duduk sambil menidurkan kepalanya di meja yang dialasi dengan kedua tangannya yang di jadikan bantal, dan Tami juga membuka jendela yang ada disampingnya itu.


Seper detik kemudian Tami mendengar suara langkah kaki yang menghampirinya ,tapi ia tak memperdulikannya ia malah asik menutup matanya sambil mendengarkan suara burung berkicau serta angin yang sepoi Sepoi menyapu kulit wajahnya.


" Tami..." panggil angel


"Hemm." jawab Tami yang masih menutup matanya dan tidak menoleh sedikit pun ke sumber suara


Sebelum melanjutkan pembicaraan mereka angel melihat sekeliling dan tidak mendapatkan orang lain dan perlu kalian tahu dikelas hanya ada Tami dan juga angel sedangkan temen temen yang lain termasuk Najwa dan Bella mereka sedang berada di kantin.


Angel melanjutkan perkataan nya yang ingin ia sampaikan.


"Tami gue minta maaf , karna selama ini gue selalu ngerjain Lo , ngejek Lo dan melakukan hal hal yang buruk sama Lo , gue menyesal , itu karna gue kesepian, gue iri sama Lo yang mempunyai teman yang baik dan keluarga yang utuh , sedangkan gue ,,, gue tidak....!!! dan itu membuat gue iri sama Lo , gue sungguh ingin merasakan apa yang Lo rasakan , rasanya dunia ini gak adil buat gue ,walupun gue punya papa tapi akhir akhir ini papa selalu pulang larut malam karna urusan pekerjaan , dan soal tamparan papa gue ke Lo , gue minta maaf , pliss maafin gue ." kata Angel yang menundukkan kepalanya dan berlinang air mata


Tami diam dan mendengar semua itu dengan baik ,ia tahu apa yang dirasakan oleh angel ia tahu betul rasanya kehilangan orang yang kita sayang, dan Tami juga tahu betapa bahagianya jika kita diperhatikan.


" Kalau Lo gak mau maafin gue , gue siap kok Nerima hukuman dari Lo asalkan Lo mau maafin gue,,, Lo mau gue jadi babu Lo , ok! , gak masalah , asalkan Lo mau maafin gue." sambung angel yang masih menundukkan kepalanya


Tami yang tak tega akhirnya berdiri dan memeluk angel dan tangannya itu mendekap angel serta mengusap punggung angel dengan lembut.


" Lo gak perlu jadi babu gue, dan gue dah maafin lo sama papa Lo gue,walupun tamparannya masih agak sakit... "kata Tami yang mulai bercanda, angel pun tersenyum dan tertawa kecil dan mereka pun melepas pelukan mereka


"Lo mau gak jadi temen gue?" tanya angel


" Tentu aja !!, kan kalau banyak temen tambah bagus." kata Tami yang menanggapi angel dengan girang


" ok ,sekarang kita jadi BFF, ok ?!"kata Angel sambil mengangkat jari kelingkingnya


"BFF ." kata Tami yang menyambut jari kelingking angel, angel pun senang Karna Tami mau memaafkan dirinya serta menjadi BFF nya juga.


Mereka pun ngobrol dan bercerita tentang mereka berdua, sampai jam masuk berbunyi.


Dan pada saat itu semua nya yang tadi berada di kantin sudah kembali ke kelas ,begitu juga dengan Tami dan angel mereka kembali ke tempat duduk masing masing.


Mereka pun kembali mengikuti pembelajaran yang dijelaskan oleh guru mereka serta mengerjakan latihan soal untuk ujian yang akan datang.


Tami sudah pulang begitu juga yang lain , Tami sudah sampai dirumahnya ia merebahkan tubuhnya di kasur yang besar dan empuk itu ,tak lupa ia memeluk guling nya yang berada disampingnya lalu tertidur karna tami sudah membuka pesan dari Devan yang berisi bahwa dirinya dan juga Devan akan keluar nanti malam untuk menonton.


Tami bangun pukul 4 sore ia berjalan menuruni tangga sambil mengumpulkan nyawanya. Setelah merasa nyawanya sudah penuh dan kembali sadar sepenuhnya, Tami beranjak dari tempat duduknya lalu ia berjalan pergi ke kamarnya untuk mandi dan bersiap siap


melaksanakan ibadahnya dan juga bersiap siap untuk pergi menonton bersama Devan, pacarnya.


Tami tidak banyak berfikir dia hanya bingung saja memakai baju apa?


" Itu sama aja 🤣(kata author)"

__ADS_1


Jadi tami memutuskan untuk memakai hoodie yang berwarna abu abu dan juga memakai celana jeans nya tapi dia memakai celana pendek dulu karna waktunya masih lama.


Ia pun menuruni tangga menuju taman dibelakang rumah, tami duduk di bangku panjang berwarna putih itu, ia hanya melihat dan meratapi bunga yang dirawat oleh mama nya betapa cantiknya bunga itu yang mekar dengan indah nya.


Lalu tak lama setelah itu,ia memainkan hp nya setelah puas untuk melihat bunga bunga yang berada ditaman itu.


Tami mendapatkan panggilan vidio dari no yang tidak dikenal.


"Ini siapa , tapi gue gak kenal sama no ini ? ya udah lah angkat aja siapa tahu penting ?" kata tami yang menggeser tombol berwarna hijau itu untuk mengangkat panggilan


"Hallo , tam lagi apa , gue ganggu gak?" tanya angel


Ternyata yang menelfon dirinya itu adalah angel ia mendapatkan no tami dari grup sekolah nya.


"Ouh lo angel kirain siapa ? gak kok gak ganggu gue lagi santai aja kok." kata tami menjawab pertanyaan angel


"Ouh yah kenalin kalau boleh gue main ke rumah lo boleh gak ?" tanya angel


Angel merasa akrap berbicara dengan tami ia seperti mempunyai kakak


"Emang lo mau ke rumah gue kapan ?" tanya tami


"Emm, besok gimana ? kalau sekarang kan udah sore juga , gak baik kalau gue main ke rumah lo jam segini, yah gak?" tanya angel


"Iyah juga sih , lagi pula hati ini gue juga mau pergi sih , jadi yang dirumah cuman ortu gue sama bibi ida, mang ujang sama bibi lila ." kata tami yang menyebutkan siapa saja yang berada di rumahnya.


"Emang lo mau pergi kemana ?" tanya tami


"Sama siapa hayoo.... , pasti sama pacarnya yah kan...?? ngaku aja ..." kata angel yang menebak dan seperti ingin menggoda tami


" Iyh sama pacar." kata tami menjawab dengan lirih


" Ya udah, gue gak ganggu deh , selamat menikmati kencannya yah ." kata angel yang baper sendiri


"Iihhh apaan sih lo , biasa aja kali, cuman pergi nonton doang." kata tami


"Udah dulu yah ,gue mau siap in buat makan malam papa gue." kata angel


"Emang lo bisa masak?" tanya tami yang tak yakin bahwa angel nya bisa masak


"E eh jangan remeh in gue yah , gini gini gue yah gak bisa masak , hehehehe." kata angel yang mengaku gak bisa masak


"Dasar !" kata tami


Setelah beberapa menit mengobrol mereka pun mengakhiri penggilan vidio mereka, tami yang membantu bibi ida dan bibi lila menyiapkan makan malam , sedangkan angel dia memesan makanan untuk makan malam karna dirinya yang tidak bisa memasak.


....


Saat makan malam kemudian , mereka semua berada di ruang makan , dan tentu saja ortu tami sudah pulang dari kerjanya.

__ADS_1


"Pah, mah nanti aku izin mau keluar sama devan nanti devan kesini minta izin sendiri kok ,aku cuman mau ngomong dulu aja sam mama sama papa." kata tami yang meminta izin


"Iyah tapi pulangnya jangan malam malam." kata papa alex


"Mentang mentang dah punya pacar kerjaannya pergi mulu iyah gak pah?" kata mama risma ke suaminya


"Apaan sih mah, aku kan cuman mau pergi nonton doang." kata tami yang pipinya mulai memerah


"Tuh tuh lihat pah , pipinya dah jadi tomat , hahaha" kata mama risma yang menunjuk ke arah wajahnya tami


"Iiihh mama..., gak kok gak merah." kata tami yang merengek bagaikan bayi yang ingin susu


"Udah lah mah , jangan godain anak mu terus kasihan nanti tambah malu dianya." kata papa alex yang menasehati istrinya agar tidak menggoda anaknya terus


"Tuh mah dengerin kata papa." kata tami


"Iyah iyah pah, mama gak goda in tami lagi , ya udah gih lanjutin makannya." kata mama risma sambil mengambil minum


Mereka pun menghabiskan makan malam mereka setelah itu mereka pergi ke ruang tv untuk menonton tv , dan juga untuk menghilangkan kejenuhan serta memperkuat hubungan antar keluarga.


Jam 7.25 devan sudah sampai dirumah tami , ia pun mengetuk pintu dan dibukakan oleh bibi ida karna bibi lila sedang mencuci piring dan membersihkan dapur.


"Eh, den devan masuk den." kata bibi ida mempersilahkan masuk


Devan pun menunggu di ruang tamu sedangkan bibi ida memberi tahukan tuan dan nyonya nya serta nona nya bahwa den devan sedang menunggu diruang tamu.


"Kamu dev , kenapa kamu datang kesini? " tanya papa alex yang bertanya padahal dirinya sudah tahu apa tujuannya


Devan pun berdiri dan menyalami orang tua tami ,dan disambut hangat oleh orang tua tami, sedangkan tami ia sedang bersiap siap untuk menemui devan.


"Gini om, saya ke sini mau ngajak tami jalan , boleh gak om ?" tanya devan sambil meminta izin


"Boleh asalkan pulangnya jangan malam malam ,dan bawain saya martabak manis." kata papa alex dengan syarat


"Apa apaan sih pah kok kaya gitu." kata mama risma menepuk tangan suaminya pelan


"Yah gak papa dong mah, devan juga gak keberatan , yah kan?" tanya papa alex yang berbalik melihat ke arah devan


"I..i..iyah om , jelas gak papa dong om." kata devan yang menyetujui nya


"Tuh kn devan juga gak keberatan kok msh, lagian papa juga lagi pingin." kata papa alex ke istrinya


Tak lama dari itu tami sudah selesai bersiap siap dan sekarang tami berjalan menuju ruang tamu dimana di sana ada ortunya dan pacarnya.


"Ayo dev, aku dah siap." kata tami


Mereka melihat tami dari atas sampai bawah , tami menggunakan Hoodie nya yang tadi berwarna abu abu dan celana jeans berwarna biru dongker, serta rambut yang di kuncir kuda dengan poninya.


"Kamu yakin , pakai itu ?" tanya mama risma yang melihat anaknya dati atas sampai bawah

__ADS_1


Maaf yah lama up nya , soalnya kemarin aku kesel banget , padahal aku dah gambar susah susah , udah rangkum sampai malam dan itu juga dah aku serahin sama gurunya dan itu gurunya juga yang nerima dan besoknya dengan santai gurunya itu bilang ke aku , kamu belum ada nilainya..., aku ingin marah tapi itu guru aku yah mau gak mau aku harus ngulang lagi gambar tangan, jarinya kaki nya sepatunya terus wajahnya serta lengan dan kerahnya, jadi gak bisa up kemarin kemarin maaf yah 😁✌️😁


__ADS_2