APAKAH AKU PANTAS UNTUK BAHAGIA

APAKAH AKU PANTAS UNTUK BAHAGIA
DATANG NYA TAMU TAMI


__ADS_3

Devan mulai panik dan bolak balik ke sana ke mari, dan Devan kan laki laki jadi gak tau tami itu sakit apa lagi ...


" tam , kmu kenapa sihh ? kamu belum makan yahh? apa maag kamu kambuh lagi , kamu bawa obat gak ? " Devan bertanya secara runtut dan tak henti henti


" aaahhh , aduhhh...... sakit Dev, ini perut aku, ?aa sakit banget , aduhhhh." Tami menahan sakit yg amat amat dalam


" aduh... kamu kenapa sih tam , aku harus gimana ,aku gak tega kalau kaya gini." Devan bingung harus gimana


Beberapa saat kemudian Tami sudah agak baikan , walaupun masih sakit sedikit , itu karna Devan telah menenangkan Tami dengan cara dipeluk.


" Dev ini tanggal berapa ?" Tami bertanya dengan lemas


" emmm ini tanggal 19 , emng kenapa ?" Devan menjawab sekaligus melepaskan pelukannya


" kayaknya tamu aku datengnya kecepatan."


" emang tamu apa ? orang dari tadi kita cuman berdua , atau jangan jangan tamu nya ada dirumah yah , tapi kenapa kamu kesakitan gitu?" Devan gak ngerti maksud dari Tami


" ini loo, aku datang bulan, gitu aja gak ngerti ."


tami menjawab


" yh kan aku laki laki mana tau yg gituan, ya udah terus aku harus ngapain ni biar perut kamu gak sakit lagi? " Devan bertanya


" biasanya sih aku dibuatin teh jahe merah gitu, biasanya sih dibuatin sama bibi." kata Tami


" ya udah aku anterin kamu ke rumah dulu aja , tapi aku gak bawa mobil , mobil aku ada di bengkel , gimana dong ?" jelas Devan


" aku bawa mobil, ini kuncinya ,tapi nanti kita berhenti dulu yh di Alfamart ,soalnya aku mau beli sesuatu"


" ok,Ayuk kita ke parkiran segera ,nanti kamu sakit lagi nanti." Devan waspada


ketika Tami berdiri tiba tiba dia duduk lagi


" kamu kenapa kok duduk lagi katanya mau ke Alfamart , kamu kenapa lagi ?"


"kayak nya aku tembus deh."


" kok bisa ?" tanya Devan


" mana aku tau , kalau aku dari tadi tau yah aku gak berdiri dong , ini gimana ni , ya udah kamu balik badan dulu."


" emang kamu mau apa ?" tanya Devan


" udah sih kamu balik badan aja , banyak tanya banget."kesel Tami


" iyh iyh aku nurut dehh." Devan membalikan badannya membelakangi Tami


Tami pun melepaskan jaketnya dan mengikat lengan jaketnya itu ke pinggang , agar darah yg tadinya ada di celana jadi bisa tertutupi dan tidak dilihat oleh orang lain , dan Tami mengeluarkan tisu basah untuk mengelap darah yg ada di kursi taman yg di duduk Ki nya tadi.untung saja Tami kalau ke mana mana suka bawa tisu.

__ADS_1


" udah, kamu udah bisa balik badan kamu lagi." Tami memberi perintah untuk devan


setelah Devan berbalik badan dan menatap Tami dia terkejut karena , Tami melepaskan jaketnya , dan memperlihatkan lengannya yg putih itu.


walaupun hanya lengan tapi devan tak terima karna Tami menggunakan kaos yg cukup pas untuk ukuran badannya dan menurut Devan itu terlalu ketat.


karna tidak mau badan Tami dilihat oleh orang lain Devan melepaskan jasnya dan di pakaikan di badan Tami.


" eh , kamu kok kasih ini buat aku ,kenapa ? " Tami heran


" yah.... , aku gak mau aja kalau kamu cuman pakai kaos aja." sebenernya Devan itu gak mau kalau badannya Tami dilihat sama orang lain, yah gak tau kenapa , Devan itu marah kalau orang yang dia sukai di lihat atau dilirik sama orang lain , walaupun Devan sama Tami belum pacaran.


" ooh yah udah ayuk berangkat." Tami mengajak Devan


" kemana ? " tanya Devan heran


" yah ke Alfamart lahhh kan aku mau beli sesuatu, gimana sih masak kamu lupa, baru aja di bicara in."


" iyh maaf."


akhirnya Tami dan Devan pun pergi ke parkiran taman untuk naik mobil nya Tami dan pergi ke Alfamart.


*** SETELAH SAMPAI DIPARKIRAN ***


" gila Lo tam selera Lo lumayan juga." Devan mengagumi Tami dan sangat terlihat sekali bahwa Tami itu tomboy buktinya seleranya puncak kaya gini. eh maksudku bukan tomboy tapi agak bar bar.


" yah emang laki doang yg punya selera kaya gini, emang aku enggak boleh ?" tanya Tami


" hai ... siapa yg ngambek , aku itu gak ngambek cuman kesel aja. "


" iya iya , ya udah kita berangkat aja."


**** DI KANTIN SEKOLAH ****


Dimas dan Dirga mencari cari Bryan , dikarenakan Bryan tidak muncul muncul cukup lama, dan mereka akhirnya menyusul Bryan ke toilet.


Saat sampai di toilet mereka berdua melihat Bryan yg duduk tak berdaya dan penuh luka di sekujur tubuh dan muka yg di akibatkan oleh tamparan dan tendangan Tami.


Dimas dan Dirga membawa Bryan ke UKS sekolah. dan menyuruh petugas untuk mengecek dan membersihkan luka Bryan.


" woi , bro Lo kenapa , sampai kaya gini , kan gue dah bilang harus hati hati kalau goda cewe, mampus kan Lo jadi kaya gini!" Dirga memarahi Bryan yg sedang sekarat


" hei Dirga Lo gila yh orang sekarat gitu Lo marahin , santai bro selooo."


" Gimana gue bisa sih dim orang muka dia aja kaya bubur gosong gini."


" ga , Lo kalau ngomong yg bener yh orang muka tampan gini dibilang bubur gosong , situ kali bubur bennyek."


' kn bubur emang bennyek yak' pikir Dimas dalam hati

__ADS_1


" udah - udah sekarang Lo cerita sama kita kenapa Lo jadi kaya gini, kalau nyokap sama bokap Lo tau kita pasti yg kena diintrogasi."


jelas Dirga kepada Bryan dan menarik kursi dibelakang untuk duduk begitu juga dgn Dimas


" jadi gue kaya gini itu gara gara Tami , gue ketahuan kalau gue cuman manfaatin dia doang dan lebih parahnya gue buat dia jadi bahan taruhan." jelas Bryan


" mana nya yg salah bro , Lo kan jujur." Dirga memotong pembicaraan Bryan


" beg* yah Lo mana ada cewe yg trima kalau digituin, coba aja Lo mikir." kesel Dimas karna Dirga tidak ngerti ngerti


" iyh juga yh , parah Lo yan , gitu in cewe." sambung Dirga


" ga Lo itu beg* atau pura pura beg* , kan Lo yg nyuruh kita taruhan , Lo yg buat taruhan ini beg* kenapa Lo ini, amesia kah? lama lama gue emosi punya sahabat kaya Lo!!" Bryan emosi sampai puncak


sedang kan Dimas hanya menonton mereka seperti menonton bioskop


" yah kan gue gak tau kejadiannya bakal kaya gini, kan kita dari pertama masuk sekolah aja Lo gituin cewe aja baik baik aja paling gak Lo ditampar 1 kali , gak sampai kaya cucian kotor gini." Dirga membela dirinya


" astaga Lo itu yah , bener bener sahabat gue yg gak ada akhlak.!!" Bryan menyerah sebar dgn Dirga


" udah udah diem semua sekarang kita bahas barang taruhan nya." potong Dimas


" karna Lo Bryan enggak bisa pacaran sama Tami 1 Minggu , maka taruhan kita gagal , dan Lo gak dapetin barang taruhan itu" jelas Dimas mengatakan bahwa Bryan gagal


'sial baru pertama ini gue gagal, tapi bar bar juga sih dia bisa Nandang gue sampai separah ini, gila tu cewe.' batin Bryan


"jadi kita kasih Lo hukuman karna Lo udah gagal dalam taruhan kali ini." jelas Dirga


"menurut Lo kita kasih hukuman apa buat ini orang satu." tanya Dirga ke dimas


" serah." jawab Dimas singkat


" buset irit amat tu kata."


" udah udah cepet kasih tau gue apa hukumannya biar cepet selesai ni." Bryan kesel


karna ada hukumannya karna setau bryan tidak ada hukuman atau sejenis itu kalau gagal dalam taruhan


" gue mau Lo traktir kita selama 1 tahun , dan itu terserah kita maunya apa , dan itu termasuk baju sepatu makanan dll yg kita mau, gimana ? sanggup gak Lo ?" Dirga meremehkan Bryan


" sanggup la , traktir doang ma kecil ." Bryan menyombongkan diri


" tapi jujur gue salut sama Tami , dia adalah mantan yg pertama yg berani nendang Lo sampai masuk ke UKS dan punya luka separah ini , Gus harus belajar sama dia caranya nendang Lo sampai sekara.hahahhah." canda Dirga


" Lo berani sama gue , awas aja Lo ga kalau gue udah baikan gue masukin itu mulut pake kain pel biar diem tu mulut , pokoknya Lo dim harus berpihak sama gue.!!!" kata Bryan yg penuh dengan emosi


" gue serah aja." jawab dimas yg tidak peduli


' gila gue salah apaan yh sama dunia , bisa bisanya gue dikasih sahabat yg satu kaya emak emak yg suka cerewet terus gak pernah absen dan yg satu nya lagi tembok datar kaya gini. sungguh dunia yg adil.' batin Bryan yg sedang mengatakan nasibnya sendiri

__ADS_1


TERUS DUKUNG AKU YAH SUPAYA SEMANGAT AKUNYA 😁😁😁, DAN JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN DAN JADIIN FAVORIT JUGA ☺️😁✌️✌️


__ADS_2