APAKAH AKU PANTAS UNTUK BAHAGIA

APAKAH AKU PANTAS UNTUK BAHAGIA
cuek dgn orang lain, tapi tidak dgn keluarga


__ADS_3

" dasar pagi - pagi dah tidur." kata laki laki itu


laki laki itu lalu duduk di sebelah Tami , apa kalian tahu siapa laki laki itu ?


laki laki itu adalah Aldo , Aldo telah berganti tempat duduk dgn Adrian.


flheess on


di parkiran


" Ar , kita ganti tempat duduk yh?" kata Aldo


" emang kenapa ?" tanya Adrian


" mungkin dia mau pdkt kali sama cewe yg disebelah Lo." sambung Azka


" yh enggak lah , gue itu cuman bosen aja kalau pelajaran Kanan kiri cuman bisa lihat wajah temen doang , kan kalau di tempat Lo bisa lihat diluar jendela." jelas Aldo kepada ke dua temannya


" ouh gitu ." kata Azka


" yh udah tinggal pindah aja , gue jamin Lo gak bakalan betah deh, soalnya di sana itu gak bisa berisik , ngajak bicara aja jawabnya singkat." jelas Adrian kepada Aldo


" tenang ,... bisa diatur itu..." kata Aldo


flheess back


" tam , Tami bangun gurunya udah Dateng tuh." kata Aldo yg menyadari bahwa gurunya sudah ada di depan


" eeemmm , bentar lagi mah , 5 menit lagi." kata Tami yg mengigau


" ini anak gak bangun bangun , dasar cewe kok kebo." kata Aldo yg agak marah ..


akhirnya Aldo tidak lagi membangunkan Tami , ia malah mengambil buku nya Tami lalu di letakkan nya itu di depan Tami , agar bisa menutupi bahwa Tami sedang tidur.


hari ini ternyata mapel nya adalah matematika , guru pun menjelaskan dan menulis beberapa soal, lalu guru itu berkata


" siapa yg bisa menjawab?" tanya guru pada murid murid nya


" aneh bapak ini , orang kita baru di ajarin nya apa , soalnya apa." kata murid A


" iyh bener tuh , ini guru enggak ada otak emang ." kata murid B


" iyh bener tuh." kata murid yg lain


guru itu pun memandang semua murid dan melihat ada murid perempuan yg menutupi wajahnya dgn buku , lalu guru itu menghampiri murid tersebut dan BUUUMMM guru itu memukul meja.


" hei kamu , bukannya mendengarkan apa yg bapak jelaskan , kamu malah tidur!!!" kata guru itu dgn nada agak tinggi.


Tami pun menggeliat dan merenggangkan tangan nya yg di jadikan bantal itu.


" kenapa pak ? " tanya Tami yg merasa tak bersalah


" KAMU ITU !! saya ini guru baru disini , dan ini hari pertama saya mengajar , dan saya malah mendapatkan penyambutan yg tidak menyenangkan seperti ini.!!! sebagai hukuman nya kamu kerjakan semua soal yg ada di depan.!!" kata guru baru itu yg memberi hukuman


' mampus lo, dgn begini nama Lo akan jelek dan akan di keluar in dari sekolah ini,haha ' batin angel


" Soal itu ?" tanya Tami sambil menunjuk ke depan.


" iyh , SE-MU-A-NYA." kata dosen itu yg memperjelas kan kalimatnya


tanpa banyak omong Tami langsung maju ke depan dan mengambil spidol untuk menjawab soal yg ada di depan dgn percaya diri.


sekitar 15 menit Tami menjawab semua soal yg ada di depan , dan berkata kepada gurunya


" sudah." Kata Tami yg langsung menghampiri gurunya dan berkata lagi ," kalau saya menjawab dgn benar semua tanpa ada satu pun yg salah , saya mau izin keluar untuk mapel bapak hanya untuk hari ini, gimana ?" kata Tami yg mengajukan syarat


"ok, tapi kalau ada yg salah , kamu harus memutari lapangan dan berteriak , (saya menyesal) dgn keras , gimana ? berani .?" kata guru nya yg mengajukan syarat juga


" ok deal , silakan bapak memeriksanya ." kata Tami yg mempersilakan


" habis Lo kali ini ." batin angel lagi


' percaya diri sekali anak ini , tapi saya yakin dia pasti ada yg salah .' batin guru itu


pk guru itu pun berjalan menuju depan dan melihat jawaban yg ditulis oleh Tami. guru itu memeriksa satu persatu dan setelah memeriksanya guru itu pun langsung bengong tak percaya


' bagaimana mungkin , i.. i ..ini benar semua padahal di tadi tertidur ' batin guru itu kaget.


"gimana pk ." kata Tami yg masih berdiri dan menyilang kan tangannya ke depan dada nya

__ADS_1


" i..i..in..ini benar semua." kata guru itu yg terbata bata


"APA .!!!" jawab bersamaan angel dan teman teman yg lain


' luar biasa .' batin Aldo


" ok jadi saya boleh pergi, dah... semuanya ." kata Tami yg mengambil tasnya dan pergi meninggalkan ruang kelas itu


"sungguh menarik ." kata Aldo dgn lirih


Tami pun pergi berjalan melewati kelas Abang Abang nya itu dan melambaikan tangan.


" bang niko , itu dia mau ke mana." tanya Ferry kepada abangnya


" gak tau gue , nanti tinggal istirahat aja kita tanya ." kata niko


"ok ok ." kata Gilang dan Ferry


Tami pun berjalan ke kantin


" mbak,saya mau pesan seblak sepesial yg pedes satu sama es jeruk nya satu yh mbak, dan nanti di anterin ke meja yg dipojok itu yh mbak ." kata Tami yg menunjuk meja yg akan ditempati


" iyh neng , kok e neng istirahat dulu?" tanya mbak kantin


" iyh mbak tadi saya disuruh istirahat dulu."


" ouh .. gitu." kata mbak kantin nya


Tami pun meninggalkan mbak kantin nya dan berjalan menuju meja yg dipojok


beberapa saat kemudian pesan nan yg dipesan oleh Tami datang , Tami pun memakannya dgn lahap dan tak lupa minumannya.


Tami sudah menghabiskan makanan dan minuman nya ,lalu beberapa saat kemudian jam pergantian mapel pun berbunyi , Tami pun berjalan pergi ke kelas.


tak lupa ia membayar pesanannya.tapi Tami berpesan kepada mbak nya.


" mbak nanti kalau istirahat , mbak bilangnya saya belum bayar yh sama bang niko, ok mbak ?" kata Tami


" ok neng , siap itu mah." kata mbak kantin


Tami pun berjalan menuju ke kelas , sesampainya dikelas mereka semua memandangi Tami, mungkin di dalam hati mereka berkata.


Tami tidak menghiraukan mereka , Tami malah berjalan santai menuju tempat duduk nya lalu duduk dan Tami malah melihat ke arah luar jendela dan tangan kanan nya menjadi temapat sandaran untuk kepalanya.


Aldo yg melihat itu malah ingin tahu, apa yg dilakukan Tami pada saat diluar tadi , tapi Aldo tak berani untuk bertanya.


Tami pun merasa risih karna dilihat in oleh Aldo terus.akhirnya Tami pun menoleh ke arah Aldo itu.


" ngapain sih Lo , ngelihatin gue Mulu."kata Tami yg jutek


"e eh gak papa , gak papa." kata Aldo yg kaget.


karna Aldo bilang begitu akhirnya Tami pun melanjutkan memandang diluar jendela


semau mapel semua pelajaran telah selesai dan kebetulan hari ini gurunya ada acara jadinya pulang cepet.


Tami telah menunggu dikelas bang Niko, bang Gilang dan bang Ferry , Karena mereka telah janjian akan mengambil samsax nya ditempat teman bang Niko


" ayo dek jalan." kata bang Ferry yg merangkul bahu Tami dari belakang


Tami pun sama , mereka seperti keluarga beneran. mereka berjalan bersama sama menuju parkiran.


dan dibelakang ada sosok laki laki yg memperhatikan mereka dalam batinnya dia berkata


'giliran sama mereka aja ,kaya kucing , kalau sama gue kaya macan.hhiiiii serem.' batin Aldo yg tiba tiba merinding


Aldo pun pergi juga ke parkiran bersama teman temannya. mereka ada janji mau ke cafe , biasa nongkrong , kan anak muda.


diposisi Tami


Tami duduk dibelakang bersama bang Niko sedangkan yg menyetir adalah bang Gilang dan disampingnya bang Ferry.


mereka pergi menuju tempat teman nya bang Niko. di awal perjalanan bang Ferry bertanya pada Tami


" dek Lo tadi kenapa keluar padahal kan masih jam pelajaran?" tanya bang Ferry


" ouh itu , panjang bang ceritanya."


" ya udah tinggal ceritain aja." kata bang Ferry

__ADS_1


" iyh dek tinggal ceritain aja." kata bang Gilang


sedangkan bang Niko masih membaca bukunya dgn fokus


akhirnya Tami menceritakan kejadian tadi pagi.


" emang kamu ini adek terbaik Abang , keren kamu bisa ngerjain guru baru kaya gitu." kata bang Ferry memuji


" tapi gak baik kalau gitu." sambung bang Niko


" iyh bang adek minta maaf , habisnya guru nya ngeselin , kn gak usah teriak teriak juag kali , adek kan denger." jelas Tami yg membela dirinya


" udah udah biar adil ini salah semuanya." kata bang Gilang yg menengahi


" bang masih lama gak ?" kata Tami yg setelah itu menguap


"yh sekitar setengah jam lagi." kata bang Niko


" kalau ngantuk tidur aja, nanti kalau dah sampai Abang bangunin." sambung bang Niko lagi


" iyh dek tidur aja , tuh lihat Ferry aja dah tidur."kata bang Gilang yg melihat sekilas ke arah Ferry


" ha ? bang Ferry kapan tidur ?." tanya Tami


" gak tau mungkin, baru aja tidur nya ." kata bang Gilang


" adek kalau mau tidur tidur aja."kata bang Niko


" tapi gak ada bantal , kan bantal donatnya di pakek bang Ferry." kata Tami yg menunjuk bantal donat nya


" ya udah sini tidur di paha abang." kata bang Niko yg menepuk pahanya pelan


" beneran nih nanti berat atau keram gimana.?" kata Tami yg akan merasa bersalah jika melakukan itu


" gak papa dari pada badan kamu pegel , terus gak bisa latihan gimana?" kata bang Niko


" ya udah deh." kata Tami yg sudah merebahkan kepalanya di atas pahanya bang Niko dan kaki nya yg dia taruh di jendela Karna jika kaki nya miring otomatis Tami akan jatuh ke bawah


" tapi beneran nih gak papa?" kata Tami yg bertanya lagi untuk memastikan


" iyh beneran gak papa." kata bang Niko sambil mencubit pipi Tami


beberapa detik kemudian tami sudah tidur di atas pahanya bang Niko.


( aaaaa bang Niko author juga mau πŸ˜‚πŸ˜‚)


setengah jam telah berlalu mereka semua sudah sampai.bang Gilang membangunkan bang Ferry.


" fer , Ferry bangun dah sampai." kata bang Gilang yg mengguncang guncang kan tubuh Ferry


Ferry pun membuka matanya dan bangun.


" dah sampai yh." kata bang Ferry dgn suara khas bangun tidur


" dah dari tadi." kata bang Gilang


" yh maaf , nama juga ngantuk." kata Ferry yg memandang ke belakang


" dasar kebo." kata bang Gilang mengejek


"apa ? kebo? , kebo nan mana gue sama yg dibelakang." kata bang Ferry yg menunjuk ke arah belakang


" sssssttt bisa diem gak , ini dia lagi tidur." kata bang Niko lirih


" yh dibangunin lahh." kata bang Ferry


akhirnya bang Niko pun membangunkan Tami seperti yg dilakukan bang Gilang tapi lebih lembut lagi


" dek , dek bangun, kita dah sampai." kata bang nik yg mengguncang guncang kan tubuh Tami


" eemm." suara Tami yg hanya membenarkan posisi


" tuh lihat lihat sodara sodara , dia lebih kebo dari gue." kata ferry yg menunjuk ke arah Tami


" dah , lebih baik kita bagi tugas aja. karna gue yg dijadiin bantal jadi kalian yg turun yg bawa samsax nya dan gue disini , bilang sama orangnya uangnya udah di transfer sama gue.dan jangan lupa atas nama gue." jelas bang Niko


" ok ok, siap ." kata Meraka dan mereka pun bergegas turun


" adek adek Lo itu kebo banget sih." kata bang Niko yg mengelus rambut Tami

__ADS_1


maaf yh temen temen kakak kakak , aku baru up soalnya ada banyak urusan di dunia nyata , dan tugas aku numpuk banget...😣😣 jadinya gak bisa rajin up nya, tapi yh tak usahain biar up terus , makannya dukung terus aku dan jangan lupa like komen dan kasih aku vote yg banyak πŸ‘ŒπŸ˜πŸ˜β˜ΊοΈβœŒοΈ


__ADS_2