
' cih jadi perempuan kok dingin banget.' batin Adrian
guru pun menjelaskan pelajaran, Tami mendengarkan dan menulis ttg materi yg dijelaskan oleh guru dgn seksama tapi tidak dgn yg lain , mereka malah sibuk dgn murid baru sampai jam istirahat berbunyi.
bel istirahat berbunyi guru pun mengakhiri penjelasannya dan pamit untuk meninggalkan kelas.
sebagian murid laki laki dan perempuan, menemui murid baru tersebut dan memperkenalkan diri mereka.
sedangkan Tami , Tami membereskan semua buku dan alat tulisnya dan pergi meninggalkan semua ke kantin , ketika mau ke kantin Tami berpapasan dgn Bryan.
dan Bryan menarik tangan Tami dan membawanya pergi ke belakang sekolah.
" Bryan lepasin ." Tami mencoba untuk melepaskan dirinya tapi Bryan tidak menghiraukannya dan tetap fokus membawa Tami ke belakang sekolah
" cepet lepasin gak." Tami masih mencoba melepaskan tangan nya itu
Bryan melepaskan tangan Tami dari cengkraman nya itu ,
" tam , aku mau kita balikan ." Bryan mengatakan dgn tiba tiba
" ha ? balikan? ,serius ?!." Tami tak percaya apa yg dibilang oleh Bryan
"iyah, aku udah mulai suka sama kamu , dan aku yakin kamu pasti masih suka sama aku,aku minta maaf apa yg sudah aku perbuat selama ini ke kamu, toh kamu juga bilang kmu itu suka aku dari awal masuk sekolah ini kan, kalau aku gak salah udah hampir 2 th ini atau udah lebih malah ."
jelas Bryan
" aku janji gak akan manfaatin kamu lagi ,aku juga janji bakal setia,jadi please yah kita balikan , yah kamu mau kn ?" sambung Bryan melanjutkan kata katanya
Tami hanya diam, dan melihat disebelah Bryan ada gelas kaca, Tami pun mengambil gelas kaca tersebut dan memperlihatkan kepada Bryan .
" mau tau ini apa?" tanya Tami dgn dingin
" tau , gelas kan ." Bryan menjawab
Tami memberikan gelas itu kepada Bryan dan menyuruhnya untuk melemparkan gelas itu .
" lempar ." Tami menyuruh Bryan
" ha ? " Bryan bingung
" lempar gak !!!" Tami meninggikan suaranya
sotak Bryan pun melemparkan gelas tersebut
praaank ( bunyi gelas pecah)
gelas itu pun pecah.
Bryan , masih tidak mengerti apa yg dirinya lakukan dan mengapa Tami menyuruh dirinya untuk melemparkan gelas tersebut
" minta maaf sama dia." Tami berkata dgn dingin
" apa? kamu gila yh,mazak aku disuruh minta maaf sama gelas , yg bener aja kamu.?!"
Bryan tak percaya , dirinya seperti di permainkan oleh Tami
" minta maaf sekarang !!" Tami meninggikan suaranya
" maaf." kata Bryan singkat
" sekarang apa yg kamu lihat ?"
" gelasnya masih pecah." jawab Bryan dgn lirih
__ADS_1
" itu kamu tau , walaupun kamu minta maaf berkali kali , dan ngejar atau coba memperbaiki itu semua , itu sia sia, sama seperti hati aku yg coba kamu rusak in kamu manfaatin bahkan kamu jadiin aku bahan taruhan ,terus kamu minta maaf gitu aja dan ngajak aku balikan , dgn mudah nya kamu ngomong kaya gitu, cih , hebat banget kamu dalam merangkai kata kata.!" jelas Tami yg agak meninggikan nadanya
" untung ,untung aja kemarin aku ke toilet dan aku denger semuanya dgn jelas , aku bersyukur , Karna aku denger semuanya secara langsung jadi aku gak terlalu sedih walau waktu itu kita baru aja pacaran , dan walau aku suka sama kamu udah lama, lagian cowo itu bukan kamu aja , banyak kok disini apa lagi diluar sana , jadi lebih baik kamu berhenti ngejar aku , lupakan semuanya , anggap aja kamu gak kenal sama aku , ok ? bye .!" Tami menjelaskan apa yg ingin sekali ia ucapkan ke cowo gak tau diri ini , Tami pun memutar balikan badannya serta melambaikan tangannya ke atas
Bryan tidak percaya , bahwa dirinya itu ditolak lagi , 'emang dia itu beneran beda dari yg lain , aku beneran salah nilai dia waktu itu,andai aku tidak ambil taruhan itu , sungguh aku sangat menyesal walau pun aku baru saja kenal dgn dirinya.ok aku gak akan lagi ganggu dia, aku ingin dia kelak bahagia bersama pilihannya .' batin Bryan meratapi serata mendoakan untuk kebahagian Tami
" sungguh naas sekali temen kita yh bro ." kata Dirga
" itu juga salah Lo kenapa waktu itu Lo ngajak dia buat taruhan , jadinya kan kaya gini ." kata Dimas
" Lo kok salah gue sih kan Lo juga ikutan ." kata Dirga tak terima
" ya udah ini salah kita semua , dan ini bisa jadi pelajaran bagi kita semua ." kata Dimas
" yok kita ,,, samperin dia , kasihan tu temen Lo."
kata Dimas yg berjalan menghampiri temennya itu
" temen Lo juga kali bro ." kata Dirga memperbaiki kata temennya itu
sedang kan Tami , Tami langsung menuju ke kantin , dan memesan makananya , Tami memesan seblak yg pedas serta minumannya es jeruk.
Tami melihat lihat sekeliling apakah ada kursi kosong. dan yg bener saja semuanya penuh
" semua ini gara gara dia ,ngapain narik GG ue ke belakang sekolah kan jadinya gue telat ke kantin ." Tami yg ngomong sendiri dgn kesal dan masih melihat sekeliling
Niko melambaikan tangan nya ke atas dan itu dilihat oleh Tami .
" dek , sini gabung ." kata Niko ke Tami
" iyh bang." Tami pun berjalan ke arah Abang abang nya itu
" tumben lo telat , biasanya adek kita ini yg pertama ke sini, yh gak ?" kata Gilang
" OOO gitu , sini gue minta seblak nya ." kata Ferry sambil menyendokkan seblak ya itu ke mangkoknya Tami
" ambil aja." kata Tami tak masalah
Ferry pun memakan nya
" gila pedes banget , Lo makan seblak apa cabe , pedes banget sumpah." kat Ferry yg langsung meneguk minumannya
" yh seblak lah mazak cabe.hehehe."
kata Tami yg santai memakan seblak ya itu
" Lo kaya gak tau aja , adek kita ini kalau gak pedes gak mau." kata Niko
" hehehe , itu Abang Niko aja tau mazak Abang Ferry gak tau, payah Lo gak tau adek nya sendiri."
" yah yah ,lain kali gue akan inget lagi dan gak mau makan punya Lo,bisa bisa sakit perut aku ."
mereka pun tertawa dan geng angel melihatnya
" emang yah cewe itu sok ke cantik kan banget sih , bisa bisanya dia duduk sama banyak laki laki dan dia cewe sendiri lagi .! " kata enjel kesel
" iyh bener, tu ." kata Najwa dan Bella
sedang kan. murid baru yg cowo cuek aja dan tak peduli, dan malah mereka tebar pesona terhadap kaum hawa ( itu sih menurut para kaum hawa ) sebenernya mereka hanya makan
bel masuk pun berbunyi mereka semua kembali ke kelas dan mempersiapkan diri untuk pelajaran selanjutnya.
" selamat pagi anak anak." kata guru
__ADS_1
" selamat pagi pak." jawab mereka serentak
" ok semuanya karna ini materi nya adalah olahraga kita akan ke lapangan untuk bermain basket." kata guru itu menjelaskan
' yes , akhirnya yg gue tunggu tunggu Dateng juga.' batin Tami
Tami emang suka dgn pelajaran olahraga , dan dia terkenal sangat bisa untuk pelajaran olahraga.
mereka pun menuju ke lapangan basket , dan membentuk barisan
" ok semuanya kita berdoa dulu dgn kepercayaan masing masing , berdoa mulai."
" berdoa selesai , ok sekarang kita pemanasan dulu , agar tidak terjadi apa apa saat kita bermain nanti."
" kok bermain sih pak bukannya kita cuman olahraga yh?" kata murid paling ujung
" iyh kita olahraga sambil main, bapak mau kita bertanding laki laki melawan perempuan , bapak hanya ingin menguji kemampuan kalian semua, apa kalian paham." jelas pak guru
" paham pk ." jawab mereka serentak
mereka semua melakukan pemanasan selama 15 menit itu juga dgn mengelilingi lapangan sebanyak 5 kali
para perempuan mengeluh ada yg bilang capek lah , haus lah , panas lah dan masih banyak lagi alasan yg mereka katakan
sedang kan Tami tidak ia malah bersemangat dan tetap tenang
pertandingan pun dimulai mereka semua menempatkan posisi masing masing.
" ini mah gampang , perempuan kn lemah , mana mungkin menang ." kata Aldo
" yh bener itu." kata Adrian dan Azka
pertandingan dimulai pak guru melampungkan bola tersebut ke atas , dan bola itu berhasil ditepis oleh Aldo,yh bener yg maju merebutkan bola itu Aldo dan angel.
Tami berada dipojok ring basket, ia hanya berjaga jaga , Karna Tami tau timnya itu gak bisa main basket.
Aldo pun menggiring bola tersebut serta memantulkan nya ke bawah , dan melemparkan bola tersebut ke Adrian dan melemparkan lagi ke Azka , dan terus seperti itu.
sedangkan para cewe cewe itu mengejar secara bersamaan ( aduhhh coba aja kalian bayangin , ngejar ngejar bola basket yg dilempar secara bersamaan , kaya bebek yg baris pingin berenang π€£π€£πππ) maaf yh author gak bisa nahan tawa nya
Tami hanya bisa pasrah untuk memainkannya secara sendiri, Tami akhirnya maju dan mencoba merebut bola itu dari Aldo , Aldo yg meremehkan Tami pun lengah dan akhirnya Tami menguasai bola tersebut , Tami seperti pemain ahli yg hanya bermain sendiri hingga ke dia berlari menuju ke ring baske lawan.
Tami menembak , dan masuk !!, Tami memasukan bola basket tersebut secara enteng dan gampang ,
mereka semua terkejut , mereka semua telah meremehkan Tami , Aldo dan teman teman nya gak menyangka bahwa Tami bisa sehebat itu, dan mereka salah mengira ternyata Tami jauh lebih hebat dari perempuan lain dan jauh lebih beda.
Tami melakukan passing dan drible , dan terus terus terus memasukan bola itu ke ranjang / ring basket , mereka semua kewalahan dan lelah ,
pertandingan berakhir , dan mendapatkan skor , 15 - 5 Tami memasukan 15 bola sedangkan tim laki laki hanya 1 Bola.
gurunya juga sampai bingung loh "itu perempuan atau laki laki cekatan banget ." kata guru olahraga tersebut dgn lirih
mereka pun mengakhiri itu semua dan masuk ke kelas. mereka semua meminum minuman yg mereka bawa masing masing.
tapi Tami lupa bawa minum Karna dia tadi pagi tertidur lagi.
" nih , kamu gak bawa minum kan?"
Tami pun menoleh asal suara tersebut
**maaf yh temen temen kakak kakak , kalau ada salah dalam penulisan dan kurang tepat dalam cerita , tapi aku akan berusaha lebih baik lagi , jadi tolong dukungan nya yh ππβοΈπ
dan tolong like komen, dan kasih aku vote yg banyak , makasihππβοΈβΊοΈπ**
__ADS_1