
Setelah hampir setengah jam tami baru selesai mandi , tami keluar dari kamar mandi dengan handuk kimono nya dan tak lupa tami menggulung rambutnya dengan handuk kecil karna rambut tami sedang basah.
Tami mengambil hp nya dan mendapatkan pesan dari sahabat sahabatnya yang mengatakan ingin ke rumah tami karna akan pergi ke mall.
Tami membalas pesan dari grub sahabat sahabatnya itu " Tinggal dateng aja ke rumah aja , ijin sama mama gue." isi pesan dari tami
Seketika mereka pun dengan cepat membalas pesan dari tami " Emang mama ada disitu ?" tanya angel yang mulai memanggil mama
"Iya mama di rumah." balas tami
"Ok otw yah kesitu." kata angel
" Gue di jemput ke rumah yah angel." kata najwa
"Gue juga yah ngel." kata bella
"Bensin gue habis kalau kaya gini." kata angel
"Gak bakal kan searah ." kata najwa
"Iya bener tuh." kata bella yang membela najwa
" Biar sekalian juga nanti ke mall nya satu mobil aja pakai mobil nya tami kan gantian." kata bella
"Iya terserah." balas tami
"Ok otw yah ke situ." kata angel
"Ok." kata bella
"Iya." kata najwa
Tami meninggalkan hp nya dan berganti pakaian supaya jika mereka sudah dateng mereka langsung pergi ke mall.
Tami seperti biasa tak lupa membawa topi nya dan tas kecil untuk menyimpan hp, kacamata serta dompet kecilnya.
Tami berjalan menuruni tangga menuju ruang tamu, ia menunggu sahabatnya sambil bermain hp nya, serta tak lupa membalas pesan dati sahabatnya yang memberitahukan sebentar lagi akan sampai.
....
Sahabat sahabat tami sudah sampai di rumah tami , angel pun berinisiatif untuk mengetuk pintu dan mengucapakan salam , tami yabg mendengar pun menjawab salam tersebut dan berteriak bahwa mereka bis masuk.
Mereka yang mendengar teriakan tami pun masuk, dan menuju ke asal suara teriakan tami tadi.
"Gimana? udah siap, apa kita langsung berangkat aja supaya gak ke sore an." kata angel
"Iya , kita langsung berangkat aja, tapi gue izin sama mama dulu." kata tami pada mereka semua
"Iya,kita tunggu disini aja."kata bella yang langsung duduk
Mereka pun duduk seraya menunggu tami selesai berpamitan, mereka menunggu dengan cara masing masing. Angel dan najwa yang menunggu sambil bermain hp sedangkan bella menunggu dengan cara memakan kue di toples yang ada di meja hadapannya.
Tak butuh waktu lama tami sudah selesai berpamitan ia pun turun dengan membawa kunci mobilnya karna mereka akan ke mall dengan menaiki mobil tami.
" Ok gayus, let's go!" kata tami sambil berjalan ke luar dan diikuti oleh angel najwa dan juga bella
....
Tttuuuttt ttuuuuttt
"Hallo bu , kenapa kok nelfon devan?" tanya devan kepada ibunya
"Ini loh dev , ibu mau ke mall sama kamu sama devi juga soalnya , ayah kamu gak bisa nganter ibu, dan ibu juga mau beli barang sehari hari, isi kulkas juga dah habis." kata ibu devan
"Ouh gitu, yah udah devan ke rumah ibu sebentar lagi." kata devan
"Iya , ibu tunggu loh dev." kata ibu devan
"IYa bu." kata devan dan ibu devan pun mengakhiri telefon tersebut
.....
Di mall
Tami , angel ,najwa dan bella sedang berkeliling keliling mencari toko yang bagus dan kebetulan angel melihat ada toko yang bagus dimana banyak sekali jenis jenis pakaian wanita aksesoris nya juga dan dimulai dari feminim sampai tomboy dan juga dewasa juga ada.
"Gayus ,yok ke sana, kayaknya di sana bagus bagus deh ." kata angel sambil menunjukkan tokoh tersebut
" Ok let's go." kata mereka
Mereka pun pergi ke tokoh yang ditunjuk oleh angel , angel di sana melihat dengan mata yang berbinar pasalnya semua barang yang ada di sana bagus bagus.
Angel memilih dress yang berwarna merah muda yang panjangnya hanya selutut.
__ADS_1
"Gayus lihat deh , lucu banget tahu gak sih." kata angel yang memperlihatkan dress yang ia pilih
"Bagus , bagus cocok kok." kata najwa
" Iya cantik." kata bella sedangkan tami hanya mengangguk untuk menyetujui pendapat yang lain
"Kembaran yok, kita kan sahabat , mau yah , yah yah ?" kata angel yang memohon pada mereka semua
"Gak, gue gak mau , gue gak pernah pakai kaya gituan." kata tami yang langsung menolak
" Justru itu kita mau ngubah penampilan lo,biar jadi cewe." kata angel
"Bener itu ." kata mereka berdua
" Gak , pokonya gue gak mau! titik!" kata tami yang masih bersikeras untuk menolak
" Jangan gitu dong , lo kan udah punya pacar dan pacar lo katanya dah kerja kan , mazak dia punya pacar yang penampilannya kaya cowo kaya gini , malu dong dianya." kata angel yang membujuk tami atas nama pacarnya
" Tapi kan devan terima gue apa adanya , gak mungkin lah di pergi cuman gara gara penampilan gue yang kaya gini kalau dia cinta dan sayang sama gue dia pasti mau trima gue apa adanya." kata tami yang mencoba menjelaskan pada mereka
"Bener juga sih. tapi kan setidaknya kita punya baju kembaran gitu , mau yah please." kata angel yang memohon
Najwa dan bella tidak mau membiarkan angel memohon sendiri mereka pun ikut memohon di samping nya angel " please...." kata mereka bersamaan dengan agak membesarkan mata mereka seperti kucing
"Astaga ,,, kalian itu bener bener yah." kata tami yang memijit kepalanya karna pusing melihat kelakuan mereka
"Ok ok, tapi untuk kali ini aja , ok !" kata tami yang menyetujui
"Ok." kata mereka bersamaan lagi
Mereka pun memilih dress yang modelnya sama tapi dengan warna yang berbeda angel yang memilih warna merah muda, najwa yang memilih warna merah, bella yang memilih warna kuning dan tami yang memilih warna biru laut. Dan juga angel memilihkan gaun untuk mereka agar kembaran dan tentunya dengan warna yang sama juga.
INI GAMBAR PAKAIAN KEMBAR MEREKA , pakaian ini dipilih angel karna warnanya itu gak terlalu mencolok, begitu juga dengan modelnya
"Ok sekarang kita pilih sepatu juga, gak mungkin kan kita pakai sandal?" kata angel
"Iya dong." kata najwa dan juga bella
Tami hanya mengikuti mereka, angel, Najwa, dan juga bella memilihkan sepatu yang ada haq nya untuk tami begitu juga dengan aksesoris lainnya seperti anting dan jam tangan.
Sedangkan tami ia malah memilih di bagian aksesoris kacamata , karna ia paling suka mengoleksi kacamata dan juga topi.
"Mbak tolong dong dihitung, tapi dipisah yah ,ini ini ini sama ini sendiri sendiri." kata angel yang memisahkan barang barang bagian mereka semua
"Ok kak , mohon ditunggu sebentar." kata mbak kasir
Mereka pun menunggu lagi tapi kali ini mereka tidak terlalu lama karna mbak nya itu gerakannya cepat saat melakukan transaksi pembayaran.
Mereka semua membayar dengan kartu mereka masing masing. Setelah itu mereka ke tempat makan karna mereka dari tadi belum makan apa pun dan juga mereka haus karna belum minum juga.
"Yok ke sana dulu kita isi perut." kata bella yang memegangi perutnya karna lapar
"Iya gue juga dah laper ,haus juga." kata najwa
Mereka pun pergi ke tempat makan untuk mengisi energi mereka
....
Ditempat lain ,Devan , ibu devan serta devi pun ternyata berada di mall yang sama juga dengan tami tapi bedanya mereka berada di koridor yang berisi sayur sayuran, karna ibu devan berbelanja kebutuhan bulanan.
Devi memang ikut karna waktu devan menjemput ibunya ,devi sudah berada di rumah ibunya mereka berdua sedang mengobrol akrab.Jadi mereka pergi bertiga.
Setelah cukup lama mereka berbelanja kebutuhan untuk rumah mereka pun menyudahinya dan pergi ke tempat makan juga. Dan kebetulan juga mereka berada di tempat yang sama lagi dengan tami tapi dengan posisi devan membelakangi tami dan berjarak 3 meja .
Tami dan yang lain makan dengan memesan hidangan yang cukup banyak, karna mereka berempat jadi mereka memesan nya cukup banyak.
Hal itu disaksikan oleh ibu devan , dimana ibu devan melihat mereka dengan tatapan yang sinis apalagi melihat mereka dengan bawaan belanja yang cukup banyak.
"Cih, anak jaman sekarang kerjaannya foya foya dan menghabiskan uang orang tua!" kata ibu devan yang bergumam dengan nada tidak suka
.....
Setelah beberapa saat mereka pun pulang karna hari sudah sore, dan juga badan mereka sudah lengket karna berbelanja hampir setengah hari sendiri.
Begitu juga dengan devan ibu devan dan juga devi mereka pergi lebih lambat 5 menit dari pada tami.
.....
Tami dan teman temannya sudah sampai di rumah tami mereka mampir dulu dirumah tami sebentar untuk berpamitan dengan mama dan papa nya tami.
"Assalamualaikum." kata mereka
__ADS_1
" Waalaikumsalam." jawab kedua orang tua tami
"Habis belanja apa nih kok kaya banyak banget kaya gitu." kata mam risma
" Habis belanja baju sama benda benda lain yang dibutuh in cewe mah." jawab angel
" Ouh gitu.. tapi kayaknya tami pasti belanja baju kaya cowo yah?" tanya mama risma yang menebak
" Gak kok tante kita beli dress , kebetulan kita juga beli dress yang sama , biar kembar gitu." kata najwa
"Emang tami mau?,tumben banget." kata mama risma yang tak menyangka
"Tadinya sempet gak mu tapi dipaksa sama kita sampai sampai kita mohon mohon loh mah." kata bella
" Ouh gitu,,,, mama bersyukur deh tami punya temen kaya kalian." kata mama risma
Iya mah , aku juga bersyukur bisa ngerasain punya mama kaya mama." kata angel dengan mata berkaca kaca
" Hei jangan sedih dong." kata mama risma yang berdiri dari duduknya dan menghapus air mata angel yang akan turun
"Boleh peluk gak mah?" tanya angel
" Boleh dong sayang , mazak cuman mau peluk gak boleh?" kata mama risma yang memeluk angel dengan hangat
" Hei udah udah , jangan lama lama peluknya, nanti keburu sore." kata tami yang memecahkan momen keharuan tadi
"Apa an sih lo tam, ganggu momen kaya gini." kata najwa
"Iya , padahal gue udah mu nangis kaya gini juga." kata bella
" Udah udah , kalian pulang gih gak baik tahu anak cewe pulangnya sore sore apalagi malam malam." kata papa alex
" Iya om." kata mereka bertiga menjawab
"Kok manggilnya om sih , manggilnya papa dong mazak mama nya tami dipanggil mama sedangkan papa nya dipanggil om ." kata papa alex yang berbicara
"Iya pa." kata mereka yang menyetujui memanggil papa alex dengan sebutan papa
Setelah sensasi yang mengharukan tadi mereka pun pulang ke rumah masing masing.Begiyu juga tami yang pergi ke kamarnya
.....
Devan dan ibu devan sudah sampai rumah setelah mengantar devi pulang ke rumah karna tadi waktu devi ke rumah ibu devan dia pergi naik taksi.
Diruang tamu di rumah ibu devan
" Dev , menurut kamu devi orangnya gimana ?" tanya ibu devan secara tiba tiba
"Yah gak gimana gimana bu ?" kata devan
"Ibu tanya serius loh, kamu malah jawabnya kaya gitu." kata ibu devan yang tak puas dengan jawaban devan
" Yah devi itu orang nya baik perhatian cantik juga , yah kaya gitu deh bu." kata devan yang menjawab u tuk kedua kalinya
"Jadi ibu gak salah pilih kan buat jadi mantu ibu." kata ibu devan
Dan seketika devan yang tadi minum pun jadi tersedak karna pernyataan ibunya.
" Apa bu ?! calon mantu?" tanya devan sekali lagi untuk memastikan dia tidak salah dengar
"Iya , kan kamu sendiri yang udah setuju." kata ibu devan
"Kapan aku setuju bu , aku itu udah punya pacar, bu , aku gak pernah setuju buat nikah sama devi." kata devan yang membantah perkataan ibunya
"Tapi kamu udah setuju mau bertunangan dulu sama devi waktu acara makan malam dan waktu itu juga ada orang tuanya devi, dan waktu kamu ditanya sama ayah kamu , kamu sendiri yang bilang 'Iya ' sama ayah kamu." kata ibu devan yang menjelaskan pada anaknya
" Apa aku pernah bilang kaya gitu ?" tanya devan pada dirinya yang heran
"Tapi bu , aku udah punya pacar loh bu, aku udah pacaran duluan sebelum ibu ngenalin aku sama devi, mazak tiba tiba aku putus terus bertunangan sama devi." kata devan yang mengeluh
"Tapi ini juga salah kamu dev , kamu yang gak bilang kalau kamu itu punya pacar , dan kamu juga udah setuju buat bertunangan sama devi , ini juga demi perusahaan kita dev , kita berhutang banyak sama orang tua devi mereka itu adalah rekan bisnis terbesar ayah kamu dan juga banyak banget bantu perusahaan kita." kata ibu devan yang mulai agak marah pada anaknya itu
"Begini saja ibu kasih kamu waktu buat berfikir dan perkenalkan pacar kamu ke ibu besok , biar ibu yang menilai antara pacar kamu atau devi yang lebih baik buat jadi mantu ibu." kata ibu devan yang memberi kesempatan.
" Baik bu , besok aku bawa pacar aku ketemu sama ayah sama ibu, tapi nunggu dia pulang sekolah dulu nanti aku bawa waktu sore aja setelah dia pulang sekolah." kata devan
"Kalau begitu devan pulang dulu bu, udah sore soalnya." kata devan yang mencium punggung tangan ibunya dan pergi keluar
.....
"Aaaaaaaaaa!!!!!! kenapa aku bisa lupa sih apa yang aku ucapin , apalagi ini mulut kalau ngomong ceplas ceplos aja, main setuju aja ,kalau dah kaya gini repot kan jadinya!!" kata devan yang mengacak acak rambutnya menyesal dan merasa frustasi
Devan pun mengendarai mobilnya menuju apartemennya, dengan pikiran yang kacau dan bingung akan kah dirinya harus memberitahu tami atau tidak.
__ADS_1
Segini dulu yah ,maaf lama soalnya sekolah aku udah mulai tatap muka jadi waktunya susah dibagi , aku juga udah usahain yang terbaik. 🙏😁