
Di pagi harinya dimeja makan Semua keluarga tami berkumpul , tidak semua sih hanya ada orang tua tami dan juga tami nya sendiri.
"Kamu kemarin malam pulang jam berapa ?" tanya mama risma
"Sekitar jam setengah 10 mah , emang ?" tanya tami
"Gak pa pa cuman tanya aja , dan cuma mau ngingetin anak perempuan itu gak boleh pulang larut malam, apa lagi kamu itu masih sekolah." kata mama tami yang mengingatkan pada anak perempuannya
" Iya mah , iya...." kata tami dan melanjutkan sarapannya
Tami seperti biasa berangkat ke sekolah , dan papa tami pergi bekerja. Mama Tami hari ini hanya di rumah karna nanti siang mama tami mempunyai urusannya sendiri biasalah ibu ibu.
....
Di parkiran sekolah tami tak sengaja bertemu dengan angel bella dan najwa , karna ketidak sengaja an itu mereka mereka memutuskan untuk ke kelas bersama.
"Yok ke kelas." ajak angel
"Let's go!" kata mereka bersama
Mereka pun berjalan melewati depan kelas yang lain, dan disinilah pembicaraan dimulai.
"Guys , kita ada pr gak , perasaan gue gak enak nih soalnya." kata angel
"Kayak nya gak ada sih , soalnya gue ingetnya gak ada." kata najwa
"E eh stop dulu" kata bella dan mereka pun berhenti karna kaget
"kenapa?" tanya tami
" Gue belum sarapan , lupa tadi mau sarapan, hehehe." kata bella
"Astaga kirain apa an, makan dikelas aja , mama gue bawain gue bekel." kata tami
"Ok ayo ke kelas , emang deh, sahabat gue ini yang pengertian." kata bella yang merangkul pundak tami
"Iiihhh jangan rangkul rangkul geli ." kata tami yang melepaskan rangkulan bella dengan halus
" iya iya maaf." kata bella yang melepaskan rangkulannya
"Eh tapi ini beneran gak ada pr kan?" tanya angel memastikan
"Ada kok." kata tami sambil berjalan dan yang dibelakang pun terkejut karna tami berkata bahwa hari ini ada pr
"Beneran , pr apa ?!" kata angel kaget
"Serius?!"kata najwa dan bella bersamaan
"Iya , ada kan disuruh ngerjain latihan soal ujian di buku halaman 256 , itu udah 3 hari yang lalu loh dam hari ini disuruh ngumpulin." kata tami yang berbalik ke arah mereka
"Ini beneran ? gak bercanda kan ?"kata angel
"Iya jangan jangan lo bercanda kaya kemarin malam." kata bella yang mengingatkan mereka kejadian waktu tami bilang gak bawa dompet
"Beneran , suer dah , kalau gak percaya kita masuk kelas dulu gue lihatin." kata tami yang membuka pintu kelas
Mereka pun duduk ditempat masing masing tami yang meletakkan tasnya pun menoleh ke samping karana ke tiga sahabatnya itu berjalan ke arahnya
" Tam , mana katanya ada pr?" tanya angel
"Dan mana bekel nya gue laper , hehehehe." kata bella
" Dasar lo bel , makan aja yang lo pikirin mulu, ini pr nya gimana coba sebentar lagi masuk, lo mau kita dihukum?!" tanya najwa
"Yah maaf , gue kan lupa tadi belum sarapan." kata bella
"Udah udah gak usah ribut nih bekel nya , dan ini pr nya." kata tami yang menyerahkan barang yang mereka butuhkan satu per satu
" Anjay..., beneran ada pr dong." kata angel
" La iya emang ada pr , gue kan tadi dah bilang sama kalian , tami kalian semuanya gak percaya sama gue." kata tami yang menaikkan kedua bahu nya seperti menunjukkan yah bodo amat gitu lah
"Ya udah gue pinjem pr nya yah , nanti gue balikin." kata angel yang membawa buku tami ke mejanya dan cepat cepat menyalin pr milik tami karna mereka tidak mau dihukum
Tami yang merasa bosan pun dan cuma hanya menunggu guru datang dan juga bel masuk berbunyi tami memainkan hp nya dan memeriksa apakah ada pesan dari pacarnya karna tami itu gak pernah mengirim pesan duluan.
Tami mengecek hpnya dan mendapatkan pesan dari devan yang berisi menanyakan tentang sarapannya dan juga mengucapakan selamat pagi pada tami.
Tami pun membalas pesan dari devan, " Good morning too dev." balas tami
"Udah sarapan kok." bales tami lagi untuk pesan yang me dua
Setelah itu tami mengambil earphone nya yang berada di tasnya lalu ia meletakkan nya ditelinga dan memutarkan musik yang tami sukai , lalu tami pun kembali melihat pemandangan.
sekitar 15 menit Guru tami sudah selesai begitu juga dengan angel najwa dan bella mereka sudah menyelesaikan salinan pr mereka dimana pada waktu itu bella memakan bekal tami sekaligus mencatat jawaban
Tami di tepuk oleh aldo dengan pelan dan tami pun menoleh lalu melepas earphone nya.
" kenapa?" tanya tami
"Gurunya dah dateng , kalau lo mau earphone nya disita yah lanjutin aja gk pa pa " kata aldo
sambil mengeluarkan buku nya
__ADS_1
"Makasih." ucap tami yang berterimakasih pada aldo
"Buat?" tanya aldo yang tak mengerti
" karna udah ngingetin gue ." jelas tami
" Iya sama sama ." jawab aldo
Tami pun melepaskan earphone nya dan menyimpannya kembali begitu juga dengan hp nya .
Angel yang dari tadi sudah selesai pun mengoperkan buku pr tami pada teman temannya yang berada disampingnya dan terakhir di depan samping aldo.
Aldo yang menerima buku pr tami pun memberikan nya pada sang pemiliki.
"Ok anak anak ,silakan serahkan pr kalian dimeja depan , kita akan ulangan sebentar." kata guru itu
"APA bu, ulangan! kok mendadak!" tanya murid yang lain
"Iya bu kok ulangan ,kan ibu kemarin kemarin gak bilang kalau ulangan?" tanya mereka yang protes
" Ibu cuman memberikan soal yang sama seperti dalam buku , jika kalian mengerjakan sendiri pasti bisa,ibu percaya pada kalian." kata guru itu
"Yah sudah kalau begitu karna kalian belum siap kita tunda saja me jadi minggu depan saja , tapi pastikan nila kalian tidak dibawah kkm , paham?" tanya guru itu yang memberi kesempatan
"Iya bu paham , makasih kesempatannya." kata salah satu murid
"Iya sama sama , baik sekarang keluarkan buku catatannya kita akan mencatat materi selanjutnya , sebelum kita lanjutkan siapa yang akan bertanya tentang materi sebelumnya." tanya guru itu pada semua murid Tapi semuanya malah diam
"Baik karna tidak ada yang bertanya saya lanjutkan untuk materi selanjutnya." kata guru itu yang mulai menerangkan
.....
waktu sudah berganti menjadi istirahat semuanya pergi ke kantin untuk mengisi perut mereka , termasuk tami dan juga teman temannya.
"Kita duduk di sana aja gimana?" kata angel
"Ok sih gue gak masalah." kata najwa
"Gue sih ok aja " kata bella
"Gue juga sama." kata tami
Akhirnya mereka duduk di kursi panjang dan juga ada mejanya juga, mereka memesan makanan berbeda beda , angel yang ingin bakso , najwa yang ingin mie ayam bella yang ingin siomay dan juga tami yang ingin seblak.
Tapi minumannya sama yaitu orange juice. aldo dan teman temannya duduk bersama bang Niko, bang Gilang dan bang Ferry, mereka duduk bersama sambil menikmati makanan mereka.
" Ngomong ngomong makasih lo tam , berkat lo kita gak dihukum, hue bersyukur banget." kata angel
"Iya untung gue nulisnya cepet kalau gak , kelar hidup gue." kata najwa
" Hehehe iya juga sih." kata najwa
"Udah udah makan aja nanti keburu masuk." kata angel yang mengambil gelasnya yang berada didepan
" iya iya ini juga udah cepet kali gue makannya." kata najwa yang memakan mie nya
Setelah pembicaraan terakhir itu mereka fokus pada makanan mereka , mereka hanya makan dan sesekali bicara.
....
" Kok aku hari ini kangen yah sama tami , aaaaa pingin ketemu sama sayang aku..." kata devan yang memandangi foto tami waktu tidur
"Apa aku telfon aja yah lagian ini jam istirahat." kata devan yang langsung menghubungi tami
tttuuuttt ttuuuuttt..... ( suara sambungan telfon )
Tami pun mengangkat telfon dari pacarnya itu
dan yang pertama kali bicara adalah devan
" Hai sayang,aku ganggu kamu gak ?" tanya devan pada tami karna dia takut dirinya mengganggu pacarnya itu
" Gak kok kebetulan aku lagi istirahat,kamu kok tumben nelfon aku kenapa emang ?" tanya tami pada pacarnya itu
"Aku kangen loh sama kamu , emang kamu gak kangen sama pacar kamu ini, hemm?" tanya devan lagi
" Iya aku juga." kata tami yang agak berbisik supaya sahabatnya itu tidak mendengarnya
"Juga apa sayang yang lengkap dong." kata devan yang memerintahkan tami agar memperjelas perkataannya
"Iya aku juga kangen sama kamu dev.". kata tami yang malu malu
"Ciiieeeeeee , yang lagi telfonan sama pacarnya gak inget nih sama sahabatnya , setidak nya dikenalin kek." kata angel yang mulai mengganggu tami
"Iya tam kenalin ke kita ngapa siapa tahu pacar lo punya temen yang ganteng juga iya gak?" kata bella
"Ini nih walaupun kadang bella suka ngomong nya ceplas ceplos tapi kali ini gue setuju sama omongannya." kata najwa yang memberikan suaranya pada bella
"ih kalian apa apa an coba , udah ah jangan ganggu." kata tami yang memperingati sahabatnya itu
" Iya iya kita gak ganggu kok, orang yang lagi bucin." kata mereka bertiga
"Siapa sayang? , kok suaranya sampe aku bisa dengar." kata devan yang penasaran
__ADS_1
"Sahabat aku dev mereka itu cuman kepo aja , udah gak usah di ladenin." kata tami
" Ouh ya ngomong ngomong nanti malam kamu ada acara gak ?" tanya devan
"Gak emang kenapa ?" tanya tami balik
"Jalan yuk , kebetulan nanti malam aku gak sibuk , lagian kita juga udah lama gak ketemu ." kata devan dan itu benar apa adanya
Mereka emang sekarang jarang ketemu karna Devan sibuk mengurus pekerjaannya dan tami sibuk mengurus sekolah nya yang tak lama lagi akan mengadakan ujian
"Boleh , nanti malam ? jam berapa?" tanya tami
"Eeemmm, jam setengah 8 aja gimana biar gak terlalu malam juga, nanti aku minta izin dulu sama om sama tante." kata devan
" Iya." jawab tami singkat
Dan tak lama dari itu bel tanda masuk berbunyi yang menunjukkan semua murid untuk .asuk ke kelas masing masing.
"Emm dev, udah dulu yah , udah masuk soalnya." kata tami
"Iya sayang gak pa pa , semangat ya belajarnya , i love you sayang."kata devan yang mengucapkan pernyataan cinta nya ke tami lagi
" Iya ." kata tami karna tami tak terbiasa dengan perkataan itu
Mereka pun mengakhiri obrolan mereka dan kembali pada urusan mereka masing masing , devan dengan berkas berkas nya sedangkan tami dengan sekolahnya.
Di kantor devan langsung memanggil sekretarisnya untuk masuk ke ruangannya.
Sekertaris nya itu datang ke ruangan Devan dengan cepet karna ruangan mereka berhadapan .
"Ada apa tuan " tanya sekertaris nya itu
"Bawakan saya semua pekerjaan hari ini karna saya mau pergi nanti malam , jadi saya ingin pekerjaan saya selesai sore ini ." kata devan pada sekertaris nya
"Baik tuan , saya segera menyiapkan semua berkas untuk hati ini." kata sekertaris nya itu dan dia pun izin pamit untuk mengambil semua berkas yang akan dikerjakan oleh bosnya itu
Bruk ...( suara sekertaris nya itu meletakkan dokumen di atas meja bosnya itu
"Ini tuan , berkas untuk hari ini." kata sekertaris nya itu dengan santai berkata seperti itu pada bosnya
"Waduh banyak banget ,, emang gue nisa ngerjain ini sendirian." batin devan
"Eemmm, setalah saya pikir pikir , kita harus bagi 2 deh karna saya yakin kamu mau bantu saya." kata devan
"Jadi tolong kamu bagi 2 diantara semua ini yang paling penting untuk saya dan yang lainnya jika kamu bisa mengatasinya maka kamu bisa mewakilkan saya untuk mengerjakannya, saya ikhlas." kata devan pada sekertarisnya
"Baik pak, saya akan lakukan sekarang." kata sekertaris devan
Setelah membagi antara yang harus ditahan ni lebih dulu atau yang paling penting devan pun segera mengetik di komputernya serta memeriksa dokumen itu satu persatu sampai devan melewatkan makan siangnya.
Tapi sekitar jam 2 devi berkunjung lagi ke kantor devan ia membawakan bekal lagi untuk devan.
Tok tok tok ( suara devi mengetuk pintu )
" Masuk." sahut devan dari dalam
"Hai dev ini aku bawa makan siang buat kamu." kata devi yang menunjukkan bekel yang dia bawa
" Kamu dah makan siang belum?" tanya devi
"Belum , aku lagi sibuk soalnya gak sempet." kata devan
"Makan dulu dev jangan sampe telat nanti bisa maag lo." kata devi yang mengingatkan
Devi pun mendekat ke arah devan sambil membawa bekel makan siang yang sudah ia buka.
"Sini biar aku suap in." kata devi
"Gak usah, gak perlu repot repot, taruh situ aja nanti aku makan." kata devan yang masih setia dengan berkas berkasnya
"Aku gak yakin nanti kamu bakal makan , orang kamu sibuk banget gitu, udah gak pa pa biar aku suap in yah?" kata devi sambil memegang bahu devan
" Ok, kamu menang ya udah cepetan." kata devan
Devi pun menyuap i devan layaknya ibu yang menyuapi anaknya.
setelah hampir 5 suap devan meminta air minum dan diambilkan oleh devi.
"Udah dev , aku dah kenyang." kata devan
" Dua lagi yah ini nanggung banget, yah ?" kata devi
"Dua lagi aja yah ?" kata devan
"Iya , aaa." kata devi yang menyuapi devan lagi
"Udah nih dah dua suap ." kata devan
"Iya iya ini udah habis kok ." kata devi
"Ya udah aku pulang dulu yah, btw nanti malam jangan lupa makan." kata devi yang mengingatkan sambil mengusap bibir devan yang ada nasinya
" Iya makasih yah dah bawain bekel lagi." kata devan
__ADS_1
"Iya sama sama." kata devi yang tersenyum manis sambil membawa wadah bekel itu dan keluar dari ruangan devan
Ok segini dulu dan aku minta maaf karna udah lama hak up aku minta maaf banget karna jujur aku gak bisa bagi waktu aku , maaf yah ๐ intinya jangan lupa like komen dan kasih aku dukungan yang banyak๐โ๏ธ๐