APAKAH AKU PANTAS UNTUK BAHAGIA

APAKAH AKU PANTAS UNTUK BAHAGIA
dirumah Abang Abang Abang nya


__ADS_3

" adek, adek Lo itu kebo banget sih." kata bang Niko yg mengelus rambut Tami


selang beberapa menit kemudian bang Niko melihat mereka sudah Sampai dgn membawa samsax itu lalu mereka menaruhnya di garasi.


mereka sengaja menggunakan mobil bareng yh alasannya biar gak sombong , gak terlalu diperhatiin , dan gitu lah , pasti kalian ngerti lahh 🀭


mereka lalu masuk dan menjalankan mobilnya ke rumah mereka. kenapa gak di pulang on itu Tami ? kn mau latihan jadi biar sekalian aja , lagi pula Tami gak bawa mobil atau montor.


***di cafe tempat Aldo , Adrian dan Azka nongkrong ***


" Al , Lo kenapa sih , dari tadi diem aja, gak kaya biasa nya." kata Adrian


" yh gue lagi mikir aja." kata Aldo


" mikir apa ?"tanya Azka kepada Adrian


" yh mikir aja , kn padahal cewe yg ada di samping gue tidur , tapi kok dia bisa jawab itu semua , dan bener loh, kan gak bisa dipercaya, yh gak ?" kata Aldo yg sekaligus bergtanya


"iyh juga sih ,gue juga agak bingung." kata Adrian


" mungkin dia itu emang pinter atau gak dia itu cuman pura pura tidur.mungkin kaya gitu." kata Azka


" gak mungkin dia pura pura tidur orang waktu gue bangunin dia aja ngigo." jelas Aldo


" ya udah sih gak usah di pikirin kita itu disini mau Mabar , jadi kita tinggalin aja pikiran yg ganggu kita ok, mari kita Mabar!!!" kata Adrian yg bersemangat


" ok gass kun." kata Aldo


"siap!" kata Azka


mereka pun akhirnya Mabar sampai menjelang siang.dan tak lupa mereka memesan cemilan dan juga minumannya.


**sedangkan bang Niko , bang Gilang dan bang Ferry mereka sudah sampai di teras rumah mereka.


" bang , ini Tami gimana , dia belum bangun juga." kata bang Gilang


" mungkin dia kecapean." kata bang Niko


" ini nih , kalau aja ada lomba tidur menang terus dia ini , pasti!!" kata bang Ferry


" ya udah di gendong aja." kata bang Gilang


" Lo aja yg gendong kalau gue, dia pasti kebangun,terus nanti dia marah marah terus dia ngadu sama ortu nya terus gue di marahin sama Tante Risma sama om Alex terus om Alex ngadu dan gue lagi yg dimarah in sama ortu gue lagi gimana terus gue ditendang sama nih bocah gimana , nanti sakit badan gue ,gue gak mau kaya samsax yg ada ditempat latihan nanti gue patah lagi jadi 2 kaya samsax waktu itu. " kata bang Ferry yg memberi alasan


" alasan aja Lo bisanya , bilang aja gak mau gendong." kata bang Gilang


" hehehe." bang Ferry senyum kikuk


"udah udah biar gue aja yg gendong,cuman gendong aja ngomongnya sampai ke Cina." kata bang gilang

__ADS_1


bang Gilang turun dari mobil dan membuka pintu belakang, ketika mau menggendong tubuh Tami , sedetik itu juga pun Tami menggeliat dan tangannya memeluk bang Niko seperti guling.


Tami pun mengigau " aahh guling e empuk." kata Tami yg mengigau dan masih memeluk perut bang Niko


" gimana nih bang , Tami nya malah meluk Lo ,malah kenceng banget lagi." kata bang Gilang yg mencoba menarik tangan Tami


" ya udah gue aja yg gendong ." kata bang Niko


" tapi kn kaki Lo keram bang, nanti kalau jatuh gimana." kata bang Ferry


" gak bakalan." kata bang Niko yg percaya diri


bang Niko pun mencoba untuk mengangkat kepalanya dulu agar mudah untuk tangan nya mengendong Tami.


"bisa gak bang ?" kata bang Gilang


" bisa bisa." kata bang Niko yg berusaha


akhirnya bang Niko mengangkat atau menggendong Tami ala bridal style.dan bang Niko pun berjalan mengarah ke rumah yg dibuka kan pintu oleh bang Ferry sedangkan bang Gilang dia sedang memarkirkan mobilnya di garasi.


bang Gilang harus naik tangga untuk meletakkan Tami karna kamar nya berada di atas. emang ada sih kamar yg ada di bawah untuk tamu tapi belum di bersih in dan masih direnovasi karna ada genteng yg bocor.


akhirnya Tami pun diletakkan di kamar nya bang Niko.


" huh huh huh ( suara nafas bang Niko yg kelelahan) bayangin aja gendong orang terus harus naik tangga 2 lantai karna bang kamar bang Niko dan yg lain ada di lantai 3 sedangkan ortunya ada di lantai 2.


" akhirnya sampai juga, kaki gue capek banget." sambung bang Niko yg sudah meletakkan Tami di kasur dan bang Niko pun ikut merebahkan dirinya di samping Tami karna capek


mereka bersiap untuk nanti karna jm 2 mereka harus latihan.


kalau kalian tanya di mana Bryan dan geng nya , mereka masih ada kok tapi mereka akan jarang keluar untuk seterusnya , Karna waktu di eps sebelumnya Bryan pernah berkata "tidak akan mengganggu Tami lagi." Bryan yg seorang laki laki akan memegang omongannya eh maksudnya menepati omongannya karna omongan itu gk bisa dipegang (penjelasan)


sekitar pukul 1.30 atau kita sebut setengah 2 Tami merasakan tangan nya itu menyentuh sesuatu seperti keras tapi empuk juga dan banyak, Tami mencoba untuk mengusap nya berkali kali dan itu membuat bang Niko bangun .


'apa sih ini ,keras banget.' batin Tami


Tami ingin membuka matanya tapi rasanya berat benget matanya itu gak mau melihat yg didepan itu , tapi karna penasaran jadinya Tami berusaha membuka matanya untuk melihat apa yg ia pegang.


Tami yg membuka matanya langsung melotot , yg mendapati tangan nya itu tidak bisa dikontrol Karna telah memegang perut sispex milik bang Niko


" udah puas pegang nya dek?" tanya bang Niko


seketika itu Tami langsung menarik tangan nya dgn cepat. lalu meminta maaf


"maaf kak gak sengaja kira in guling , heheh." kata Tami yg canggung


" iyh gak papa , ya udah abang turun dulu,nanti setengah jam lagi kita berangkat." jelas bang niko yg sudah berdiri dan mau pergi


" eh bang tunggu!" kata Tami

__ADS_1


" iyh , kenapa ?"


" aku mau mandi dulu bang boleh?" tanya Tami


" ya udah mandi aja , nanti biar bibi yg bawain peralatan mandi nya , terserah kamu mau mandi di sini atau dimana."


" ok bang." kata Tami yg mengangkat tangan nya dan membentuk seperti ini πŸ‘Œ


abang Niko pun pergi meninggalkan Tami di atas dan bang Niko ke bawah untuk mengasih tau bibi untuk menyiapkan peralatan mandi


tak menunggu waktu lama bibi sudah sampai ke atas dan mengetuk pintu


"tok tok tok , non ini peralatan mandi nya.kata bibi yg menyerahkan


" makasih yh Bi , maaf ngerepotin." kata Tami yg mengambil bungkusan itu


bibi pun pamit untuk pergi dan Tami pun juga pergi ke kamar mandi untuk mandi ,yh mazak mau karoke an yh kali gitu πŸ˜‚πŸ˜‚,


sekitar 15 menit Tami sudah selesai mandi tapi dia masih memakai handuk dan Tami turun dibawah


dan memanggil Abang nya


" bang , Abang , Abang." kata Tami yg memanggil


" di ruang tamu dek." jawab bang Niko


Tami pun menghampiri Abang nya itu yg sendirian dibawah,


" bang , adek minjem baju nya ,boleh gak ?soalnya baju nya basah + bau kena keringat." kata Tami yg berdiri di samping bang Niko


karna bang Niko sedang fokus main hp jadi dia tidak melihat Tami dan tidak mendengarkan apa yg dikatakan oleh Tami


" iiihhh Aaabannggg." kata Tami yg sudah mulai kesal


" iyh apa sih dek." kata bang Niko yg menoleh ke arah Tami


dan seketika bang Niko terkejut


" astaga!!!! Lo dek kok masih pakai handuk?"kata bang Niko kaget melihat Tami apalagi rambutnya masih basah


" kan adek dh bilang baju nya basah , adek mau pinjem baju nya Abang ,ada gak ?"


" ada ada , tapi naik ke atas dulu kalau gak bisa bahaya ." kata bang Niko panik kalau bang Gilang sama bang Ferry lihat


" bahaya kenapa ?" tanya Tami


" udah gak usah banyak tanya ,cepet ke atas aja dulu." kata bang Niko yg agak mendorong Tami untuk berjalan


" iyh iyh ." kata Tami

__ADS_1


maaf yh temen temen kakak kakak, kalau ngebosenin , atau ada penulisan yg salah , dan mohon dukungannya dan jangan lupa like komen dan kasih aku vote yg banyak πŸ‘ŒπŸ˜ makasih semua. nanti tak usaha in buat up secepat nyaπŸ˜β˜ΊοΈπŸ‘ŒπŸ˜πŸ˜βœŒοΈ


__ADS_2