APAKAH AKU PANTAS UNTUK BAHAGIA

APAKAH AKU PANTAS UNTUK BAHAGIA
di tes


__ADS_3

" bapak hanya perlu pilih , yg pertama ,, pak Jaka menyerahkan diri bapak dipenjara dan bapak akan dipenjara seumur hidup, atau yg kedua bapak akan mengembalikan uang 2 miliar itu dan bapak akan dipenjara hanya 10 th saja, so bapak pilih yg mana?" tanya tami yg menatap pk Jaka ."


Tami ingin sekali menghabisi penghianat seperti dia ini, tapi Tami masih memikirkan keluarga dari pak Jaka, kan kasihan 😣 benar tidak 😏


" saya akan ganti non uangnya tapi jangan masukin saya ke penjara non, saya menyesal telah korupsi , saya janji gak akan ulangi lagi." kata pak Jaka yg memohon kepada Tami sambil berlutut


Tami berdiri dan memegang pundak pak Jaka agar pak jaka berdiri juga , Tami paling tidak suka kalau ada yg berlutut didepannya apalagi orang yg lebih tua dari pada dirinya.


" pak ,saya itu paling tidak suka kalau ada yg korupsi di perusahaan papa saya , saya paling benci orang yg tidak jujur , tapi jika bapak ada permintaan atau memohon supaya dilepaskan , bapak bisa tanya ke papa saya , karna saya kemari hanya ingin memastikan bahwa bapak korupsi di perusahaan ini atau tidak." kata Tami yg panjang lebar


" dan maaf soal tadi saya tadi emosi sesaat karna bapak tidak mau jujur , itu kaki nya masih aman kok pk ,tapi harus terapi dulu 2 bulan , karna mungkin itu tulangnya retak, jadi saya minta maaf untuk sekali lagi yh pak." kata Tami yg meminta maaf dgn tulus


" iyh non gak papa , saya juga salah karna tidak jujur dari awal, saya pantas menerima ini semua." kata pak Jaka yg pasrah


" ya udah saya pergi dulu." kata Tami yg berjalan keluar


Tami melihat sekeliling banyak yg melihat Tami , mungkin mereka penasaran apa yg dilakukan mereka di dalam.


Tami berjalan santai dan menemui kak Windy karna kebetulan kak Windy berada disitu.


kak Windy adalah karyawan di kantor papa nya juga .


" kak Windy boleh minta tolong gak ?" kata Tami yg ramah


" boleh , minta tolong apa?" kata kak Windy


" eemm, tolong telefon ambulance , suruh datang ke sini untuk membawa pak Jaka ke rumah sakit , karna mungkin kakinya itu retak dan harus diperiksa lebih lanjut ."kata Tami dgn santai tapi ramah dam memandang mata kak Windy


" emang pak Jaka kenapa , kok harus panggil ambulance? dan tadi di dalam kamu ngapain?"


tanya kak Windy mewakili semua orang yg ada disitu


" pak Jaka baik baik aja kok, tapi yh menurut aku dia harus di bawa ke rumah sakit kasihan kak, dan didalam aku cuman hajar pak Jaka doang , soalnya pak Jaka korupsi di kantor ini tapi gak ngaku, jadi yh aku hajar." kata Tami yg tidak merasa bersalah


" astaga , ya sudah saya akan panggil ambulance sekarang." kata kak Windy yg mengambil hp nya dan menelfon ambulance


Tami pun pamit pergi untuk ke ruangan papa nya. Tami sangat senang Karna emosinya itu telah meluap , karna tadi sudah di lampiaskan walaupun emosinya itu masih ada.


Tami mengubah ekspresi wajah nya menjadi senang dan seolah olah tidak terjadi apa apa.


itung itung buat latihan persiapan nanti hari Senin


Tami sudah sampai di ruangan papa nya itu , ia mengetuk pintu dan masuk , Tami langsung duduk di sofa di pojok ruangan.

__ADS_1


" gimana udah selesai?" tanya papa


" beres pa ( kata Tami yg membentuk jarinya seperti ini 👌) ouh yh pa , kata pak Jaka , dia minta keringanan , dia bilang dia gak mau dipenjara tapi dia pasti akan ganti uang yg diambil nya." kata Tami yg memakan buah apel yg di atas meja


" nanti papa pikirkan , terus gimana kondisi pak Jaka.?" tanya papa


" pak Jaka yh ? menurut Tami sih kakinya retak pa , maaf pa Tami emosi tadi gara gara pk Jaka gk mau ngaku jadinya kelepasan tapi Tami tadi udah berusaha buat nahan kok pa , Tami cuman melepaskannya dikit doang , maaf yh pa." kata Tami yg menundukkan kepalanya


papa berdiri dari tempat duduknya , ia menghampiri Tami dan menepuk bahunya Pelan, lalu menuntun Tami untuk berdiri


" sayang kamu gak salah , malahan papa bangga sama kamu, harusnya kamu patahkan saja kakinya itu biar kapok dan tau gimana konsekuensinya jika berkhianat di perusahaan papa, papa malah bangga sama kamu, dah jangan merasa bersalah kaya gitu." kata papa yg menenangkan Tami


" beneran pa ?" kata Tami yg tak percaya


" iyh beneran."


"papa gak marah atau hukum Tami gitu?" tanya Tami lagi


" gak sayang , papa malah bangga sama kamu, lakuin apa pun yg kamu mau tapi ingat jangan pernah bahaya in diri kamu. ok?" kata papa


" iyh pa , makasih karna gak marah sama Tami, tami sayang papa." kata Tami yg memeluk papa nya dan dibalas pelukan oleh papanya


mereka melepaskan pelukannya dan beberapa detik itu mereka tertawa bersama.


" ah itu gampang , aku selalu ke ruang kerja papa , dan membaca semua berkas berkas disitu." kata Tami menjelaskan


" pantes kamu pinter." kata papa Tami yg menyentuh hidung Tami yg mancung


" berarti papa bisa minta tolong dong ,?" sambung papa Tami


" minta tolong apa pa?"


" tolong kerjain dokumen dokumen itu ,nanti papa periksa kalau kamu sudah selesai , dan papa juga mau ngetes kamu , kamu berbakat di bidang bisnis gak , kalau kamu bisa papa bisa kasih perusahaan ini ke kakak kamu dan juga kamu ,biar kakak kamu ada yg bantu." kata papa sambil duduk dan Tami pun ikut duduk


" ok , papa boleh ngetes aku , aku siap , kita buktiin aku bisa di bidang bisnis atau gakj!" kata Tami yg penuh dgn tekad


"ok kita mulai , kamu periksa berkas berkas untuk rapat , 30 menit lagi papa mau rapat , dan kamu harus sudah selesai!" kata papa yg melihat jam tangannya


" ok deal , mana berkas yg untuk rapat nya ?" kata Tami yg mengulurkan tangan meminta berkas


" di atas meja papa sebelah pojok kanan." kata papa


Tami pun mengambil berkas tersebut dan membaca satu per satu berkas tersebut.

__ADS_1


berkas tersebut ternyata tentang pembangunan Fila di daerah X. dimana daerah itu membangun Fila di bukit yg dekat dgn pegunungan , karna banyak wisata dan pengunjung yg selalu mendaki gunung dan bukit , mereka berlibur untuk melihat pemandangan alam apalagi dinyatakan kalau di sana kalau malam ada bintang jatuh , dan pemandangan langit yg bagus apalagi dgn matahari terbit seakan akan ia masuk di dalam bukit dan gunung. dan di samping Fila ada perkebunan buah yg dimana buah itu bisa dipetik dan dibeli oleh para wisatawan.


tak lupa Tami melihat modal keuangan ,seperti uang yg masuk dan keluar supaya tidak terjadi kesalahan lagi


25 menit Tami sudah membaca semua berkas berkas itu. Tami menghampiri papa nya dan menyerahkan berkas tersebut.


" gimana menurut kamu gimana tentang rencana pembangunan Fila ini." tanya papa


" menurut ku tempatnya bagus pa , strategis dan pastinya banyak wisatawan yg datang , bagian keuangan juga gk ada masalah , dan aku suka pa di samping Fila ada perkebunannya, tapi menurut aku itu kurang pa , kita harus buat wisatawan tertarik dan penasaran terhadap tempat itu." kata tami


" emang kamu punya ide apa ?" tanya papa yg serius


" gimana kalau Fila itu di belakangnya kita buat pemandian air panas nya yg khas dan yg mengeluarkan bau yg bermacam macam. " kata Tami


"maksudnya?" tanya papa


" maksudnya kita buat di belakang atau samping Fila beberapa tempat pemandian air panas, dimana perempuan dan laki laki itu berbeda tempat , dan kalua pemandian air panas itu sudah biasa jadi kita buat pemandian air panas nya yg ada bau seperti coklat , fanila atau bunga atau mungkin anggur merah dan kopi yg wangi nya disukai para wisatawan, jadi otomatis wisata wisata itu tertarik dgn pemandian tersebut mereka penasaran dan akan pergi ke Fila kita , gimana menurut papa." jelas Tami kepada papa nya itu


" dan soal keuangan menurut aku masih cukup , tapi untuk berjaga jaga lagi kita perlu mengeluarkan modal sebanyak sebanyak 3 m itu hanya untuk berjaga jaga saja." sambung Tami menjelaskan


" papa gak nyangka kamu bisa dalam bidang bisnis , kamu tenang saja , papa akan memberi tahukan rencana ini nanti waktu rapat , pasti mereka akan menyetujui nya Karna , ide kamu ini bagus dan bisa membalikan modal kita. papa bangga sama kamu." kata papa Tami yg menepuk kedua bahu Tami


" aku kn kaya gini karna punya papa yg pinter , pekerja keras, tanggung jawab dan banyak lagi yg menurun ke Tami hehehehe" kata Tami yg memuji papa nya itu.


" iyh tapi kamu juga harus tetap belajar karna di dunia bisnis itu tidak mudah dan keras ,kamu harus bisa memimpin dan memikirkan agar kedepannya itu Gimana. dan papa yakin anak papa ini pasti akan sukses kaya papa mama dan kakaknya " kata papa Tami yg memberi motivasi pada anaknya


" iyh pa , Tami akan berjuang dan terus belajar , Tami janji gak akan mengecewakan papa mama dan kakak." kata Tami yg mempunyai tekad yg besar


" itu baru anak papa, ya sudah papa mau rapat dulu." kata papa yg berpamitan


" iyh pa, aku juga mau pulang soalnya nanti sore aku mau ke rumah om Adi dan Tante Nurul." jelas Tami


" iyh , kamu nginep yh di rumah om Adi sama Tante Nurul ?" tanya papa


" iyh pa, emang kenapa?" tanya Tami


" gak apa apa , ya udah papa pergi dulu." kata papa yg berjalan menuju ruang rapat dan Tami pun pergi meninggalkan perusahaan.


papa Tami berjalan sambil senyum senyum sendiri, ' berarti Tami gak tidur dirumah , aahh aku harus bujuk mama supaya mau , hehehe.' batin papa yg tertawa senang


maaf yh kakak' kakak dan temen temen kayaknya nanti aku bakal lama up nya sekitar 2 atau 3 hari 1kali soalnya aku dah mulai berangkat sekolah dan pr nya banyak.


jadi mohon pengertiannya dan jangan lupa like komen dan kasih aku vote yg banyak 👌👌😁😁🙃

__ADS_1


__ADS_2