
Tami sudah selesai mandi , Tami pun berpakaian seperti biasa menggunakan kaos putih yg agak kebesaran dan menggunakan celana pendek jadi kalau orang melihatnya seakan tami tidak memakai celana, dan juga Tami menguncir rambutnya seperti ekor kuda.
Tami mengambil hp nya dan mengirim pesan ke Aldo mengenai alamat rumahnya itu. Setelah itu Tami ke ruang tv untuk menonton tv , karna Tami sudah bosen berada dikamar nya terus.
Tami menuruni tangga dgn wajah yg menahan sakit dan itu dilihat oleh bibi ida.
"Non , mau kemana , sini biar bibi bantu." kata bibi yg berjalan ke arah Tami dan membantu Tami untuk menuruni tangga dgn cara memapah Tami sampai ruang tv.
Tami pun sudah sampai di sofa yg panjang di depan tv , Tami lalu mengucapakan terimakasih pada bibi ida dan menyuruh bibi ida untuk membuatkannya jus mangga, dan juga menggambil sedikit cemilan di lemari dapur paling atas, biasanya di sana Tami selalu menaruh cemilannya lemari itu.
Sekitar 10 menit bibi ida membawakan jus mangga nya dan juga cemilan untuk Tami , setelah bibi ida memberikan semua itu bibi ida pamit undur diri untuk membersihkan bagian dapur.
Tami mengizinkan bibi ida , dan meminum jus mangga nya lalu memakan cemilan yg dibawakan oleh BI Ida , dan juga tak lupa untuk menyalakan tv nya.
....
Di sekolah sudah waktunya untuk istirahat ke 2 , semua murid pada pergi ke kantin begitu juga dgn Aldo dan temannya.
Aldo mengeluarkan hp nya setelah memesan makannya serta minumannya di mbak kantin.
Aldo mendapatkan pesan dari Tami tentang alamatnya , lalu Aldo membalasnya singkat " Iyah " Lalu Aldo memakan makanan yg ia pesan begitu juga dgn Azka dan Adrian.
Di kantor Devan masih sibuk sehingga ia harus makan siang sambil mengecek semu dokumen yg diberikan oleh karyawan nya sampai sampai Devan lupa menanyakan kabar Tami bahkan Devan sama sekali tidak mengirim pesan bahkan telfon.
Tami juga seperti itu tidak mengabari Devan tentang dirinya karna Tami belum ada perasaan apa pun ke Devan hanya sekedar teman pikirnya Tami , jadi ia berfikir positif mungkin Devan sibuk, pikir Tami seperti itu.
.....
Sekitar pukul 2 Bang Niko , bang Gilang dan bang, mereka sudah pulang sekolah tapi mereka harus berada di sekolah karna hari ini mereka ada ekskul basket. Sedangkan Aldo , Azka dan Adrian mereka tidak langsung pulang melainkan mereka pergi ke toko es krim untuk membeli pesanannya Tami ke Aldo.
Adrian dan Azka mereka menunggu di depan sedangkan Aldo dia pergi masuk toko dan membeli es krim tersebut.
" kak, mau beli es krim coklat dengan toping buah , tapi tanpa alpukat." kata Aldo yg memesan ke Kakak penjual es krim itu
" Ok kak , tunggu sebentar yah." kata kakak penjual itu
Tak butuh waktu lama , es krim yg dipesan oleh Aldo sudah siap , dan Kakak kasir itu memberikan es krim pesanan Aldo. Dan Aldo pun bertanya mengenai harga es krim tersebut, karna ukuran es krim nya agak lumayan besar tapi tidak terlalu besar sih Aldo pun bertanya "Berapa kak ?" tanya Aldo yg mengeluarkan dompetnya
" 50k kak." kata kakak kasir itu
Aldo pun memberikan uang satu lembar berwarna biru itu , dan Aldo pun mengambil bungkusan es krim tersebut dan mengucapkan terimakasih kepada orang kasir itu dan berjalan keluar tokoh.
" aaaa , orang itu ganteng banget." kata kakak kasir itu terpana
Diluar Aldo menghampiri temannya sambil membawa kotak yg berisi es krim itu.
" Yok langsung pergi aja ke rumah Tami, kalau lambat ini es krim keburu mencair." kata Aldo yg memperingatkan
Mereka pun masuk ke mobil yg sama, karna pada saat malam hari kedua temannya Aldo menginap dirumahnya. Aldo pun mengeluarkan hp nya dan menyalakan google map untuk menuju ke rumah Tami.
....
Dirumah Tami ,Tami bosen karna dari tadi hanya menonton tv terus apalagi tv nya itu iklannya cepet, jadi Tami memutuskan untuk bermain gitar di tepi kolam.
Tami berjalan menaiki tangga ke kamarnya dan mengambil gitar, setelah mengambil gitar Tami berjalan lagi menuruni tangga menuju tepi kolam. Dan sesampainya di tepi kolam Tami menyetel kunci gitarnya agar pas saat di mainkan.
Dan pada saat yg bersamaan Aldo , Azka dan Adrian sampai di depan rumah Tami , lalu mereka di tanyai oleh mang Ujang.
__ADS_1
" Maaf kalian mau bertemu siapa yah?" tanya mang Ujang kepada mereka
Aldo pun menjawab mewakili mereka
"Kami disini mau bertemu dengan Tami pak, kita juga udah ada janji ,katanya disuruh ke rumahnya apa bener ini rumahnya tami?" jawab Aldo sekaligus bertanya pada mang Ujang
"Iyah bener di sini tempatnya , kalau gitu silakan masuk." kata mang Ujang yg mempersilakan masuk dan membukakan gerbangnya terlebih dahulu agar mobil mereka masuk dan tidak menghalangi pengendara lain yg berlalu lalang
Mereka pun masuk ke halaman rumah Tami lalu mereka turun dan berjalan menuju pintu Utami lalu Adrian menekan bel rumah itu.
Ting tong , Ting Ting ( suara bel pintu )
Tak lama setelah itu bibi ida membukakan pintu nya lalu bertanya pada mereka lagi.
" Cari siapa yah ?" tanya bibi ida
"Kami cari Tami Bu, apakah Tami nya ada didalam ?" tanya Azka yg berganti menanyakan Tami
" Ouh, non Tami , non Tami nya ada kok didalam, dia lagi di tepi kolam, silakan masuk." kata bibi ida yg membuka pintunya lebar dan mempersilakan mereka untuk masuk.
Bibi ida mengarahkan mereka ke tepi kolam , bibi ida tidak mengantar mereka karna masih ada pekerjaan yg harus diselesaikan jadi mereka hanya diarahkan saja.
Pada saat mereka menuju ke kolam renang mereka mendengar ada suara orang yg bernyanyi dan memainkan gitar.
Itu adalah Tami, Tami sedang bernyanyi dan memainkan gitarnya ditepi kolam
Tami memetik gitar nya dgn ahli dan bernyanyi sesuai nada dan irama , mereka semua mendengar itu langsung tak percaya dan mereka semua seolah olah ditarik paksa ke imajinasi Tami , mereka pun menutup mata seolah olah mereka ada ditepi pantai yg menyaksikan matahari terbenam dengan hembusan angin sepoi Sepoi , dan desiran ombak pantai yg membuat suasana semakin indah.
Tami bernyanyi dengan lagu yg berjudul ku mau dia :
Kuharap semua ini bukan sekedar harapan
Biarkan 'ku menjaganya sampai berkerut
Dan putih rambutnya jadi saksi cintaku padanya
Tak main-main hatiku
Apa pun rintangannya kuingin bersama dia
Kumau dia, tak mau yang lain
Hanya dia yang s'lalu kala susah dan senangku
Kumau dia, walau banyak perbedaan
Kuingin dia bahagia hanyalah denganku
Biarkan ku menjaganya sampai berkerut
Dan putih rambutnya jadi saksi cintaku padanya
Tak main-main hatiku
Apa pun rintangannya kuingin bersama dia
Kumau dia, tak mau yang lain
__ADS_1
Hanya dia yang s'lalu ada kala susah dan senangku
Kumau dia, walau banyak perbedaan
Kuingin dia bahagia hanyalah denganku
Bukan ku memaksa, oh Tuhan
Tapi kucinta dia (yang kucinta hanya dia)...
Setelah Tami selesai bernyanyi dan memainkan gitarnya tanpa ada aba aba atau apapun itu mereka langsung bertepuk tangan bersamaan , seakan mereka semua terkagum pada cara bermain dan bernyanyi Tami.
Tami merasa kaget karna ada yg bertepuk tangan dibelakang nya , Tami langsung berdiri dan membalikkan badan nya. Tami tambah terkejut dibuatnya karna Tami melupakan kaki nya yg sakit,seolah olah dirinya merasakan kakinya itu seperi kesetrum listrik tapi Tami hanya meringis saja dan tidak berteriak atau apa pun itu.
Aldo ,Adrian dan Azka membalikkan badannya , Tami merasa aneh karna mereka membalikan badan mereka membelakangi dirinya.
" Woi !kenapa kalian pada balik badan semua?" tanya Tami yg merasa heran
" Lo itu kalau dirumah pakai baju yg bener dikit Napa." kata Aldo yg masih membelakangi Tami
" Maksudnya ?" tanya Tami yg masih merasa heran
" Maaf ni kalau pertanyaan gue bikin malu Lo, tapi gue mau tanya Lo itu pakai celana atau gak ?" tanya Aldo
" Yah pakai lah , mazk gak , emang gue begi atau gimana." kata Tami yg menjawab pertanyaan Aldo
" Yang bener nih!" tanya mereka bersamaan
"Iyah! kalau kalian gak percaya , balik badan kain biar lihat gue pakai celana atau gak ?!"kata Tami pada mereka semua
Mereka semua pun membalikkan badannya pelan pelan dan melihat kearah Tami, Tami pun agak membuka kaos nya yg menutupi celana pendeknya.
" Nih , kelihatan gak celananya?" tanya Tami yg agak membuka kaosnya
Mereka pun melihatnya , dan menarik nafas lega , karna Tami tidak berbohong pada diri mereka.
"Udah puas lihatnya , Ya udah sekarang kita ke ruang tamu aja ,biar enak ngobrolnya." kata Tami yg di angguk ki oleh mereka
Tami pun berjalan ke ruang tamu begitu juga mereka yg mengikuti Tami ke ruang tamu , sesampainya diruang tamu Tami duduk dan juga mereka.
Tami memanggil bibi ida " Biii, bi bi Ida " panggil Tami ke bibi ida, bibi ida pun datang ke arah Tami karna Tami memanggil dirinya
"Iyah non ada apa?" tanya bibi ida kepada Tami dan Tami pun berbalik melihat Aldo Azka dan Adrian
" Kalian mau minum apa , biar bibi yg bikinin " kata Tami
" Kita terserah aja." kata Aldo dan di angguk ki oleh Adrian dan Azka
" Jus mangga aja bi 3 sama tolong ambil in cemilan yg ada di lemari biasa." kata Tami
"Ouh yah , do mana es krim gue ?" tanya Tami ke Aldo
"Nih es krimnya." kata Aldo yg memberikan kotak yg agak besar ke Tami
"Makasih." kata Tami yg berterimakasih pada Aldo dan memberikan kotak itu ke bibi
"Ini juga sekalian yah bi, disiapin terus bawa sini." kata Tami ke bibi ida
__ADS_1
"Baik non." kata bibi yg menerima kotak itu dan kembali ke dapur untuk menyiapkan apa yg tadi Tami suruh
Jangan lupa like komen dan kasih aku vote yg banyak , jangan lupa jadiin favorit yah 😁✌️