APAKAH AKU PANTAS UNTUK BAHAGIA

APAKAH AKU PANTAS UNTUK BAHAGIA
eps 65


__ADS_3

Pada pukul 4 dini hari Tami sudah bangun ia kali ini hanya termenung di sandaran kasurnya,ia berfikir mengapa dirinya bisa terjebak urusan cinta untuk ke dua kalinya,,,,??


Dia merasa payah ,dia merasa bodoh, dan tami muak harus menerima ini menjadi kenyataan.


"Seharusnya waktu itu gue gak usah nerima dia! kalau gue kemarin nolak gak mungkin gue akan merasakan sesakit ini, hiks hiks." kata tami menekuk lutut nya dan menangis dalam diam


Tami seakan akan tidak rela bahwa cinta ke dua nya akan berakhir seperti ini, padahal ia sudah mencintai devan.


"Katanya cinta akan indah ,katanya cinta akan membuat kita bahagia ? emang benar cinta membuat gue bahagia tapi berujung sakit."


"Kenapa? kenapa ? kenapa harus gue yang terus merasakan ini semua tidak dengan bryan maupun devan, APAKAH AKU TIDAK PANTAS UNTUK BAHAGIA ??!" tanya tami pada dirinya


"Tahan ,,, gue gak mau terpuruk dalam hal ini terus , gue gak mau berlarut lama dalam penderitaan ini, gue harus bangkit , belum tentu gue yang nangis akan ini belum tentu dia juga kaya gue , gue gak mau ,gue gak mau kaya gini terus." sambung tami dan mencoba menguatkan dirinya.


Tami pun beranjak dari kamar mandi dan mandi dengan air hangat karna tadi sore dia gak sempat mandi gara gara kejadian kemarin.


.....


Selesai mandi tami berganti pakaian dengan piyama tidurnya lagi karna dia berencana akan tidur lagi karna ujian sudah selesai jadi ia bebas mau berangkat atau tidak.Tapi dia menunaikan shalat subuh dulu baru menyambung tidur nya.


Tami tidur dengan menggunakan earphone nya untuk mendengarkan musik dan juga ia mengunci pintu kamarnya karna dia tidak ingin diganggu untuk saat ini,bahkan untuk kedua orang tuanya.


10 menit kemudian tami sudah berada di alam mimpinya untuk kedua kalinya.Entah karna dia menangis lagi atau emang karna kelelahan yang membuat tami mengantuk walaupun dia sudah tidur.


Dimeja makan


Papa alex dan mama risma sedang menunggu tami di meja makan tapi orang yang ia tunggu tidak muncul juga ,akhirnya mama risma memanggil bibi ida untuk memanggil tami agar turun ke bawah.


Bibi ida sekarang sudah berada di depan pintu kamar tami. dan sekarang ia mulai mengetuk pintu anak dari pemilik rumah ini.


" Non .... non tami ... bangun tuan sama nyonya sudah menunggu di meja makan non..." panggil bibi ida sambil mengetuk pintu kamar tami tapi masih tidak ada jawaban


Bibi ida sudah mengetuk beberapa kali lagi untuk membangunkan tami tapi jawabannya masih sama.


Akhirnya bibi ida turun ke bawah untuk melaporkannya pada mama risma.


Mama risma yang mendengar jawaban dari bibi ida pun menarik suaminya untuk menemui anaknya bersama dan mencoba membujuknya.


Di depan pintu kamar tami


" Sayang ....,buka pintunya ,kita sarapan bareng yah..." bujuk mama risma lembut tapi masih tidak ada jawaban


" Sayang nya papa , buka pintunya , kamu jangan sedih.... papa bakal cari in kamu cowo yang lebih ganteng lebih kaya dan lebih segala gala gala nya tapi kamu buka pintunya , yah sayang..." bujuk papa alex


Mereka saling membujuk satu sama lain untuk tami tapi masih saja tidak ada tanda tanda pintu mau dibuka, akhirnya papa alex meminta bantuan dan menelfon niko dan yang lain untuk datang ke sini.


.....


20 menit kemudian mereka sudah sampai di rumahnya om alex ,mereka langsung masuk dan menemui kedua orang tua tami.


"Gimana om? udah bisa dibuka ?" tanya


"Masih belum,coba kamu aja yang bujuk ,kalian kan udah dafi kecil bareng jadi mungkin tami mau buka pintunya." kata papa alex


" Iya ,tolong bujuk tami ,tante takut terjadi apa apa , mengingat kejadian semalam tante takut tami buat hal yang macam macam." kata mama risma khawatir


" Tapi kayaknya gak mungkin tante ,tami bukan orang yang berfikir an pendek kayak gitu." kata bang gilang


" Dek buka pintunya yah,ini abang dek." kata bang niko yang mengetuk ngetuk pintu kamar tami


Bang niko,bang gilang dan ,bang ferry bergantian membujuk tami tapi masih tidak ada jawaban dari dalam. Akhirnya bang niko dan yang lain meminta izin untuk membuka pintu tami secara paksa dan setelah di beri izin mereka pun mendobrak pintu itu sampai terbuka.


Setelah terbuka mereka pun lari ke tempat tidur tami dan mendapatkan tami sedang tidur pulas dengan rambut yang masih agak basah.


" Pantesan gak dengar orang dia pakai earphone." kata bang Ferry yang menunjuk ke telinga tami


"Dasar ini anak bikin khawatir aja. kirain terjadi sesuatu." kata mama risma yang agak marah tapi dia bersyukur karna tami tidak melakukan hal hal yang aneh aneh


"Ya udah kalau gitu kami pamit pulang yah tante." pamit niko


"Eh ,jangan dulu kalian pasti belum sarapan kan ? kita sarapan sama sama aja,lagian ini masih pagi , ujian juga udah selesai kan ?" tanya mama risma


" Iya tante, makasih." kata bang niko dan bang gilang dan bang Ferry


" Tapi ini tami gimana tante?" tanya bang niko


"Udah biarin aja nanti kalau laper juga ke bawah." kata mama risma

__ADS_1


"Tenang aja , nanti om suruh bibi buat nyiapin makanan kalau tami udah bangun." kata papa alex


Mereka pun turun ke bawah bersama dan sarapan bersama juga. Mama risma meminta tolong agar selalu mengawasi tami dan menjaganya karna mama risma nya itu masih khawatir karna tami itu selalu gagal dalam urusan percintaan , entah lah mungkin dia kurang beruntung dalam hal ini.


.....


Hari sudah siang dan tami baru bangun dari tidurnya. Tami turun dengan membawa hp nya dan pergi ke ruang tv.


Bibi ida yang melihat tami di ruang tv pun menghampirinya dan bertanya ingin makan apa?


"Non,mau makan apa non?" tanya bibi ida


"Emm,buatin roti bakar aja bi soalnya aku dah pesen online ,tinggal tunggu aja , sama bikinin susu coklat pake es tapi." jawab tami pada bibi ida


"Siap non." kata bibi ida yang langsung pergi ke dapur dan membuatkan apa yang tami suruh


sekitar 15 menit bibi ida membawa nampan yang berisi roti bakar dan es susu coklat nya.


Dan tami pun langsung makan yang dibawakan bibi ida.


" Bi, mama sama papa mana?" tanya tami sambil minum


"Tuan ke peusahaan non,kalau nyonya ke butik." jawab bibi ida ramah


" Ouh gitu." jawab tami singkat


"Ini udah selesai non? biar bibi bawa sekalian." kata bibi ida yang melihat makanannya sudah habis


" Iya bi,udah." jawab tami


Bibi ida pun membawa gelas dan piring tami ke dapur


Tami bermain hp nya sebentar dan pergi ke dapur untuk menemui bibi ida


" Bi aku ke ruang olahraga yah, kalau ada paket bibi tinggal cari aku aja ke ruang olahraga." kata tami


"Baik non." jawab bibi ida


Tami pun meninggalkan bibi ida menuju ke atas


Sebelum ke ruang olahraga tami pergi ke kamar dulu buat ganti pakaian nya, tami menggunakan celana yang ketat dan kaos polyester putih nya dan tak lupa sepatu olahraga walaupun dirumah dia tetap menggunakan pakaian olahraga lengkap.


Setelah puas tami menggunakan sarung tinjunya dan berganti dengan samsak nya.


Tami memukul samsak itu bertubi tubi dia sekali lagi meluapkan emosinya pada samsak itu. ia masih tidak terima tentang kejadian kemarin.


Kurang lebih 2 jam tami diruang olahraga, tami mengambil minum yang disiapkan bibi inah pada nya, sedangkan 2 menit setelah itu bibi ida memanggil tami karna paketnya sudah datang.


Tami pun turun ke bawah untuk mengambil paketnya. Setelah mengambil dan membayar tami pun berjalan ke ruang tv dan membuka paket itu.


Tami ternyata membeli puding oreo,entah kenapa dia ingin sekali puding itu. Bibi ida yang melihat tami membawa piring dan sendok pun heran dan mengikuti tami.


" Aduh non , tadinya bilang bibi nanti biar bibi buatin." kata bibi ida yang mengajukan diri


" Gak pa pa bi,takut ngerepotin bibi kan udah dari pagi kerja , mazak aku cuman mau ini harus bilang bibi, lagian kan tami ada uang, aku juga bagi rezeki kan buat penjual puding ini sekalian sama yang nganter." kata tami


"Iya sih non, tapi kan boros non." kata bibi ida


"Gak pa pa bi sekali kali nyenengin perut." kata tami


Bibi ida pun melanjutkan menyapu rumah karna hari sudah siang. Tami yang masih menikmati puding oreo itu tiba tiba menerima panggilan dari mama nya.


"Assalamualaikum." salam mama


"Waalaikumsalam." jawab tami


"Udah bangun kamu?" tanya mama


"Udah lah mah ,kan aku udah. ngangkat telfon mama yah berarti aku dah bangun dong mah." kata tami


"Yah kirain kamu baru bangun, gak baik perempuan bangun siang siang, Ouh iya kamu jangan lupa makan,nanti maag kamu kambuh lagi." kata mama memperingati tami


"Iya mam ." jawab tami


"ya udah mama tutup dulu,mama masih ada urusan soalnya , assalamualaikum." mama mematikan telfon


"Waalaikumsalam." jawab tami

__ADS_1


Tami pun menyambungkan memakan habis puding itu dan menyisakan setengah lingkaran untuk bibi ida dan bibi inah .


"Bi, ini buat bibi sama bibi inah,dimakan yah ." kata tami


" Makasih non." kata mereka mengucapkan terimakasih


"Iya bi sama sama." jawa bibi ida


Tami pun kembali ke kamar untuk membersihkan diri lagi karna dia baru saja berolahraga jadi tubuhnya bau dan berkeringat.


Setelah membersihkan diri tami mengeluarkan leptopnya dan mempelajari tentang perusahaan ayahnya. Dan tak lupa tami mempelajari dokumen ayahnya ,karna tami pernah sempat bilang pada sekertaris ayahnya untuk menyalin file dan dokumen perusahan entah itu proyek kerja sama atau pun untuk rapat untuk mengirim ke email dirinya.


.....


Sekitar pukul 2 siang angel,najwa dan bella datang ke rumah tami, ia penasaran tentang tami yang menghilang semalam karna mama risma kemarin malam menelfon dirinya menanyakan keberadaan tami.


Bibi ida yang hafal dengan mereka pun langsung menunjukkan keberadaan tami dan mereka pun langsung ke kamar tami.


"Hai beb...." sapa mereka semua


Tami yang mendengar ketiga sahabatnya itu pun menyudahi pekerjaannya dan menemani sahabatnya itu mengobrol.


"Lo kemana aja sih semalam , samapi mama nelfon gue " tanya angel


"Gak kemana mana kok." jawab Tami


"Jujur aja kali." kata bella


"Iya mulut memang bisa bohong tapi kalau mata lo gak bakal bisa , tuh buktinya mata lo kok kaya sembam gitu , lo kemarin malam nangis yah ? atau lo baru aja nangis?" tanya najwa menyelidiki


" Iya cerita aja sama kita ,kita kan sahabat harus terbuka dong , siapa tahu kita bisa bantu ." kata angel


" Suka duka kita rasain bersama ,oke?" kata bella


"Iya gue tahu kok, sebenarnya gue........." Tami pun menceritakan kejadian kemarin malam pada ketiga sahabatnya itu dengan rinci tanpa terlewat sedikitpun


......


Setelah menceritakan kejadian kemarin malam.


"Emang seharusnya lo tinggalin cowo itu dari awal !! walaupun lo telat buat ninggalin dia tapi gue bersyukur lo udah ninggalin cowo gak bener itu." kata angel


" Iya dasar gak tahu di untung , udah dikasih hati malah minta jantung!!" kata bella yang ikut emosi


"Tenang aja beb , cowo buka dia aja kok,masih banyak cowo yang lain lo tinggal pilih aja kalah lo mau ." kata najwa


"Emangnya baju , kalau mau tinggal pilih terus beli." kata bella yang masuk akal


" yah gak gitu juga konsepnya." kata angel dan najwa serentak


Tami yang mendengar itu pun mulai tertawa dibuat sahabatnya.


" Tapi kayaknya gue takut deh buat pacaran lagi ,kayaknya gue gagal terus,gue takut gue bakal di duain lagi." kata tami yang takut


" Kalau lo disakitin lagi gue jamin hidup itu laki laki bakal gak ad masa depan nya." kata angel


"Iya gue setuju , gue pastiin dia gak bakal punya penerus." kata bella


"Buset sadis amat." kata tami yang ngeri melihat sahabatnya


" Kita ke mode membunuh cuman buat lindung in sahabat kita aja , dan membalas perbuatan yang kita gak suka." kata najwa


"Bener itu." kata bella dan najwa bersama


"Ok sekarang lo harus merubah penampilan lo , lo harus ngikutin gaya yang ngetren dan lo juga harus bersikap feminim." kata angel


"Yah setidaknya ubah dulu cara berpakaian lo." kata najwa


"Iya lo itu harus nunjukin kalau lo bisa kaya cewe yang lain dan lo juga harus bisa jadi cewe kaya kita." kata bella


" Emang gue bukan cewe ?" tanya tami


"Apa lo cewe ? gue baru tahu tuh? hehehe" kata bella yang mulai bercanda


" Jahat..." kata tami


"Hahaha yah gak lah , yah kali gue gak tahu , maksud nya itu lo itu harus bisa nunjukin bahwa lo juga bisa berpenampilan kaya mereka dan udah saatnya lo berubah." kata saran dari bella

__ADS_1


"Iya bener itu , tumben li bisa ngomong kaya gitu biasanya juga cuman makan?" kata angel


"Hehehe ,gue juga gak tahu tiba tiba ngomong gitu sendiri." jawab bella


__ADS_2