
1 minggu berlalu dan Tami sekarang sudah benar benar sembuh dan teratur dalam pola makan , karna setiap pagi siang dan malam jordan selalu mengingatkan tami tentang makan dan minum tami.
Jika tami sedang sibuk jordan lah yang membawa makanan nya ke kantor tami atau ia akan memesankan makanan untuk tami.
Malam ini tami ada janji dengan jordan dan juga sila , ia diajak pergi ke pasar malam yang banyak wahana nya, dan itu sila yang mengajak yah anggap saja kencan mereka sebelum bertunangan.
Ouh iya mereka pun sudah saling dekat layaknya orang pacaran tapi yah gitu mereka saling
.....
Malam ini tami pakai baju ini
......
Mereka sudah izin ke ortu tami dan sekarang mereka sudah sampai di pasar malam.
" Kak, beli gula kapas yok, aku pingin." kata sila yang ingin beli gula kapas
" Ok," kata tami
Sila pun berjalan duluan ke penjual gula kapas itu, tami ingin menyusul sila tapi di cegah oleh jordan.
" Kenapa sih?" tanya tami
" Lain kali gak usah pakai rok sependek ini , aku gak suka." kata jordan yang melepas jaketnya dan mengikatkannya ke pinggang tami
" Iya, ya ." kata tami
" Kalau gak lupa hehehe." batin tami
Jordan tadi hanya menunggu di mobil karna tadi sila berpesan disuruh di mobil saja biar sila yang menjemput tami. Jadi jordan tak tahu jika tami memakai pakaian yang pendek walaupun atasnya sudah ditutupi tapi bagian bawahnya itu loh, apalagi pada saat mereka masuk ke pasar malam itu semua mata laki laki menuju ke tami , ada yang ingin jadi pacarnya lah ada yang memuji tami , dan itu membuat jordan kesal.
Mereka pun menyusul sila. " Kak jordan ,bayar ." kata sila
" Kok kakak, kan yang beli kamu." kata jordan .
" Tapi kan kakak, kakak sila , yah kakak lah yang bayar." kata sila .
"Iya deh. " kata jordan
Tami yang melihat ada orang yang menjual minuman. coklat cap pun ingin membelinya.
Jordan yang memperhatikan nya pun bertanya .
" Kamu mau?" tanya jordan
" Iya ." kata tami
"Ya udah yok beli." ajak jordan .
" Sila juga mau ." kata sila
"Kamu tuh mau aja terus , ya udah ikut ." kata jordan
Mereka pun sampai di tempat itu " Mau yang mana ?" tanya jordan yang melihat farian menunya
" Eemm, coklat lover aja ." kata tami
" Sama in kak." kata sila
" Coklat lover nya 2 sama coklat coffe nya satu mbak." kata jordan yang memesan
" Tunggu dulu yah mas." kata mbak penjual
Mereka pun menunggu kurang lebih sekitar 10 menit . "Udah sekarang mau apa lagi ?" tanya jordan
" Kak mau naik bianglala ." kata sila
" Ok, bentar kakak beli tiket masuk nya."kata jordan
"Astaga gue masih takut ketinggian." batin tami
" Nih tiketnya , yok masuk." kata jordan
" Kak , aku sendiri aja yah, kakak sama kak tami aja,ok " kata sila yang duluan naik
" Peka juga nih adek satu." batin jordan
" Yok naik ." kata jordan mengajak tami naik
" Ouh ok." kata tami
Mereka pun naik bianglala Tami yang takut pun hanya memejamkan mata dan meremas rok yang ia gunakan untuk mengurangi rasa takutnya .jordan yang melihat pun bertanya
" Kamu takut ?" tanya jordan
" Iya dikit ." kata tami yang masih memejamkan matanya
" Sini tangannya , dan buka mata kamu." kata jordan yang memegang tangan tami
" Gak, aku ... aku takut." kata tami yang memegang tangan jordan erat
" Buka aja, dan lihat ke aku jangan lihat ke mana mana ." kata jordan
Tami pun membuka matanya pelan pelan dan hanya melihat jordan. Di sepanjang putaran mereka saling bertatapan sampai sampai jantung ke duanya berdetak kencang.
__ADS_1
Mereka bertatapan sampai mereka turun ,dan mereka tersadar karna dipanggil oleh petugasnya kalau waktunya sudah habis.
.....
Setelah mereka menaiki wahana itu dan mencoba berbagi permainan akhirnya mereka pulang karna hati sudah larut malam.
"Yok pulang , udah malam juga." ajak jordan
"Tapi kak, satu lagi aja aku mau naik komedi putar." kata sila
" Tapi ini udah malam." kata jordan
"Tapi kak...."
"Udah lah , kita naik aja kasihan sila ." kata tami yang membujuk jordan untuk sila
" Tapi ini yang terakhir yah ?" kata jordan
"Iya kak, ini yang terakhir , makasih kak." kata sila yang segera lari menuju komedi putar
Mereka pun naik kecuali jordan , jordan malah mengambil gambar tami yang sedang menaiki komedi putar, ia tidak mau ketinggalan momen indah itu.
Setelah puas mereka pun pulang , Jordan meminta maaf pada mama dan papa tami karna telat membawa tami pulang ke rumah.
Dan itu tidak masalah asalkan tami pulang dengan selamat.
Selepas mengantar tami pulang jordan pun pulang ke rumah untuk beristirahat...
Di kamar jordan ia sudah membersihkan diri dan bersiap untuk tidur.Tapi ia teringat dirinya mengambil gambar tami tadi.
Dan jordan pun memandangi foto tami dan tanpa sadar ia memandanginya sampai tertidur lelap.
.....
Keesokan harinya mami jordan ingin membangunkan anaknya , ia pun berjalan ke arah kamar anaknya yang kebetulan tidak dikunci.
Awalnya mami jordan ingin membangunkan anaknya tapi ia tidak sengaja melihat jordan memegang hp nya karna penasaran mami jordan pun mengambil hpnya secara perlahan.
"Apa sih yang di ada di dalam nya sampai samapi dipegang sampai tidur." batin mami penasaran
Mami pun membuka hp jordan " Omg ada fotonya tami dong , fiks ini mah udah jatuh cinta beneran, apa aku percepat aja yah atau gak biar langsung nikah aja , biar cepet cepet punya cucu ." kata mami lirih dan meletakkan hp jordan ke tempat semula dan meninggalkan jordan me bawah
.....
Mami jordan pun turun ke bawah untuk menemui suaminya ia pun memberi tahu kan mengenai anak nya yang memegang foto tami semalaman.
"Kalau gitu dipercepat saja mih, bulan depan mereka harus tunangan pokonya." kata papi
"Iya pih, mami setuju." kata mami
.....
"Iya, aku juga setuju." kata mama risma di dalam telfon
" ........"
"Tenang aja, bisa diatur itu." kata mama risma lagi yang semangat
"......."
"Ok , bye." kata mama risma
"Siapa sih mah , kok bicaranya kaya seneng gitu?" tanya papa Alex
" Dari amel pah , dia ingin pernikahannya dipercepat lagian mama juga yakin mereka berdua udah ada rasa suka." kata mama risma
"Iya mah, papa juga setuju biar dia gak gila keja terus." kata papa alex
" Ya udah mama bakal nyiapin acaranya untuk 1 bulan mendatang." kata mama risma yang begitu semangat
.....
Dikamar tami mendengar semua yang mama dan papa nya itu bicarakan karna waktu itu tami akan turun tapi tanpa sengaja dia mendengarkan pembicaraan kedua orang tuanya.
(Deg deg deg deg) jantung tami berdetak kencang
" Aduh ini jantung kenapa sih kok kaya gue habis lari maraton cepet banget." kata tami yang memegang jantungnya
Tami pun membaringkan tubuhnya di kasur untuk menetralkan emosinya yang mungkin bisa dibilang agak senang karna jujur jordan bisa buat tami nyaman walaupun dia agak posesif.
Di kamar jordan ia sedang menelfon seseorang untuk menyiapkan acara di pantai dia ingin melamar tami , entah kenapa hatinya itu ingin sekali memliki tami rasanya dia tidak mau kehilangan tami dia sungguh sungguh mencintai dirinya.
Setelah ia mengakhiri telfon dari orang yang ia suruh , ia pun menelfon tami dan berencana mengajaknya ke pantai malam ini.
" Emang mau apa ke pantai ?" tanya tami dalam telfon
"Udah ikut aja ,nanti aku jemput kamu jam 7." kata jordan
"Awas aja kalau berani macam macam , aku laporin ke papa mama." kata tami yang waspada
"Gak bakalan , mazak aku macam macam sama calon istri aku sih, kan gak mungkin harusnya itu kan ngejagain , bener gak by." kata jordan yang kelepasan panggil tami sebutan by
"Apa an sih by by emangnya aku babi." kata tami yang kesel
"Ya udah maunya dipanggil apa ? honey ?" tanya jordan
"Gak tau ah ." kata tami
__ADS_1
"Iiihhh jangan marah , kalau marah kamu tambah gemes." kata jordan
"Hem."
"Ya udah jangan lupa nanti malam." kata jordan yang mengingatkan sekali lagi setelah itu mengakhiri panggilan nya
.....
Hari sudah berganti malam dan tami pun meminta izin kepada orang tuanya untuk pergi bersama jordan karna ia diajak pergi.
"Serius?" tanya mama risma
" Iya mah , tapi gak tahu deh kenapa tiba tiba dia ngajak ketemu." kata tami yang heran
"Mungkin ini tanda tanda sayang." kata mama risma
" Tanda tanda apa ?" tanya papa alex dan juga tami bersamaan
" Tanda tanda kalau jordan itu udah cinta sama kamu sayang." kata mama risma yang membuat pipi tami memerah
"Apaan sih mama nih , sok tau." kata tami yang pamit ke atas untuk bersiap siap karna dia mau pergi
"Lihat tuh pah , anak kamu malu malu." kata mama risma
"Kaya kita dulu yah , sayang ." kata papa alex yang menggoda istrinya
"Apa an sih sayang sayang , udah tua juga ." kata mama risma yang berubah menjadi kepiting rebus
" Kita belum tua sayang kita itu hanya sudah dewasa , kalau dibelakang anak anak kita itu belum tua , dan walaupun tua sekaligus , kamu itu masih cantik ." kata papa alex yang kembali menggoda istrinya
"Udah ah pah, mama mau ke kamar aja." kata mama risma yang berdiri
" Bareng mah." kata papa alex yang berdiri dan merangkul pinggang istrinya
"Pah jangan kaya gini nanti ada yang lihat ." kata mama risma yang takut dilihat orang
"Gak pa pa mah , toh kita juga udah jadi suami istri dan punya 2 anak ." kata papa alex
......
Tami sudah bersiap siap untuk pergi bersama jordan. tin tin tin , suara bunyi klakson mobil
" Mah aku pergi dulu yah." kata tami pamit dan menyalami punggung tangan kedua orang tuanya
Tami memakai baju ini entah kenapa dia pakai ini , mungkin karna dia bingung ingin pakai apa lagi.
Tami pun keluar dan tak melihat keberadaan jordan. " Selamat malam nona , saya sekertaris tuan jordan , saya diutus untuk menjemput nona karna tuan masih ada urusan sebentar." kata sekertaris nya itu
"Silakan nona , masuk ke dalam ." kata sekertaris jordan mempersilakan
" Ok, terimakasih." kata tami yang berterimakasih dan duduk dikursi belakang
" Nama kamu siapa?" tanya tami yang memecahkan keheningan
"Nama saya tiyo nona ."jawab tiyo sekertaris jordan
"Iya, perkenalkan saya tami ." kata tami yang juga memperkenalkan diri
.....
Tak lama mereka pun sampai dan tami disuruh tiyo untuk pergi ke pantai yang ia tunjuk.
Tami pun hanya pasrah dan mengikuti perintah tiyo.
"Waw ,,, indah banget ." kata tami yang tersanjung melihat pantai yang menyala
Dan tiba tiba sosok jordan pun muncul, ia muncul dibelakang tami dengan satu tangan dibelakang.
"Hai , udah lama nungguin ?" tanya jordan
"Gak kok baru aja." kata tami
"Kamu malam ini cantik banget." kata jordan yang membuat pipi tami memerah lagi.
"Apaan sih " kata tami yang memalingkan wajahnya ke samping
Seketika itu juga jordan berlutut dihadapan tami dan membuat tami menjadi bingung.
Buket bunga yang sudah disiapkan untuk tami dari jordan.
" Tami sayang ,,, jujur aku gak tahu perasaan ini dari mana dan aku juga gak tahu , dan jujur aku gak pernah deket sama perempuan kecuali mami dan adik perempuan aku , kamu adalah orang setelah mereka yang aku cintai dan aku sayangi , dan yang ingin aku lindungi diman pun kamu berada , Jujur aku cinta dan sayang banget sama kamu aku ingin kamu bersama ku selamanya , jadi tami will you merry me ?" tanya jordan yang sedikit gelisah karna ini pertama kalinya ia seperti ini
"Jika kamu terima aku, ambil bunga ini, jika kamu tolak aku silakan kamu bisa pergi dan ninggalin aku." kata jordan yang pasrah
" Ok , aku terima kamu jadi calon suami aku , tapi kamu harus janji jangan pernah nyakitin aku jika kamu bosen , kamu bilang sama aku biar aku yang mundur." kata tami yang meraih buket bunga itu
" Makasih sayang ." kata jordan yang memeluk tami dan pelukan itu dibalas oleh tami
Setelah itu mereka pergi untuk makan malam yang tempatnya sudah di siapkan
__ADS_1
Ini tempat mereka makan malam berdua , jordan benar benar tidak menyangka bakal diterima tami, dia berjanji dalam dirinya dia tidak akan mengkhianati tami dan akan menjaga tami. laki laki sejati tidak akan mengingkari janjinya .