
" udah gak usah banyak tanya ,cepet ke atas aja dulu." kata bang Niko yg agak mendorong Tami untuk berjalan
" iyh iyh ." kata Tami
mereka sudah sampai di kamar bang Niko dan bang Niko membuka lemarinya.
" mau baju apa dek?" tanya bang Niko
" kaos aja bang itu yg warna hitam, celananya aku bawa sendiri kok ." jawab Tami ke Abang nya
" tadi Abang kenapa nyuruh aku cepet cepet ke kamar?" tanya Tami heran
" yh ada lah alasannya ,kamu gak usah tau cukup inget aja jangan sekali-kali kamu pakai handuk di depan laki laki apa lagi kalau laki laki itu gak kamu kenal , dan kamu kalau mau pinjem baju Abang ambil aja ,gak papa kok."jelas Abang Niko ke Tami
"iyh bang ,ya udah abang keluar dulu aku mau ganti." kata Tami yg memerintahkan Abang nya itu untuk keluar
bang Niko pun keluar lalu memanggil 2 saudaranya itu ke kamar mereka masing masing.
ouh yh kalau kalian masih bingung biar aku yg jelasin , sebenernya bang Niko ,bang Gilang dan bang Ferry itu bersaudara ,sama sama 1 ibu dan 1 ayah , mereka gak kembar cuman waktu nya aja yg beda dikit. Dan bang Niko itu anak pertama , bang Gilang anak ke dua dan terakhir bang Ferry anak ke tiga.
bang Niko membuka pintu dan memasuki kamarnya bang Gilang karna kamar mereka bersebelahan.
" Gil cepet siap siap bentar lagi kita berangkat." perintah bang Niko sambil memegang daun pintu
" iyh iyh , bentar lagi nih." kata bang Gilang yg sedang keasyikan main game
" cepet Loh yah ,awas kalau gak cepet gue tinggal." kata bang Niko"
" yh yh bang." kata bang Gilang yg masih berusaha untuk melawan monster nya yg di game
bang Niko pun meninggalkan kamarnya bang Gilang dan menuju ke kamarnya bang Ferry.
bang Niko seperti biasa langsung masuk ke dalam kamarnya
" astaga nih orang malah tidur lagi ,belum bangun lagi." kata bang Niko yg berjalan menuju ke bang Ferry
" woi bangun , udah mau berangkat nih buruan siap siap." kata bang Niko yg mengguncang guncang kan tubuh bang Ferry
tapi bang Ferry hanya berpindah posisi bukannya malah bangun
" dasar ini anak kalau dibangunin susah."kata bang Niko yg menyilang kan tangannya
" woi kebakaran kebakaran ,sebentar lagi mau meledak ,cepet bangun bangun ,woi cepet bangun udah kebakar semua ,woi kebakaran kebakaran!!!" kata bang Niko yg berteriak gak jelas
tapi bang Ferry masih tidur dan memeluk guling nya
"astaga nih orang kebo bener ini anak , gue harus bangunin apa lagi coba ??" tanya bang Niko dgn dirinya sendiri
"woi ada cewe cantik lewat minta no Lo dikasih gak ?" bisik bang Niko ke telinga bang Ferry
bang Ferry pun langsung duduk di tempat tidur
" mana bang mana , kasih aja no nya ,tapi mana orangnya ?" kata bang Ferry bingung yg melihat sekeliling
"giliran cewe aja bangun Lo." kata bang Niko
" udah cepet bangun bentar lagi mau berangkat latihan." sambung bang Niko
" iyh iyh bang ,." kata bang Ferry yg malas
" yh cepet buruan makannya ." kata bang Niko yg meninggalkan tempat
" iyh iyh !! jadi orang gak sabaran banget dah ." kata bang Ferry dgn nada agak tinggi
di posisi Devan
di resto Devan mendapatkan panggilan dari ibunya
" assalamualaikum Bu, kenapa kok tumben nelfon Devan jam segini ?" tanya Devan
" waalaikumsalam, gak papa kok cuman ibu kangen aja sama kamu." kata ibunya Devan
__ADS_1
" ibu ini ada dimana kok suaranya gak jelas dan suara ibu kenapa lemes gitu." kata Devan yg mulai panik
" ibu lagi di rumah sakit."
" kok bisa ? ibu sakit apa dan ayah dah tau belum?" tanya Devan ke ibunya
" ayah kamu masih dijalan.kamu nanti malam pulang yh ke rumah , mau kan? " kata ibunya yg memohon ke pada Devan anak nya .
"iyh Bu , malam ini aku pulang ke rumah ibu." kata Devan
"Alhamdulillah ibu seneng denger nya." kata ibu
" ya udah Devan harus kerja dulu biar Devan bisa ke sana nya cepet." kata Devan ..
" iyh assalamualaikum." kata ibu Devan yg mengakhiri percakapan mereka
" waalaikumsalam." kata Devan yg menjawab salam
Devan pun langsung meletakkan hp nya di samping meja dan segera mengerjakan berkas berkas yg tertumpuk di depannya itu , yg dari tadi mengganggu pemandangan.
di rumah Abang Abang Abang nya itu
Tami sudah berganti pakaian dari tadi dan ia menuju ke dapur untuk membuat susu coklat yg selalu disediakan Tante Nurul untuk dirinya karna semuanya di keluarga abangnya itu lebih suka susu putih, yg bertolak belakang dgn Tami
Tami lalu mengambil gelas dan menuang susu nya tak lupa ia kasih es batu biar dingin
lalu Tami meminumnya ." aahhh seger ." kata Tami yg meminum susunya
Tami pun berjalan ke ruang tamu untuk menunggu abangnya , tak lama mereka pun datang.
" yok dek ,berangkat." kata bang Niko yg disusul belakanganya bang Gilang dan bang Ferry
" ayok ." kata Tami yg sudah berdiri
Meraka lalu naik ke mobil untuk menuju ke tempat latihan.
karna dijalan itu tidak macet jadinya cepet , tapi waktu kita mau parkir in mobilnya , bang Ferry liat kalau sensei nya itu udah Dateng dan dia itu masih parkir an juga
" salah kali loh." kata bang Gilang
"beneran woi coba liat aja." kata bang Ferry
Tami, bang Niko dan bang Gilang pun melihat kembali untuk memastikan
" iyh loo bener , itu sensei." kata Tami yg tiba tiba panik
" aduh kita telat cuy." kata Tami lagi
mereka semua ikut panik saat Tami panik mencari tas nya.
" bang mana tas adek , bang mana nih tas nya." kata Tami yg panik
" yah gue gak taaauuu , itu kan tas Lo.!" kata bang Ferry yg tak kalah panik
" aduh ini tas gue juga dimana." kata bang Ferry baru menyadari
" buset ini anak , tu tas Lo ferr Lo duduk in juga." kata bang Gilang yg menunjukan keberadaan tas nya
" dan itu dek tas Lo kan dah digendong didepan." kata bang Gilang yg menunjukan juga
" ouh iyh yah." kata mereka
" ya udah sekarang kita harus lewat pintu samping biar sampai dulu.ok?" kata bang Niko
" ok ok." kat mereka bersamaan
mereka pun lari sambil mengendap ngendap biar tidak ada suaranya.
mereka sudah sampai lalu mereka meletakkan tas mereka segera dan berlari seakan akan tidak terjadi apa apa.
sedangkan sensei nya baru aja sampai ditempat, sensei itu meletakkan tas nya dan melakukan pemanasan secara individu.
__ADS_1
sekitar 15 menit mereka sudah melakukan pemanasan dan saatnya latihan
tapi sebelum latihan Tami ditanya oleh sensei nya
" tami ,apa kamu sudah beli samsax nya." tanya sensei
" sudah sensei." kata Tami
" dimana?" tanya sensei lagi
"di garasi sensei." jawab Tami lagi
" ambil lalu pasang." perintah sensei kepada Tami
" siap sensei." Tami pun langsung berjalan ke parkir an mobil untuk mengambil samsax tersebut
sekitar 3 menit Tami belum juga datang, lalu bang Niko pun bertanya kepada sensei
bang Niko mengangkat tangannya lalu bertanya " sensei , bukannya samsax itu berat yh ? kn Tami itu perempuan apa bisa ia mengangkat samsax itu.?" tanya bang Niko kepada sensei
" bener juga kamu. tapi saya percaya Tami bisa melakukannya , orang dia aja bisa buat rusak in samsax yg baru." kata sensei yg enteng
diposisi Tami
" buset dah ini samsax besar banget ,tapi kata sensei gue disuruh ngangkat.tapi gimana?" tanya Tami kepada dirinya sendiri
" ah bodo kalau sensei disuruh angkat yh angkat aja , pasti bisa kok , gue pasti bisa pasti .!!" kata Tami yg percaya diri
Tami pun mengangkat samsax itu walau berat.
dan Sampai lah Tami ke ruang latihan
" ini sensei samsax nya." kata Tami sambil meletakkan samsax itu ke lantai
" kamu kuat ?" tanya sensei
" kuat kuat gak sih.heheh." kata Tami
"ya udah pasang." perintah sensei
" tapi sensei aku gk bisa pasangnya.heheh." kata Tami yg tersenyum
" Niko bantu itu Tami nya, yg lain juga kalian kn abangnya ." kata sensei
" siap sensei." kata mereka bersamaan
mereka pun memasang samsax tersebut dan melakukan latihan seperti biasa tapi jangka waktunya hari ini ditambah karna ada perubahan.
sekitar jam 9 malam mereka baru selesai dan itu juga istirahatnya hanya 3 kali waktu solat asar ,mahgrib dan isya dan itu jangka waktunya pendek.
" ok latihannya cukup sampai hari ini." kata sensei Li
semuanya pun berhenti dan baris seperti biasa
" ini tadi saya ada pemberitahuan bahwa , perlombaan akan dipercepat dan diadakan 3 hari lagi, berarti hari Senin kita bertarung, saya berharap kita semua menang dan Jika kalah pun tidak apa apa , yg penting kita sudah berjuang. pokoknya kalian harus semangat terus dan berdoa agar diberi kemudahan."
" siap sensei ." kata mereka bersamaan
" ok latihan nya sampai sini saja , dan untuk hari Minggu kita latihan terakhir yh, tenang aja gak berat berat kok., ok saya akhiri sekian dari saya Trimakasih , kalian boleh pulang sekarang ." kata sensei Li
mereka pun berdiri dan mengambil tas mereka lalu pulang , dan Tami diantar oleh abang nya ke rumahnya Karna kn janjinya malam Minggu ,berarti besok.
tapi sebelum mereka pulang mereka mampir dulu ditempat biasa karna Tami ingin es krim ,dan burger.
Tami sampai dirumah pukul 10 dan Abang Abang Abangnya sampai rumah pukul 10 lebih
tami yg sudah kenyang karna sudah makan burger dan es krim dia pun tertidur setelah membersihkan badannya.
karna hari pun sudah larut malam dan ortunya pun sudah tidur.
maaf yh up nya lama ,yh dikarenakan seperti bisa kesibukan di dunia nyata yg sangat padat dan banyak ,tapi aku usahain kok biar cepet up nya ,yg pasti kalian jangan lupa like komen dan kasih aku vote yg banyak 👌😁🙃
__ADS_1