
Tami bersiap siap untuk pergi ke gym karna dia sebenarnya tidak mencari teman atau musuh tapi emng dia yh hanya mau ke gym aja.
Tami membawa tas yg berisi hp, headphone untuk mendengarkan musik , dompet , handuk ,dan air minum.
Tami turun ke bawah
" ma ! mama ." Tami berteriak mencari mama nya
" sini sayang di kolam renang." jawab mama yg dari tadi anaknya teriak teriak
" ma aku mau pergi dulu yh, sebentar. boleh yah pliss , nanti siang aku baru pulang dh soalnya nanti abang Niko mau jemput Tami." kat Tami yg memohon
" emang kamu mau ke mana ? kalau mau ketemu cowo kayak nya gak mungkin, soalnya mazk kamu dandanan nya kaya gini." kata mama Tami yg melihat Tami dari atas ke bawah
"emang kaya apa." tanya Tami kepada mama nya , karna menurut dia ok ok aja bajunya.
" yh kaya gini , mazk kamu pakai celana olahraga yg agak ketat lagi , terus pakai kaos dilapisi jaket , terus itu rambut kamu di iket satu kaya ekor kuda dan kamu pakai topi juga. astaga kamu ini giman sih , mazk kaya gini kamu itu nanti bakal nerusin bisnis di butik mama loh." kata mama yg ngomong panjang lebar
" ma , ini styl aku , aku gak mau yh disuruh pakai rok , aku itu mau pakai montor kalau aku pakai rok aku risih + aku juga gak mau , susah lah kalau pakai montor tapi bawahannya rok." kata Tami yg tak mau kalah
" tapi kan sayang , kamu itu perempuan , kamu harus tampil cantik dan haris seperti perempuan pada umumnya, ini malah kamu kaya laki laki gini." kata mama ke Tami
" ma , aku itu butuhnya mama ngizinin atau gak , gitu aja gak usah, bahas penampilan aku, penampilan aku mau kaya gini kek mau apa itu urusan aku , dan mama kalau mau ngeri ah aku nanti kalau aku dah mau ok." kata Tami ke mama nya lagi
" iyh iyh, mama izinin , cuman mama gak mau kamu berpenampilan kaya gini , mama pingin kamu seperti anak temen mama." kata mama yg pasrah dan menjelaskan keinginan nya
Tami lalu duduk dihadapan mama nya melihat mata mama nya dan berkata
" ma ini hidup Tami , Tami mau kaya gini dulu , tapi Tami yakin kok kalau Tami bisa berubah dan menjadi apa yg mama harapkan , tapi untuk sekarang dan kedepannya Tami mau kaya gini dulu ok? " kata Tami ke mama nya tapi mama nya itu hanya diam
" ok ok, aku ngalah dh , gini aja kita buat kesepakatan , Tami janji dh akan pakai dress dan rok atau apa pun itu kalau ada acara tertentu aja , gimana ma hmm?" kata Tami yg menjulurkan jari kelingkingnya di hadapan mama nya
" janji yah? " kata mama Tami yg melingkarkan jari kelingking ke jari kelingking tami
" iyh janji."
mereka pun berpelukan untuk sesaat
" ya udah Tami pergi yh , bye mama assalamualaikum ." kata Tami yg berdiri lalu melangkah pergi dan tak lupa Tami mencium pipi mamanya itu
" waalaikumsalam," kata mama Tami yg menjawab salam
mama Tami pun melanjutkan untuk berjemur sambil tidur an di tepi kolam renang
Tami menuju ke garasi untuk mengeluarkan montor nya dan mengendarai nya
" mang ujang buka gerbang nya Tami mau keluar ." kata Tami yg sudah menggulung rambutnya asal lalu memakai helem
" siap neng ." kata mang Ujang yg membuka pintu gerbang
" makasih mang , Tami pergi dulu assalamualaikum."
" iyh Neng waalaikumsalam."kata mang Ujang yg melihat kepergian anak majikannya itu lalu menutup gerbangnya
Tami pun melaju menuju ke gym
.....
__ADS_1
"guys ini kan hari libur ke gym yok , biar tubuh kita makin bagus" kata Aldo
"gue sih ok aja." kata Adrian
" gue ikut aja ." kata Azka
" ok let's go." kata Aldo yg bersemangat
mereka menggunakan 1 mobil untuk pergi ke gym , kan dari pada bawa mobil sendiri sendiri kn terlalu boros bensin hahaha
mereka pun pergi ke gym dan tak lupa membawa perlengkapan yg dibutuhkan
.....
dirumah mama Tami
mama Tami sudah berada di kamarnya dan sedang memakai masker wajah , yh begitulah walaupun sudah tua tapi harus bisa merawat dan menjaga kulit sendiri khusus nya perempuan
mama Tami memegang hp nya untuk menelfon suaminya.
(ttttuuutt ttttuutt) suara panggilan tersambung
" hallo assalamualaikum pa." kata mama yg ternyata menelfon suaminya
" waalaikumsalam ada apa ma?" papa menjawab salam dari istrinya itu dan langsung bertanya tentang tujuannya karna ada banyak dokumen di meja nya yg harus di kerjakan dgn segera
" ini loh pa mazk Tami kalau pergi gak pakai baju yg kaya umumnya cewe pakai , dia malah pakainya celana terus kaya laki laki aja ,mama kn kesel.!" kata mama yg mengingatkan kejadian waktu Tami meminta izin untuk pergi
" terus masalahnya apa ma ,?" tanya papa
"ya mau gimana lagi anak kita emang suka nya gitu , kayaknya emang udah model nya kaya gitu yh harus gimana lagi ?" kata papa dgn entengnya
" papa ituuuu , dah lah males mama ngomong sama papa." kata mama yg langsung mengakhiri panggilannya
mama pun langsung merebahkan dirinya dan memainkan hp nya untuk menghilangkan stres karna suaminya tadi dan sambil menunggu waktu untuk melepaskan maskernya
diposisi papa Tami di kantor
" ngambek lagi kan , gara gara anak itu , tapi mama juga salah hanya karna pakaian sampai harus bicara sama papa, kn bisa dinasehati sendiri , mana kerjaan banyak lagi , ya udah nanti biar anak itu tak panggil kesini , akan aku nasehati itu anak biar nurut sama mama nya." kata papa Tami lirih
papa Tami mengambil hp nya lalu menelfon Tami.
dan kebetulan Tami sudah sampai di tempat gym , dia sedang berolahraga dgn menggunakan treadmill.
tiba tiba hp Tami berdering ,Tami langsung mematikan alat treadmill itu dan menerima panggilan dari papanya.
" iyh pa ,kenapa ?" tanya tami setelah mengangkat panggilan tersebut
" kamu lagi dimana , bisa ke kantor papi sekarang?" tanya papa Tami yg masih sibuk mengetik karna banyaknya dokumen
" bisa pa , emang ada perlu apa ?" tanya Tami lagi
" papa mau bicara sama kamu tapi kalau bicara ditelpon gak enak ,jadi papa nyuruh kamu ke sini." kata papa yg kali ini memijit pelipisnya atau jidat nya
" iyh pa , Tami ke sana sekarang mungkin 15 menit Tami sampai ke sana , tapi Tami usahain Sampai di sana lebih cepat lagi." kata Tami yg menyeka keringatnya dgn handuk yg dia bawa
" ya udah tapi kamu harus hati hati jangan sampai terjadi apa apa ok?" kata papa
__ADS_1
" ok pa , ya udah assalamualaikum." kata Tami mengakhiri panggilannya
" waalaikumsalam." jawab papa mematikan telpon juga
papa Tami lanjut menyiapkan berkas berkas nya Karna 1 jam lagi ada rapat sedangkan sekertaris nya itu dia sedang sakit jadi mengambil cuti
....
Tami segera merangkul tasnya dan mengambil kunci motornya yg ada didalam tas nya.
Tami bergegas keluar dan menuju ke parkiran tapi naas dia harus bertabrakan dgn Aldo , jadi kunci, serta headphone ( alat untuk mendengarkan musik) nya jatuh beruntung hpnya sudah ditaruh di tas jadi tidak ikut terjatuh
duukk , dan brukk suara orang menabrak orang dan benda yg jatuh agak keras
karna posisi Tami sedang berjalan tapi agak lari dan juga sedang membetulkan headphone nya itu begitu juga Aldo yg agak lari tapi membelakangi arah yg ia lalui
" maaf maaf gak sengaja." kata Aldo yg tidak melihat ke orang yg ia tabrak dan malah memungut kunci nya
" yh gak papa aku juga gak fokus ke depan tadi." kata Tami yg juga tidak melihat orang yg telah menabraknya dan mengambil headphone nya
" Tami, kok Lo di sini., btw maaf yh soal itu." kata Aldo yg memberikan kunci montor kepada Tami dan menunjukan ke arah headphone nya itu
" yh gak papa." kata Tami dan mencoba untuk mengecek apakah headphone nya itu masih bisa digunakan atau tidak
' ya dah rusak.' batin Tami yg santai
dan ternyata headphone nya sudah rusak karna Tami sudah mengecek nya dgn menghidupkan bluetooth dan mencoba menghidupkan berbagai suara dan volume yg cukup keras tapi tidak dapat didengar
"beneran nih gak papa , gue jadi gak enak , maaf yh ?" kata Aldo yg merasa tidak enak
" yh gak papa , gue pergi dulu yh , buru buru soalnya." kata Tami yg berlangsung pergi
dan Tami melihat ada Tong sampah berwarna hijau lalu ia membuang handphone nya itu ke dalam tong sampah
' toh itu sudah rusak, bisa beli lagi.' batin Tami dan dgn santainya membuang barang tersebut lalu berlangsung pergi dan mengendarai montor sport nya dgn laju, dan tak lupa Tami memakai helm nya
Aldo Adrian dan Azka melongo dibuat Tami pasalnya dia sangat dingin dan tak segan segan membuang barang itu kan masih bisa diperbaiki kata pikiran mereka sebagian besar
" katanya headphone nya gak papa ,gimana sih ?" kata Aldo
" parah Lo do, udah nabrak dia ,sampai sampai headphone nya rusak." kata Adrian yg menakut nakuti Aldo
" jangan gitu dong,gue jadi merasa bersalah nih." kata Aldo yg berjalan menuju tong sampah yg tadi menjadi tempat untuk membuang headphone nya itu
Adrian dan Azka juga mengikuti Aldo
" parah Lo do sampai retak gitu Lo apa lagi itu di pinggirnya udah pecah."kata Adrian yg menakut nakuti Aldo lagi biar dia merasa tambah bersalah
Aldo merenung apa yg dibilang oleh Adrian itu benar apa adanya
" udah jangan didengerin tu Adrian kata nya kita mau ke gym." kata Azka yg menepuk punggung Aldo
"lagian cewe itu bilang nya gak papa , jadi santai aja . "sambung aldo
mereka pun masuk ke gym ,Adrian dan Azka sibuk berolahraga , tapi tidak dgn Aldo dia berolahraga ditempat tapi pikirannya itu kemana mana
maaf yh temen temen , pokoknya jangan lupa like komen dan kasih aku vote yg banyak 👌👌😁
__ADS_1