APAKAH AKU PANTAS UNTUK BAHAGIA

APAKAH AKU PANTAS UNTUK BAHAGIA
eps 69


__ADS_3

Seperti biasa tami melaksanakan ibadahnya , setelah itu langsung mandi dan bersiap siap karna hari ini dirinya akan pergi ke perusahaan.



style tami yang mau ke kantor , tapi sebelum itu tami membangun jack terlebih dahulu.


" Jack , sayang nya aunty , bangun sayang dah pagi loh." kata tami yang membangunkan jack dengan lembut


" Eemm, nanti aunty jack masih ngantuk." kata jack dengan suara khas bangun tidur dan dengan mata tertutup


"Ya udah, kalau gitu , aunty ke bawah dulu , kamu lanjut tidur aja." kata tami yang mencium kening tami lalu turun ke bawah dan jack melanjutkan tidurnya lagi


Tami turun di bawah dan sarapan bersama.


"Dek , jack mana? kok gak ikut ?" tanya kak tama


"Masih tidur kak, mungkin dia masih ngantuk." kata tami


"Ya udah, gak pa pa nanti pasti bangun sendiri." kata mama risma


Setelah selesai tami berpamitan pada semuanya untuk pergi ke perusahaan.


....


Diperusahaan seperti biasa tami di datangi oleh berkas berkas yang sangat amat banyak dan itu tidak pernah absen untuk tiap harinya.


Tapi tami tidak lelah karna mungkin selama 4 th terakhir ini dia sudah terbiasa dengan kesibukannya yang sekarang.


Tami memanggil angel untuk ke ruangannya.


Dan tak lama angel pun datang.


"Kenapa lo manggil gue , gue masih banyak kerjaan dan harus lihat jadwal lo." kata angel


"Eeemm, gak gue cuman mau bilang dan tanya doang , berkasnya cuman segini kan?" tanya tami


" Gak lah, masih banyak di meja gue , gue lupa belum nganterin kemari." kata angel


"Astaga ,banyak banget ,terpaksa deh gue harus lembur malam ini, eeemm omong omong bikinin gue minum dong." kata tami pada angel


"Minum apa? nanti gue bikinin sekalian sama gue soalnya dari tadi gue belum minum." kata angel


"Eemm gue mau kopi latte aja. pakai es yah , gue pingin soalnya." kata tami


"Ok nanti gue pesenin." kata angel lalu keluar dari ruangan tami


Tami pun melanjutkan menyelesaikan berkas berkasnya. dan mengecek laporan yang diberikan angel lagi padanya.


Tak menunggu waktu lama hanya 15 menit angel sudah membawakan pesanan tami.


" Nih latte nya." kata angel yang meletakkan di meja dekat sofa


" Makasih." kata tami dan beranjak ke angel


" Jadwal gue hari ini padat gak ?" tanya tami sambil minum lattenya


" Jadwal hari ini kayaknya gak ada , cuman ngecek berkas ini aja." kata angel


" Kenapa gak lo aja sih , kalau gak kita bagi dua aja gimana ?" tanya tami


" Eh ,no no no no , gak bisa , ini itu khusus berkas yang harus lo periksa sendiri + harus ditanda tangani. lo kan ceo di perusahan ini, lagian gue gak berani ambil keputusan yang besar." kata angel


"Berarti gue nanti malam lembur sendirian dong." kata tami yang tak bisa membayangkan


" Iya , hehehe , lagian nanti malam gue ada kencan sama pacar gue." kata angel


" Lo mah , pacaran aja terus , sahabat dilupain." kata tami


"Yh kan lo udah ada calon nya jadi gak usah iri." kata angel


"Iya iya mentang mentang kalian bertiga udah ada pacar." kata tami


" Hehehe, sorry yang beb." kata angel


Angel pun melanjutkan pekerjaannya dengan cepat agar bisa kencan dengan pacarnya.


Kita skip dulu aja yah pacar angel dan kawan kawan kita fokus dulu ke tami ok 👌


.....


Di sore hari tami masih saja belum selesai dengan berkas berkasnya. dan tami baru saja menyelesaikan ½ dari pekerjaannya.


Tapi sebelum itu tami menelfon papa dan mama nya untuk memberi tahukan bahwa dirinya hari ini pulang malam.


Setelah memberitahukan papa dan mama nya ia pun mengambil hp nya untuk memesan makanan online untuk makan malam serta minumannya.


Setelah memesan tami berbaring di kamar pribadinya untuk merenggangkan tubuhnya yang pegal karna kebanyakan duduk.


15 menit kemudian tami ditelfon karna pesanannya sudah berada di depan , tami pun turun untuk mengambil pesanannya dan tak lupa untuk membayar.

__ADS_1


Tami pun naik ke atas dan melakukan makan malam sendirian di kantor karna hari sudah malam , dan sudah menunjukkan pukul 9 malam.


Setelah selesai makan tami pun melanjutkan pekerjaannya sampai pukul 10, ia pun mengambil kunci mobilnya untuk pulang karna pekerjaannya sudah selesai.


Di perjalanan tami menemukan ada seorang ibu ibu yang akan di begal , ibu ibu itu berteriak minta tolong tapi tidak ada yang dengar karna hari sudah larut dan jalanan juga sepi.


Tami pun turun dari mobil dan menghajar tukang begal itu dan merebut tas ibu itu.


"Udah ibu pulang aja biar saya yang urus dia bu." kata tami ramah


" Makasih yah nak ." kata ibu itu dan bergegas pergi meninggalkan tami


" Ngapain lo begal ibu itu hah! mau masuk penjara ? apa udah bosen hidup." kata tami dingin


" Cepet buka topeng lo dan tunjuk in wajah lo." kata tami yang menyuruh penjahat itu untuk membuka topeng


Begal iyu membuka topengnya dan ternyata begal itu masih muda yah usianya seperti umur 28 th.


"Lo ngapain begal ibu itu."tanya tami dingin


"Gue terpaksa karna gue laper dan juga kami butuh uang." kata begal itu


" Kami? emang lo sama siapa ?" tanya tami


"Gue sama temen temen gue , kita itu anak mafia , tapi bis kita jahat dia memaksa kita latihan terus tapi tidak memberikan kita makanan yang cukup." kata begal itu


"Kalau boleh tahu nama lo siapa ?" tanya tami


"Nama gue fandi." kata begal itu


" Ooo , kenalin gue tami." kata tami


Tami pun memberikan kartu namanya dan memberikan sedikit uang untuk fandi


" Ini kartu nama gue , dan ini uang buat lo dan temen temen lo beli makanan. , dan nanti besok gue mau ketemu lo disini , jam nya sama kaya ini karna gue mau nantang in bos kalian." kata tami


Tami pun pergi meninggalkan fandi dan melambaikan tangannya tapi dalam posisi membelakangi fandi dan masih berjalan ke arah mobilnya.


Fandi bingung kenapa tami ingin melawan bis nya dan kenapa dia juga membantu dirinya.


Banyak sekali pertanyaan yang ingin dilontarkan oleh fandi tapi tami sudah pergi.


....


Tami langsung pulang ke rumahnya ia pun segera mandi setelah sampai dan mengganti pakaiannya dengan piyama tidur lalu ia pun tertidur karna kelelahan.


Pagi harinya tami menerima sebuah pesan dari fandi , ia bilang bahwa nanti malam sepertinya dia tidak bisa akhirnya tami membalas agar nanti sore bertemu di kedai kopi dekat lokasi kemarin malam .


....


Angel hanya menurut saja , karna dia tahu kalau tami tidak mau urusannya di ketahui orang lain walaupun dia adalah sahabatnya tapi kalau mengenai urusan yang sangat pribadi tami tidak akan memberi tahu kan kepada siapa siapa tanpa terkecuali.


Di pagi harinya di kantor, tami sangat sibuk karna perubahan jadwal, tapi tami tidak menyerah karna itu sudah menjadi kebiasaan dirinya hanya saja harus lebih cepat 2× lipat dari biasanya.


.....


Di kedai kopi tami menemui menemui fandi.


Fandi duduk di tempat paling pojok karna dia tidak suka berdekatan dengan orang asing.


Tami duduk dan langsung memesan minum.


" Jadi ada apa lo mau ketemu lagi sama gue?" tanya fandi


" Jadi gue berencana untuk menyerang markas kalian dan gue pingin membentuk geng mafia yang dipimpin oleh gue, jadi tolong anter gue ke sana." kata tami dingin


" Tapi kalau lo terluka atau gimana gue gak tanggung jawab dan jangan bawa bawa gue." kata fandi yang angkat tangan dulu


"Ok tapi kalau gue menang lo harus jadi kaki tangan gue." kata tami


"Ok no problem, mau berangkat kapan ?" tanya fandi


" Setelah ini, gue mau ngumpulin energi dulu."kata tami


"Btw lo ada senjata gak ?" tanya fandi


" Gue bawa kok." kata tami


"Apa aja ?" tanya fandi lagi


"Gue bawa pistol sama pisau lipat yang bisa dibawa ke mana mana." kata tami yang makan spaghettinya


" Waw, penuh dengan persiapan." kata fandi yang kagum


Setelah menyelesaikan makannya tami pun mengikuti fandi ke markas geng nya untuk menantang bos itu.


.....


Fandi menghadap ke ruangan bosnya dan melapor bahwa ada yang menantang dirinya.

__ADS_1


"Siapa yang berani nantang in gue , udah bosan hidup atau gimana, hah!" kata bos itu


"Di mana orangnya suruh ke sini!"kata bos itu yang berteriak


"Baik bos." kata fandi


Fandi pun memanggil tami dan mengantarnya menemui bos. Di sana fandi hanya memperhatikan gerak gerik tami dan bos nya


"Jadi lo yang nantang in gue ?" tanya bos itu yang masih duduk di kursi kebesarannya


"Iya gue nantang in lo,dan gue mau buat perjanjian sama lo." kata tami


"Apa ?! coba sebutkan." kata bos itu


" Kalau gue menang gue mau geng ini jadi milik gue , dan gue mau lo pergi dari sini dan jangan kembali lagi apa lagi menyiksa orang sini." kata tami yang menyebutkan perjanjiannya


"Ok ,tapi kalau lo kalah lo harus nyium sepatu gue dan lo harus jadi wanita gue." kata bos itu yang memandang tami mesum


" Ok, ayo kita selesaikan ini dengan cepat." kata tami


Mereka pun pergi ke ruang tengah yang luas. dan disaksikan banyak sekali anggota dari geng itu.


Tami mengeluarkan pisau lipatnya , dan bos nya mengeluarkan belatinya.


Bos berlari dan menyerang lebih dulu , ia menyerang tami bertubi tubi dan tami hanya menghindar dengan santainya menurut tami gerakan itu sangatlah lambat bagi nya.


Di serangan terakhir tami membalas bos itu dengan sayatan di pipinya.


"Aaakhh !! kurang ajar ! beraninya kamu melukaiku!" kata bis itu marah sambil memegang pipinya yang mengeluarkan darah


"Alah banyak omong lo! " kata tami yang langsung mengeluarkan pistolnya dan langsung menembak kaki kanan bos itu dan juga tangan kirinya


"Aaakkkhh, sakkiiittt!!." kata bos itu yang berteriak kesakitan


Semua yang menyaksikannya hanya mengangnga karna terkejut bercampur takut.


"Dasar kau , manusia tidak punya hati , kau iblis !!" kata bis itu yang berteriak mengatai tami


Tapi tami tidak menghiraukannya, iya langsung mengalihkan topik pembicaraan.


"Ok sesuai perjanjian kita , mulai sekarang geng ini jadi milikku, dan kau harus pergi dari sini dan tidak lagi berkepentingan disini. kalian berdua seret dia keluar.!!" kata tami pada orang yang berada di sampingnya


Mereka pun melaksanakan perintah tami dari pada dia harus mengalami apa yang dialami bos nya.


Setelah semuanya berkumpul , tami pun duduk di kursi yang baru ia tidak mau menduduki kursi yang sudah di duduki oleh pria tua gendut itu yang jadi bos tadi di sini.


"Ok mulai sekarang geng ini aku lah yang jadi pemimpin, panggil aku lady queen." kata tami pada mereka


" Baik lady queen." kata mereka serentak


" Dan mulai sekarang geng ini bernama mafia LQ. Dan aku mau kita pindah di tempat yang lebih layak dari pada ini , jadi malam ini kalian beres beres dan pindah ke tempat yang sudah saya beli." kata tami


Mereka pun pergi ke kamar masing masing dan bersiap siap untuk pergi bersama tami.


"Gue gak nyangka lo bisa ngalahin si gendut itu." kata fandi


"Alah itu mah gampang." kata tami


"Sesuai perjanjian lo harus jadi kaki tangan gue , dan lo harus setia dan gak boleh bantah apa yang gue perintahkan." kata tami pada fandi


"Iya itu janji dan sumpah gue." kata fandi


.....


Mereka sudah sampai di tempat yang di bicarakan oleh tami , Tami sengaja membeli tempat itu untuk geng nya nanti karna dia dari dulu sudah bertekad ingin membangun geng sendiri.



mension yang akan di tinggali oleh mafia LQ.


"Waw besar banget, ini beneran kita mau tinggal di sini?" tanya 1 orang yang tidak percaya.


"Ayo kita masuk." kata tami yang masuk terlebih dahulu


Tami duduk disofa begitu juga yang lain , karna rumah itu sangat luas sehingga muat untuk ratusan orang bahkan tami membeli sofa yang banyak.


"Ok , sekarang aku mau kalian bersumpah untuk setia dan melaksanakan semua perintah yang aku lontarkan." kata tami


"Baik lady, kami bersumpah untuk selalu setia dan mengikuti apa yang lady katakan." kata mereka semua serentak untuk bersumpah


" Dan di sini banyak ada banyak kamar dan di satu kamar ada 5 kasur yang besar." jadi setiap kamar akan di isi 5 orang , kalian bisa tentukan sendiri, dan ada beberapa alat olahraga untuk melatih fisik kalian semua , dan siapa pun yang mempunyai kemampuan apa saja , cobalah untuk memperdalam kemampuan itu." kata tami yang memberi nasehat


Ting tong, suara bel pintu menyala dan ada 10 orang pengantar makanan dan minuman untuk semuanya.


Sekitar pukul 11 tami baru pulang dan tak lupa untuk berpamitan dengan fandi dan berkata jika ada apa apa langsung hubungi dirinya saja.


"Ok semua nya saya pulang dulu , kalian semua harus makan yang banyak dan jangan lupa mengasah kemampuan kalian dan harus kuat di sini banyak ruangan yang berguna untuk kalian , kalian bisa lihat sendiri nanti setelah makan , saya mau pulang dulu." kata tami


"Makasih lady makanan nya dan hati hati di jalan lady." kata mereka semua

__ADS_1


Tami pun mengendari mobilnya menuju rumahnya. karna sudah larut juga ,lagi pula dia sudah mengantuk dan juga lelah.


__ADS_2