
4 tahun telah terlewati, tami sekarang tumbuh menjadi perempuan yang anggun, cantik ,pintar, tinggi dan badannya seperti gitar spanyol, pokonya paket lengkap.Dan tami juga sudah menyelesaikan kuliah S1 dan S2 nya dalam 4 tahun.
Tami memang menyelesaikan kuliahnya dengan cepat karna dia ingin membantu perusahaan ayahnya. Dan ini diluar dugaan orang tua tami , orang tua tami tidak memaksa tami untuk menamatkan kuliahnya dengan cepat tapi yah gimana lagi ini semua keputusan dari tami sendiri.
Saat masa kuliah tami benar benar berubah total mulai dari cara berpakaian cara bergaul dan cara kesehariannya. Tapi terkadang tami menjadi diri sendiri. Hal yang tak pernah berubah adalah tami selalu di dekati oleh laki laki lain dan berpakaian tomboy jika ia mau, tapi tami masih takut untuk memulai lagi dia takut akan gagal dalam hubungan cinta nya lagi. Tidak hanya 1 atau 2 bahkan lebih dari itu semuanya ditolak oleh tami.
Mama risma pernah bilang pada tami untuk mencoba membuka hatinya kembali tapi tami menjawab ia ingin fokus dulu dengan kuliahnya dan sekarang ia sudah lulus tapi tami selalu menghindari pertanyaan itu jika mama nya membahas lagi tami pasti memberi alasan dengan ada urusan, ada rapat pagi ,ada kegiatan lain, ada telfon, dan masih banyak lagi.
Ouh iya sekarang tami bekerja di perusahaan ayahnya, tami sementara ini mengganti ayahnya untuk mengurus perusahaannya.Dan jika keduanya ada urusan maka tami akan menghandel pekerjaannya atau menggantinya dengan online.
Angel sekarang menjadi sekertaris di perusahaan tami jadi ia yang mengatur semua jadwal tami diperusahaan.
Dan sekarang tami sedang memimpin rapat tentang kerja samanya dengan perusahaan jepang.
"Watashitachiha onajiyōni rieki o agete ori, rieki wa watashitachi futari ni totte hijō ni kōheida to omoimasu. Sakamoto-san to issho ni shigoto ga dekite kōeidesu.( Kita sama sama menguntungkan ,dan menurut saya keuntungannya sangat adil untuk kita berdua, senang bekerja sama dengan anda tuan sakamoto )" kata tami sambil menjabat tangan tuan sakamoto
"Misu to issho ni shigoto ga dekiru no mo ī kotodesu. Soredewa, saisho ni sayōnara o iimasu.(senang juga bisa bekerja sama dengan nona, kalau begitu saya pamit dulu.)" kata tuan sakamoto yang membalas jabatan tangan dari tami dan pamit untuk mengundurkan diri
Tami kembali ke ruangannya setelah mengantar tuan sakamoto keluar.
"Huuuhhhh akhirnya selesai juga , baru aja siang udah rapat aja terus, gue jadi tahu seberapa lelahnya papa diperusahaan." kata tami yang baru menyadari
" Emm, angel jadwal gue selanjutnya apa ?" tanya tami
"Jadwal lo hari ini gak ada tapi nanti jam 2 lo harus melihat lokasi proyek dan nanti sore lo sudah di atur kencan buta oleh mama." Kata angel yang seperti biasa
Angel memanggil tami emang seperti itu tapi itu hanya kalau berdua jika ada orang lain maka panggilannya akan lain seperti memanggil tami nona.
"Aaaa, kencan buta lagi? banyak banget hampir tiap hari mama ngatur kencan buta terus buat gue, gak ada kapok kapoknya." kata tami yang mengeluh
"Lo aja yang pergi kencan buta sana ,gue males." kata tami yang menyuruh angel menggantikan nya
" Ogah gue , terakhir gue ganti in lo gue di marahin sama mama ,dan ini semua gara gara lo, udah tinggal li dateng aja setelah dateng lo beberapa menit kemudian lo baru pergi." kata angel pada tami
" iyh nanti gue usaha in,dan sekarang kita makan siang dulu." kata tami yang mengambil tasnya
"Ok kita ke resto biasa nanti gue kabarin bella sama najwa biar mereka nyusul."kata angel yang mengambil hp nya untuk memberi pesan pada mereka berdua.
Bella dan najwa bekerja di butik mama risma karna mereka tidak mau bekerja diperusahaan, entah lah apa alasan mereka yang pasti mereka nyaman di butik.
Di resto yang biasa mereka datangi
"Gimana keadaan butik ?" tanya tami
"Baik baik aja kok,semuanya berjalan dengan lancar." kata bella
" Btw gue mau minta tolong ada yang mau nolongin gak , angel gak mau nolongin gue." kata tami yang mencari sasaran baru
"Bantu apa emang ?" tanya najwa
"Bantu gue ganti in kencan buta yang diatur mama gue ,nanti sore , gimana ada yang mau gak ?" tanya tami dengan wajah yang memelas
"Ogah gue gak mau ,terakhir gue ganti in lo waktu kencan buta ke tiga lo dan itu ketahuan sama mama ,gue malah dimarahin." kata najwa
"Iya gue juga gak mau , waktu kencan ke lima lo gue yang ganti in dan itu juga gue ketahuan juga, gue kira kencan buta enak bisa makan gratis eh malah gak sesuai ekspektasi." kata bella yang mengingat kejadian waktu itu
"Jadi gak ada yang mau nih ,yang gantiin gue ?" tanya tami sekali lagi
"Pokoknya kuta gak mau, titik !!" kata mereka bersama dan diakhiri dengan tos mereka bertiga
"Jahat lo semua!" kata tami yang kembali dengan makan siangnya
Mereka pun melanjutkan makan siang mereka begitu juga tami setelah selesai mereka berpisah di pintu keluar resto karna jalannya berlawanan.
.....
__ADS_1
Sesampainya di kantor tami mengecek berkas berkasnya satu kali lagi dan sekitar jam 2 tami pergi lagi untuk mengecek lokasi proyek dan didampingi oleh angel.
Sesampainya di lokasi tami dijelaskan oleh pemimpin proyek sekaligus penanggung jawab nya , tami di jelaskan tentang pembangunan nya dan juga hal apa saja yang akan dibangun, pemilihan bahan bangunan dan masih banyak lagi.
Tami mengerti semuanya dan menurut dia tidak masalah bahan bahannya juga bagus semua.
"Ok saya serahkan pada kamu saja , yang pasti saya mau keamanan di sini terjamin saya gak mau ada insiden kecelakaan apalagi ada korupsi dalam hal apa pun ,kamu paham ?!" tanya tami dengan tegas
" Paham nona." kata pemimpin proyek itu
Tami emang seperti itu tegas dalam urusan pekerjaan dan berubah sifat jika bersama orang terdekatnya.
Ok setelah melihat lihat lokasi dan menurut tami juga letaknya strategis jadi tami tinggal dan memberikan tanggung jawab pada kepala pemimpin.
Karna hari sudah sore tami pun pulang bersiap siap kencan buta yang diatur oleh mama nya.
.....
Dirumah tami sudah mandi dan juga bersiap siap dan waktunya menghadiri acara kencan yang sudah diatur mama risma.
"Mau kemana kamu sayang?" tanya papa alex
"Mau pergi ke kencan buta yang diatur mama, mama gak capek apa ngatur kencan buta kaya gini terus ?" tanya tami setelah menjawab pertanyaan dari papa nya
"Gak dan gak akan pernah , pokonya kamu itu harus dapet pasangan sayang mama gak mau kamu sendiri an terus , lagi pula umur kamu itu 21 tahun dan kamu masih aja belum punya pacar ,mama kan pingin kamu punya pendamping apa lagi pendamping hidup." kata mam risma
"Udah sekarang kamu berangkat ,jangan sampai dia nunggu kamu terlalu lama." kata mama risma
"Iya iya ma ." kata tami
"Biarin aja nunggu lama biar pulang aja dianya sekalian." sambung tami dalam hati
"Mah kasihan tami ,kencan buta terus ini udah yang ke 15 kali loh mah ,gak capek apa?" kata papa alex yabg kasihan pada anaknya
"Ini itu untuk kebaikan tami pah?" kata mama risma
Tak butuh waktu lama tami sudah sampai diparkiran resto xx.
"Huhh males banget gue turun, gue kabur aja kali yah ?" kata tami yang ingin putar balik
"Aaaa ,tapi nanti mama marah sama gue ? huh kesel banget sih, ya udah deh masuk aja ,toh gak ada ruginya." kata tami yang membuka pintu resto dan mencari meja nya
ini tami yang sedang mencari tempat duduk nya dia pakai baju ini karna sengaja agar pasangan kencan buta nya tidak suka dan alasan aku ngeblur in wajah biar pada penasaran dan juga jika gak sesuai bayangan bisa ganti kok dan bayangin wajah atau visual yang kalian suka.
Setelah menemukan meja nya tami pun berjalan ke arah meja yang ada laki laki itu.
" Permisi , boleh duduk?" tanya tami
"Boleh kok." kata laku laki itu
"Perkenalkan saya robby." kata robby yang memperkenalkan dirinya
" Dan nona ...?" tanta robby
"Tami aja." kata tami singkat
"Ouh iya ,tami kamu masih kuliah atau udah kerja?" tanya robby
"Udah kerja ." kata tami
"Emm kamu kerja dimana ? umur kamu berapa ? tinggi kamu juga berapa apa hobi kamu ? makanan kesukaan kamu ? kamu suka cowo yang giman ?" tanya robby secara berturut turut
" Emm, tuan robby yang terhormat ,saya ke sini karna mama saya , dan saya paling gk suka kalau ditanya terus menerus setidaknya tanya yang selayaknya saja, saya orang nya suka tude poin langsung ,jadi saya rasa saya tidak cocok dengan tian robby jadi saya permisi. terimakasih." kata tami yang ngomong panjang dan meninggalkan robby di resto itu
__ADS_1
"Ok saya juga tidak tertarik dengan nona yang sok!" kata robby yang tak terima diperlakukan seperti itu
Tami pun berjalan ke arah parkiran dan mengendari mobilnya ke cafe, untuk menenangkan pikirannya.
.....
Di cafe tami memesan boba oreo krim untuk merilekskan pikirannya dan tak lupa mengirim pesan ke grub sahabatnya untuk menemui nya di cafe.
Setengah jam tami menunggu akhirnya sahabatnya itu sampai juga.
"Lama banget sih." kata tami yang sinis
"Ya maaf ,macet tadi di jalan ." kata angel yang mewakili semuanya
"Lo kenapa sih ,sinis amat hari ini?" tanya najwa sambil duduk dan memesan minum
"Gue tadi kan kencan buta terus kalian tahu gak cowoknya gimana ?" tanya tami
"Yah gak tahu lah kita kan gak dateng gimana sih lo ?" kata bella
"Dia itu cerewet , terus waktu gue udah sampai gue kan duduk terus dia langsung ngenalin dirinya." kata tami
"Yah itu kan wajar." kata angel
"Wajar gimana ,gue gak dikasih minum atau ditawarin apa tiba tiba dia tanya ke gue , tinggi gue berapa , gue kerja atau masih kuliah , makanan kesukaan gue terus masih banyak lagi , pokonya dia cerewet banget kaya ibu ibu." kata tami yang tidak nyaman jika ditanya terus menerus
"Iya sih gue juga kalau ditanya terus ,gue marah ,gedek banget kebanyakan nanya, iya gak sih?" tanya najwa
"Bener banget tuh." kata tami yang membela
"Udah kita lupain soal kencan buta nanti gue cari alasan kalau sampai rumah , sekarang kuta makan makan dulu gue laper." kata tami dan mereka pun langsung memesan makanan
....
Tami pulang pukul 5 sore, dan mama risma kebetulan sedang diruang tamu membaca majalah.
Mama risma yang menyadari kepulangan tami pun menyuruh dirinya untuk duduk dan menceritakan kencan buta nya.
"Gimana sayang , orang naga baik gak ?" tanya mama risma
"Baik apa an mah , dia itu cerewet dan aku ke sana itu gak di tawarin makan atau minum, dia langsung nanya ini itu,pokonya bukan tipe aku banget." kata tami yang semakin kesel jika mengingat kejadian tadi
"Terus kamu tertariknya yang gimana kalau kaya gini terus kamu mama jodoh in sam anak temen mama!" kata mam risma yang tak tahu lagi harus gimana
"Gak mah aku gak mau dijodohin aku gak mau nikah dulu." kata tami yang menolak
"Gak ada penolakan , pokoknya minggu depan kamu mama kenalin sama anak temen mama , titik gak pakai koma dan gak boleh bantah." kata mama risma sama keras kepalanya
Papa alex yang mendengar percecokan antara anak dan istrinya pun turun ke bawah untuk memisahkan mereka.
"Kenapa sih , kaya anak kecil aja , kerjaannya berantem mulu." kata papa alex
"Ini loh pahh, mama mau jodohin aku katanya,aku gak mau ,papa bantu aku bujuk mama dong aku gak mau dijodohin." kata tami yang memelas
"Mah kasihan tami, mungkin dia mau sendiri dulu." bujuk papa alex
"Gak pah pokonya gak boleh bantah ,keputusan mama dah bulat, emang kamu mau sampai kapan sendirian sampai umur kamu udah tua ?! pokonya kali ini mama gak mau ada penolakan!" kata mama risma yang masih keras kepala
" Terserah mama lah , aku capek !!" kata tami yang lari naik tangga menuju kamarnya dan membanting pintu kamarnya (branggg) suara pintu
"Mah ,jangan keras keras sama anak mah ,gak baik." kata papa alex
"Tapi ini juga demi kebaikan dia pah ,mama ngelakuin ini juga demi kebaikan tami , mama takut dia gak dapet pasangan hanya karna dia trauma sama kejadian 4 th yang lalu." kata mama risma takut
__ADS_1
"Ya udah papa nurut aja , yang penting ini demi kebaikan anak kita." kata papa alex
Tami yang berada dikamar pun sangat sangat sedih ia ingin menangis tapi dia tidak mau tapi air matanya itu tanpa permisi sudah turun ke bawah pipinya.