APAKAH AKU PANTAS UNTUK BAHAGIA

APAKAH AKU PANTAS UNTUK BAHAGIA
eps 49


__ADS_3

" Itu pak yang melakukan nya itu.....


"Cepat katakan siapa yang melakukannya! , saya hitung sampai 3 gak ada pada yang kasih tahu siapa pelakunya , saya jamin kalian semua akan mendapatkan hukuman dan tidak akan mendapatkan nilai Dimata pelajaran saya!" kata guru itu tegas


Karna perlu kalian tahu guru IPA itu sangat sensitif , kesalahan dikit aja harus ngaku dan dihukum apa lagi ini yang udah mengotori pakaian nya, huuuhhh jangan tanya lagi


"Itu pak,,,, yang lakuin itu angel, Bella sama Najwa kayaknya mereka itu mau ngerjain Tami karna murid yang datangnya terakhir itu tadi Tami , tapi malah kena bapak , gitu pak kayaknya ceritanya gitu."kata seorang murid yang berada didepan yang menjelaskannya


"Ouh jadi kalian ! sekarang kalian pergi kelapangan lari 5 putaran terus kalian berdiri dan hormat pada bendera merah putih sampai jam istirahat , paham." kata guru IPA itu yang menghukum angel dan teman temannya


"Tapi pak ...."


"Gak ada tapi tapian , sekarang , ayo cepat laksanakan!" kata guru itu yang memotong pembicaraan mereka yang belum selesai


Mereka pun dengan terpaksa melakukan hukuman yang diberikan itu. Tami yang melihat itu hanya tersenyum menyaksikan mereka yang terkena hukuman.


" Lo paling suka kalau ada orang yang menderita yah ?" tanya Aldo


" Gak , tapi gue paling seneng kalau orang yang mau jahat in gue kena karmanya dulu, rasanya puas , hahaha." kata Tami yang diakhiri dengan tawa singkatnya


" Dasar aneh." kata Aldo yang mengatai Tami


" Terserah." kata Tami yang masih memandangi diluar jendela


" Ok anak anak kita bahas materi kita hari ini , buka halaman 119 semuanya." kata guru itu yang mulai menulis di papan tulis tentang materi yang penting penting


Semuanya pun mengeluarkan buku dan menulis apa yang dituliskan dan diterangkan oleh guru itu.


"Tam , emang gurunya itu memang galak kaya gitu yah ?" tanya Aldo dengan suara pelan seperti membisikkan sesuatu pada Tami


"Emang gitu orangnya apa lagi kalau urusan tugas , gak ada ampun deh." kata Tami yang berbicara sambil menulis


"Ngeri juga orangnya yah ." kata Aldo yang mendadak merinding


"Gitulah." kata Tami yang menjawab dengan singkat


Mereka pun menulis dan mendengarkan guru itu berbicara tentang penjelasan hari ini sedangkan angel dan kawan kawan masih hormat pada bendera merah putih.


Trinnnggg, trinnnggg.( bunyi bel istirahat)


" Ok sekian dulu untuk hari ini , jangan lupa untuk belajar dan tugasnya yang belum tolong dilengkapi , karna kurang lebih bulan depan kalian semua sudah mulai ujian, jadi saya harap kalian semua sudah siap untuk mengikuti ujian dan mendapatkan nilai yang terbaik." kata guru itu yang menyemangati semua muridnya


" Aminnn, makasih pak dukungan nya." kata mereka semua yang mengamini


"Yah sudah kalian boleh istirahat , assalamualaikum wr . wb." kata guru itu yang mengakhiri pembelajaran


"Waalaikumsalam wr. wb." semua murid menjawab


Tami membereskan peralatan tulisnya beserta buku juga lalu Tami berdiri dan berjalan menuju Abang nya.


" Tam , Lo mau kemana?" tanya Aldo


"Istirahat." Tami menjawab sambil berjalan


"Tungguin woi gue ikut!" kata Aldo yang berteriak karna Tami semakin menjauh


"Cepetan!!" kata Tami yang tak kalah berteriak


Aldo , Azka dan juga Adrian pun menyusul Tami ke kelas Abang nya Karna Tami mau menemui abangnya dulu , mau ajak istirahat bareng.


" Bang yok istirahat." kata Tami yang mengajak ke tiga abangnya itu


"Ok." kata bang Gilang


"Meluncur , dek." kata bang Ferry


Mereka ber 7 pun berjalan bersama menuju ke kantin, setelah sampai mereka duduk di bangku yang panjang agar muat 7 orang. Mereka memesan makanan yang berbeda beda

__ADS_1


bang Niko bang Gilang mereka memesan somay sedangkan bang Ferry dan Tami mereka memesan bakso sedangkan Aldo Adrian dan juga Azka mereka memesan mie ayam. Dan tentu saja minumannya juga berbeda beda , Aldo , Azka dan juga Adrian mereka memesan minuman es teh sedangkan bang Niko bang Gilang dan juga Ferry mereka memesan es cappucino sedangkan Tami ia malah memesan es coklat. Tentu saja jika orang nya berbeda maka selera nya juga berbeda yang dipesannya juga berbeda walaupun ada yang sama.


Mereka memakan sambil ngobrol ngobrol asik.


Dan pada saat di acara pertengahan makan mereka Tami malah sudah habis duluan sedangkan yang lain masih banyak kecuali bang Ferry yang sudah hampir habis.


"Dek Lo cepet banget sih makannya, gak ada anggun anggun nya ." kata bang Ferry


"Biarin , kan ini tubuh adek mulut adek yah biarin lah orang mau nilai adek juga terserah , adek mah bodo amat." kata Tami yang menjawab pernyataan dari bang Ferry


"Iyah Iyah terserah." kata bang Ferry yang mengakhiri perdebatan mereka


"Bang Niko." panggil Tami dengan suara lembut


"Apa dek?" tanya bang Niko yang menoleh ke arah Tami


" Adek pingin itunya." kata Tami yang menunjukkan yang kaya bakso itu di garpu yang sudah ditusuk abangnya


"Ini." kata bang Niko yang mengangkat garpu nya


"Iyah , boleh ?" tanya Tami


"Huuu dasar Lo dek , makan aja terus tadi itu makan bakso belum kenyang ?" kata bang Ferry yang mengejek Tami


" Biarin wlekk.." kata Tami yang mengejek bang Ferry dengan mengeluarkan lidahnya dan menutup satu matanya 😜


"Udah udah , nih aaaa." kata bang Niko yang menyuapi Tami


Tami pun membuka mulut nya dan makan makanan yang diberikan abangnya itu mereka semua yang menyaksikan hanya menggelengkan kepalanya


"Mau lagi ?" tanya bang niko


"Gak ah bang dah kenyang." kata Tami yang giliran meminum es coklatnya


....


"Awas aja Lo Tami gue akan bales ini semua dan gue jamin kali ini Lo gak bisa lolos tunggu aja pembalasan gue!!" kata Angel dengan penuh tekad sambil memandangi dirinya di cermin


" Iyh ngel gue dukung Lo gue bakal bantu Lo buat balas dendam sama dia." kata Bella


" Iyah gue juga." kata Najwa


Bel istirahat telah selesai pun berbunyi dan semua murid pada masuk ke kelas untuk mengikuti pembelajaran selanjutnya.


.....


Di kantor ayahnya Devan


Devan berjalan memasuki kantor ayahnya, ia menggunakan lift untuk pergi ke ruangan ayahnya yang berada di atas , setelah sampai di atas Devan langsung memasuki ruangan ayahnya lalu duduk di sofa dan bertanya pada ayahnya


" Kenapa yah, nyuruh aku ke sini?" tanya Devan


yang sudah duduk di sofa yang tak jauh dari ayahnya


Ayahnya yang mendengar anaknya bertanya pun langsung menjawab pertanyaan dari anaknya.


" Ibu kamu nyuruh ayah buat ngajak kamu makan malam di luar, nanti kita ke sana bareng aja , tempatnya ayah dah dikasih tahu." jawab ayah


"Iyah , udah itu doang?" tanya Devan lagi


" Iyah , sama ayah mau minta tolong untuk rapat hari ini kamu yang mimpin,soalnya rapat ini diluar sedangkan nanti setengah jam lagi ada rapat lagi jadi kan gak mungkin kalau ayah rapat 2,2 nya waktunya gak bakal tepat." jelas ayah ke Devan


Devan hanya mengangguk tanda mengerti, dan tak lupa ayah Devan memberikan proposal untuk rapat nanti.


Devan pun mempelajari proposal tersebut, dan sekitar 2 jam kemudian sekertaris dari ayahnya itu menemui bosnya untuk memberitahukan bahwa rapatnya akan dilakukan di tempat xx.


Devan pun berdiri dan berpamitan pada ayahnya untuk pergi ke tempat xx untuk menemui klain nya itu.

__ADS_1


Devan berangkat sendiri dengan mobilnya ia sengaja tidak membawa asisten ayahnya itu karna sebentar lagi ayahnya akan rapat di kantor, Devan bermaksud agar ayahnya itu ada yang membantunya toh itu juga asisten ayahnya sekaligus sekretarisnya.


.....


Devan telah sampai di tempat xx dimana orang yang akan Devan temui telah sampai duluan Devan merasa tidak enak lalu ia pun meminta maaf atas keterlambatannya.


" Maaf pak, saya terlambat karna ada kecelakaan kecil dijalan." kata Devan


"Santai aja pak Devan ,saya maklumi orang seperti anda pasti sibuk." kata orang tersebut memaklumi


"Tidak , justru orang yang paling sibuk itu bapak sendiri yang mempunyai perusahan yang sangat besar." puji Devan pada orang itu


"Ah pak Devan bisa saja , silakan duduk pak kita bahas sekarang saja." kata orang itu mempersilakan Devan untuk duduk.


Devan pun duduk dan langsung menjelaskan tentang kerja sama diantara mereka dan itu cukup memakan waktu 2 jam.


"Ok saya setuju dengan semua yang pak Devan bahas, kita juga sama sama mendapatkan keuntungan, jadi saya deal." kata orang tersebut yang menyetujui kerja sama yang diajukan oleh Devan


"Terimakasih pak , saya janji tidak akan mengecewakan kepercayaan dari bapak, dan semoga kerja sama kita berjalan dengan lancar." kata Devan sambil menjabat tangan orang tersebut


"Iyah, semoga saja kerja sama kita berjalan dengan lancar." kata orang tersebut sambil membalas jabatan tangan dari Devan.


Devan pun izin pamit dan pergi menuju parkiran dimana mobilnya ditempatkan Di sana.


.....


Di posisi Tami ,


Tami sudah pulang ia diantar oleh Abang Abang nya Karna ia tadi berangkatnya diantar oleh Devan jadi dia tidak bawa mobil.


Tami seperti biasa melakukan aktivitas seperti biasa nya Tami lakukan, ia tidur , makan , dan bermain dengan hp nya.


Dan pada saat Tami membuka hp nya ternyata Devan mengirimkan pesan untuk nya


" Sayang , udah makan belum , kalau belum makan sekarang yah, aku gak mau kamu sakit dan jangan lupa minum nya juga nanti kamu tersedak, ☺️ " isi pesan dari Devan untuk Tami


Tami pun membalasnya " Udah tadi , kamu dah makan kan ? jangan cuma mikirin kerjaan Sama aku doang ,😁." balas Tami tak kalah dengan perkataan dari Devan (romantisnya ...hahah)


Devan yang mendapatkan balasan dari Tami pun melanjutkannya dengan panggilan karna dia posisinya masih menyetir , Tami pun .mengangkat nya


" Assalamualaikum sayang." kata Devan yang berkata duluan


"Waalaikumsalam." kata Tami yang menjawab


"Iihh kamu nakal yah sekarang." kata Devan


"Kok nakal ? nakalnya aku dimana nya." tanya Tami


"Tadi kamu balas aku katanya jangan mikirin kamu terus itu kan berarti kamu gombal in aku sayang..." kata Devan


"ih gak , kamu nya aja yang Ge er." kata Tami


"Iyah Iyah aku nya yang Ge er , udah jangan ngambek dong nanti cantiknya ilang." kata Devan yang habis mendengar nada Tami yang be te


"Iyah gak." kata Tami


"Gak apa ?" tanya Devan


"Gak ngambek." jawab Tami


"Hahaha , sayang kalau besok malam aku ngajak kamu jalan mau gak." tanya Devan


"Izin dulu sana sama mama sama papa aku bernai gak?" tanya Tami yang menyuruh Devan buat izin ke orang tuanya


Devan hanya menelan ludahnya sebelum menjawab pernyataan dari Tami tadi dan seketika suara Tante Risma terngiang ngiang kembali .....


Ok jangan lupa like komen dan jadiin favorit dan apalagi kasih aku vote biar aku senang walaupun sedikit kalau gak like aja dah cukup πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ‘Œ

__ADS_1


Dan tolong maklumi apa yang saya tulis karna jujur saya juga belum pernah pacaran jadi gak bisa merangkai kata kata yang romantis dimaklumi saja belum berpengalaman πŸ€­πŸ€­πŸ˜‚


__ADS_2